Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar terhadap kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematika siswa di SMAN 1 Candung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain ex post facto. Populasi penelitian ini berjumlah 92 siswa kelas Xl, dengan sampel sebanyak 32 siswa yang dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar berskala likert sebanyak 20 butir serta tes uraian kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematika sebanyak 4 soal dengan 16 butir penilaian. Kedua instrument telah diujicobakan pada 28 siswa di luar sampel dan dinyatakan valid serta sangat reliabel. Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan bersifat lienar. Hasil analisis korelasi product moment memperoleh koefisien sebesar 0,862 yang menunjukkan hubungan positif dan kuat antara motivasi belajar dengan kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematika. Koefisien determinasi sebesar 74,36% menunjukkan kontribusi motivasi belajar yang besar terhadap kemampuan tersebut, sedangkan sisanya 25,64% dipengaruhi factor lain. Persamaan regresi yang diperoleh Adalah ๐ = โ10,119 + 0,551๐. Hasil uji hipotesis menunjukkan t hitung (9,327) > t tabel (2,042) dan F hitung (86,990) > F tabel (4,171) pada taraf signifikansi 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan penalaran dan pemecahan masalah matematika siswa, sehingga guru perlu merancang pembelajaran yang mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa