Abstrak
Penelitian ini dipicu oleh rendahnya motivasi dan prestasi belajar matematika di MTsN 10 Agam. Sebagai solusi, peneliti melakukan sebuah eksperimen dengan menerapkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk mengidentifikasi dampaknya terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII di MTsN 10 Agam pada tahun ajaran 2023/2024. Penelitian yang saya lakukan merupakan penelitian eksperimen, khususnya penelitian pra-eksperimen. Tujuan dari penelitian eksperimen ini adalah membandingkan efek dari dua perlakuan yang berbeda atau tanpa perlakuan sama sekali. Dua kelompok dibentuk untuk perbandingan, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Comparison Design. Sampel dipilih dari populasi seluruh siswa kelas VIII di MTsN 10 Agam. Kelas eksperimen menerima model pembelajaran Problem Based Learning, sementara kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan langkah-langkah yang mencakup perhitungan rata-rata dan simpangan baku, uji normalitas menggunakan uji Lilie Fors, uji normalitas populasi dengan bantuan Software Minitab, dan uji homogenitas menggunakan uji Bartlett. Hasil penelitian menunjukan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat motivasi belajar matematika siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan Problem Based Learning mencapai 71,83% tergolong pada tinggi. Kemudian, (2) hasil belajar matematik siswa yang menggunakan model Problem Based Learning diolah dengan uji-t diperoleh 〖t 〗_hitung=7,38 〖t 〗_tabel = 1,67 karena 〖t 〗_hitung> 〖t 〗_hitung berarti 〖H 〗_0 diolak dan 〖H 〗_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikutipembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 1O AGAM Tahun Pelajaran 2023/2024.