ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 8 Bukittinggi</p>
ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
tujuan penelitian ini untuk melihat hasil belajar matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran aktif tipe <em>Hollywood Squares </em>lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP Negeri 02 Tanjung Raya </p>
ResearchOpen AccessMetadata saja
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 8 Bukittinggi</p>
ResearchOpen AccessMetadata saja
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Untuk mengetahui pengaruh kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 8 Bukittinggi</p>
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Estiwalija, NIM 2422002 yang berjudul “Pengaruh Self-Regulated Learning dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII MTs Negeri 6 Agam”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam. Hal tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya self-regulated learning dan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh self-regulated learning terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam, (2) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam, dan (3) pengaruh self-regulated learning dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional yang bersifat ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 251 siswa yang terdiri atas 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster sampling (one stage) sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 62 siswa. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi self-regulated learning terhadap hasil belajar matematika, yaitu Y = 26,0107 + 0,48469X1, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,4861 dan koefisien determinasi sebesar 23,629%. Uji signifikansi diperoleh thitung = 4,309 > ttabel = 1,671, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan self-regulated learning terhadap hasil belajar matematika. Persamaan regresi motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika, yaitu Y = 2,973 + 0,566X2, dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,5981 dan koefisien determinasi sebesar 35,772%. Uji signifikansi diperoleh thitung = 5,781 > ttabel = 1,671, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika. Persamaan regresi berganda yang diperoleh, yaitu Y = -28,8938 + 0,399737X1 + 0,505713X2, dengan koefisien korelasi (R) sebesar 0,7172 dan koefisien determinasi sebesar 51,438%. Uji signifikansi diperoleh Fhitung = 31,237 > Ftabel = 3,153, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh signifikan self-regulated learning dan motivasi belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII MTs Negeri 6 Agam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VIII SMP N 1 Suliki. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru ditemukan bahwa kemampuan berpikir divergen siswa masih rendah. Dan juga diperoleh informasi bahwa minat belajar siswa terhadap mata pelajaran matematika masih tergolong rendah dan rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 1 Suliki yang ditunjukkan dengan banyaknya siswa yang memperoleh nilai di bawah Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Adapun tujuan dilakukan penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui adakah pengaruh signifikan kemampuan berpikir divergen terhadap hasil belajar matematika siswa. 2) Mengetahui adakah pengaruh signifikan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. 3) Mengetahui adakah pengaruh signifikan kemampuan berpikir divergen dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis ex post facto menggunakan teknik korelasional, dengan populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 1 Suliki yang berjumlah 58 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari 58 orang siswa yang diambil melalui teknik Sampling Jenuh. Intrumen penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir divergen, angket minat belajar, dan dokumentasi tes hasil belajar matematika siswa.
Hasil dari penelitian ini didapatkan persamaan regresi kemampuan berpikir divergen terhadap hasil belajar matematika siswa yaitu Y=36,458+1,459X_1 dengan nilai koefisien korelasi 0,262 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan rendah dengan koefisien determinasi sebesar 6,86% serta dengan uji signifikansi t_hitung>t_tabel yaitu 2,029>2,003. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan kemampuan berpikir divergen terhadap hasil belajar matematika siswa. Persamaan regresi minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa yaitu Y=-0,570+0,525X_2 dengan nilai koefisien korelasi 0,410 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang dengan koefisien determinasi sebesar 16,81% serta dengan uji signifikansi t_hitung>t_tabel yaitu 3,364>2,003. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa. Adapun persamaan regresi berganda yang diperoleh adalah Y=-3,174+0,983X_1+0,472X_2 dengan nilai koefisien korelasi 0,445 yang menunjukkan hubungan dengan kekuatan sedang dengan koefisien determinasi sebesar 19,80% serta dengan uji signifikansi F_hitung=6,774>F_tabel=3,16. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan kemampuan berpikir divergen dan minat belajar terhadap hasil belajar matematika siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tingkat pencapaian peserta didik dalam mata pelajaran matematika berfungsi sebagai tolok ukur utama efektivitas kegiatan pembelajaran yang dipengaruhi oleh dinamika internal maupun eksternal. Evaluasi Penilaian Tengah Semester (PTS) di SMP Negeri 8 Bukittinggi menunjukkan sebagian siswa belum memenuhi nilai ambang batas, yang diduga berkaitan erat dengan dimensi psikologis internal seperti kesadaran metakognitif dan kecemasan matematika. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan ex post facto ini bertujuan menguji pengaruh kesadaran metakognitif dan kecemasan matematika, baik secara parsial maupun simultan, terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 8 Bukittinggi Tahun Ajaran 2025/2026. Sampel sebanyak 23 siswa kelas VIII.5 dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner serta tes pencapaian, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda pada IBM SPSS Statistics 27. Hasil pengujian membuktikan bahwa kesadaran metakognitif (Sig. = 0,835 > 0,05) maupun kecemasan matematika (Sig. = 0,247 > 0,05) tidak berpengaruh signifikan secara parsial, dan secara simultan kedua variabel tersebut juga tidak berdampak signifikan terhadap hasil belajar matematika (Sig. = 0,428 > 0,05). Koefisien determinasi (R^{2}) sebesar 0,081 menunjukkan bahwa kedua variabel prediktor hanya menjelaskan 8,1% variabilitas hasil belajar, sementara 91,9% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan kompleksitas konstruk psikologis dan pedagogis dalam pencapaian belajar matematika, sehingga penelitian mendatang disarankan memperluas cakupan sampel serta mengintegrasikan variabel prediktor lain seperti motivasi belajar, kemampuan awal, self-efficacy, dan minat belajar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Nola Agustia NIM 2421042 yang berjudul ”Pengaruh Model Pembelajaran Self Directed Learning (SDL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Di Kelas XI MAN 2 Bukittinggi” Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil observasi dan analisis penilaian harian matematika di kelas XI MAN 2 Bukittinggi dimana rendahnya hasil belajar matematika siswa dan pembelajaran yang berpusat pada guru, serta model yang diterapkan belum bervariasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning (SDL) . Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Self Directed Learning (SDL) lebih baik dari pembelajaran konvensional pada kelas XI MAN 2 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 2 Bukittinggi yang berjumlah 5 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI B1kelas eksperimen dan siswa kelas XI B2 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t^,. Berdasarkan hasil analisis data tes hasil belajar matematika siswa t_hitung=4,81 dan t_(tabel )=1,67 . karena t_hitung>t_tabel=artinya tolak H_0 dan terima H_1. Data diolah menggunakan software minitab diperoleh P_( value)=0,000 dan α=0,05 sehingga P_( value)>α . Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran Self Directed Learning (SDL) lebih baik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas XI MAN 2 Bukittinggi. Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika , Model Pembelajaran Self Directed Learning (SDL)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Skripsi ini atas nama Aldes Eka Putri NIM 2422029 yang berjudul “Pengaruh Motivasi dan Kedisiplinan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi”
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi yang berada di bawah KKTP. Hal tersebut diduga disebabkan oleh rendahnya motivasi dan kedisiplinan dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi, (2) pengaruh kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi, dan (3) pengaruh motivasi belajar dan kedisiplinan belajar secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode ex-post facto dan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi yang berjumlah 205 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling yang menghasilkan sampel penelitian sebanyak 51 siswa (25% dari populasi). Instrumen yang digunakan yaitu berupa angket motivasi dan kedisiplinan belajar serta tes hasil belajar matematika. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik dan uji hipotesis menggunakan regresi linear sederhana dan berganda.
Hasil penelitian ini diperoleh koefisien korelasi motivasi belajar terhadap hasil belajar yaitu 0, 575 dan koefisien determinasi sebesar 33, 089%. Uji signifikansi diperoleh t_{hitung} = 4, 923 > t_{tabel} = 1, 677. Disimpulkan terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika. Koefisien korelasi kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar yaitu 0, 5675 dan koefisien determinasi sebesar 32, 2044%. Uji signifikansi diperoleh t_{hitung} = 4, 824 > t_{tabel} = 1, 677. Disimpulkan terdapat pengaruh signifikan kedisiplinan belajar terhadap hasil belajar matematika. Persamaan regresi motivasi dan kedisiplinan belajar secara simultan terhadap hasil belajar matematika yaitu Y = - 23, 8092 + 0, 29059X_{1} + 0, 34189X_{2}, dengan koefisien korelasinya 0, 6871 dan koefisien determinasi sebesar 47, 21%. Uji signifikansi diperoleh F_{hitung} = 21, 46 > F_{tabel} = 4, 043. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi dan kedisiplinan belajar secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 7 Bukittinggi.
Kata kunci : Motivasi belajar, Kedisiplinan belajar, hasil belajar matematika
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil observasi dan analisis penilaian harian matematika di kelas XI SMK N 1 Lubuk Sikaping dimana rendahnya hasil belajar matematika siswa dan pembelajaran yang berpusat pada guru, serta model yang diterapkan belum bervariasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Active Learning Based Interactive Conceptual Instruction (ALBICI) . Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Active Learning Based Interactive Conceptual Instruction (ALBICI) lebih baik dari pembelajaran konvensional pada kelas XI SMK N 1 Lubuk Sikaping. Jenis penelitian ini adalah quasi experimen desain (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Posttest-Only Control Desain. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK N 1 Lubuk Sikaping yang berjumlah 6 kelas. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI PM 2 kelas eksperimen dan siswa kelas XI PPLG 1 sebagai kelas kontrol. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika. Data diolah menggunakan analisis statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes hasil belajar matematika siswa nilai 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛g = 6,545 dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,668. . karena t_hitung>t_tabel=artinya tolak H_0 dan terima H_1. Data diolah menggunakan software SPSS diperoleh P_( value)=0,380 dan α=0,05 sehingga P_( value)>α . Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran Active Learning Based Interactive Conceptual Instruction (ALBICI)lebih baik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas XI SMK N 1 Lubuk Sikaping.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul “Pengaruh Manajemen Kelas dan Kompetensi Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa SD Negeri se-Gugus 4 Kecamatan Kamang Magek”. Disusun oleh Amelia Rasyid, Nim 10224006, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Pasca Sarjana, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya variasi hasil belajar matematika siswa yang diduga dipengaruhi oleh manajemen kelas dan kompetensi guru. Manajemen kelas yang efektif serta kompetensi guru yang baik diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang kondusif sehingga dapat mendukung peningkatan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh manajemen kelas terhadap hasil belajar matematika siswa, (2) pengaruh kompetensi guru terhadap hasil belajar matematika siswa, dan (3) pengaruh manajemen kelas dan kompetensi guru secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa di SD Negeri se-Gugus 4 Kecamatan Kamang Magek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 165 siswa yang berasal dari lima SD Negeri se-Gugus 4 Kecamatan Kamang Magek, sedangkan sampel penelitian berjumlah 117 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Data mengenai manajemen kelas dan kompetensi guru dikumpulkan melalui instrumen angket, sedangkan data hasil belajar matematika diperoleh melalui dokumentasi nilai siswa. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) manajemen kelas berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa; (2) kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa; dan (3) manajemen kelas dan kompetensi guru secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa manajemen kelas dan kompetensi guru secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 88,3% terhadap hasil belajar matematika siswa, sedangkan sisanya sebesar 11,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin baik manajemen kelas dan kompetensi guru yang dimiliki guru, maka semakin optimal hasil belajar matematika yang dicapai siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi di kelas XI B MAN 2 Bukittinggi, yaitu rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa yang ditandai dengan sebagian besar siswa masih belum mampu mencapai batas ketuntasan yaitu 75. Hal ini juga dapat dilihat dari persentase ketuntasan hasil belajar siswa yang dibawah KKM mencapai 68%. Hal ini diduga terjadi karena kurangnya minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran matematika . Untuk mengatasi masalah ini, peneliti melakukan penelitian dengan harapan dapat melihat pengaruh dari motivasi belajar terhadap hasil belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh sigmifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI B MAN 2 Bukittingi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswakelas XI B MAN 2 Bukittingi” Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian korelasi. Sampel dilakukan secara acak. Sampel yang terpilih adalah kelas XI B1 dengan mengambil 40% dari 35 siswa yaitu sebanyak 16 siswa dan kelas XI B2 juga diambil 40% dari 35 siswa yaitu 16 siswa. Instrument pada penelitian ini adalah angket motivasi belajar siswa dan tes hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian dalam pengujian hipotesis regresi sederhana diperoleh = 25,534 > 1,69. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan motivasi belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi. Analisis tes akhir dihitung dengan pengujian koefisien korelasi sederhana, sehingga diperoleh pengaruh motivasi terhadap hasil belajar syaitu 0,86 atau = 0,86.artinya pengaruh motivasi belajar siswa degan hasil belajar siswa tergolong signifikan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini atas nama Syari Zalma Saputri NIM 2419105 yang berjudul “ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa KelasVIII Ponpes Diniyah Limo Jurai” Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya permasalahan yang ditemukan dikelas VIII Ponpes Diniyah Limo Jurai, khusnya rendahnya hasil belajar matematika siswa dapat dilihat dari ujian tengah semester siswa . Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe connecting,organizing,reflecting, extending (CORE) terhada hasil belajar matematika siswa Pengambilan sampel dilakukan secara acak, terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas,dan uji kesamaan rata –rata terhadap kelas populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII C sebagai kelas kontrol. Hasil temuan dari hasil belajar matematika siswa dihitung dengan mengunakan uji-t diperoleh =1,78 dan karena itu ditolak. Sedangakan mengunakan softwere minitab diperoleh nilai p 0,010 dengan α = 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan mengunakan model pembelajara kooperatif tipe connecting,organizizng,extending,reflecting (core) terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata Kunci: Pengaruh , Model pembalajaran Connecting,Organizing,Extending Reflecting (CORE). Hasil belajar matematika siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi di kelas XI B MAN 2 Bukittinggi, yaitu rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa yang ditandai dengan sebagian besar siswa masih belum mampu mencapai batas ketuntasan yaitu 75. Hal ini juga dapat dilihat dari persentase ketuntasan hasil belajar siswa yang dibawah KKM mencapai 68%. Hal ini diduga terjadi karena pembelajaran yang didominasi oleh guru dan guru yang masih menggunakan model pembelajaran konvensional. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Reciprocal Teaching pada proses pembelajaran. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui apakah model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi. Hipotesis I dalam penelitian ini adalah “model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas XI B MAN 2 Bukittingi. Hipotesis II dalam penelitian ini adalah “model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas XI B MAN 2 Bukittingi” Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan The Statitc Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Sampel yang terpilih adalah kelas XI B1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI B2 sebagai kelas kontrol. Instrument pada penelitian ini adalah angket motivasi belajar siswa dan tes hasil belajar matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan data motivasi belajar matematika siswa diolah dengan menggunakan uji t pada taraf nyata = 0,05, diperoleh harga > yaitu 2,119 > 1,67. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi. Analisis tes akhir dihitung dengan menggunakan uji t pada taraf nyata = 0,05 diperoleh harga > yaitu 2,17 > 1,67 dan 0,05, yaitu 0,012 0,05 sehingga ditolak dan diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa “model pembelajaran Reciprocal Teaching berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas XI B MAN 2 Bukittinggi”
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh RISKA (2421089) yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP N 2 Tilatang Kamang” Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya hasil belajar matematika siswa dikelas VIII SMP N 2 Tilatang Kamang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh model pembelajaran double loop problem solving (DLPS) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 2 Tilatang Kamang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan model pembelajaran double loop problem solving (DLPS) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP N 2 Tilatang Kamang. Jenis penelitian ini pra-eksperimen dengan rancangan The Static Group Comparison Design. Dari total populasi kelas VIII SMP N 2 Tilatang Kamang dengan 4 kelas yang berjumlah 101 orang. Kelas VIII.2 terpilih sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 terpilih sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian dilakukan melalui tes akhir (Posttest) untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data pada hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes hasil belajar matematika diperoleh t_hitung=3,696 dan t_tabel=1,67. Karena t_hitung>t_tabel artinya tolak H_0 dan terima H_1. Sedangkan menggunaka SPSS diperoleh P_value=0,01. Karena P_value>α dengan taraf nyata α=0,05 maka tolak H_0 dan terima H_1. Jadi kesimpulannya “terdapat pengaruh model pembelajaran double loop problem solving (DLPS) terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP N 2 Tilatang Kamang”.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hanifan Hidayah (2420075) : “Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Penerapan Strategi Advisor Group di Kelas VIII SMPN 2 Payakumbuh”
Penelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil observasi dan analisis penilaian harian matematika di kelas VIII SMP N 2 Payakumbuh bahwa rendahnya hasil belajar matematika siswa dan pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta model pembelajaran yang diterapkan belum bervariasi. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menerapkan strategi pembelajaran advisor group. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah hasil belajar siswa dengan penerapan strategi advisor group lebih baik daripada pembelajaraan konvesional.
Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 2 Payakumbuh. Pengambilan sampel ditentukan secara acak yang terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol dan siswa kelas VIII.6 sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data tes hasil belajar matematika diolah dengan menggunakan uji- t.
Berdasarkan hasil analisis data tes hasil belajar matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh dan karena berarti ditolak, sedangkan menggunakan Software spss diperoleh 𝑃𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,003 dengan 𝛼 = 0,05 dan 𝑃𝑣𝑎𝑙𝑢𝑒 < 𝛼. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa dengan penerapan strategi advisor group lebih baik dari pada pembelajaraan konvesional dikelas VIII SMP N 2 Payakumbuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama HIJRIANI SAFITRI/2420125/2026 yang berjudul “Pengaruh Model Collaborative Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI Fase F di SMA N 1 Koto Balingka”.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ada di kelas XI Fase F SMA N 1 Koto Balingka yaitu rendahnya hasil belajar matematika siswa dan proses pembelajaran di kelas XI masih terpusat pada guru. Hal ini dapat dilihat pada hasil observasi dan wawancara yang dilakukan, menunjukkan bahwa nilai sebagian siswa masih banyak yang belum mencapai batas tuntas. Hal ini diduga karena kurangnya interaksi dan kerja sama antara siswa di dalam kelas. Untuk mengatasi permasalahan ini, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model collaborative learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model collaborative learning lebih baik dari pada pembelajaran konvensional di kelas XI Fase F SMA N 1 Koto Balingka.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitiannya yaitu penelitian eksperimen dan menggunakan The Static Group Comparison Design sebagai rancangan penelitian. Rancangan dalam penelitian ini yaitu membandingkan dua kelompok yang diambil dari dua populasi yang sama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI fase F SMA N 1 Koto Balingka. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Sampel yang diperoleh adalah siswa kelas XI. F1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI. F2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas ekperimen mengunakan model collaborative learning sedangkan pada kelas kontrol mengunakan model pembelajaran konvensional. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar. Teknik analisis data tes hasil belajar matematika diolah menggunakan uji-t.
Dari hasil analisis data tes hasil belajar menggunakan uji-t dan software SPSS menunjukkan bahwa daftar distribusi t untuk 1,67 dan nilai 16,52. Karena yaitu 16,52 > 1,67. Sedangkan dengan menggunakan software SPSS diperoleh signifikansi = 0,001 < dengan taraf 0,05. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh ditolak dan diterima. Sehingga dapat disimpulkan diterima dengan arti kata “Hasil belajar matematika siswa menggunakan model pembelajaran Collaborative Learning lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa menggunakan pembelajaran konvensional di kelas XI Fase F SMA N 1 Koto Balingka pada tahun ajaran 2025/2026”.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Skripsi ini atas nama FEBRIL REZEKY NIM 2419065 yang berjudul “Pengaruh Model Coperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTsN Payakumbuh Tahun Ajaran 20252026”
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa berdasarkan analisis hasil Ujian Harian. Berdasarkan observasi, wawancara dengan guru dan siswa, diduga permasalahan tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan siswa cenderung pasif dan rendahnya pemahaman siswa terhadap materi matematika, sehingga berakibat rendahnya hasil belajar siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap hasil belajar.
Jenis penelitian ini adalah penelitian Pra Eksperimen dengan rancangan The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 1 Payakumbuh Tahun Ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Sampel penelitian terdiri atas siswa kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen, dan siswa kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar matematika berbentuk essay. Teknik analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CIRC terhadap hasil belajar matematika siswa.
Berdasarkan tes hasil belajar matematika, nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 67,86% sedangkan di kelas kontrol 11,54%. Hasil uji-t diperoleh . Perhitungan menggunakan software minitab nilai P-value = 0,0000 < . Berdasaran kriteri uji, diputuskan H0 ditolak, disimpulkan hasil belajar matematika siswa menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) lebih tinggi dari hasil belajar matematika siswa menggunakan pembelajaran ekspositori. Perbedaan ini membuktikan terdapat pengaruh model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTsN 1 Payakumbuh Tahun Ajaran 2025/2026.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Berdasarkan pada pengamatan yang telah penulis lakukan di kelas VIII, ada beberapa permasalahan yang didapatkan. Masalah pertama dapat dilihat dari aktivitas siswa seperti berbicara dengan teman sebangku saat guru menjelaskan, makan-makan dan pada saat guru masuk kelas ada sebagian siswa yang masih berada diluar. Saat proses belajar mengajar berlangsung masih berpusat pada guru (teacher oriented) sehingga siswa menjadi kurang aktif dalam proses pembelajaran, hal ini dapat membuat hasil belajar siswa menjadi turun. Peneliti mencoba menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Dengan menggunakan model PBL dapat mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Jenis Penelitian adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.4 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data aktivitas belajar matematika siswa diperoleh persentase 61,83% termasuk kedalam kategori aktif dan hasil analisis tes akhir dihitung dengan menggunakan uji-t, diperoleh hasil thitung = 4,017 dan ttabel = 1,67, menggunakan aplikasi Minitab diperoleh P-value = 0,623 karena thitung > ttabel dan P-value berarti H0 ditolak pada taraf nyata = 0,05. Dengan demikian, hasil belajar matematika siswa menggunakan model Problem Based Learning (PBL) lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII MTsN 2 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2024/2025.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “HUBUNGAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS XIISMA NEGERI 2 BUKITTINGGI” yang disusun oleh Rahmatu Husni , 2421091, Program Studi Pendidikan matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek (UIN) Bukittinggi, 2025. Fenomena yang ditemukan di SMA Negeri 2 Bukittinggi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dalam memecahkan masalah matematika masih bergantung pada contoh dan langkah penyelesaian yang diberikan guru. Siswa umumnya hanya mampu menyelesaikan soal yang memiliki pola serupa dengan contoh, namun mengalami kesulitan ketika bentuk soal diubah. Selain itu, tingkat kemandirian belajar juga masih rendah, ditandai dengan kebiasaan beberapa peserta didik yang masih mengandalkan bantuan teman ketika mengerjakan tugas, serta memiliki kepercayaan diri yang rendah untuk berbicara atau tampil di depan kelas. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasional dengan metode pendekatan kuantitatif, bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kreativitas dan kemandirian belajar dengan hasil belajar matematika. Sampel penelitian berjumlah 202 siswa, ditentukan dengan teknik proportionate stratified random sampling karena populasi memiliki karakteristik yang berstrata dan tidak homogen. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket dan pengumpulan nilai hasil belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kreativitas belajar dengan hasil belajar matematika dengan nilai koefisien korelasi r = 0,648 dan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000. Selain itu, kemandirian belajar juga memiliki hubungan positif dan signifikan dengan hasil belajar dengan nilai korelasi r = 0,491 dan Sig. (2-tailed) = 0,000. Secara simultan, kreativitas dan kemandirian belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar yang ditunjukkan oleh nilai Sig. F Change = 0,000 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,696, termasuk dalam kategori hubungan kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kreativitas dan kemandirian belajar yang dimiliki siswa, maka semakin baik pula hasil belajar matematika yang dicapai. Dengan demikian, upaya peningkatan kreativitas dan kemandirian belajar menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan belajar matematika peserta didik. Kata Kunci: kreativitas belajar, kemandirian belajar, hasil belajar matematika.