ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rahma Rubiyanti Dewi 2522116, Skripsi, ” Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Make A Match Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Di SMK Pembangunan Bukittinggi ”. Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK).Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran Informatika. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif, yaitu strategi make a match. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pembelajaran make a match terhadap pemahaman konsep siswa kelas X Teknik Otomotif (TO) di SMK Pembangunan Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental) dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa, dengan sampel yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas Teknik Otomotif (TOˡ) sebagai kelas kontrol dan kelas Teknik Otomotif (TO²) sebagai kelas eksperimen yang masing-masing berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, karena dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes sebanyak 25 butir soal yang telah dinyatakan valid. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan Levene's Test, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest pada kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Selain itu, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 83,20 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 78,33. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran Make a Match memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep Informatika siswa kelas X Teknik Otomotif (TO) di SMK Pembangunan Bukittinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSkripsi ini atas nama MARYETI dengan NIM 2421087 yang berjudul “Motivasi dan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scaramble di Kelas VII SMP N 1 Dua Koto”Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dan kurangnya motivasi siswa yang ditemukan dikelas VIII SMP N 1 Dua Koto Tahun Ajaran 2026/2027. Berdasarkan observasi, masalah diatas diduga disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih terpusat pada guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scramble lebih baik dari pada menggunakan model pembelajaran konvensional dan meningkatkan motivasi belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe scramble di kelas VIII SMP N 1 Dua Koto.Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian the static grup comparison design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Dua Koto Kab. Pasaman. Pengambilan populasi dari sampel diambil secara acak, kemudian terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan tes kemampuan pemahaman konsep matematika berupa tes esay. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. dimana data tersebut yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogeny.Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dihitung dengan uji t dieperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 3,283 dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 =1,673 maka 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔> 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 dan menggunakan Sofware Minitab diperoleh 𝑃𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,00 maka 𝑃𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 α = 0,05sehingga tolak H0. Data motivasi belajar siswa diperoleh presentase 76,27%, yang tergolong kriteria tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa motivasi dan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui model pembelajara kooperatif tipe scramble lebih baik dari pada pembelajaran konvensional dan diperoleh motivasi belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe scrambletergolong tinggi di kelas VIII SMP N 1 Dua Koto Tahun Ajaran 2026/2027.Kata Kunci: Motivasi ,Pemahaman Konsep, Moedel Pembelajaran Kooperatif Tipe Scaramble
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Windi Pebria (2420021): “Pengaruh Metode Pembelajaran Mind Mapping Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo Tahun Pelajaran 2025/2026” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo, bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kriteria rendah. Hal ini dapat dilihat dari persentase nilai pemahaman konsep matematis siswa yang berada antara 16,67% sampai 38,89%, dimana sebagian besar siswa memperoleh nilai dibawah 55. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa diduga disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep matematika. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode pembelajaran Mind Mapping. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “Apakah terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo Tahun Pelajaran 2025/2026”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo Tahun Pelajaran 2025/2026. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo Tahun Pelajaran 2025/2026”. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo yang berjumlah 4 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Instrumen dianalisis adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa tes essay. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan Hasil analisis data tes pemahaman konsep matematis siswa dihitung dengan uji-t diperoleh t_hitung=3,19 dan t_tabel=1,68. Karena t_hitung>t_tabel berarti H_0 ditolak, sedangkan menggunakan Software Minitab diperoleh P_value=0,002 dan α=0,05. Sehingga P_valueα yaitu 0,0020,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran Mind Mapping terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Bungo Tahun Pelajaran 2025/2026”. Kata Kunci: Metode Pembelajaran Mind Mapping, Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Suci Maharani Perdana dengan NIM 2422075 yang berjudul judul “Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas X DI MAN 1 Kota Payakumbuh” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan du kelas X MAN 1 Kota Payakumbuh yaitu pemahaman konsep dasar matematika siswa belum dipahami sepenuhnya oleh siswa, pemahaman konsep matematika siswa kelas X masih tergolong rendah, belum adanya metode pembelajaran yang menarik untuk membuat siswa lebih fokus dalam pembelajaran.Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas X di MAN 1 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas E3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas E4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa tes uraian. Data yang diperoleh dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Dimana data tersebut yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan uji-t diperoleh thitung>ttabel dimana thitung=5,215 dan ttabel=2,001 dan menggunakan Software Minitab diperoleh Pvalue=0,05 dengan Pvalue=0,000 maka. Ini berakibat H0 ditolak. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas X MAN 1 Kota Payakumbuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul "Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Meaningful Instructional Design terhadap Pemahaman Konsep pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MAN 3 Pasaman Barat." Penelitian ini disusun oleh Delvia Putri, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah sehingga peserta didik kurang aktif dalam membangun pemahamannya. Akibatnya, peserta didik cenderung menghafal materi tanpa memahami konsep secara mendalam. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu menghubungkan pengetahuan awal peserta didik dengan materi yang dipelajari sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Salah satu model yang dapat digunakan adalah Meaningful Instructional Design (MID). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Meaningful Instructional Design terhadap pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 3 Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental), menggunakan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Meaningful Instructional Design dan kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konsep berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Independent Samples t-Test dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Meaningful Instructional Design dengan peserta didik yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Meaningful Instructional Design berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 3 Pasaman Barat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VII SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh. Dari hasil tes pemahaman konsep matematika, terlihat bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa rendah dengan rata-rata 65,06%. Diduga hal ini disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Salah satu upaya yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Probing prompting berbantuan Question Card untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran probing prompting berbantuan question card terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran probing prompting berbantuan question card terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh. Jenis peneitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh pada tahun 2025/2026. Teknik pengambilan sampel digunakan adalah simple random sampling, dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalita, homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran probing prompting berbantuan question card, dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Berdasarkan analisis data soal yang dihitung dengan menggunakan uji-t, diperoleh hasil t_hitung=5,955 dan t_tabel=1,67. Karena t_hitung>t_tabel berarti H0 ditolak pada taraf nyata α=0,05. Peneliti juga menggunakan bantuan SPSS dalam melakukan uji hipotesis untuk lebih mengakuratkan data. Hasil perhitungan diperoleh nilai signifikan 0,000 sedangkan α=0,05, maka sig α. Sehingga H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran probing prompting berbantuan question card terhadapat kemampuan pemahaman konsep matematika dikelas VII SMP N 1 Kecamatan payakumbuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini disusun oleh Wili Widiansesi (20124032) dengan judul “Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Mendalam dan Pembinaan Guru PAI terhadap Pemahaman Konsep Siswa di SMP Negeri 1 IV Koto, Kabupaten Agam”tahun 2026, pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), yang diduga disebabkan oleh penerapan pendekatan pembelajaran yang kurang mendalam serta pembinaan guru PAI yang belum optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pembelajaran mendalam dan pembinaan guru PAI terhadap pemahaman konsep siswa, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data diperoleh melalui angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank Correlation karena data tidak berdistribusi normal, serta dilakukan uji simultan untuk mengetahui pengaruh gabungan kedua variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep siswa (ρ = 0,561; Sig. = 0,000). Pembinaan guru PAI juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep siswa (ρ = 0,426; Sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep siswa (Sig. = 0,010 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 11,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi pendekatan pembelajaran mendalam yang disertai pembinaan guru PAI yang efektif dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa secara komprehensif dalam pembelajaran PAI di tingkat sekolah menengah pertama.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Alberina Salsabila (2421.033): “Pengaruh Minat Belajar terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Pelajaran 2025/2026” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Pelajaran 2025/2026, bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis masih relatif rendah. Hal ini terbukti karena masih banyak nilai pemahaman konsep matematis siswa dibawah 55, persentase nilai pemahaman konsep matematis siswa adalah 30,79%. Rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di duga pengaruhi oleh salah satu faktor yaitu Minat Belajar. Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah dalam penelitian adalah “Apakah terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Pelajaran 2025/2026.” Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Pelajaran 2025/2026. Hipotesis dalam penelitian adalah “Terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Pelajaran 2025/2026.” Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, metode Expost Facto, dengan populasi dalam penelitian seluruh siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 116 siswa. Sedangkan sampel dalam penelitian terdiri dari 35 siswa yang diambil dengan teknik Simple Random Sampling dengan syarat populasi harus berdistribusi normal dan homogen. Instrumen yang digunakan adalah angket minat belajar dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang akan di analisis dengan uji regresi. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan SPSS menunjukan bahwa minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa memiliki hubungan yang Sangat Kuat dengan rxy =0,839815 dan koefisien determinan sebesar KD = 70,56% didapatkan persamaan regresi Y = -9,9445 + 0,627451, berdasarkan uji kebermaknaan regresi t_hitung> t_((tabel)) diperoleh nilai t_hitung = 8,8878 dan t_tabel=2,034 yang artinya terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah di Pondok Pesantren MTI Canduang Tahun Pelajaran 2025/2026 Kata Kunci : minat belajar, kemampuan pemahaman konsep matematis
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Yuni Kartika, NIM. 2421058 yang berjudul “Pengaruh Model Game Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas XI Fase F SMAN 2 Kinali Tahun Pelajaran 2025/2026” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali berdasarkan nilai kuis tentang soal yang mengandung indikator pemahaman konsep diperoleh 42,44 % siswa yang nilainya diatas 55 dan 57,78% siswa yang nilainya kurang dari 55. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara hal ini diduga disebabkan oleh model pembelajaran guru yang kurang efektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menawarkan model Game Based Learning dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari model Game Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI Fase F di SMA N 2 Kinali. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan dengan menggunakan model Game Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali yang terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak setelah dilakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas eksperimen yaitu kelas XI F 1 yang diberikan pembelajaran dengan model Game Based Learning dan satu kelas kontrol yaitu XI F 2 yang diberikan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika, yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep dengan taraf signifikansi α = 0,05, diperoleh nilai t_hitung > t_tabel yaitu 3,5455 >1,671 serta menggunakan Software Minitabe diperoleh nilai P_value=0,000 α =0,05. sehingga H_0 ditolak dan H_1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Game Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa Kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali Tahun Pelajaran 2025/2026.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Nurul Azizah Pasaribu, NIM 2420009 yang berjudul “Pengaruh Kemampuan Pemahaman Konsep Terhadap Komunikasi Matematis Siswa Di Kelas VIII SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi Tahun Pelajaran 2025/2026”.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan bahwa siswa tidak terbiasa menuliskan penjelasan ataupun kesimpulan dan siswa juga cendrung mengalami kesulitan dan melakukan kesalahan saat menyatakan suatu permasalahan soal kedalam notasi atau simbol matematika. Hal ini mengindikasikan bahwa rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Berdasarkan data awal yang peneliti peroleh masih banyak siswa yang mendapatkan nilai kemampuan komunikasi matematis dibawah 65, dimana nilai persentase kemampuan komunikasi matematis siswa sebesar 61,83% dengan kriteria rendah. Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa diduga dipengaruhi oleh salah satu faktor yaitu kemampuan pemahaman konsep matematis. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan rumusan masalah penelitian adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep terhadap komunikasi matematis siswa di Kelas VIII SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi Tahun Pelajaran 2025/2026?.
Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan metode penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Islam Al-Ishlah Bukittinggi yang terdiri dari 6 kelas dengan total keseluruhan 155 siswa. Pengambilan sampel dengan teknik Simple Random Sampling dan dilakukan uji normalitas dan homogenitas pada data populasi untuk mencari tahu apakah dari beberapa kelompok data penelitian memiliki normalitas dan variansi yang sama atau tidak. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep dan tes kemampuan komunikasi matematis diolah dengan menggunakan uji-t.
Hasil secara statistik menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa memiliki hubungan yang kuat dengan r_xy =705 dan koefisien determinasi sebesar 49,702% didapat persamaan regresi yaitu Y=9,3203+0,8254X, berdasarkan uji kebermaknaan regresi t_hitung > t_tabel diperoleh nilai t_hitung =5,353 dan t_tabel=2,045 yang artinya terdapat pengaruh signifikan kemampuan pemahaman konsep terhadap komunikasi matematis siswa di kelas VIII SMP Islam Al-Ishlah Bukitttinggi tahun pelajaran 2025/2026.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Melati Eldoracaesar Noli / 2421041 / 2026 : “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving Terhadap Motivasi Belajar dan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VIII Bukittinggi Tahun Pelajaran 2025/2026.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya motivasi dan rendahnya pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Bukittinggi berdasarkan observasi yang telah dilakukan. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran problem solving dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem solving terhadap motivasi dan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Bukittinggi Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 8 Bukittinggi yang berjumlah 3 kelas. Teknik pengambilan sampel dengan jenis simple random sampling dilakukan dengan cara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan VIII.2 sebagai kelas kontrol. Instrument dalam penelitian ini adalah angket motivasi dan tes pemahaman konsep matematika. Dalam penelitian ini, data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data motivasi dan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada taraf α=0,05 dengan menggunakan uji-t, untuk motivasi belajar diperoleh thitung>ttabel yaitu 7,251 > 1,67 lalu ditinjau kembali menggunakan Software Minitab diperoleh nilai nilai Pvalue = 0,000 α = 0,05 , sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan untuk kemampuan pemahaman konsep diperoleh thitung>ttabel yaitu 2,031 > 1,67 yaitu dilihat juga menggunakan Software Minitab diperoleh nilai nilai Pvalue = 0,024 α = 0,05, H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran problem solving terhadap motivasi dan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMPN 8 Bukittinggi tahun pelajaran 2025/2026.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Skripsi ini atas nama Ewi Nurdiana dengan NIM 2021084 yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay (CRH) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru”
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas XI SMA Negeri 1 Akabiuru yaitu kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah, pembelajaran masih berpusat pada guru, dan model pembelajaran yang digunakan guru belum efektif dalam pembelajaran. Hal ini diduga oleh model pembelajaran yang belum mampu dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Course Review Horay (CRH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan peneitian The Static Grup Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru. Pengemabilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa XI.F3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI.F2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa tes uraian. Data yang diperoleh dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Dimana data tersebut yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas.
Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan uji-t di peroleh dan dan menggunakan Software Minitab diperoleh Karena serta maka dapat disimpukan bahwa model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi atas nama Nurul Rahmadani NIM. 2420036 yang berjudul “Pemahaman Konsep Matematis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compositions (CIRC)di Kelas VIII SMP Negeri 2 2x11 Kayutanam Tahun pelajaran 2024/2025” Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VIII SMPN 2 2x11 Kayutanam, bahwa rendahnya pemahaman konsep matematis siswa, hal ini dapat dilihat hampir sebagian besar siswa masih kurang dalam menguasai konsep pembelajaran dan kesulitan dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Ketika siswa diberikan tugas, siswa kesulitan dalam menyelesaikannya kembali dari apa yang telah dipelajari dan siswa mengerti pada saat guru memberikan contoh soal dan penyelesaiannya, namun ketika diberikan soal-soal yang berbeda dari contoh yang diberikan siswa kesulitan untuk menentukan prosedur yang akan digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compositions (CIRC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Compositions (CIRC) lebih baik dari pada pembelajaran konvensional pada Kelas VIII SMP Negeri 2 2x11 Kayutanam. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Cooperative Integrated And Compositions (CIRC) lebih baik daripada pemahaman konsep matematis siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada pembelajaran matematika dikelas VIII SMP Negeri 2 2X11 Kayutanam”. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 2x11 kayutanam yang berjumlah 3 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.3 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematis berupa tes essay. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan Hasil analisis data tes pemahaman konsep matematis siswa dihitung dengan uji-t diperoleh = 2,71 dan = 1,67. Karena > berarti ???? ditolak, sedangkan menggunakan Software Minitab diperoleh P-value = 0,009, ?? = 0,05 dan P-value ?? yaitu 0,009 0,05. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Pemahaman konsep matematis siswa menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compositions (CIRC) lebih baik daripada pembelajaran konvensional di Kelas VIII SMP Negeri 2 2x11 Kayutanam. Kata kunci : Pemahaman Konsep Matematis, Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Compositions (CIRC
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi Kesalahan siswa dalam menjawab soal tidak bisa diketahui letak dan penyebabnya, karena dalam menjawab siswa langsung menuliskan hasil akhirnya. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika perlu untuk dianalisis, dengan tujuan untuk mengetahui letak kesalahan dan penyebab kesalahan. Tinggi rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dapat disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Misalnya faktor internal yaitu cara belajar, motivasi belajar, minat belajar, dan kecerdasan. Sedangkan dari faktor eksternal yaitu lingkungan sekolah, keluarga, guru, metode belajar, dan sebagainya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Subjek penelitian di pilih 5 siswa yaitu, satu orang siswa yang mencapai level taksonomi solo diantaranya level prastruktural, unistruktural, multistruktural, relational dan. Instrumen yang digunakan adalah instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung yaitu soal tes kemampuan pemahaman konsep dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik. Triangulasi teknik dilakukan dengan dua teknik yaitu hasil lembar jawaban soal tes kemampuan pemahaman konsep dan hasil wawamcara. Kriteria yang digunakan dalam triangulasi ini adalah kecenderungan konsistensi, yaitu apabila pada pengumpulan data sudah terdapat dua data yang minimal sama atau konsisten maka data dikatakan valid. Hasil penelitian kemampuan pemahaman konsep siswa berdasarkan taksonomi solo level prastruktural terdapat 11%, level t unistruktural terdapat 14% dimana siswa telah mampu menjawab dengan benar pertanyaan dari masing-masing soal berdasarkan satu data atau satu informasi yang disediakan oleh soal. Level Multistruktural terdapat 39% dimana Siswa pada tingkat ini sudah memahami soal dan dapat menyelesaikan dengan baik dan benar. soal berdasarkan dua data atau dua informasi yang disediakan oleh soal. Level relational memiliki nilai kemampuan pemahaman konsep matematis yaitu 32% dimana siswa berpikir dengan menggunakan dua penggal informasi atau lebih dari soal yang diberikan dengan tepat dan dapat menarik kesimpulan. Level Extended Abstract memiliki nilai kemampuan pemahaman konsep matematis yaitu 4% siswa berpikir induktif dan deduktif, dua penggal informasi atau lebih dari soal yang diberikan dan menghubungkan informasi-informasi tersebut kemudian menarik kesimpulan untuk membangun satu konsep baru dan menerapkannya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas XII MIPA. Dari hasil observasi dan wawancara terlihat bahwa pada proses pembelajaran masih berpusat pada guru yang mengakibatkan siswa menjadi pasif dan pemahaman konsep matematika siswa masih rendah. Hal ini terlihat dari rata-raa persentase pemahaman konsep siswa masih berada di bawah angka 55 ada 67,49%. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Kelebihan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) adalah menguatkan pemahaman konsep matematika siswa dengan pembelajaran berkelompok dengan pengerjaan kuis. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD)? 2) Apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada pembelajaran konvensional?. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatid tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional.” Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XII MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi aktivitas belajar dan ter pemahaman konsep matematika yang berupa soal essay. Teknik analisis data aktivitas belajar dengan persentase dan teknik analisis data pemahaman konsep matematika adalaha dengan menggunakan uji-t yang diperkuat dengan software minitab. Hasil penelitian ini diperoleh rekapitulasi observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan kriteria aktif dengan rata-rata sebesar 62,49% dan juga hasil analisis tes pemahaman konsep matematika siswa pada taraf nyata dengan menggunakan uji-t, diperoleh dan dimana . Sedangkan dengan menggakan Software Minitab diperoleh yang artinya dengan taraf nyata , sehingga berdasarkan hasil tersebut tolak dan terima , serta hasil tersenbut terdapat perbedaan yang signifiksn. Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “Aktivitas belajar matematika siswa dengan mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX tergolong aktif dan Pemahaman konsep matematikas siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang meggunakan pembelajaran konvensional pada kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini merupakan skripsi yang disusun oleh salah satu mahasiswa program studi Pendidikan Matematika dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek 2024, yaitu ANNISA KHAIRANI dengan NIM 2419.078 yang berjudul “Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Self Confidence Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Kelas VIII Di SMPN 2 Kec. Situjuah Limo Nagari”. Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VIII SMPN 2 Kec. Situjuah Limo Nagari bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis dan self confidence siswa, hal ini dilihat dari kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal yang berbeda dari contoh yang disajikan oleh guru, dan masih banyak siswa yang malu serta takut untuk bertanya tentang materi yang tidak mereka pahami. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mencoba menerapkan suatu model pembelajatan kooperatif tipe Think Pair Share. Adapun rumusan dari penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis dan self confidence dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis dan self confidence siswa. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Kec. Situjuah Limo Nagari. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII.3 kelas eksperimen dan siswa kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis diolah dengan menggunakn uji-t dan angket self confidence siswa. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dihitung dengan uji-t diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔= dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,68 karena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 berarti 𝐻𝑂 ditolak, sedangkan menggunakan SPSS diperoleh thitung = 1,829. Berdasarkan hasil analisis data self confidence siswa dapat dilihat persentase rata-rata self confidence adalah 76,16% dengan kriteria tinggi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share terhadap pemahaman konsep matematis dan self confidence siswa di kelas VIII SMPN 2 Kec. Situjuah Limo Nagari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Tri Rahmi Santika (2419051) yang berjudul: “Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kontekstual Di Kelas X SMAN 1 Harau Tahun Ajaran 2024/2025” Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas X SMAN 1 Harau bahwa rendahnya pemahaman konsep matematika siswa, hal ini ditandai dengan sebagian siswa belum bisa mengerjakan soal latihan yang telah diberikan guru, seperti siswa yang menyalin dari jawaban teman sebangku tanpa mau bertanya tentang kesulitan yang dihadapi.. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model kontekstual lebih baik daripada menggunakan model konvesional pada siswa kelas X SMAN 1 Harau. Jenis penelitan ini adalah jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Harau. Pengambilan sampel ditemtukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji coba normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Jumlah sampel dari penelitian sebanyak 60 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes soal pemahaman konsep. Hasil secara statistik menunjukan kemampuan pemahaman konsep matemaitka siswa menggunakan model pembelajaran kontekstual lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematika menggunakan model pembelajaran konvesional di SMAN1 Harau. Hal ini dapat dibuktikan dari perolehan thitung = 7,35 lebih besar dari ttabel = 1,672 dan dapat juga dilihat dari rata-rata pemahaman konsep matematika kelas eksperimen sebesar 63,57 dan kelas kontrol 48,83.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Atsari Fitria Nim 2420099 yang berjudul: "Pengaruh Model Pembelajaran MURDER Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang Tahun Pelajaran 2024/2025".Program studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek tahun 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas X Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang. Kurangnya keaktifan siswa pada saat pembelajaran berlangsung sehingga siswa kesulitan dalam mengikuti pembelajaran matematika. Selain itu proses pembelajaran yang dilakukan guru juga masih menggunakan pembelajaran konvensional. Sehingga siswa terlihat bosan saat kegiatan pembelajaran berlangsung. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas X Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang Tahun Pelajaran 2024/2025? Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas X Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang Tahun Pelajaran 2024/2025. Adapun hipotesis penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas X Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah the static group comparison design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebelum itu terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XE2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XE4 sebagai kelas kontrol. Instrumen Penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Teknik analisis data dengan menggunakan uji-t diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 4,54 dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,67. Sedangkan menggunakan Software Minitab diperoleh 𝑃𝑉𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,000. Karena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 dan 𝑃𝑉𝑎𝑙𝑢𝑒 𝛼 dengan taraf nyata 𝛼 = 0,05 maka tolak 𝐻0. Jadi kesimpulannya adalah "Terdapat pengaruh model pembelajaran MURDER terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas X Fase E di SMA N 1 Lembah Melintang Tahun Pelajaran 2024/2025".
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wirdhatul Akmal / 2420017 / 2024 :“Pengaruh Metode Pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N) Terhadap Pemahaman Konsep Matematis di SMPN 3 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilator belakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas VII. Dari hasil observasi dan wawancara terlihat bahwa pada proses pembelajaran masih berpusat pada guru yang mangakibatkan siswa manjadi pasif dan Pemahaman konsep matematis siswa masih rendah. Hal ini terlihat dari rata-rata persentase pemahaman konsep siswa. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N). Kelebihan metode pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N)adalah menguatkan pemahaman konsep matematis siswa dengan pengerjaan latihan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N) terhadap pemahaman konsep matematis siswa di SMPN 3 Bukittinggi?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N) terhadap pemahaman konsep matematis siswa di SMPN 3 Bukittinggi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat signifikan penggunaan model pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N) terhadap pemahaman konsep matematis siswa di SMPN 3 Bukittinggi”. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMPN 3 Bukittinggi. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep matematis yang berupa soal essay. Berdasarkan hasil analisis data tes pemahaman konsep matematika matematika siswa pada taraf nyata α=0,05 dengan menggunakan uji-t, diperoleht_hitung=2.381 dan t_tabel=1.7 dimana t_hitung>t_tabel. Sedangkan dengan menggunakan Software Minitab diperoleh P_(-Value)=0,010 yang artinya P_(-Value)α dengan taraf nyata α=0,05, sehingga berdasarkan hasil tersebut tolak H_0 dan terima H_1, serta hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan.Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “terdapat pengaruh yang signifikan metode pembelajaran Niteni Niroke Nambahi (3N) terhadap pemahaman konsep matematika di SMPN 3 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025”
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Musfira Handani (2420094): “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Pair Check Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XII MIPA MAN 4 Agam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa di kelas XII MIPA MAN 4 Agam. Rata-rata persentase hasil kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada ulangan harian 1 berada dibawah 55 berkisar antara 62,5% sampai 64,71%. Hal ini diduga, karena pembelajaran masih bersifat teacher center atau masih didominasi oleh guru sehingga siswa kurang mengeksplorasi wawasan dan pengetahuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe pair check terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XII MIPA MAN 4 Agam. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan The Static Comparison Desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MIPA MAN 4 Agam yaitu 2 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XII MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Data penelitian ini diperoleh dari tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji T. Berdasarkan analisis data menggunakan uji-t diperoleh t_hitung=6,33 dan t_tabel=1,70. Karena t_hitung>t_tabel H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sedangkan Sig. =0,035 dan α=0,05, karena sigα. Jadi dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatid tipe pair check terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XII MIPA MAN 4 Agam”.