Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

33 hasil
Subjek: pemahaman konsep matematika
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas X DI MAN 1 Kota Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama Suci Maharani Perdana dengan NIM 2422075 yang berjudul judul “Pengaruh Metode Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas X DI MAN 1 Kota Payakumbuh” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan du kelas X MAN 1 Kota Payakumbuh yaitu pemahaman konsep dasar matematika siswa belum dipahami sepenuhnya oleh siswa, pemahaman konsep matematika siswa kelas X masih tergolong rendah, belum adanya metode pembelajaran yang menarik untuk membuat siswa lebih fokus dalam pembelajaran.Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas X di MAN 1 Kota Payakumbuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 1 Kota Payakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas E3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas E4 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa tes uraian. Data yang diperoleh dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Dimana data tersebut yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan uji-t diperoleh thitung>ttabel dimana thitung=5,215 dan ttabel=2,001 dan menggunakan Software Minitab diperoleh Pvalue=0,05 dengan Pvalue=0,000 maka. Ini berakibat H0 ditolak. Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas X MAN 1 Kota Payakumbuh.

9 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Probing Prompting Berbantuan Question Card Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII di SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VII SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh. Dari hasil tes pemahaman konsep matematika, terlihat bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa rendah dengan rata-rata 65,06%. Diduga hal ini disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Salah satu upaya yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Probing prompting berbantuan Question Card untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah “apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran probing prompting berbantuan question card terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran probing prompting berbantuan question card terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh. Jenis peneitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh pada tahun 2025/2026. Teknik pengambilan sampel digunakan adalah simple random sampling, dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalita, homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran probing prompting berbantuan question card, dan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika. Berdasarkan analisis data soal yang dihitung dengan menggunakan uji-t, diperoleh hasil t_hitung=5,955 dan t_tabel=1,67. Karena t_hitung>t_tabel berarti H0 ditolak pada taraf nyata α=0,05. Peneliti juga menggunakan bantuan SPSS dalam melakukan uji hipotesis untuk lebih mengakuratkan data. Hasil perhitungan diperoleh nilai signifikan 0,000 sedangkan α=0,05, maka sig α. Sehingga H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran probing prompting berbantuan question card terhadapat kemampuan pemahaman konsep matematika dikelas VII SMP N 1 Kecamatan payakumbuh.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Game Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas XI Fase F SMAN 2 Kinali Tahun Pelajaran 2025/2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini atas nama Yuni Kartika, NIM. 2421058 yang berjudul “Pengaruh Model Game Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas XI Fase F SMAN 2 Kinali Tahun Pelajaran 2025/2026” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika pada siswa kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali berdasarkan nilai kuis tentang soal yang mengandung indikator pemahaman konsep diperoleh 42,44 % siswa yang nilainya diatas 55 dan 57,78% siswa yang nilainya kurang dari 55. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara hal ini diduga disebabkan oleh model pembelajaran guru yang kurang efektif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menawarkan model Game Based Learning dalam pembelajaran matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari model Game Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI Fase F di SMA N 2 Kinali. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan dengan menggunakan model Game Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen dengan rancangan The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali yang terdiri dari 3 kelas. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara acak setelah dilakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Sampel penelitian terdiri dari satu kelas eksperimen yaitu kelas XI F 1 yang diberikan pembelajaran dengan model Game Based Learning dan satu kelas kontrol yaitu XI F 2 yang diberikan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika, yang kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep dengan taraf signifikansi α = 0,05, diperoleh nilai t_hitung > t_tabel yaitu 3,5455 >1,671 serta menggunakan Software Minitabe diperoleh nilai P_value=0,000 α =0,05. sehingga H_0 ditolak dan H_1 diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Game Based Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa Kelas XI Fase F SMA N 2 Kinali Tahun Pelajaran 2025/2026.

