PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DIGITAL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK MAN 1 PADANG PANJANG
Lainah, Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Problem Based Learning pada Pembelajaran Aqidah Akhlak MAN 1 Kota Padang Panjang, Disertasi tahun 2024 Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasisn kurikulum merdeka. Salah program merdeka belajar adalah digitalisasi bahan ajar dengan model pembeljaran berbasis problem based learning. Peneliti menemukan problematika kesulitan guru dalam merumjuskan bahan ajar PBL sekaligus kesulitan untuk membuat bahan ajar digital. yang mengedepankan kemudahan dalam mengakses materi pembelajaran. Pengembangan bahan ajar berbasis PBL membutuhkan analisa guru terhadap sumber masalah yang relevan dengan materi Aqidah Akhlak. Sedangkan digitalisasi merupakan sebuah skill baru dalam dunia pendidikan. Pengembangan bahan ajar yang dilakukan pada lokasi penelitian juga belum optimal karena beluym memenuhi kebutuhan pada ranah advanced material curriculum yang terdiri dari bahan ajar prosedural, factual, konseptual dan meta kognisi. Metode penelitian ini adalah riset dan pengembangan menggunakan pendekatan Cased Based Reasoning melalui tahapan FOSA sebagaimana dikemukakan oleh Lee J.L., dan Jang S. Penelitian berlokasi di MAN 1 Padang panjang. Populasi terdiri dari 12 guru PAI dan 120 siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media digital pembelajaran Aqidah Akhlak berbasis PBL menggunakan Articulatye Story Line 3 dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil uji validitas maka diperoleh nilai validasi dari pakar sebesar 93%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media ini valid. Berdasarkan hasil uji praktikalitas didapatkan hasil uji sebesar 89,5% oleh guru sehingga disimpulkan bahwa media ini praktis. Media juga memiliki efektifitas yang baik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X dengan hasil efektifitas sebesar 88% dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.