ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Penelitian ini bertujuan untuk membuat LKPD berbasis model pembelaj aran berbasis<br />
problem based learning dengan konteks literasi numerasi yang valid, praktis dan efektif pada siswa kelas X</p>
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Titi Fadilah, NIM 2522187. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti. Proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan siswa kurang aktif, kurang termotivasi, dan kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental Design) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 120 siswa kelas XI SMAN 1 Panti. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling, sehingga diperoleh kelas XI F4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI F5 sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah memenuhi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan Independent Sample t-test menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Independent Sample t-test yang memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang ditulis oleh Marhami Yanti dengan NIM 2122054 berjudul “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS XI DI SMKN 2 BUKITTINGGI.” Judul tersebut bertujuan untuk mengkaji sejauh mana penerapan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Penelitian ini juga diarahkan untuk menganalisis perbedaan tingkat motivasi dan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL dan siswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Latar belakang penulis memilih judul ini karena kondisi pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMKN 2 Bukittinggi yang masih banyak menerapkan metode ceramah dan pencatatan konvensional. Pola pembelajaran tersebut menyebabkan siswa kurang terlibat aktif, mudah bosan, dan belum optimal dalam mengembangkan pemahaman materi. Dampaknya, motivasi dan hasil belajar siswa tergolong rendah, terlihat dari masih banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah KKM serta kurangnya hasrat siswa untuk berhasil dalam pembelajaran. Oleh karena itu, model PBL dipandang sebagai alternatif pembelajaran yang dapat membantu siswa terlibat langsung dalam pemecahan masalah nyata, merangsang berpikir kritis, serta menyajikan konsep pembelajaran secara lebih kontekstual dan menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen serta menerapkan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas XI Kuliner 1 sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model PBL (35 siswa) dan kelas XI Kuliner 2 sebagai kelas kontrol yang menerapkan metode konvensional (36 siswa). Pengumpulan data dilakukan melalui angket motivasi dan tes hasil belajar, serta dokumentasi pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan model PBL memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL mengalami peningkatan motivasi dengan rata-rata 66,23 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 62,00, serta peningkatan hasil belajar dengan rata-rata 94,86 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol 90,00. Dengan demikian, model PBL efektif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Alisya Dwi Putri, 2522305, Skripsi, “Perbandingan Tingkat Keaktifan Belajar Informatika Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning pada Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Tanjung Raya.” Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa dalam proses pembelajaran Informatika di kelas X SMK Negeri 1 Tanjung Raya. Rendahnya keaktifan tersebut terlihat dari masih kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran, seperti bertanya, menjawab pertanyaan, berdiskusi, menyampaikan pendapat, serta bekerja sama dalam menyelesaikan tugas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih belum sepenuhnya mampu mendorong siswa untuk berpartisipasi secara aktif. Oleh karena itu, diperlukan penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Problem Based Learning dan Project Based Learning, yang menekankan keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan pemecahan masalah dan penyelesaian proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experimental. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanjung Raya dengan sampel penelitian sebanyak 46 siswa, yang terdiri atas 24 siswa pada kelas yang menggunakan model Problem Based Learning dan 22 siswa pada kelas yang menggunakan model Project Based Learning. Teknik pengumpulan data menggunakan angket keaktifan belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, One Sample t-Test, dan Independent Samples t-Test dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar siswa pada kelas yang menggunakan model Problem Based Learning sebesar 81,66, sedangkan pada kelas yang menggunakan model Project Based Learning sebesar 85,49. Hasil uji One Sample t-Test menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan belajar pada kedua kelas berada di atas nilai 80, dengan nilai signifikansi masing-masing 0,028 dan 0,000 ( 0,05). Selain itu, hasil uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. (2-tailed)) sebesar 0,003 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara keaktifan belajar siswa yang menggunakan model Problem Based Learning dan Project Based Learning, di mana model Project Based Learning memberikan tingkat keaktifan belajar yang lebih tinggi dibandingkan model Problem Based Learning.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi atas nama Aulia Fadhilla, NIM 2522272, dengan judul “Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Strategi Problem Based Learning Menggunakan Scratch Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas VIII di SMPN 3 Ampek Angkek.” Skripsi, Program Sarjana, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Pemanfaatan media pembelajaran pada mata pelajaran Informatika di SMPN 3 Ampek Angkek masih belum mendukung penerapan strategi problem based learning secara optimal. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru serta siswa, diketahui bahwa guru telah menerapkan strategi problem based learning, namun media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada slide presentasi sehingga belum mampu memfasilitasi aktivitas pemecahan masalah. Akibatnya, siswa cenderung kurang aktif dalam proses pembelajaran dan mengalami kesulitan memahami materi yang bersifat konseptual. Selain itu, fasilitas sekolah seperti komputer, proyektor, dan jaringan internet belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai pendukung pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran berbasis strategi problem based learning menggunakan scratch yang mampu menyajikan materi, aktivitas pemecahan masalah sehingga dapat meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa dalam pembelajaran informatika. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Rowntree yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu perencanaan (planning), persiapan penulisan (preparing for writing), dan penulisan dan penyuntingan (writing and re-writing). Media pembelajaran dirancang menggunakan scratch dengan mengintegrasikan tahapan strategi problem based learning, yang berorientasi pada pemecahan masalah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selanjutnya, produk diuji melalui uji validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis strategi problem based learning menggunakan scratch dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran informatika. Hasil uji validitas yang dilakukan oleh tujuh orang validator memperoleh nilai rata-rata 0,90 dengan kategori valid. Hasil uji praktikalitas yang dilakukan oleh dua orang guru informatika dan satu orang dosen memperoleh nilai rata-rata 0,94 dengan kategori sangat tinggi. Sedangkan, hasil uji efektivitas yang melibatkan satu orang guru dan 27 siswa memperoleh nilai rata-rata 0,55 dengan kategori efektivitas sedang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Pendekatan Deep Learning yang diterapkan melalui Model Problem Based Learning (PBL) lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bukittinggi. Asesmen diagnostik awal menunjukkan bahwa 78,125% siswa memperoleh skor di bawah 55 berdasarkan indikator pemecahan masalah Polya, dengan kelemahan paling menonjol pada tahap menyusun rencana dan memeriksa kembali. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi experiment tipe Nonequivalent Control Group Design. Satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol, masing-masing berjumlah 32 siswa, dipilih melalui cluster random sampling dari populasi 160 siswa kelas VII. Kelas VII B sebagai kelas eksperimen memperoleh pembelajaran dengan Pendekatan Deep Learning dengan Model Problem Based Learning, sedangkan kelas VII D sebagai kelas kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest menggunakan tes uraian berbasis indikator Polya yang telah divalidasi, kemudian dianalisis menggunakan N-Gain, dilanjutkan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t independent tehadap data N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 74% dalam kategori sedang dan memenuhi kriteria cukup efektif, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 34% dalam kategori sangat rendah dan memenuhi kriteria tidak efektif. Uji hipotesis menunjukkan t_hitung> t_tabel, yaitu 16,90 > 1,999 dengan Sig. 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Dapat disimpulkan bahwa Pendekatan Deep Learning dengan Model Problem Based Learning lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi atas nama Reza Awalia, 2522292, “Dengan judul Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Educaplay Bernuansa Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Informatika Di SMP N 2 Ampek Angkek”. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer, Fakultas Tarbiah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penggunaan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Informatika di SMP Negeri 2 Ampek Angkek, sehingga proses pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru dan peserta didik kurang aktif dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif menggunakan Educaplay bernuansa Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Informatika kelas VII SMP Negeri 2 Ampek Angkek yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 4 validator ahli, 1 guru Informatika, dan 25 peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Ampek Angkek. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, angket praktikalitas, dan angket efektivitas. Data validitas dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, data praktikalitas menggunakan moment kappa, dan data efektivitas menggunakan gain score menurut Richard R. Hake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif menggunakan Educaplay bernuansa Problem Based Learning (PBL) memperoleh nilai validitas rata-rata sebesar 0,93 dengan kategori valid, nilai praktikalitas sebesar 0,88 dengan kategori sangat tinggi, dan nilai efektivitas sebesar 0,79 dengan kategori tinggi. Selain itu, rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari 54,26 sebelum menggunakan media menjadi 90,53 setelah menggunakan media. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif menggunakan Educaplay bernuansa Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Informatika kelas VII SMP Negeri 2 Ampek Angkek dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini dibuat oleh Maulida Rahmah, 2122174, dengan judul Implementasi Metode Problem Based Learning (PBL) Dalam Pembelajaran PAI Berbasis Chromebook di SMP N 7 Bukittinggi. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Uin Syech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan mendorong perubahan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis chromebook dengan metode problem based learning (PBL), serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat kualitatif deskriptif mengenai gambaran bagaimana metode problem based leraning di lakukan berbasis chromebook di SMP N 7 Bukittinggi. Informan dalam penelitian ini ada dua berupa informan kunci yaitu guru PAI dan informan pendukung Wakil kurikulum, siswa. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data, verifikasi data. Keabsahan data yang digunakan dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis chromebook dengan metode PBL dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, guru menyiapkan modul ajar, media pembelajaran, pengguasaan materi pembelajaran, menyiapkan penilaian pembelajaran sebagai pendukung kegiatan belajar. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran dilakukan melalui tahapan PBL yang melibatkan peserta didik dalam memahami permasalahan, melakukan penyelidikan, berdiskusi, serta menyampaikan hasil pemecahan masalah dengan memanfaatkan teknologi. Tahap evaluasi dimana mencakup beberapa aspek dari segi siswa, guru dan sarana prasarana. Faktor yang mendukung pelaksanaan pembelajaran ini meliputi ketersediaan fasilitas teknologi, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran, serta motivasi peserta didik. Adapun faktor penghambatnya yaitu kendala jaringan internet, gangguan teknis perangkat, dan perbedaan kemampuan peserta didik dalam menggunakan teknologi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis chromebook dengan metode PBL dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK FITRI J FATMI S, 20124054, Tesis “Perbandingan Kemampuan berpikir Kritis Menggunakan Model Think Pair Share Dan Problem Based Learning Pada Pembelajaran PAI-BP Di UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Buktinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan berpikir kritis yang merupakan kompetensi esensial abad ke-21 dan tuntutan pembelajaran HOTS, namun realitas di UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII pada mata pelajaran PAI-BP masih rendah. Rendahnya kemampuan ini disebabkan oleh pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru (teacher-centered) dan berbasis hafalan, sehingga siswa cenderung pasif. Sebagai solusi, diperlukan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa, seperti Think Pair Share (TPS) dan Problem Based Learning (PBL). Oleh karena itu, penelitian kuantitatif ini penting dilakukan untuk membandingkan dan memberikan bukti empiris mengenai model pembelajaran mana yang lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain Non-Equivalent Control Group Design di UPTD SMPN 3 Kecamatan Harau TA 2025/2026. Variabel penelitian terdiri atas model Think Pair Share (TPS) dan Problem Based Learning (PBL) sebagai variabel bebas, serta keterampilan berpikir kritis siswa sebagai variabel terikat. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes uraian, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene's statistic), uji Paired Sample T-test, dan uji Independent Sample T-test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa, dibuktikan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test yang menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05; (2) penerapan model Problem Based Learning (PBL) juga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05; dan (3) tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara penggunaan model TPS dan model PBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran PAI-BP, yang ditunjukkan oleh hasil uji Mann-Whitney U dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,274 > 0,05. Dengan demikian, kedua model pembelajaran inovatif ini sama-sama efektif dan dapat menjadi alternatif yang setara untuk meningkatkan kemampuan berpikir analitis peserta didik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Berdasarkan pada pengamatan yang telah penulis lakukan di kelas VIII, ada beberapa permasalahan yang didapatkan. Masalah pertama dapat dilihat dari aktivitas siswa seperti berbicara dengan teman sebangku saat guru menjelaskan, makan-makan dan pada saat guru masuk kelas ada sebagian siswa yang masih berada diluar. Saat proses belajar mengajar berlangsung masih berpusat pada guru (teacher oriented) sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran, hal ini dapat membuat hasil belajar siswa menjadi turun. Peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan model PBL dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis Penelitian adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar matematika siswa diperoleh persentase 61,83% termasuk kedalam kategori aktif dan hasil analisis tes akhir dihitung dengan menggunakan uji-t, diperoleh hasil thitung = 4,017 dan ttabel = 1,67, menggunakan aplikasi Minitab diperoleh P-value = 0,623 karena thitung > ttabel dan P-value berarti H0 ditolak pada taraf nyata = 0,05. Dengan demikian, hasil belajar matematika siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YENNITA (2421012): “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMKN 3 Payakumbuh” Jurusan Pendidikan Matematika UIN Sjech M.Dajmil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika siswa di kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Hal ini terlihat dari hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti memberi solusi dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika. Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Leraning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X Busana 4. Pada kelas sampel diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi belajar matematika siswa yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Berdasarkan penelitian pada kelas sampel diperoleh data berdistribusi normal dan homogen. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dengan hasil diperoleh t_hitung = 15,984972 dan pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh t_tabel = 2,03224 sehingga t_hitung > t_tabel. Arinya H_0 ditolak yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh. Kata kunci: Pengaruh, Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Motivasi Belajar Matematika Siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi atas nama Zahra Salsabila 2521152, dengan judul“Perancangan Media Augmented Reality (AR) Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMAN 1 Sijunjung” Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya permasalahan di SMAN 1 Sijunjung. Belum menggunakan media pembelajaran yang interaktif hanya mengandalkan sumber belajar buku cetak dan juga didalam kelas tidak ada nya penggunaan model pembelajaran yang tepat sehingga siswa hanya mendengarkan mendengarkan guru nya dalam menjelaskan materi dan tidak ada keterlibatan antara guru dan siswa, akibatnya pembelajaran jadi monoton dan membosankan. Dan dari hasil wawancara yang dilakukan penulis maka dapat disimpulkan bahwasanya media pembelajaran belum berbasis Augmented Reality (AR). Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan merancang sebuah media Augmented Reality (AR) berbasis model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Sijunjung. Peneliti merancang aplikasi menggunakan aplikasi Assemblr Studio.Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Dengan model pengembangan Hannafi and Peck yang terdiri dari 3 tahapan, tahapan pertama Need Assessment (Fase Analisis Keperluan), yang kedua Design (Fase Desain), dan yang ketiga Develop/Implement (Fase Pengembangan dan Implementasi). Dalam model ini, setiap langkah dievaluasi dan diulang. Untuk menilai media yang dihasilkan ada tiga pengujian yang dilakukan yaitu uji validitas dengan menggunakan rumus statistik Aiken’s V, uji praktikalitas dengan menggunakan moment kappa, dan uji efektivitas dengan menggunakan rumus statistik Richard R.Hake (G-Score). Berdasarkan hasil penelitian yang dibuat, penulis berhasil merancang media Augmented Reality (AR) berbasis model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Sijunjung. Dengan hasil uji validitas yang dilakukan oleh 3 orang ahli diperoleh nilai 0,88 dengan kriteria valid. Penilaian praktikalitas dilakukan oleh 3 orang guru mata pelajaran sejarah diperoleh nilai 0,93 dengan kriteria sangat tinggi. Uji efektifitas dilakukan oleh 35 peserta didik diperoleh nilai 0,82 dengan kriteria efektifitas tinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Jihan Nabilah (2421.017) : Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Statistika. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di MTsS PP Darul Falah. Berdasarkan hasil observasi masih banyak peserta didik yang kesulitan dalam memahami dan mengerti materi statistika. Selain itu, untuk media pembelajaran sebagai salah satu sumber belajar yang digunakan adalah LKPD yang dibuat sendiri oleh pendidik, dimana LKPD ini belum mendukung proses pembelajaran dan belum sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah produk LKPD berbasis PBL pada materi statistika yang diharapkan agar peserta didik lebih memahami materi statistika dan hasil belajar meningkat serta menghasilkan LKPD yang valid, praktis dan efektif yang mendukung proses pembelajaran. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTsS PP Darul Falah. Model pengembangan yang digunakan yaitu model 4-D. Namun, karena adanya keterbatasan waktu, maka penelitian yang dikembangkan hanya terdiri dari tiga tahap (3-D) yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design) dan pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi yang dinilai oleh validator, lembar angket respon peserta didik dan tes hasil belajar setelah dilakukan pembelajaran menggunakan LKPD yang dikembangkan. Hasil penelitian diperoleh produk Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning Pada Materi Statistika yang telah dirancang valid, praktis dan efektif. Tingkat kevalidan memiliki persentase 73,89% dengan kriteria valid, tingkat kepraktisan memiliki persentase 87,8% dengan kriteria sangat praktis dan tingkat keefektifan memiliki persentase 75% dengan kriteria efektif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Muthi Azalia NIM 2421086 yang berjudul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran PBL Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika Siswa Kelas VIII di SMP Islam Raudhatul jannah T.A 2024/2025”Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Islam Raudhatul Jannah, yang disebabkan oleh dominannya penerapan model pembelajaran konvensional sehingga siswa kurang aktif dan kurang terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran. Observasi awal menunjukkan sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi matematika dan tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment) menggunakan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol dan kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen, masing-masing terdiri dari 30 siswa yang dipilih secara acak. Kelas eksperimen diberikan perlakuan pembelajaran menggunakan model PBL, sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian yang telah diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen adalah 80,633, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai ratarata 72,566. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test menghasilkan nilai thitung = 9,939 > ttabel = 2.0023, dan nilai p-value = 0,003 α = 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan model PBL dan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII di SMP Islam Raudhatul Jannah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keaktifan Siswa Belajar Al-Qur’an Hadist Di Kelas VIII MTsN 2 Lima Puluh Kota,” yang disusun oleh Jenius Adinda Marsa dengan NIM 2121.079, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang ditemukan di kelas VIII MTsN 2 Lima Puluh Kota pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist, yaitu: keaktifan belajar siswa masih kurang, motivasi belajar siswa rendah, kurangnya fokus saat mengikuti pembelajaran, serta partisipasi siswa yang minim dalam proses pembelajaran. Banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, baik tugas individu maupun kelompok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen yang dilaksanakan di MTsN 2 Lima Puluh Kota. Sampel penelitian berjumlah 47 siswa, terdiri dari 19 siswa di kelas eksperimen dan 28 siswa di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian, diperoleh hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan signifikansi 0,019. Diketahui bahwa sig (2-tailed) = 0,019 0,05, maka 𝐻𝑜 ditolak dan 𝐻𝑎 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap keaktifan siswa belajar Al-Qur’an Hadist di kelas VIII MTsN 2 Lima Puluh Kota
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lainah, Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Problem Based Learning pada Pembelajaran Aqidah Akhlak MAN 1 Kota Padang Panjang, Disertasi tahun 2024 Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasisn kurikulum merdeka. Salah program merdeka belajar adalah digitalisasi bahan ajar dengan model pembeljaran berbasis problem based learning. Peneliti menemukan problematika kesulitan guru dalam merumjuskan bahan ajar PBL sekaligus kesulitan untuk membuat bahan ajar digital. yang mengedepankan kemudahan dalam mengakses materi pembelajaran. Pengembangan bahan ajar berbasis PBL membutuhkan analisa guru terhadap sumber masalah yang relevan dengan materi Aqidah Akhlak. Sedangkan digitalisasi merupakan sebuah skill baru dalam dunia pendidikan. Pengembangan bahan ajar yang dilakukan pada lokasi penelitian juga belum optimal karena beluym memenuhi kebutuhan pada ranah advanced material curriculum yang terdiri dari bahan ajar prosedural, factual, konseptual dan meta kognisi. Metode penelitian ini adalah riset dan pengembangan menggunakan pendekatan Cased Based Reasoning melalui tahapan FOSA sebagaimana dikemukakan oleh Lee J.L., dan Jang S. Penelitian berlokasi di MAN 1 Padang panjang. Populasi terdiri dari 12 guru PAI dan 120 siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media digital pembelajaran Aqidah Akhlak berbasis PBL menggunakan Articulatye Story Line 3 dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil uji validitas maka diperoleh nilai validasi dari pakar sebesar 93%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media ini valid. Berdasarkan hasil uji praktikalitas didapatkan hasil uji sebesar 89,5% oleh guru sehingga disimpulkan bahwa media ini praktis. Media juga memiliki efektifitas yang baik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X dengan hasil efektifitas sebesar 88% dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang berjudul Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dengan Menggunakan Mind Mapping Terhadap Hasil Belajar Pai Siswa Di SMP N 1 PANTI Kabupaten Pasaman” yang ditulis oleh Suci rahma yuni Nim : 2121.235. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ditemui seperti masih ada siswa yang tidak paham dengan materi pembelajaran hal tersebut terlihat ketika guru memberikan pertanyaan kepada murid namum hanya sedikit yang mampu menganalisisnya. , serta banyak nya nilai siswa yang belum mencapai batas kriteria ketuntasan minimal, dll.Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem based learning dengan menggunakan Mind Mapping terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VII di SMPN 1 PANTI Kabupaten Pasaman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode quasi eksperimental design dengan desain peneltian Postes Only Control Design. Penelitian ini terdiri atas 2 (dua) variabel yaitu variabel bebas (Independence Variable) model pembelajaran Problem based learning dengan menggunakan Mind Mapping dan variabel terikat (Dependent Variable) belajar PAI. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan soal tes berupa esai yang bertujuan untuk mendapatkan hasil belajar siswa. Jumlah populasi penelitian ini 123 orang peserta didik dan sampel penelitian ini sebanyak 24 pada kelas eksperiment dan 25 siswa pada kelas kontrol, yang diambil dengan teknik pengampilan sampel yang digunakan yaitu probality sampling dengan metode Claster Random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada kelas VII.2 dengan nilai rata-rata posttest keaktifan belajar 81,13 dan pada kelas VII.3 dengan rata-rata posttest hasil belajar 67,24. Hasil uji T dengan Independent sample test dengan bantuan SPSS Versi 16 diperoleh nilai signifikan 0,000 yang berarti 0,005 sehingga hipotesis H1 diterima dengan kata lain menolak hipotsis Ho. Artinya model pembelajaran Problem based learning dengan menggunakan Mind Mapping berpengaruh terhadap hasil belajar pai siswa kelas VII SMP N 1 PANTI
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Wahyuni, Dini Sri. 2024. Tesis. Perbandingan Keterampilan Berfikir Kritis Siswa Menggunakan Model Think Pair Share Dengan Model Problem Based Learning Pada Bidang Studi SKI Kelas VIII di MTsN 8 Agam. Program Studi S-2 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Taribiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, serta kebutuhan untuk mengidentifikasi model pembelajaran yang paling efektif untuk mengembangkan keterampilan tersebut. Alasan utama penelitian ini adalah untuk membandingkan efektivitas dua model pembelajaran, yaitu Think Pair Share dan Problem Based Learning, dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VIII di MTsN 8 Agam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa antara yang menggunakan model Think Pair Share dan Problem Based Learning, serta untuk melihat dampaknya pada siswa dengan kemampuan awal yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental dan desain faktorial 2x2. Subjek penelitian terdiri dari 58 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: 29 siswa dalam kelompok Think Pair Share dan 29 siswa dalam kelompok Problem Based Learning. Data keterampilan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes essay dan dianalisis menggunakan uji t untuk menentukan perbedaan antara kedua kelompok. Penelitian ini juga memperhitungkan subkelompok siswa dengan kemampuan awal tinggi dan rendah untuk analisis yang lebih mendalam. Analisis subkelompok siswa dengan kemampuan awal tinggi juga menunjukkan perbedaan signifikan (P = 0,048, p 0,05), di mana siswa dalam kelompok Problem Based Learning memiliki keterampilan berpikir kritis yang lebih baik. Namun, tidak terdapat perbedaan signifikan pada siswa dengan kemampuan awal rendah (P = 0,91, p > 0,05). Hasil ini mengindikasikan bahwa model Problem Based Learning lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, terutama bagi siswa dengan kemampuan awal tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis antara siswa yang menggunakan model Think Pair Share dan Problem Based Learning (P = 0,03, p 0,05). Siswa dalam kelompok Problem Based Learning memiliki skor rata-rata keterampilan berpikir kritis yang lebih tinggi (56,38) dibandingkan dengan siswa dalam kelompok Think Pair Share (45,17).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatabelakangi dengan terdapat kekurangan dalam penggunaan metode dan model pembelajaran PAI yang dilakukan pendidik dalam mata Pelajaran PAI masih kurang bervariasi. Selama ini proses pembelajaran dalam mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam cenderung pasif dan membosankan. Pendidik lebih sering terjebak dengan metode konvesional yaitu berpusat pada guru yang mengandalkan metode ceramah sehingga menyebabkan peserta didik merasa bosan dan bahkan tidak memperhatikan pembelajaran dengan baik sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai dan hasil belajar siswa sangat rendah dalam mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Untuk mengatasi masalah tersebut maka diperlukan strategi pembelajaran yang tepat, menarik dan efektif agar peserta didik dapat aktif dalam kegiatan pembelajaran sehingga materi pembelajaran dapat dikuasai peserta didik saat proses pembelajaran berlangsung, yaitu menggunakan model pembelaran Problem Based Learning dan Cooperative Learning. Dari hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar PAI siswa dengan menggunakan kedua model pembelajaran tersebut Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek yang berjumlah 295 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas MPLB 2 dan TJKT 2. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes dan dianalisis dengan uji paired sample t test dan independent sample t test. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa terdapat perbandingan hasil belajar PAI siswa antara menggunakan model pembelajaran PBL dengan CL yang dibuktikan dengan hasil uji independent sample t test yaitu nilai sig 0.003 0.05 dan nilai t hitung > t tabel yaitu 3.396 > 1.983 serta hasil belajar PAI siswa dengan menggunakan model PBL lebih unggul sebesar 1.814 dibandingkan hasil belajar PAI siswa yang menggunakan model pembelajaran CL pada siswa kelas X di SMKN 1 Ampek Angkek
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Yutia Hikmah (2419037) : Pengaruh Model _Problem Based Learning_ Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII MTsN 10 Agam. Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTsN 10 Agam bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, hal ini dapat dilihat dari nilai salah satu soal pemahaman konsep yang diberikan guru pada saat ulangan harian 3 matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 agam?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 Agam. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 Agam”. Jenis Penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian _The Static Group Comparison Design_ . Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 10 Agam. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII 4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh = 1,76 dan = 1,68 karena > berarti ditolak, sedangkan menggunakan _Software Minitab_ diperoleh _P-value_ = 0,039, = 0,05 dan _P-value_ , serta hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan. Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh yang signifikan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 Agam.