14 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalaui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) DI Kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX Tahun Pelajaran 2024/2025

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas XII MIPA. Dari hasil observasi dan wawancara terlihat bahwa pada proses pembelajaran masih berpusat pada guru yang mengakibatkan siswa menjadi pasif dan pemahaman konsep matematika siswa masih rendah. Hal ini terlihat dari rata-raa persentase pemahaman konsep siswa masih berada di bawah angka 55 ada 67,49%. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Kelebihan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) adalah menguatkan pemahaman konsep matematika siswa dengan pembelajaran berkelompok dengan pengerjaan kuis. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Bagaimana aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD)? 2) Apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada pembelajaran konvensional?. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatid tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional.” Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas XII MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar observasi aktivitas belajar dan ter pemahaman konsep matematika yang berupa soal essay. Teknik analisis data aktivitas belajar dengan persentase dan teknik analisis data pemahaman konsep matematika adalaha dengan menggunakan uji-t yang diperkuat dengan software minitab. Hasil penelitian ini diperoleh rekapitulasi observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan kriteria aktif dengan rata-rata sebesar 62,49% dan juga hasil analisis tes pemahaman konsep matematika siswa pada taraf nyata dengan menggunakan uji-t, diperoleh dan dimana . Sedangkan dengan menggakan Software Minitab diperoleh yang artinya dengan taraf nyata , sehingga berdasarkan hasil tersebut tolak dan terima , serta hasil tersenbut terdapat perbedaan yang signifiksn. Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “Aktivitas belajar matematika siswa dengan mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) di kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX tergolong aktif dan Pemahaman konsep matematikas siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang meggunakan pembelajaran konvensional pada kelas XII MIPA SMA Negeri 1 Kecamatan Kapur IX.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E SISWA KELAS VII SMP N 42 PADANG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas VII SMP N 42 Padang. Berdasarkan obeservasi dan wawancara yang telah dilakukan, yaitu peserta didik masih kesulitan dalam memahami konsep atau ide matematika secara jelas dan benar, baik dalam menjawab pertanyaan guru ataupun dalam menuliskan konsep-konsep matematika. Dilihat dari persentase ketuntasan soal pemahaman konsep PH 1 juga masih rendah yakni sampai . salah satu alternative pembelajaran yang diduga dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Learning Cycle 7e. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 7e lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional kelas VII SMP N 42 Padang. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle 7e lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VII SMP N 42 Padang”. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP N 42 Padang. Pengambilan sampel penelitian secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel dalam penilitian ini adalah siswa kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.2 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dari tes pemahaman konsep matematika siswa (tes akhir).

