Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi Kesalahan siswa dalam menjawab soal tidak bisa diketahui letak dan penyebabnya, karena dalam menjawab siswa langsung menuliskan hasil akhirnya. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal matematika perlu untuk dianalisis, dengan tujuan untuk mengetahui letak kesalahan dan penyebab kesalahan. Tinggi rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dapat disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Misalnya faktor internal yaitu cara belajar, motivasi belajar, minat belajar, dan kecerdasan. Sedangkan dari faktor eksternal yaitu lingkungan sekolah, keluarga, guru, metode belajar, dan sebagainya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Subjek penelitian di pilih 5 siswa yaitu, satu orang siswa yang mencapai level taksonomi solo diantaranya level prastruktural, unistruktural, multistruktural, relational dan. Instrumen yang digunakan adalah instrumen utama yaitu peneliti sendiri dan instrumen pendukung yaitu soal tes kemampuan pemahaman konsep dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi teknik. Triangulasi teknik dilakukan dengan dua teknik yaitu hasil lembar jawaban soal tes kemampuan pemahaman konsep dan hasil wawamcara. Kriteria yang digunakan dalam triangulasi ini adalah kecenderungan konsistensi, yaitu apabila pada pengumpulan data sudah terdapat dua data yang minimal sama atau konsisten maka data dikatakan valid. Hasil penelitian kemampuan pemahaman konsep siswa berdasarkan taksonomi solo level prastruktural terdapat 11%, level t unistruktural terdapat 14% dimana siswa telah mampu menjawab dengan benar pertanyaan dari masing-masing soal berdasarkan satu data atau satu informasi yang disediakan oleh soal. Level Multistruktural terdapat 39% dimana Siswa pada tingkat ini sudah memahami soal dan dapat menyelesaikan dengan baik dan benar. soal berdasarkan dua data atau dua informasi yang disediakan oleh soal. Level relational memiliki nilai kemampuan pemahaman konsep matematis yaitu 32% dimana siswa berpikir dengan menggunakan dua penggal informasi atau lebih dari soal yang diberikan dengan tepat dan dapat menarik kesimpulan. Level Extended Abstract memiliki nilai kemampuan pemahaman konsep matematis yaitu 4% siswa berpikir induktif dan deduktif, dua penggal informasi atau lebih dari soal yang diberikan dan menghubungkan informasi-informasi tersebut kemudian menarik kesimpulan untuk membangun satu konsep baru dan menerapkannya.