ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nada Kuswari, NIM. 2122274, Judul Skripsi: “Pengaruh Budaya Lokal Terhadap Hasil Pembelajaran Aqidah Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Agam”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh observasi dan wawancara dengan guru bidang studi Aqidah Akhlak MIN 1 Agam, yang mengatakan bahwa diantara nilai Aqidah Akhlak siswa yang tergolong tinggi, pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari masih kurang. Hal ini terlihat dari pelaksanaan shalat siswa yang belum konsisten, penggunaan tutur tata yang belum sepenuhnya mencerminkan nilai-nilai Kato nan Ampek, seperti masih ada yang tidak hormat kepada guru, berkata kasar dengan teman sebaya, dan berlaku semena-mena kepada adik kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sekaligus besaran pengaruh nilai-nilai budaya lokal Kato nan Ampek terhadap pencapaian hasil pembelajaran Aqidah Akhlak siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Agam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode korelasional, penelitian ini melibatkan seluruh populasi target yang diwakili oleh 55 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data primer dilakukan secara terstruktur menggunakan instrumen angket (kuesioner), yang selanjutnya diolah dan dianalisis secara statistik parametrik dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 20.0. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa budaya lokal Kato nan Ampek memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap hasil pembelajaran Aqidah Akhlak siswa, yang dibuktikan melalui nilai t_{\text{hitung}} sebesar 11,914 dengan tingkat signifikansi p=0,000 (p0,05). Hubungan fungsional antarvariabel terformulasi dalam persamaan regresi linear sederhana \hat{Y}=10,586+0,570X. Selain itu, besaran kontribusi variabel budaya lokal terhadap variansi hasil belajar siswa tercatat sebesar 72,8% (R^{2}=0,728), sementara 27,2% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar fokus penelitian ini. Temuan empiris ini secara tegas mengonfirmasi bahwa pengintegrasian dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau dapat berfungsi sebagai strategi pedagogis yang efektif dan relevan dalam mengoptimalkan capaian pembelajaran Aqidah Akhlak di tingkat Madrasah Ibtidaiyah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Syamsul Muarif Batubara Nim 2122009. Skripsi “Implementasi Model
Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Meningkatkan Keterampilan
Kolaborasi Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Di MTsN 2 Agam”.
Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
UIN SJECH M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026 M/ 1447 H.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan model
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Aqidah Akhlak serta
keterampilan kolaborasi siswa setelah penerapan model tersebut di MTsN 2 Agam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru Aqidah Akhlak, siswa kelas IX, Wakil
Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber
dan triangulasi teknik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan model pembelajaran
kooperatif tipe Jigsaw telah dilaksanakan sesuai dengan sintaks pembelajaran,
meliputi perencanaan pembelajaran, pembentukan kelompok asal dan kelompok
ahli, diskusi kelompok, pertukaran informasi antar siswa, serta evaluasi
pembelajaran. Guru berperan sebagai fasilitator dalam mengarahkan dan
mengontrol jalannya pembelajaran. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe
Jigsaw memberikan dampak positif terhadap keterampilan kolaborasi siswa, yang
ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan bekerja sama, komunikasi
interpersonal, tanggung jawab terhadap tugas kelompok, sikap saling menghargai,
serta kemampuan menyelesaikan masalah secara kolaboratif.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model
pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif diterapkan dalam pembelajaran Aqidah
Akhlak dan berkontribusi signifikan dalam pengembangan keterampilan kolaborasi
siswa di MTsN 2 Agam.
Kata kunci: pembelajaran kooperatif, jigsaw, keterampilan kolaborasi,
Aqidah Akhlak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NOVITA SARI, 2521107 “ Perancangan Media Pembelajaran Aqidah Akhlak Berbasis Strategi Pembelajaran Kooperatif di MTI Tarusan”. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Permasalahan dalam penelitian ini didasari dari hasil observasi dan wawancara yang peneliti lakukan dengan guru mata pelajaran di MTI Tarusan serta beberapa siswa bahwa media pembelajaran yang digunakan masih belum memanfaatkan teknologi secara optimal, khususnya dalam penggunaan aplikasi Canva. Padahal, aplikasi Canva memiliki berbagai fitur yang dapat menunjang kreativitas dan meningkatkan minat belajar siswa. Kurangnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis Canva menyebabkan proses pembelajaran Aqidah Akhlak menjadi kurang interaktif dan kurang menarik bagi siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan efektif dengan menggunakan aplikasi Canva agar siswa lebih mudah memahami materi Aqidah Akhlak secara mendalam dan menyenangkan.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. Pengembangan media menggunakan model 4D terdiri dari (1) Define (pendefenisian), (2) Design (perancangan), (3) Develop (penegmbangan), (4) Disseminate (penyebaran). Uji produk yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas dengan menggunakan rumus statistik Aiken‟s V, uji praktikalitas dengan menggunakan moment kappa dan uji efektivitas dengan menggunakan rumus statistik Richard R. Hake (G-Score). Berdasarkan hasil penelitian, penulis berhasil merancang sebuah media pembelajaran Aqidah Akhlak berbasis Strategi Pembelajaran Kooperatif menggunakan Canva. Media ini digunakan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak . Hasil uji produk yang penulis lakukan memperoleh uji validitas dari 3 orang validator diperoleh nilai 0,95 dengan kategori valid, uji praktikalitas dari 2 orang guru Aqidah dan 5 siswa diperoleh nilai 0,90 dengan kategori sangat tinggi, dan uji efektivitas dari 19 orang siswa diperoleh nilai 0,86 dengan kategori efektivitas tinggi. Dengan demikian, media ini di nyatakan layak dan dapat digunakan oleh peserta didik sebagai media pembelajaran di MTI Tarusan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Lainah, Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Problem Based Learning pada Pembelajaran Aqidah Akhlak MAN 1 Kota Padang Panjang, Disertasi tahun 2024 Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan bahan ajar berbasisn kurikulum merdeka. Salah program merdeka belajar adalah digitalisasi bahan ajar dengan model pembeljaran berbasis problem based learning. Peneliti menemukan problematika kesulitan guru dalam merumjuskan bahan ajar PBL sekaligus kesulitan untuk membuat bahan ajar digital. yang mengedepankan kemudahan dalam mengakses materi pembelajaran. Pengembangan bahan ajar berbasis PBL membutuhkan analisa guru terhadap sumber masalah yang relevan dengan materi Aqidah Akhlak. Sedangkan digitalisasi merupakan sebuah skill baru dalam dunia pendidikan. Pengembangan bahan ajar yang dilakukan pada lokasi penelitian juga belum optimal karena beluym memenuhi kebutuhan pada ranah advanced material curriculum yang terdiri dari bahan ajar prosedural, factual, konseptual dan meta kognisi. Metode penelitian ini adalah riset dan pengembangan menggunakan pendekatan Cased Based Reasoning melalui tahapan FOSA sebagaimana dikemukakan oleh Lee J.L., dan Jang S. Penelitian berlokasi di MAN 1 Padang panjang. Populasi terdiri dari 12 guru PAI dan 120 siswa kelas X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media digital pembelajaran Aqidah Akhlak berbasis PBL menggunakan Articulatye Story Line 3 dikembangkan dengan memperhatikan kebutuhan kurikulum merdeka. Berdasarkan hasil uji validitas maka diperoleh nilai validasi dari pakar sebesar 93%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media ini valid. Berdasarkan hasil uji praktikalitas didapatkan hasil uji sebesar 89,5% oleh guru sehingga disimpulkan bahwa media ini praktis. Media juga memiliki efektifitas yang baik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X dengan hasil efektifitas sebesar 88% dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hafiz, Muhammad Farhan, 2025. Analisis Materi Pembelajaran Pendidikan
Agama Islam Dalam Mengatasi Fenomena Bullying di SMA Muchtar
Islamic School Payakumbuh. Program Studi Pendidikan Agama Islam,
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M.
Djamil Djambek Bukittinggi.
Bullying adalah masalah serius yang sering terjadi di sekolah, termasuk di
SMA Muchtar Islamic School Payakumbuh. Masalah ini berdampak pada
psikologis siswa, merusak hubungan sosial, dan mengganggu lingkungan belajar.
Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai
moral dan agama. Pendidikan Agama Islam, khususnya materi Aqidah Akhlak,
berperan penting dalam membentuk karakter siswa untuk mencegah bullying.
Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan materi Aqidah Akhlak dalam
pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk mengatasi fenomena bullying di
sekolah tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk
memberikan gambaran mendalam tentang penerapan materi Aqidah Akhlak dalam
mengatasi bullying. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru,
siswa, dan orang tua, observasi aktivitas pembelajaran, serta analisis dokumen
terkait. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan langkah reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui
triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keakuratan temuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan materi Aqidah Akhlak
dalam pembelajaran PAI di SMA Muchtar Islamic School memiliki relevansi yang
signifikan dalam mengatasi bullying. Materi tersebut membantu siswa memahami
pentingnya nilai-nilai moral seperti ihsan dan ukhuwah Islamiyah, serta mendorong
pembiasaan perilaku baik melalui strategi pembelajaran berbasis nilai, qashash
Qur’aniyah, dan praktik nyata. Kendala seperti kurangnya keterlibatan siswa dan
masalah kedisiplinan dapat diatasi melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan orang
tua. Kesimpulannya, pembelajaran Aqidah Akhlak terbukti efektif sebagai model
pendidikan karakter untuk mencegah dan mengurangi bullying di sekolah.
Kata Kunci: Pendidikan Agama Islam, Aqidah Akhlak, Bullying, Pendidikan
Karakter, SMA Muchtar Islamic School.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ismy Azizah, NIM : 2120331, Judul Skripsi : Pengaruh Implementasi Pemisahan Kelas (Segregasi Gender) Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik MTsN 4 Pasaman Barat. Program Studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemui seperti masih ada peserta didik di kelas laki-laki yang tidak semangat dalam belajar sehingga ketika diberikan tugas mereka memilih untuk mencontek, beberapa peserta didik di kelas perempuan sibuk memperbaiki mudawarahnya, ada juga beberapa peserta didik yang melamun di kelas, dll. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh implementasi pemisahan kelas berdasarkan (segregasi gender) terhadap motivasi belajar dalam pembelajaran Aqidah Akhlak pada peserta didik kelas VIII MTsN 4 Pasaman Barat dan untuk mengetahui faktor-faktor tertentu yang mempengaruhi hubungan antara pemisahan kelas berdasarkan (segregasi gender) dan motivasi belajar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek yang menjadi populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII MTsN 4 Pasaman Barat berjumlah 347 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah kuesioner (angket) dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov, uji Linearitas dengan uji Statistic. Kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis dengan uji r person product moment, regresi linear sederhana, uji t serta uji determinasi untuk mengetahui besarnya pengaruh. Hasil analisis koefisien dari Uji t Hasil didapatkan Thitung sebesar 6,912 dan Ttabel sebesar 1,664 dan nilai signifikansi pemisahan kelas (segregasi gender) 0,0000,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,386, Dengan demikian pengaruh pemisahan kelas (segregasi gender) terhadap motivasi belajar peserta didik sebesar 38,6%. Dengan demikian pemisahan kelas (segregasi gender) memberikan pengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Aqidah Akhlak pada peserta didik kelas VIII MTsN 4 Pasaman Barat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Analisis Ketepatan Penggunaan Strategi Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Pembelajaran Aqidah Akhlak Di MTsN Pasaman” Latar belakang penelitian ini adalah pada saat sekarang ini, sebagian guru mengajar dengan menggunakan metode mengajar tradisional. Cara mengajar tersebut bersifat otoriter dan berpusat pada guru sedangkan peserta didik hanya dijadikan sebagai objek bukan subjek. Guru memberikan ceramah kepada siswa sementara siswa hanya mendengarkan, hal tersebut membuat peserta didik menjadi jenuh sehingga sulit menerima dan memahami materi-materi yang diberikan guru. Oleh karena itu, seorang guru harus bisa mengolah suatu kegiatan pembelajaran serta terampil dalam menyampaikan materi pembelajaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif, jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian desktiptif. Pada jenis penelitian deskriptif, data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar dan bahkan angka-angka. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu bersumber dari dokumen yang biasa disebut dengan dokumentasi. Dan teknik pengolahan datanya yaitu: 1) Pemeriksaan data, 2) Klasifikasi, 3) Reduksi data, 4) kesimpulan. Dari penelitian yang telah penulis lakukan maka penulis dapat menyampaikan bahwa menurut analisis yang telah penulis lakukan terhadap penggunaan strategi pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing pada mata pelajaran Aqidah Akhlak materi Sifat-sifat Allah dan pembagiannya, Pertama ditinjau dari komponen-komponen RPP penggunaan model pembelajaran snowball throwing cukup tepat, Kedua, Langkah-langkah pembelajaran snowball throwing cocok digunakan pada mata pelajaran Aqidah akhlak dan Ketiga Evaluasi yang digunakan sesuai dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Keyword : Strategi Pembelajaran Kooperatif, Snowball Throwing, Aqidah Akhlak
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini yang berjudul “Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Kelas VIII Di MTsS YATI Kamang Mudik,” yang ditulis oleh Mery Selva Erda NIM 2116058, Program Satuan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi Dimana awalnya virus corona covid-19 sedang melanda dunia pada saat ini, tak terkecuali Indonesia, virus corona covid-19 turut serta mempengaruhi dunia pendidikan dimana proses belajar mengajar yang biasanya dilakukan secara tatap muka diruang kelas akibat pendemi virus corona covid 19 proses belajar mengajar harus dilakukan melalui pembelajaran jarak jauh, hal ini lakukan untuk mendukung pemerintah dalam menekan laju penyebaran virus corona, sesuai dengan kebijakan pemerintah, Presiden Jokowi menyampaikan kebijakan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah harus benar-benar efektif dilakukan, proses Belajar dari Rumah dilakukan melalui pembelajaran daring atau jarak jauh dengan pemanfaatan teknologi informasi. Oleh karena itu penulis tertarik untuk meneliti bagaimana pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran aqidah akhlak di MTsS YATI Kamang Mudik. Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian deskriptif kualtatif field research yaitu penelitian yang mencoba menggambarkan, menerapkan dan menafsirkan suatu fenomena yang terjadi sesuai dengan data yang sesuai di lapangan. Dengan informan kunci yaitu guru dan siswa sebagai informan pendukung. Untuk mengumpulkan data penulis lakukan dengan, wawancara dan dokumentasi, setelah data tekumpul maka dilakuakan analisis data. Selanjutnya dilakukan teknik penjamin keabsahan dengan cara tringulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring pada mata pelajaran aqidah akhlak terlaksana sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah dibuat seperti adanya kegiatan pendahuluan (salam, do’a dan mencek kehadiran siswa serta apersepsi) kegiatan inti (menjelaskan materi pembelajaran) dan penutup (tanya jawab, menyimpulkan materi, melakukan refleksi, berdo’a dan memberi salam). Dalam pelaksanaan pembelajaran daring ada terdapat beberapa kendala seperti jaringan internet, kuota, dan keadaan lingkungan yang tidak memungkinkan dilaksanakan pembelajaran daring sehingga pembelajaran yang diberikan tidak semua tersampaikan kepada siswa. Namun walaupun begitu pembelajaran daring ini juga ada manfaatnya seperti siswa lebih mandiri dalam belajar dan mencari sendiri ilmu pengetahuan yang dipelajari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya kementerian pendidikan dan kebudayaan melalui direktorat jenderal guru dan tenaga kependidikan (Ditjen GTK) dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas khususnya pada mata pelajaran akidah akhlak, guru aqidah akhlak telah menerapkan model pembelajaran problem based learning (PBL) atau model pembelajaran berbasis masalah merupakan model pembelajaran yang berfokus kepada peserta didik atau student centre, namun kondisi factual masih menggunakan model konvensional, karena model tersebut paling mudah digunakan dalam penyampaian materi, oleh karena itu walaupun sudah diamanatkan oleh kepala madrasah untuk menerapkan higher order thinking skill (HOTS) dengan model pembelajaran yang variatif tetapi guru masih terpengaruh oleh model konvensional. Pembelajaran yang menggunakan model pembelajaran yang belum dilakukan dengan baik menyebabkan siswa belum mampu mengembangkan kemampuan spiritual, social, pengetahuan dan keterampilan. Selain itu guru sebagai pemberi informasi cenderung mendominasi kegiatan pembelajaran di kelas sehingga tidak terjadi hubungan timbal balik antara guru dan siswa yang berimplikasi terhadap kualitas pembelajaran dalam proses pembelajaran. Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang termasuk kategori penelitian lapangan (field research). dilihat secara kualitatif dari data input, proses, output. Penelitian ini dilakukan di MTsN 1 Lima Puluh Kota. dari bulan Februari sampai Juni 2020. Cara pengumpulan data diperoleh dengan wawancara mendalam pada 5 orang informan, dan focus group discussion terhadap 30 orang siswa. Sedangkan validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan higher order thinking skill (HOTS) dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) khususnya pada mata pelajaran aqidah akhlak masih belum sesuai dengan harapan ataupun ketentuan yang diberikan oleh pemerintah pusat. dilihat dari segi input (dana, SDM, sarana) yang ada di MTsN 1 Lima Puluh Kota secara umum telah ada dan tersedia namun belum memenuhi kebutuhan di lapangan, dari segi proses pelaksanaan hanya berdasarkan KTSP dan buku pedoman pelaksanaan program, anggaran program yang masih minim. Dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terkendala dana sarana dan waktu sehingga optimalisasi kegiatan yang di harapkan sesuai petunjuk yang di berikan oleh pemerintah belum sampai pada tujuannya. Sedangkan dalam output perangkat pembelajaran telah tersedia dan nilai peserta didik sebagian besar rata rata nilai diatas KKM madrasah. Berdasarkan hasil penelitian disarankan MTsN 1 Lima Puluh Kota agar dapat memfasilitasi sarana dan prasarana madrasah, melakukan sosialisi tentang model pembelajaran kepada siswa. Serta peningkatan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, sehingga target pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nama Zulni Ulfa, NIM 2115062, skripsi “Pelaksanaan Pembelajaran Aqidah Akhlak Di MAN 2 Kota Padang Panjang”. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Negeri Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang kurang memahami materi pelajaran aqidah akhlak. Pada saat pelaksanaan pembelajaran aqidah akhlak beberapa siswa ada yang kurang fokus seperti masih ada yang tidur, siswa yang suka bercerita dengan teman sebangkunya dan kurang aktif dalam pembelajaran aqidah akhlak. Keadaan pembelajaran seperti ini sangat berdampak pada pemahaman siswa terhadap materi pelajaran aqidah akhlak. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang ditemukan, maka rumusan masalah ini adalah bagaimana pelaksanaan pembelajaran aqidah akhlak di MAN 2 Kota Padang Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) yang bersifat deskriptif kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku orang yang dicermati. Sumber data dari penelitian ini adalah guru bidang studi aqidah akhlak, dan yang menjadi informan pendukungnya adalah waka kurikulum dan beberapa siswa kelas X IPA2 MAN 2 Kota Padang Panjang, teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, teknik analisa data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan verifikasi data ( penarikan kesimpulan). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Pada proses pembelajaran, guru aqidah akhlak menayangkan video untuk mengawali pembelajaran yang kemudian dilanjutkan dengan menampilkan powerpoint yang berisi materi-materi yang akan ditayangkan. Guru terlalu lama mempersiapkan video yang akan ditayangkan sehingga waktu pembelajaran banyak terbuang, video yang ditayangkan hanya berdurasi 3 menit dan siswa tidak bisa memahami isi dari video yang ditayangkan, powerpoint yang ditampilkan belum bisa menyampaikan isi materi pelajaran kepada siswa, karena beberapa siswa tidak dapat melihat jelas isi dari powerpoint tersebut. Dan tidak terkontrolnya kelas saat guru menerangkan pelajaran serta hasil pembelajaran aqidah akhlak yang tidak mencapai KKM sebanyak 55%. Keadaan pembelajaran seperti ini sangat berdampak pada pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran aqidah akhlak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Resi Rahmayani. 2113.124. Judul Skripsi “Pelaksanaan Pembelajaran Aqidah Akhlak di Kelas VIII MTs S Tantaman Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam Tahun 2017.” Jurusan Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. 2017/2018 Latar belakang penulis mengangkat judul ini adalah karena dalam pelaksanaan pembelajaran aqidah akhlak, banyak siswa yang tidak memperhatikan materi yang dijelaskan oleh guru, serta kurangnya konsentrasi siswa terhadap materi yang disampaikan dan juga kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran tersebut. Selain itu guru yang memegang mata pelajaran aqidah kahlak memiliki tamatan kependidikan pada jurusan Matematika bukan tamatan PAI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran aqidah akhlak berdasarkan metode dan media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah guru mata pelajaran aqidah akhlak yang telah melaksanakan semua proses belajar mengajar yang dilakukan kepada peserta didik. Pemilihan informan dengan menggunakan teknik Snowbal sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data adalah dengan analisa deskriptif kualitatif dan teknik menguji keabsahan data dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan proses pembelajaran aqidah akhlak yang berlangsung pada sekolah tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya, serta tidak sesuai dengan tujuan yang diharapkan hal ini dapat dilihat dari selama proses pembelajaran aqidah akhlak berlangsung guru lebih sering menggunakan metode ceramah dibandingkan dengan metode lainnya dengan alasan metode ceramah lebih mudah digunakan dan lebih menghemat waktu. Sedangkan penggunaan metode lainnya seperti metode tanya jawab, diskusi, kerja kelompok, latihan, serta pemberian tugas jarang digunakan karena metode tersebut membutuhkan banyak waktu serta tidak bisa menuntaskan satu bab mata pelajaran dengan cepat. Selain itu selama proses pembelajaran aqidah akhlak berlangsung, media yang digunakan hanya papan tulis dan buku cetak siswa, hal ini disebabkan karena kurangnya media untuk menunjang pembelajaran agar lebih menyenangkan dan tidak tereksan kaku. Hal inilah yang menimbulkan kebosanan pada masing-masing diri siswa sehingga selama pembelajaran berlangsung kurangnya perhatian dan semangat siswa untuk mengikuti pembelajaran aqidah akhlak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fajrul Hudaya, NIM 2113.206 “Pengaruh Kemampuan Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Perkembangan Sikap Siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gunung Padangpanjang”. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi 2017. Penelitian ini dilatar belakangi oleh penurunan akhlak yang terjadi pada siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gunung Padangpanjang, ini terbukti dengan masih dijumpai masih dijumpai siswa yang suka membolos, suka berbohong, sering berkelahi, suka berkata-kata kotor, tidak menghormati guru-guru, serta kurangya tata krama dan sopan santun. Pembelajaran Aqidah Akhlak mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap sikap keseharian peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh hasil belajar mata pelajaran Aqidah Akhlak terhadap perkembangan sikap siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangpanjang. Hipotesis penelitian ini adalah Terdapat pengaruh hasil belajar mata pelajaran aqidah akhlak terhadap perkembangan sikap siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangpanjang dan Tidak terdapat pengaruh hasil belajar mata pelajaran aqidah akhlak terhadap perkembangan sikap siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Padangpanjang. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Analisis. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI jurusan Agama di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gunung Padangpanjang sebanyak 33 orang siswa, Sampel yang digunakan adalah keseluruhan populasi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode anget dan dokumentasi. metode digunakan untuk mengumpulkan data tentang sikap siswa. Pengujian hipotesis dengan menggunakan korelasi produk moment, uji signifikansi dengan menggunakan Uji t dan diteruskan dengan menghitung koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan Tidak terdapat pengaruh antara kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak terhadap perkembangan sikap siswa kelas XI di Madrasah Aliyah Negeri 2 Gunung Padangpanjang, Hal ini dibuktikan dari hasil Uji t, yang memperoleh thitung sebesar 0,916 selanjutnya dibandingkan dengan ttabel sebesar 1,696. Hal ini menunjukkan bahwa thitung lebih kecil daripada ttabel (0,9161,696) . Hal ini berarti Hipotesis yang menyatakan “Terdapat pengaruh kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak terhadap perkembangan sikap siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Gunungpanjang” ditolak dan, hipotesis yang menyatakan “Tidak terdapat pengaruh kemampuan kognitif siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak terhadap perkembangan sikap siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Gunungpanjang” diterima.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Soft Skill Peserta Didik dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak di Kelas X MAS Terpadu Guguak Randah disusun oleh Muhammad Arif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi, Jurusan Pendidikan Agama Islam. Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah : (1) . Bertutur kata yang tidak sopan kepada masyarakat lingkungan sekolah, (2). Susah diatur dalam hal kedisplinan, (3). Kurang menghormati guru yang tidak mereka ketahui (4). Suka memilih-milih teman (5). Masih ada peserta didik yang kurang menghargai pendapat temannya jika sedang berdiskusi. Tujuan yang ingin dicapai adalah : (1). Mendeskripsikan bentuk intrapersonal skill peserta didik dalam mata pelajaran aqidah akhlak di kelas X MAS Terpadu Guguak Randah, (2). Mendeskripsikan bentuk interpersonal skill peserta didik dalam mata pelajaran aqidah akhlak di kelas X MAS Terpadu Guguak Randah, (3). Mendeskripsikan kegiatan-kegiatan penunjang dalam pembelajaran intrapersonal-interpersonal skill peserta didik dalam pembelajaran aqidah akhlak di kelas X MAS Terpadu Guguak Randah, (4). Mendeskripsikan Soft Skill peserta didik kelas X setelah mengikuti proses pembelaran aqidah akhlak di kelas X MAS Terpadu Guguak Randah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu metode yang digunakan untuk menggambarkan apa adanya. Sumber data adalah guru mata pelajaran Aqidah Akhlak, peserta didik kelas X MAS Terpadu Guguak Randah, Kepala Madrasah, dan Guru BK MAS Terpadu Guguak Randah, Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Dalam analisis data seluruh data yang terkumpul dianalisis deskriptif dan komprehensif. Data yang terkumpul direduksi selanjutnya didisplaykan dan menarik kesimpulan dari verifikasi data. Hasil dari penelitian ini berupa monografi MAS Terpadu Guguak Randah.(1). Bentuk intrapersonal skill yang dilakukan guru aqidah akhlak adalah membuka pelajaran dengan membaca do’a, melakukan cek kehadiran peserta didik, memberikan sangsi yang mendidik, menekankan kejujuran kepada peserta didik, memberikan pesan - pesan moral, memberikan teguran yang tidak menjatuhkan peserta didik (2). Bentuk interpersonal skill yang dilakukan guru aqidah akhlak adalah dengan menerapkan pembelajaran aktif, memberikan tugas secara berkelompok, menerapkan lingkungan interpersonal yang positif. (3). Kegiatan-kegiatan penunjang dalam intrapersonal dan interpersonal skill adalah berkoordinasi dengan guru bidang studi yang lain, bekerjasama dengan orang tua, memberikan nasehat - nasehat kepada peserta didik. (4). Soft skill peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran aqidah akhlak adalah dalam kemampuan intrapersonal skill peserta didik kelas X masih belum bagus, sebab peserta didik kelas X belum bisa mengatur dirinya sendiri, masih kurang disiplin, dan malu untuk tampil dihadapan orang banyak. Namun dalam kemampuan interpersonal skill, peserta didik kelas X sudah cukup bagus.