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH METODE DISCOVERY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 PASAMAN TAHUN PEMBELAJARAN 2023/2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lili Asmara (2417059): “Pengaruh Metode Discovery Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Kelas VII Di SMP Negeri 2 Pasaman Tahun Pembelajaran 2023/2024” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep matematika siswa di kelas VII SMP Negeri 2 Pasaman tahun pembelajaran 2023/2024. Rata-rata persentase hasil pemahaman konsep matematika siswa pada ulangan harian 1 yaitu berkisar antara 27% sampai 38%. Hal ini diduga, disebabkan oleh pembelajaran yang masih teacher center atau masih didominasi oleh guru sehingga siswa tidak bisa mengasah kemampuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan metode discovery terhadap pemahaman konsep matematika siswa di kelas VII SMP Negeri 2 Pasaman tahun pembelajaran 2023/2024 Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 2 Pasaman. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.2 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep matematika. Teknik analisis data uji t. Dari hasil analisis data tes pemahaman konsep siswa dengan menggunakan uji t diperoleh = 2,622 > = 1,676, sehingga ditolak. Untuk pengujian software SPSS pada taraf nyata α = 0,05 diperoleh sig = 0,012, berarti sig α, sehingga juga ditolak. Yang berarti bahwa Metode Discovery Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa pada Kelas VII di SP Negeri 2 Pasaman lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VII SMP Negeri 2 Pasaman Tahun Pembelajaran 2023/2024. Jadi dapat disimpulkan bahwa “Terdapat Pengaruh yang signifikan Metode Discovery terhadap pemahaman konsep matematika siswa pada kelas VII di SMP Negeri 2 Pasaman tahun pembelajaran 2023/2024”.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika siswa Menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori Di Kelas VII MTsN 3 Pasaman.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika siswa Menggunakan Strategi Pembelajaran Ekspositori Di Kelas VII MTsN 3 Pasaman. Penelitian ini dilatar belakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VII MTsN 3 Pasaman bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika, hal ini dapat dilihat rata-rata ketuntasan nilai kemampuan pemahaman konsep matematika siswa sebagian besar masih di bawah angka 55. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran ekspositori di kelas VII MTsN 3 Pasaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran ekspositori di kelas VII MTsN 3 Pasaman. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian The One-Shot Case Study Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 3 Pasaman. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu diuji normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII-3. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Teknik analisis tes kemampuan pemahaman konsep yaitu data yang sudah dikumpulkan akan dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif, dimana data yang sudah dikumpulkan dan diproses dapat disajikan dalam bentuk grafik batang, tabel frekuensi, diagram lingkaran dan lainnya. Berdasarkan hasil analisis yang ditinjau dari 6 indikator kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan strategi pembelajaran ekspositori dapat disimpulkan bahwa siswa kelas sampel rata-rata sudah bisa menyelesaikan tes kemampuan pemahaman konsep. Dari 6 indikator yang diberikan siswa hanya mengalami kesulitan dalam menyelesaikan tes indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah. Sejalan dengan pembahasan rincian penskoran perindikator pemahaman konsep dapat disimpulkan indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma dalam pemecahan masalah merupakan indikator tersulit untuk dijawab oleh siswa kelas sampel dengan rata-rata 0,91. Sedangkan indikator menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematika merupakan indikator yang sebagian besar siswa kelas sampel dapat menjawab dengan benar dengan rata-rata 2,97

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pemahaman Konsep Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Index Card Match Di Kelas IX MTs TI Koto Tuo Kumpulan Tahun Pelajaran 2023/2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama Reza Deka Putri NIM 2419086 yang berjudul “Pemahaman Konsep Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Index Card Match Di Kelas IX Mts TI Koto Tuo Kumpulan Tahun Pelajaran 2023/2024”. Penelitin ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas IX MTs TI Koto Tuo Kumpulan bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, hal ini dapat dilihat hampir seluruh siswa masih sulit untuk mengaplikasikan pemahaman konsep dalam pembelajaran matematika. Pada saat siswa mengerjakan latihan siswa terlihat bosan, hal ini diduga karena pembelajaran serta pemberian latihan yang dilakukan oleh guru belum bervariasi dan masih monoton. Salah satu yang diduga dapat mengatasi masalah ini, yaitu menggunakan model pembelajaran kartu Index Card Match. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa dengan pembelajaran konvensional di kelas IX MTs TI Koto Tuo Kumpulan. Hipotesis dalam penelitian ini adalah ”pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih baik dibandingkan dengan pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional dikelas IX MTs TI Koto Tuo Kumpulan” Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTs TI Koto Tuo Kumpulan Kabupaten Pasaman. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IX.3 kelas eksperimen dan siswa kelas IX.2 kelas kontrol. Isntrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data tes kemampuan pemahaman konsep diolah dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data tes pemahaman konsep matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh t_hitung=2,09 dan t_tabel=1,68 karena t_hitung>t_tabel berarti H_0 ditolak, sedangkan menggunakan software minitab diperoleh P-value = 0,042, α=0,05 dan P-value α. Jadi dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Index Card Match lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas IX MTs TI Koto Tuo Kumpulan Kabupaten Pasaman. Kata kunci: Pemahaman Konsep Matematika, Model Index Card Match

7 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model _Problem Based Learning_ Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII MTsN 10 Agam

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yutia Hikmah (2419037) : Pengaruh Model _Problem Based Learning_ Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII MTsN 10 Agam. Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTsN 10 Agam bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, hal ini dapat dilihat dari nilai salah satu soal pemahaman konsep yang diberikan guru pada saat ulangan harian 3 matematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 agam?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan penggunaan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 Agam. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 Agam”. Jenis Penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian _The Static Group Comparison Design_ . Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 10 Agam. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII 4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh = 1,76 dan = 1,68 karena > berarti ditolak, sedangkan menggunakan _Software Minitab_ diperoleh _P-value_ = 0,039, = 0,05 dan _P-value_ , serta hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan. Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh yang signifikan model _Problem Based Learning_ terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTsN 10 Agam.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PENCAPAIAN KONSEP DIKELAS XII IPS SMAN 2 KECAMATAN KAPUR IX

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama Elsi Alvionisef NIM 2419.080 yang berjudul “Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa melalui Model Pembelajaran Pencapaian Konsep Di Kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX Tahun Pelajaran 2023/2024” Penelitian ini dilatar belakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, hal ini dapat dilihat dari kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal yang berbeda dari contoh yang disajikan oleh guru. salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mencoba menerapkan suatu model pembelajaran Pencapaian Konsep yang merupakan pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep dan memberikan kesempatan kepada siswa lebih aktif di dalam proses pembelajaran juga bisa melatih keterampulan berpikir siswa. Adapun rumusan dari penelitian ini adalah apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran pencapaian konsep lebih baik daripada yang mengikuti pembelajajaran kovensional. Jenis Penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XII IPS 2 kelas eksperimen dan siswa kelas XII IPS 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data tes kemampuan pemahaman konsep diolah dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan Hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔= dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,68 karena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 berarti 𝐻𝑂 ditolak, sedangkan menggunakan Software Minitab diperoleh P-value = 0,013, 𝛼 = 0,05 dan P-value 𝛼. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan model pembelajaran Pencapaian Konsep lebih baik daripada model pembelajaran konvensional di kelas XII IPS SMAN 2 Kecamatan Kapur IX

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA DI KELAS VIII MTs S MUHAMMADIYAH LAWANG TIGO BALAI TAHUN PELAJARAN 2023/2024

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi karena permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTs S Muhammadiyah Lawang Tigo Balai bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, hal ini dapat dilihat dari kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal yang berbeda dari contoh yang disajikan oleh guru. salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut, peneliti mencoba menerapkan suatu model pembelajaran Group Investigation yang merupakan pembelajaran yang melibatkan siswa secara maksimal dalam kegiatan pemeblajaran yang menekankan pada partisipasi dan aktifitas siswa untuk mencari informasi pelajaran yang akan dipelajari dan disertai dengan melakukan percobaan untuk menemukan suatu konsep. Adapun rumusan dari penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap pemahaman konsep matematika siswa dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe group Investigation terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Jenis Penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs S Muhammadiyah Lawang Tigo Balai. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII2 kelas eksperimen dan siswa kelas VIII3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data tes kemampuan pemahaman konsep diolah dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan Hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dihitung dengan uji-t diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔= 1,8288 dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,68 karena 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 berarti 𝐻𝑂 ditolak, sedangkan menggunakan Software Minitab diperoleh P-value = 0,037, 𝛼 = 0,05 dan P-value 𝛼. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap pemahaman konsep matematika siswa di kelas VIII MTs S Muhammadiyah Lawang Tigo Balai.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Example Non Example Pada Siswa Kelas VII Putri MTs Pondok Pesantren Tahfizul Qur'an Mu'alimin Muhammadiyah Sawah Dangka Tahun Pelajaran 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Hafida Mu’amalah (2419003): “Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Example Non Example Pada Siswa Kelas VII Putri MTsS Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Mu’alimin Muhammadiyah Sawah Dangka Tahun Pelajaran 2022/2023”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan dikelas VII Putri MTsS Ponpes Mu’alimin TP. 2022/2023. Berdasarkan observasi yang dilakukan sangat terlihat pembelajaran masih didominasi oleh guru sehingga siswa menjadi pasif, hal ini di duga membuat rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dalam pembelajaran matematika. Untuk mengatasi masalah tersebut, peneliti mencoba melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran ENE dalam pembelajaran matematika. Model pembelajaran ini diduga dapat mengembangkan keaktifan belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakahaktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswayang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ENE lebih baik dari pada pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran ekspositori di kelas VII Putri MTs Ponpes Mu’alimin TP. 2022/2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa yang mengunakan model pembelajaran ENE lebih baik dari pada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran ekspositori di kelas VII Putri MTs Ponpes Mu’alimin TP 2022/2023. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ENE lebih baik dari pada pemahaman konsep siswa yang mengikuti pembelajaran ekspositori di kelas VII Putri MTs Ponpes Mu’alimin TP 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Putri MTs Ponpes Mu’alimin TP 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA sebagai kelas eksperimen dan VIIB sebagai kelas kontrol. Dari hasil rekapitulasi observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan kriteria aktif dengan rata-rata sebesar 70,39%, dan juga analisis tes pemahaman konsep siswa dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 2,70 dan ttabel = 1,68, hal ini berarti thitung > ttabel sehingga H0 ditolak. Untuk pengujian software minitab diperoleh Pvalue= 0.010, berarti Pvalue α, sehingga H0 juga ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa mengunakan model pembelajaran ENE lebih baik dari pada pemahaman konsep matematikasiswa yang mengikuti pembelajaran ekspositori di kelas VII Putri MTs PP Mu’alimin TP 2022/203.

11 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project (MMP) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa di Kelas VII MTsN 3 Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun Pelajaran 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas VII. Dari hasil observasi dan wawancara terlihat bahwa pada proses pembelajaran masih berpusat pada guru yang mangakibatkan siswa manjadi pasif dan Pemahaman konsep matematika siswa masih rendah. Hal ini terlihat dari rata-rata persentase pemahaman konsep siswa yang masih berada dibawah angka 55 ada 66,79% . Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Projecet (MMP). Kelebihan model pembelajaran Missouri Mathematics Projecet (MMP) adalah menguatkan pemahaman konsep matematika siswa dengan pengerjaan latihan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Missouri Mathematics Projecet (MMP) terhadap pemahaman konsep matematika siswa di MTsN 3 kabupaten lima puluh kota?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Missouri Mathematics Projecet (MMP) terhadap pemahaman konsep matematika siswa di MTsN 3 kabupaten lima puluh kota. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat signifikan penggunaan model pembelajaran Missouri Mathematics Projecet (MMP) terhadap pemahaman konsep matematika siswa di MTsN 3 kabupaten lima puluh kota”. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII MTsN 3 kabupaten lima puluh kota. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-9 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep matematika yang berupa soal essay. Berdasarkan hasil analisis data tes pemahaman konsep matematika siswa pada taraf nyata α=0,05 dengan menggunakan uji-t, diperoleh t_hitung=3,29 dan t_tabel=1,67 dimana t_hitung>t_tabel. Sedangkan dengan menggunakan Software Minitab diperoleh P_(-Value)=0,001 yang artinya P_(-Value)α dengan taraf nyata α=0,05, sehingga berdasarkan hasil tersebut tolak H_0 dan terima H_1, serta hasil tersebut terdapat perbedaan yang signifikan. Karena adanya perbedaan tersebut, jadi dapat disimpulkan bahwa “Terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Missouri Mathematics Project (MMP) terhadap Pemahaman konsep matematika siswa di kelas VII MTsN 3 kabupaten Lima Puluh Kota”.

11 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pemahaman konsep matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share pada siswa kelas X SMA N 2 Solok tahun pelajaran 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK TAUFIKA ULFA / 2418036 / 2023 : "Pemahaman Konsep Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Pada Siswa Kelas X Sma N 2 Solok Tahun Ajara 2022/2023”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang ditemukan di kelas X SMA N 2 Solok. Berdasarkan obeservasi dan wawancara yang telah dilakukan, yaitu siswa masih kesulitan dalam memahami konsep atau ide matematika secara jelas dan benar, baik dalam menjawab pertanyaan guru ataupun dalam menuliskan konsep-konsep matematika. Dilihat dari persentase ketuntasan soal pemahaman konsep UH 1 juga masih rendah yakni sampai . salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran konvensional kelas X SMA N 2 Solok. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas X SMAN 2 Solok”. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA N Solok. Pengambilan sampel penelitian secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Sampel dalam penilitian ini adalah siswa kelas X.E5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.E4 sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dari tes pemahaman konsep matematika siswa (tes akhir). Berdasarkan analisis hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematika pada taraf nyata α = 0,05 dengan menggunkan uji-t, diperoleh t_hitung = 4,62 dan t_tabel = 1,6669. Hail perhitungan menujukkan bahwa t_hitung>t_tabel. Hal ini berarti bahwa keputusan uji H_0 ditolak dan H_1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa kelas X SMA N 2 Solok Tahun Pelajaean 2022/2023.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Di Kelas VIII MTsN 6 Agam Tahun Pelajaran 2022/2023

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas VIII MTsN 6 Agam tahun pelajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terlihat bahwa pembelajaran masih terpusat pada guru sehingga siswa menjadi pasif, kurangnya aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran, siswa kurang tertarik terhadap pelajaran matematika dan rendahnya pemahaman konsep matematika siswa. Untuk mengatasi hal itu maka peneliti mencoba melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dalam pembelajaran matematika. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match di kelas VIII MTsN 6 Agam? dan Apakah pemahaman konsep matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match lebih baik dari pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 6 Agam? Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui bagaimana aktivitas belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dan apakah pemahaman konsep matematika siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match lebih baik dari pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 6 Agam tahun pelajaran 2022/2023. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match lebih baik daripada pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII MTsN 6 Agam Tahun Pelajaran 2022/2023” Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 6 Agam Tahun Pelajaran 2022/2023. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.3 sebagai kelas eksperimen dan VIII.2 sebagai kelas kontrol. Dari hasil rekapitulasi observasi aktivitas belajar siswa menunjukkan kriteria aktif dengan rata-rata sebesar 65,19%, dan juga analisis tes pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan uji-t dan mengunakan bantuan software minitab pada taraf nyata 𝑎 = 0.05, diperoleh t_hitung= 2.43 > t_tabel= 1.68, sehingga H_0 ditolak. Untuk pengujian software minitab diperoleh P-value = 0.09, berarti P-value 𝑎, sehingga H_0 juga ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match tergolong aktif dan pemahaman konsep matematika siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match lebih baik dari pada pemahaman konsep matematika siswa menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas VIII MTsN 6 Agam Tahun Pelajaran 2022/2023.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Ditinjau Berdasarkan Gaya Belajar Honey Mumford Kelas IX-8 di MTsN 3 Lima Puluh Kota Tahun Pelajaran 2021/2022

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAHMI AISYAH (NIM:2417.077) : Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Ditinjau Berdasarkan Gaya Belajar Honey Mumford Kelas IX-8 Di MTsN 3 Lima Puluh Kota Tahun Pelajaran 2021/2022 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara di MTsN 3 Lima Puluh Kota, terlihat kemampuan pemahaman konsep siswa masih rendah, diduga tepengaruh oleh gaya belajar yang dimiliki masing-masing siswa. Hal ini dilihat pada hasil nilai ulangan yang diberikan guru mata pelajaran matematika. Berdasarkan kondisi tersebut , maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan mengambil rumusan masalahnya adalah bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dintinjau berdasarkan gaya belajar Honey Mumford kelas IX-8 di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengatahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa ditinjau berdasarkan gaya belajar Honey Mumford kelas IX-8 di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX-8 MTsN 3 Lima Puluh Kota sebanyak 30 orang siswa. Sampel yang di ambil dengan purposive sampling yaitu berdasarkan pertimbangan atau kriteria tertentu. Data yang dikumpulkan adalah hasil dari pengisian angket gaya belajar Honey Mumford dan tes pemahaman konsep matematika siswa oleh responden. Berdasarkan analisis hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX-8 MTsN 3 Lima Puluh Kota sesuai dengan gaya belajar mereka masing-masing. 1) Gaya belajar tipe teoris dalam memahami pemahaman konsep matematika bisa dikatakan rendah karena pada indikator 5 dan 7 yaitu mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah terjadi kesalahan dalam menguraikan rumus yang digunakan. 2) Gaya belajar tipe pragmatis cenderung menyukai cara-cara yang praktis dalam belajar,sehingga cenderung melakukan kesalahan pada indikator 5 dan 7 karena membutuhkan penyelesaian yang cukup panjang dan tepat. 3) Gaya belajar tipe aktivis memiliki karakteristik belajar dengan mempraktekkan secara langsung, sehingga pada kemampuan pemahaman konsep, siswa tersebut melakukan kesalahan dalam menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi tertentu pada bangun ruang sisi lengkung. 4) Gaya belajar tipe reflektor cenderung melakukan pengamatan terlebih dahulu dalam belajar, sehingga kesalahan yang dilakukan hanya pada yang ditanya dalam soal dan kurangnya percaya diri.

7 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2021/2022”

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Maisi Oktavia, 2417103: “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2021/2022” Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi. Dari hasil studi dekumentasi lembar jawaban siswa terlihat bahwa pemahaman konsep matematika siswa cenderung masih rendah. Hal ini terlihat dari hasil lembar jawaban ulangan harian siswa yang berada dibawah kriteria 55 berkisar antara 53% sampai 81%. Dari hasil wawancara dan observasi terlihat bahwa pembelajaran masih didominasi oleh guru dan siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran matematika. Untuk mengatasi masalah tersebut peneliti melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Togrther (NHT) dalam pembelajaran matematika. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti lebih jauh dengan rumusan masalah apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran NHT terhadap pemahaman konsep siswa di kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran NHT terhadap pemahaman konsep siswa kelas VIII SMP N 4 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2021/2022. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Bukittinggi.tahun pelajaran 2021/2022”. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 4 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2021/2022 sebanyak 4 kelas yang berjumlah 127 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan melakukan terlebih dahulu uji normalitas, homogenitas, dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan pemahaman konsep siswa (tes akhir). Data dianalisis menggunakan uji-t untuk menguji pengaruh model pembelajaran NHT terhadap pemahaman konsep matematika. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh nilai t pada taraf α = 0.05, diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 3,169 >1,68. Dari SPSS diperoleh signifikan 0,02 dan nilai α = 0.05, diperoleh 0,02 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang singnifikan antara model pembelajaran NHT terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII SMP N 4 Bukittinggi Tahun Pelajaran 2021/2022. Kata kunci : pemahaman konsep matematika, model pembelajaran NHT

10 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas X Man 4 Pasaman Barat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Fadli (2416076): “Penerapan Model Pembelajaran Flipped Classroom Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas X Man 4 Pasaman Barat”. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2022. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas X MAN 4 Pasaman Barat yaitu proses pembelajarannya masih berpusat pada guru, siswa kurang aktif dalam pembelajaran matematika dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran matematika masih sangat kurang. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menerapkan model pembelajaran flipped classroom merupakan model pembelajaran yang sering dikenal “kelas terbalik”. Model pembelajaran flipped classroom dapat membuat siswa tidak hanya belajar di kelas melainkan juga dapat mengulang-ulang materi pembelajaran yang kurang di pahami dirumah. Rumusan masalah penelitian ini adalah Apakah pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran flipped classroom lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ?Hipotesis dari penelitian ini adalah “pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom lebih baik dari pada pembelajaran konvensional di kelas X MAN 4 Pasaman barat”. Jenis penelitian ini adalah Pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MAN 4 Pasaman barat 2021/2022. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X 1 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis tes pemahaman konsep matematika siswa yang dihitung dengan uji-t diperoleh t_hitung= 3,095 dan t_tabel= 1,68 karena t_hitung > t_tabel berarti H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dan dari perhitungan Software Minitab diperoleh P-Value = 0,002, α = 0,05 dan nilai P-Value α. Jadi, dapat disimpulkan bahwa “Pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran flipped classroom lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas X MAN 4 Pasaman barat”.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Di Abinnur Al-Islami Mandailing Natal

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama Nur Saidah Arifin NIM 2417008 yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami”. Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan dikelas VII di Pondok Pesanren Abinnur Al-Islami bahwa rendahnya pemahaman konsep matematika siswa, dapat dilihat dalam pembelajaran terliha banyaknya siswa yang kurang mampu memahami konsep dari materi yang disampaikan oleh guru. Didalam proses pembelajaran guru juga masih menggunakan pembelajaran konvensional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas VII Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami selama diterapkanya model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematika siswa di kelas VII Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami selama diterapkanya model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI). Hipotesis dalam penelitian ini adalah “model pembelajaran Aptitude Treatmen Interaction (ATI) berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami”. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami tahun ajaran 2021/2022. Pengambilan sampel ditentukan secara acak terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, dan homogenitas pada data populasi. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas I-1 (VII-1) sebagai kelas ekperimen dan siswa kelas I-4 (VII-4) sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes. Data penelitian diperoleh dari tes pemahaman konsep matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t diperoleh = 2,147 dan = 1,994, menggunakan software Minitab diperoleh P-value = karena > dan P-vaue 0,000 sehingga H0 ditolak pada taraf nyata Dapat disimpulkan bahwa dengan Pembelajaran Aptitude Treatmen Interaction (ATI) Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional Di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami.

13 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran take and give di kelas X smkn 1 baso tahun pelajaran 2021/2022

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang terdapat di kelas X SMKN 1 Baso yaitu proses pembelajarannya masih berpusat pada guru, siswa kurang aktif dalam pembelajaran matematika dan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran matematika masih sangat kurang. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat untuk mengatasi permasalahan ini yaitu dengan menerapkan model pembelajaran Take and Give. Take and Give merupakan model pembelajaran yang sering dikenal “saling memberi dan menerima”. Model pembelajaran Take and Give dapat membuat siswa untuk lebih aktif dan membangun pengetahuan sendiri dan juga siswa juga lebih bisa menghagai pemdapat orang lain. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran Take and Give lebih baik dari pada pembelajaran konvensional di kelas X SMKN 1 Baso Tahun Pelajaran 2021/2022? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep matematika siswa menggunakan model pembelajaran Take and Give lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas X SMKN 1 Baso. Hipotesis dari penelitian ini adalah “Pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Take and Give lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas X SMKN 1 Baso Tahun Pelajaran 2021/2022”. Jenis penelitian ini adalah Pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X AKL ( Akutansi Keuangan dan Lemabaga) SMKN 1 Baso Tahun Pelajaran 2021/2022. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AKL 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X AKL 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep matematika berupa tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil analisis tes pemahaman konsep matematika siswa yang dihitung dengan uji-t diperoleh t_hitung= 2,906 dan t_tabel= 1,68 karena t_hitung > t_tabel berarti H_0 ditolak dan H_1 diterima. Dan dari perhitungan Software Minitab diperoleh P-Value = 0,003, α = 0,05 dan nilai P-Value α. Jadi, dapat disimpulkan bahwa “Pemahaman konsep matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran Take and Give lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas X SMKN 1 Baso Tahun Pelajaran 2021/2022”.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail