ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MOTIVASI BELAJAR SISWA YANG MENDAPATKAN BEASISWA DI SMP MUHAMMADIYAH 02 TEMPEL REJO, CURUP SELATAN NOVI NURLIA TRIAKHIRI NIM: 2613.231 ABSTRAK Motivasi belajar merupakan suatu motif yang mendorong dan mengarahkan tingkah laku pada seseorang untuk mencapai suatu tujuan. Motivasi belajar mendorong seseorang untuk melakukan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana motivasi belajar siswa yang mendapatkan beasiswa di SMP Muhammadiyah 02Tempel Rejo, Curup Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Tekhnik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara. Tekhnik pengambilan sampel yaitu menggunakan tekhnik purposive sample yaitu pemilihan sampel berdasarkan pada karakteristik tertentu yang dianggap mempunyai sangkut paut dengan karakteristik puopulasi yang sudah diketahui sebelumnya. Pembahasan yang dianalisis melaluai hasil wawancara yang dipilih (reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi). Hasil penelitian dapat dikemukakan beberapa kesimpulan, motivasi belajar siswa yang mendapatkan beasiswa dilihat dari faktor intern siswa merasa malas, mengantuk, dan jenuh ketika belajar disekolah, sedangkan dilihat dari segi faktor ekstern, guru yang bersifat monoton dalam menerangkan mata pelajaran.
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk mengetahui hubungan kecerdasan spriritual dengan motivasi belajar siswa</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai Motivasi BelajarUntuk Siswa dengan Ingtegrasikan IMTAQ dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan PkM berlangsung selama 3 (tiga) hari, Selasa – Kamis (29 Maret 2022 s/d 31 Maret 2022) dengan dosen-dosen Prodi BK sebagai narasumber dalam kegiatan yang bertajuk “Pelatihan Karakter – Motivasi Belajar Peserta Didik”. Dalam kegiatan PkM ini dosen – dosen yang terlibat dibagi ke dalam 3 tim sesuai dengan hari pelaksanaan kegiatan. Hari pertama oleh: Alfi Rahmi, M.Pd, Dr. Syawaluddin, M.Pd dan Intan Sari, M.Pd., Kons. Hari kedua oleh : Dr. Hidayani Syam, M.Pd, Dr. Syawaluddin, M.Pd, Rahmawati Wae, M.Pd dan Elviana, M.Pd, dan hari ketiga oleh: Dr. Linda Yarni, M.Si, Ira Oktarina, M.Pd dan Nory Natalia, S.Psi., M.Pd. Dalam kegiatan PkM berbasis prodi ini juga melibatkan mahasiswa prodi BK FTIK IAIN Bukittinggi. Sebagai peserta dalam kegiatan ini adalah peserta didik kelas 7, 8 dan 9 yang telah dibagi perharinya.</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat pengaruh manajemen kelas terhadap motivasi belajar matematika siswa</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai Motivasi BelajarUntuk Siswa dengan Ingtegrasikan IMTAQ dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Memberikan Motivasi Belajar Bagi Siswa SMPN I Sungai Puar</p>
<p>
Memnuhi Tridarma PerguruanTinggi</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan mengenai Motivasi BelajarUntuk Siswa dengan Ingtegrasikan IMTAQ dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik</p>
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Septi Putri Yani, Nim 2122507 dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Berbantuan Kahoot Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas IX SMP Negeri 1 Bukittinggi” Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 1447 H/2026 M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) kelas IX di SMP Negeri 1 Bukittinggi, yang terlihat dari kurangnya keterlibatan aktif siswa ketika pembelajaran berlangsung secara satu arah. Kondisi ini diperkuat oleh hasil observasi dan wawancara dengan guru serta siswa, yang menunjukkan bahwa siswa lebih antusias ketika diberikan kesempatan berdiskusi dan belajar dengan cara yang lebih variatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berbantuan Kahoot terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas IX di SMP Negeri 1 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental jenis One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 28 siswa kelas IX G, ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan angket 25 butir pernyataan berskala Likert 4 poin, dianalisis melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest 0,322 dan posttest 0,535). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor motivasi belajar meningkat dari 50,50 pada pretest (kategori rendah) menjadi 83,96 pada posttest (kategori tinggi), dengan selisih rata-rata 33,46. Uji Paired Sample T-Test memperoleh nilai t hitung 19,368 pada df 27, dengan signifikansi 0,000 ( 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS berbantuan Kahoot terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI kelas IX di SMP Negeri 1 Bukittinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang ditulis oleh Marhami Yanti dengan NIM 2122054 berjudul “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS XI DI SMKN 2 BUKITTINGGI.” Judul tersebut bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian ini juga diarahkan untuk menganalisis perbedaan tingkat motivasi dan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL dan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Latar belakang penulis memilih judul ini karena kondisi pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMKN 2 Bukittinggi yang masih banyak menerapkan metode ceramah dan pencatatan konvensional. Pola pembelajaran tersebut menyebabkan siswa kurang terlibat aktif, mudah bosan, dan belum optimal dalam mengembangkan pemahaman materi. Dampaknya, motivasi dan hasil belajar siswa tergolong rendah, terlihat dari masih banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM serta kurangnya hasrat siswa untuk berhasil dalam pembelajaran. Oleh karena itu, model PBL dipandang sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu siswa terlibat langsung dalam pemecahan masalah nyata, merangsang berpikir kritis, serta menyajikan konsep pembelajaran secara lebih kontekstual dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen serta menerapkan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas XI Kuliner 1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model PBL (35 siswa) dan kelas XI Kuliner 2 sebagai kelas kontrol yang menerapkan metode konvensional (36 siswa). Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi dan tes hasil belajar, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan model PBL memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL mengalami peningkatan motivasi dengan rata-rata 66,23 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 62,00, serta peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 94,86 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 90,00. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembelajaran Informatika di kelas VII SMPI Al-Ishlah Bukittinggi masih didominasi pendekatan ceramah dan satu arah, sehingga siswa cenderung pasif dan kurang terlibat aktif. Data angket awal menunjukkan separuh dari 18 siswa (50%) berada pada kategori motivasi belajar rendah, sementara hanya 16,67% bermotivasi tinggi. Rendahnya motivasi ini dipengaruhi oleh minimnya media pembelajaran berbasis teknologi, rendahnya rasa percaya diri siswa terhadap materi Informatika yang abstrak, serta minimnya umpan balik dari guru, sehingga diperlukan model pembelajaran yang lebih interaktif pada materi Literasi Digital. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan Kahoot terhadap motivasi belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Informatika. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment rancangan nonequivalent control group design, melibatkan kelas eksperimen (30 siswa, diberi perlakuan TGT berbantuan Kahoot) dan kelas kontrol (29 siswa) yang dipilih melalui purposive sampling. Motivasi belajar diukur dengan angket skala Likert berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) pada pretest dan posttest, lalu dianalisis melalui uji normalitas, homogenitas, dan Paired Sample T-Test menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor motivasi kelas eksperimen meningkat signifikan dari 60,57 menjadi 90,43 (gain score 29,87), jauh lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya meningkat dari 57,14 menjadi 64,86 (gain score 7,72), dengan net gain score 22,15 sebagai kontribusi murni penerapan TGT berbantuan Kahoot. Data memenuhi syarat uji parametrik, yaitu berdistribusi normal (Shapiro-Wilk: 0,600 dan 0,183) serta homogen (Levene's Test: 0,093). vii Uji Paired Sample T-Test menghasilkan t hitung 19,881 dengan signifikansi 0,000 ( 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, model pembelajaran Team Games Tournament berbantuan Kahoot terbukti berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas VII pada materi Literasi Digital di SMPI Al-Ishlah Bukittinggi. Perpaduan unsur permainan, kerja sama tim, dan kompetisi berbasis Kahoot mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, sehingga model ini dapat menjadi alternatif strategi bagi guru Informatika dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
M.Afriki NIM: 2121138, Judul Skripsi “Pengaruh Penggunaan Metode Simulasi Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Motivasi Belajar Fiqih Siswa di Pondok Pesantren H.Abdul Karim Syu`aib”Prodi Pendidikan Agama Islam Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya motivasi belajar siswa kelas IX pada mata pembelajaran fiqih di Pondok Pesantren H.Abdul Karim Syu`aib, saat proses pembelajaran masih banyak yang kurang semangat mengikuti proses pembelajaran, banyak siswa yang tidak memperhatikan dan mendengarkan materi yang dijelaskan oleh guru melainkan banyak berbicara dengan teman sebangkunya. Sebagai solusi atas kendala tersebut, di terapkan metode simulasi berbantuan media audio visual pada mata pembelajaran fiqih. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode simulasi berbantuan media audio visual terhadap motivasi belajar fiqih siswa, khususnya pada materi penyembelihan hewan di Pondok Pesantren H. Abdul Karim Syu`aib. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen, tipe desain yang digunakan adalah postest only control design, populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas IX Pondok Pesantren H. Abdul Karim Syu’aib, dengan teknik pengambilan sampel menetapkan kelas IX-2 menjadi kelas eksperimen dan kelas IX-1 menjadi kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar fiqih siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar fiqih siswa pada kelas kontror sebesar 105.12 dengan presentase 55% pada kategori sedang. Dan pada kelas eksperimen memakai metode simulasi berbantuan media audio visual, rata rata motivasi belajar fiqih siswa meningkat menjadi 140.60 dengan presentase 68% yang berada pada kategori tinggi. berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji t independent t test pada kedua kelas diperoleh nilai t hitung= 12,826 yang lebih besar t tabel 2,010 (12,826>2,010) disertai dengan nilai signifikan 2-tailed0,05 maka Ho, ditolak dan Ha, diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode simulasi berbantuan media audio visual berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar fiqih siswa di Pondok Pesantren H.Abdul Karim Syu,aib
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Selfyo Kejora, Nim: 2122034, Judul Skripsi Pengaruh Aktivitas Ekstrakulikuler Agama (ROHANI) Terhadap Motivasi Belajar PAI DI SMA N 2 Pasaman Barat Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sebagian siswi di SMA Negeri 2 Pasaman Barat. Salah satu upaya yang dilakukan sekolah untuk meningkatkan motivasi belajar tersebut adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan Forum Annisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh aktivitas ekstrakurikuler agama (Forum Annisa) terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) siswi di SMA Negeri 2 Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional (ex post facto). Populasi penelitian adalah seluruh siswi yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Forum Annisa di SMA Negeri 2 Pasaman Barat yang berjumlah 256 siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel sebanyak 64 siswi. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan aplikasi SPSS versi 26. Analisis data dilakukan melalui analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara aktivitas ekstrakurikuler Forum Annisa terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswi di SMA Negeri 2 Pasaman Barat. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,517 yang termasuk dalam kategori hubungan sedang, serta nilai signifikansi 0,000 0,05 yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Besarnya kontribusi pengaruh variabel X terhadap variabel Y dilihat dari koefisien determinasi (R²) sebesar 0,267 atau 26,7%, sedangkan sisanya 73,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Semakin tinggi keaktifan siswi dalam mengikuti kegiatan Forum Annisa, maka semakin tinggi pula motivasi belajar PAI yang dimiliki. Kegiatan ekstrakurikuler Forum Annisa memberikan kontribusi dalam meningkatkan semangat belajar, minat mengikuti pembelajaran PAI, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang berjudul Judul Skripsi “Strategi Keluarga Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MAN 6 Pasaman Barat” yang ditulis oleh Rodita Sakinah NIM 2122053. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MAN 6 Pasaman Barat, yang ditandai dengan kurangnya minat mengikuti pembelajaran, rendahnya partisipasi, serta ketidaktuntasan dalam mengerjakan tugas. Padahal, keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama memiliki peran strategis dalam mendukung dan meningkatkan motivasi belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi keluarga dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukung dalam pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Informan penelitian terdiri atas orang tua/wali siswa sebagai informan kunci, serta siswa dan guru mata pelajaran Akidah Akhlak sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi keluarga dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dilaksanakan melalui enam bentuk upaya, yaitu menumbuhkan hasrat dan keinginan berhasil, memenuhi dorongan dan kebutuhan belajar, menumbuhkan harapan dan cita-cita masa depan, memberikan penghargaan atas prestasi belajar, menciptakan kegiatan belajar yang menarik, serta menyediakan lingkungan belajar yang kondusif. Faktor pendukung meliputi perhatian orang tua, komunikasi keluarga yang baik, ketersediaan fasilitas belajar, dan kerja sama dengan sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi kesibukan orang tua, keterbatasan ekonomi, penggunaan telepon genggam yang berlebihan, serta rendahnya kesadaran belajar sebagian siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi keluarga berkontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa, meskipun tetap diperlukan penguatan kerja sama antara keluarga, sekolah, dan siswa agar hasilnya lebih optimal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Affandi Majid NIM 2122349. “Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Motivasi Belajar PAI Siswa di SDN 05 Kubang Putiah”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 05 Kubang Putiah. Hal ini terlihat dari kurangnya semangat siswa dalam mengikuti pembelajaran, rendahnya keaktifan siswa, kurangnya ketekunan dalam belajar, serta rendahnya minat siswa terhadap mata pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 05 Kubang Putiah serta mendeskripsikan berbagai upaya yang diakukan guru dalam meningkatkan motivasi belajar tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas guru PAI sebagai informan utama, wali kelas III, dan beberapa siswa kelas III sebagai informan pendukung. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa di SDN 05 Kubang Putiah masih tergolong rendah. Kondisi tersebut ditandai dengan kurangnya minat belajar,, rendahnya partisipasi siswa selama pembelajaran, kurangnya keberanian bertanya dan menjawab pertanyaan, serta rendahnya perhatian terhadap penjelasan guru. Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar meliputi kurangnya variasi metode pembelajaran, keterbatasan penggunaan media pembelajaran, sarana dan prasarana yang belum memadai, minimnya dukungan dan perhatian orang tua terhadap kegiatan belajar anak, lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya mendukung, pengaruh teman sebaya, serta lingkungan masyarakat yang kurang mendorong terbentuknya budaya belajar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap
kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematika siswa di SMAN 1 Candung.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain ex post facto.
Populasi penelitian ini berjumlah 92 siswa kelas Xl, dengan sampel sebanyak 32 siswa yang
dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi
belajar berskala likert sebanyak 20 butir serta tes uraian kemampuan penalaran dan pemecahan
masalah matematika sebanyak 4 soal dengan 16 butir penilaian. Kedua instrument telah
diujicobakan pada 28 siswa di luar sampel dan dinyatakan valid serta sangat reliabel.
Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan bersifat lienar. Hasil analisis
korelasi product moment memperoleh koefisien sebesar 0,862 yang menunjukkan hubungan
positif dan kuat antara motivasi belajar dengan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah
matematika. Koefisien determinasi sebesar 74,36% menunjukkan kontribusi motivasi belajar
yang besar terhadap kemampuan tersebut, sedangkan sisanya 25,64% dipengaruhi factor lain.
Persamaan regresi yang diperoleh Adalah 𝑌 = −10,119 + 0,551𝑋. Hasil uji hipotesis
menunjukkan t hitung (9,327) > t tabel (2,042) dan F hitung (86,990) > F tabel (4,171) pada
taraf signifikansi 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa motivasi
belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan penalaran dan pemecahan masalah
matematika siswa, sehingga guru perlu merancang pembelajaran yang mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Estiwalija, NIM 2422002 yang berjudul “Pengaruh Self-Regulated Learning dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTs Negeri 6 Agam”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam. Hal tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya self-regulated learning dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh self-regulated learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam, dan (3) pengaruh self-regulated learning dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional yang bersifat ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 251 siswa yang terdiri atas 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling (one stage) sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 62 siswa. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi self-regulated learning terhadap hasil belajar matematika, yaitu Y = 26,0107 + 0,48469X1, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,4861 dan koefisien determinasi sebesar 23,629%. Uji signifikansi diperoleh thitung = 4,309 > ttabel = 1,671, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan self-regulated learning terhadap hasil belajar matematika. Persamaan regresi motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika, yaitu Y = 2,973 + 0,566X2, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,5981 dan koefisien determinasi sebesar 35,772%. Uji signifikansi diperoleh thitung = 5,781 > ttabel = 1,671, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika. Persamaan regresi berganda yang diperoleh, yaitu Y = -28,8938 + 0,399737X1 + 0,505713X2, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,7172 dan koefisien determinasi sebesar 51,438%. Uji signifikansi diperoleh Fhitung = 31,237 > Ftabel = 3,153, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan self-regulated learning dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh penggunaan Smart Hafiz terhadap Motivasi Belajar Doa-Doa Harian Secara Mandiri pada Anak Usia Dini di Kenagarian Sungai Nanam Kabupaten Solok” Siti Nurhalimah oleh NIM 2122129, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilarbelakangi masih rendahnya motivasi belajar doa-doa harian secara mandiri pada anak usia dini di Kenagarian Sungai Nanam Sebagian besar orang tua masih menggunakan metode pembelajaran yang bersifat konvensional sehingga anak mudah merasa bosan dan kurang bersemangat dalam belajar. Di sisi lain, perkembangan teknologi membuka peluang pemanfaatan media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif, salah satunya Smart Hafiz. Media ini memadukan unsur audio dan visual yang dapat membantu anak mempelajari doa-doa harian secara menyenangkan sekaligus mendorong kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penggunaan Smart Hafiz serta mengetahui pengaruh penggunaan Smart Hafiz terhadap motivasi belajar doa-doa harian secara mandiri pada anak usia dini di Kenagarian Sungai Nanam Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan regresi linear sederhana. Populasi penelitian berjumlah 20 anak usia dini berusia 4–6 tahun di Kenagarian Sungai Nanam Kabupaten Solok. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang disusun berdasarkan indikator penggunaan Smart Hafiz dan motivasi belajar doa-doa harian secara mandiri. Data dianalisis menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji prasyarat analisis, dan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Smart Hafiz berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar doa-doa harian secara mandiri pada anak usia dini. Hasil uji regresi menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (0,05), sehingga hipotesis alternatif diterima. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,454 menunjukkan bahwa penggunaan Smart Hafiz memberikan kontribusi sebesar 45,4% terhadap motivasi belajar doa-doa harian secara mandiri, sedangkan 54,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, penggunaan Smart Hafiz dapat menjadi salah satu media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan motivasi belajar doa-doa harian secara mandiri pada anak usia dini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Askia Mutia, NIM 2122023, dengan judul "Pengaruh Penggunaan Media Wordwall terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Haji Djalaluddin Kabupaten Agam", Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional sehingga siswa kurang aktif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, penggunaan media pembelajaran digital belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan menyenangkan, salah satunya melalui media Wordwall. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Wordwall terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Haji Djalaluddin Kabupaten Agam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 19 siswa kelas VA SDIT Haji Djalaluddin yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar yang terdiri atas 30 butir pernyataan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Samples t-Test dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Wordwall berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Paired Samples t-Test yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Rata-rata motivasi belajar siswa meningkat dari 89,21 pada saat pretest menjadi 106,05 pada saat posttest. Selain itu, seluruh indikator motivasi belajar mengalami peningkatan setelah penerapan media Wordwall. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Wordwall memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Haji Djalaluddin Kabupaten Agam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berjudul implementasi metode Reward dan Punishment dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada kegiatan Tahfizh Di SMP N 01 Koto Salak Dharmasraya, ditulis oleh Siti Islah Lestari, NIM. 2122484, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas, Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Sjceh M.Djamil Djambek Bukittinggi, 2026 Penelitian ini di tulis dari fenomena yang dialami oleh siswa bahwasannya masih ada siswa yang mengikuti kegiatan Tahfizh ini pada saat menghadapi ayat yang panjang dan mereka merasa kesulitan untuk menghafal, serta seperti adanya siswa yang ribut ketika pembelajaran sedang berlangung sehingga menjadikan fokus siswa terpecah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara ilmiah implementasi metode Reward dan Punishment dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada kegiatan Tahfizh Di SMP N 01 Koto Salak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatakan kualitatif deskriptis dengan jenis penelitian studi kasus. Dikarenakan penulis akan mendeskripsikan bagaimana implementasi metode reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada kegiatan tahfizh Di SMP N 01 Koto Salak Dharmasraya. Pengumpulan data dilakuukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan yang ada pada penelitian yaitu informan kunci dan pendukung yang kami pilih menggunakan teknik pusposive sumpling. Yaitu guru, siswa dan kepala sekolah. Untuk pengecekan keabsahan data yaitu menggunakan triangilasu sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode reward dan punishment melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Yaitu guru merencanakan metode ini karena untuk mengatasi keadaan yang ada di siswa. Pelaksanaan guru memberikan hadiah berupa materi dan non materi dan hukuman berupa hukuman yang edukatif. Untuk evaluasi guru selalu memantau perkembangan siswa melalui cara mereka menghafal dan dari hasil hafalan yang ada di buku. Penerapan metode ini di karenakan adanya faktor pendukung yaitu untuk membantu meningkatkan motivasi belajar siswa dan faktor penghambat sesuai dengan hasil observasi dan wawancara yaitu adanya kecemburuan sosial dari siswa dan terkadang siswa masih ada yang terlambat masuk kelas.