Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Problem Based Learning (PBL)
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI SMAN 1 PANTI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Titi Fadilah, NIM 2522187. Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti. Proses pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan siswa kurang aktif, kurang termotivasi, dan kurang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti Semester Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (Quasi Experimental Design) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 120 siswa kelas XI SMAN 1 Panti. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling, sehingga diperoleh kelas XI F4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI F5 sebagai kelas kontrol dengan jumlah masing-masing 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah memenuhi uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis dengan Independent Sample t-test menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Independent Sample t-test yang memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Panti.

12 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN EDUCAPLAY BERNUANSA PROBLEM BASED-LEARNING PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI SMP N 2 AMPEK ANGKEK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas nama Reza Awalia, 2522292, “Dengan judul Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Menggunakan Educaplay Bernuansa Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran Informatika Di SMP N 2 Ampek Angkek”. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer, Fakultas Tarbiah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penggunaan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran Informatika di SMP Negeri 2 Ampek Angkek, sehingga proses pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru dan peserta didik kurang aktif dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif menggunakan Educaplay bernuansa Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Informatika kelas VII SMP Negeri 2 Ampek Angkek yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 4 validator ahli, 1 guru Informatika, dan 25 peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Ampek Angkek. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi, angket praktikalitas, dan angket efektivitas. Data validitas dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, data praktikalitas menggunakan moment kappa, dan data efektivitas menggunakan gain score menurut Richard R. Hake. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif menggunakan Educaplay bernuansa Problem Based Learning (PBL) memperoleh nilai validitas rata-rata sebesar 0,93 dengan kategori valid, nilai praktikalitas sebesar 0,88 dengan kategori sangat tinggi, dan nilai efektivitas sebesar 0,79 dengan kategori tinggi. Selain itu, rata-rata hasil belajar peserta didik meningkat dari 54,26 sebelum menggunakan media menjadi 90,53 setelah menggunakan media. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif menggunakan Educaplay bernuansa Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Informatika kelas VII SMP Negeri 2 Ampek Angkek dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS VIII MTsN 2 BUKITTINGGI TAHUN PELAJARAN 2024/2025

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Berdasarkan pada pengamatan yang telah penulis lakukan di kelas VIII, ada beberapa permasalahan yang didapatkan. Masalah pertama dapat dilihat dari aktivitas siswa seperti berbicara dengan teman sebangku saat guru menjelaskan, makan-makan dan pada saat guru masuk kelas ada sebagian siswa yang masih berada diluar. Saat proses belajar mengajar berlangsung masih berpusat pada guru (teacher oriented) sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran, hal ini dapat membuat hasil belajar siswa menjadi turun. Peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan model PBL dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis Penelitian adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar matematika siswa diperoleh persentase 61,83% termasuk kedalam kategori aktif dan hasil analisis tes akhir dihitung dengan menggunakan uji-t, diperoleh hasil thitung = 4,017 dan ttabel = 1,67, menggunakan aplikasi Minitab diperoleh P-value = 0,623 karena thitung > ttabel dan P-value berarti H0 ditolak pada taraf nyata = 0,05. Dengan demikian, hasil belajar matematika siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025.

10 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMKN 3 PAYAKUMBUH

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YENNITA (2421012): “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMKN 3 Payakumbuh” Jurusan Pendidikan Matematika UIN Sjech M.Dajmil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika siswa di kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Hal ini terlihat dari hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti memberi solusi dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika. Penelitian itu bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Leraning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas X jurusan Busana di SMKN 3 Payakumbuh. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X Busana 4. Pada kelas sampel diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran matematika. Data penelitian diperoleh dari angket motivasi belajar matematika siswa yang diberikan pada saat pretest dan posttest. Berdasarkan penelitian pada kelas sampel diperoleh data berdistribusi normal dan homogen. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji paired sample t-test dengan hasil diperoleh t_hitung = 15,984972 dan pada taraf signifikan α = 0,05 diperoleh t_tabel = 2,03224 sehingga t_hitung > t_tabel. Arinya H_0 ditolak yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata motivasi belajar matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X SMKN 3 Payakumbuh. Kata kunci: Pengaruh, Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Motivasi Belajar Matematika Siswa.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perancangan Media Augmented Reality (AR) Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMAN 1 Sijunjung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi atas nama Zahra Salsabila 2521152, dengan judul“Perancangan Media Augmented Reality (AR) Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Pada Mata Pelajaran Sejarah Di SMAN 1 Sijunjung” Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya permasalahan di SMAN 1 Sijunjung. Belum menggunakan media pembelajaran yang interaktif hanya mengandalkan sumber belajar buku cetak dan juga didalam kelas tidak ada nya penggunaan model pembelajaran yang tepat sehingga siswa hanya mendengarkan mendengarkan guru nya dalam menjelaskan materi dan tidak ada keterlibatan antara guru dan siswa, akibatnya pembelajaran jadi monoton dan membosankan. Dan dari hasil wawancara yang dilakukan penulis maka dapat disimpulkan bahwasanya media pembelajaran belum berbasis Augmented Reality (AR). Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan merancang sebuah media Augmented Reality (AR) berbasis model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Sijunjung. Peneliti merancang aplikasi menggunakan aplikasi Assemblr Studio.Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D). Dengan model pengembangan Hannafi and Peck yang terdiri dari 3 tahapan, tahapan pertama Need Assessment (Fase Analisis Keperluan), yang kedua Design (Fase Desain), dan yang ketiga Develop/Implement (Fase Pengembangan dan Implementasi). Dalam model ini, setiap langkah dievaluasi dan diulang. Untuk menilai media yang dihasilkan ada tiga pengujian yang dilakukan yaitu uji validitas dengan menggunakan rumus statistik Aiken’s V, uji praktikalitas dengan menggunakan moment kappa, dan uji efektivitas dengan menggunakan rumus statistik Richard R.Hake (G-Score). Berdasarkan hasil penelitian yang dibuat, penulis berhasil merancang media Augmented Reality (AR) berbasis model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Sijunjung. Dengan hasil uji validitas yang dilakukan oleh 3 orang ahli diperoleh nilai 0,88 dengan kriteria valid. Penilaian praktikalitas dilakukan oleh 3 orang guru mata pelajaran sejarah diperoleh nilai 0,93 dengan kriteria sangat tinggi. Uji efektifitas dilakukan oleh 35 peserta didik diperoleh nilai 0,82 dengan kriteria efektifitas tinggi.

7 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEAKTIFAN SISWA BELAJAR AL-QUR’AN HADIST DI KELAS VIII MTsN 2 LIMA PULUH KOTA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Keaktifan Siswa Belajar Al-Qur’an Hadist Di Kelas VIII MTsN 2 Lima Puluh Kota,” yang disusun oleh Jenius Adinda Marsa dengan NIM 2121.079, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang ditemukan di kelas VIII MTsN 2 Lima Puluh Kota pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist, yaitu: keaktifan belajar siswa masih kurang, motivasi belajar siswa rendah, kurangnya fokus saat mengikuti pembelajaran, serta partisipasi siswa yang minim dalam proses pembelajaran. Banyak siswa yang tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru, baik tugas individu maupun kelompok. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen yang dilaksanakan di MTsN 2 Lima Puluh Kota. Sampel penelitian berjumlah 47 siswa, terdiri dari 19 siswa di kelas eksperimen dan 28 siswa di kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan data penelitian, diperoleh hasil uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dengan signifikansi 0,019. Diketahui bahwa sig (2-tailed) = 0,019 0,05, maka 𝐻𝑜 ditolak dan 𝐻𝑎 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap keaktifan siswa belajar Al-Qur’an Hadist di kelas VIII MTsN 2 Lima Puluh Kota

11 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ArticleOpen Access1 berkas tersedia

Kemandirian Belajar Matematika Siswa Melalui Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas VII SMP Negeri 3 Pulau Punjung

2023•Artikel Penelitian dan Pengabdian

The purpose of this study was to find out whether the Problem Based Learning (PBL) approach increases student independence in learning mathematics. This type of research is pre-experimental or Static Group Comparison methodology. The study population is all grade VII students enrolled in SMP Negeri 3 Pulau Punjung, Dharmasraya Regency for the 2022–2023 school year. The technique used is random sampling. The research sample came from grade VII. 1 students who were used as an experimental class with a total of 22 students, and VII. 4 which was used as a control class with a total of 20 students. The results of the questionnaire analysis of students' independence in mathematics learning were obtained tcalculate= 5.042 and ttabel= 1.68. because if t count> t table then H0 is rejected. Therefore, it can be concluded that there are differences in student learning independence in the problem-base learning model compared to conventional learning.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS VIII MTSM 10 AGAM TAHUN PELAJARAN 2023/2024.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dipicu oleh rendahnya motivasi dan prestasi belajar matematika di MTsN 10 Agam. Sebagai solusi, peneliti melakukan sebuah eksperimen dengan menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk mengidentifikasi dampaknya terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII di MTsN 10 Agam pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian yang saya lakukan merupakan penelitian eksperimen, khususnya penelitian pra-eksperimen. Tujuan dari penelitian eksperimen ini adalah membandingkan efek dari dua perlakuan yang berbeda atau tanpa perlakuan sama sekali. Dua kelompok dibentuk untuk perbandingan, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Comparison Design. Sampel dipilih dari populasi seluruh siswa kelas VIII di MTsN 10 Agam. Kelas eksperimen menerima model pembelajaran Problem Based Learning, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan langkah-langkah yang mencakup perhitungan rata-rata dan simpangan baku, uji normalitas menggunakan uji Lilie Fors, uji normalitas populasi dengan bantuan Software Minitab, dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlett. Hasil penelitian menunjukan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat motivasi belajar matematika siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan Problem Based Learning mencapai 71,83% tergolong pada tinggi. Kemudian, (2) hasil belajar matematik siswa yang menggunakan model Problem Based Learning diolah dengan uji-t diperoleh 〖t 〗_hitung=7,38 〖t 〗_tabel = 1,67 karena 〖t 〗_hitung> 〖t 〗_hitung berarti 〖H 〗_0 diolak dan 〖H 〗_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikutipembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 1O AGAM Tahun Pelajaran 2023/2024.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

DEVELOPING PROBLEM BASED LEARNING MODULE BASED ON “KURIKULUM MERDEKA” FOR SEVENTH GRADE STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL 3 KECAMATAN KAPUR IX

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Problem-based learning (PBL) is an educational method that encourages students to explore real world problems and develop solutions as a means of developing knowledge and skills. PBL is a type of learning where problems and students both individually and in groups need to work on these problems. First, based on observations of the books used during English lessons, the books used were old. Second, students' problem solving ability is low. Third, it was found that they needed learning aids in the form of modules. This study aims to develop a PBL-based English learning module with the research population being all class VII students of SMPN 3 Kapur IX. This type of research is Research and Development (R&D). In this study, the researcher chose to adopt the ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) version of the R&D procedure. The results of the practicality test mean an average value of 94.67% which indicates that the PBL-based module is in the very practical category. The results of the normality test showed that the Kolmogorov-Smirnov scores for the Pre-Test and Post-Test categories respectively showed values of 0.145 and 0.177, with significant alpha values of 0.200 and 0.050. All Kolmogorov-Smirnov alpha significance values exceeded an alpha value of 0.05. This shows that the data from both classes are normally distributed. The results of the homogeneity test obtained a Levene score of 3.456 with a significance value of 0.069. This score exceeds the alpha value of 0.05.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEMANDIRIAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PRBOLEM BASED LEARNING (PBL) DI KELAS VII SMP N 3 PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN PELAJARAN 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dini Novita (2419049) : “Kemandirian Belajar Matematika Siswa Melalui Model Problem Based Learning (PBL) Di Kelas VII SMP N 3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun Pelajaran 2022/2023”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VII SMPN 3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya berdasarkan observasi dan wawancara yang telah dilakukan, yaitu kurangnya keinginan siswa untuk belajar matematika, pembelajaran yang masih berpusat pada guru, rendahnya kemandirian siswa dalam belajar matematika. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah kemandirian belajar matematika siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada kemandirian belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMP N 3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun Pelajaran 2022/2023?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemandirian belajar matematika siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada kemandirian belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensonal di kelas VII SMP N 3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun Pelajaran 2022/2023. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Kemandirian belajar matematika siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada kemandirian belajar matematika siswa menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VII SMP N 3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penleitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP N3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun Pelajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan Kelas VII.4 sebagai kelas kontrol, data kemandirian belajar matematika siswa diperoleh dari angket kemandirian belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil anlisis data angket kemandirian belajar matematika siswa dihitung menggunakan uji-t, diperoleh t_hitung = 5.042 dan t_tabel= 1.68. Karena t_hitung> t_tabel berarti ditolak H_0 pada taraf α = 0.05, serta dengan menggunakan sofware SPSS diperoleh nilai signifikan sebesar 0.000 yang artinya nilai signifikan dari 0.05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa “Kemandirian belajar matematika siswa melalui model Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada kemandirian belajar matematika siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VII SMP N 3 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Tahun Pelajaran 2022/2023” Kata Kunci : Kemandirian belajar matematika siswa, Model Problem Based Learning (PBL).

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Teknik Jaringan Berbasis Luas (TJBL) Di Kelas XI SMK N 1 Rao Selatan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Sri Wahyuni Siagian, NIM : 2518044, Judul Skripsi : Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Teknik Jaringan Berbasis Luas (TJBL) Di Kelas XI SMK N 1 Rao Selatan. Penelitian ini dilatar belakangi bahwa proses pembelajaran Teknologi Jaringan Berbasis Luas masih cenderung pasif, kurangnya motivasi, minat belajar siswa, pola pikir siswa yang kurang terbuka saat proses belajar, kurangnya reflekif, siswa kurang kritis dalam proses belajar, sementara masalah yang dikemukakan pada saat pembelajaran dimulai adalah masalah yang sering ditemui dikehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Teknik Jaringan Berbasis Luas (TJBL) di kelas XI SMK N 1 Rao Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis Quasi Eksperimental Design, subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI TKJ 1 dan XI TKJ 2 di SMK N 1 Rao Selatan dengan jumlah Sampel 64 peserta didik. Sampel penelitian yaitu kelas XI TKJ 1 sebagai kelas eksperimen dengan model pembelajaran Problem Based Learning, kelas XI TKJ 2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode konvensional . Teknik analisis data menggunakan Uji Normalitas dengan rumus Kolmogrov Smirnov, dan Uji Homogenitas dengan Uji Fisher dilanjutkan dengan Uji Hipotesis dengan Uji-t Independent. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh hasil hipotesis Uji-t diperoleh Thitung = 1,999623567 dan Ttabel = 1,151812254, maka Thitung > Ttabel sehingga H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar pada mata pelajaran teknik jaringan berbasis luas (TJBL) di kelas XI SMK N1 Rao Selatan.

7 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATA PELAJARAN KOMPUTER DAN JARINGAN DASAR DI SMKN 4 PAYAKUMBUH

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK YULIANTIKA. 2514059. “Pengaruh Strategi Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Dengan Pendekatan Scientific Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Komputer Dan Jaringan Dasar di Kelas X SMK Negeri 4 Payakumbuh”. Jurusan Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. IAIN Bukittinggi 2018. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara yang telah peneliti lakukan di SMKN 4 Payakumbuh, dimana guru masih menggunakan pembelajaran konvensional mengakibatkan rendahnya hasil belajar. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada UH semester 2 masih banyak yang berada dibawah KKM yaitu 75, selain itu guru diharapkan mampu menciptakan kondisi belajar yang kondusif serta pemilihan strategi pembelajaran yang cocok dengan materi pembelajaran. Keberhasilan belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, salah satu faktor inovatif pembelajaran yang tepat yaitu penggunaan strategi pembelajaran. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah penerapan strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Scientific. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Scientific terhadap hasil belajar siswa di kelas X SMK Negeri 4 Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah Pra experimental dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi penelitian ini adalah sebagian siswa kelas X SMK Negeri 4 Payakumbuh dengan jumlah siswa 133 siswa. Sampel penelitian dipilih 2 kelas dengan teknik simple random sampling kelas XRPL1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MM2 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh melalui tes hasil belajar, berdasarkan ranah kognitif, ranah afektif, dan ranah psikomotor. kemudian data tersebut di analisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian diperoleh ranah kognitif, ranah afektif dan ranah psikomotor, untuk kelas eksperimen adalah berturut-turut memiliki nilai 83,59, kepribadian baik, 84,394. Sedangkan untuk kelas kontrol berturut-turut 81,882, berkelakuan baik, 81,765. Hasil uji t ranah kognitif diperoleh thitung yaitu 3,7479. Bila dibandingkan dengan ttabel yaitu 1,669 maka thitung > ttabel adalah 3,7479 > 1,669 dan ranah psikomotor diperoleh thitung yaitu 1,709366 dengan ttabel yaitu 1,6669 maka thitung > ttabel adalah yaitu 1,709366 > 1,669. Dengan demikian, hipotesis yang dikemukakan dapat diterima dengan taraf nyata 0,05 dimana H0 ditolak H1 di terima. Hipotesis yang di uji dapat disimpulkan sebagai berikut: “Hasil belajar komputer dan jaringan dasar siswa yang mengikuti pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan scientific lebih baik daripada hasil belajar komputer dan jaringan dasar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional”. Keyword : Strategi Problem based learning (PBL), pendekatan Scientific, hasil belajar.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail