ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disertasi ini berjudul “Pengembangan modul ajar mata pelajaran tafsir berintegrasi ‘‘Ulumul Qur’an pada Pondok Pesantren Diniyah Limo Jurai Sungai Pua Kabupaten Agam.” Penelitian ini dilakukan oleh Yusri Yaldi, Nim; 32123009. Program Doktor S3 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penilitian ini berangkat dari kondisi kegiatan pembelajaran Tafsir dan ‘Ulumul Qur’an di Pondok Pesantren Diniyah Limo Jurai Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, masih berjalan terpisah antara bidang studi Tafsir dengan ‘Ulumul Qur’an dengan menerap materi ajar sederhana berbasis kitab klasik dan hafalan konvensional, tanpa dokumen modul terintegrasi yang mendukung pemahaman holistik. Pembelajaran seperti ini menyebabkan fragmentasi konsep ‘Ulumul Qur’an belum teraplikasikan secara kontekstual pada analisis Tafsir, sehingga belum maksimal memenuhi tuntutan keterampilan abad 21 bagi siswa di program Takhasus Tafsir. Kurikulum pesantren bidang studi‘Ulumul Qur’an perlu bertransformasi dari hafalan menjadi alat interpretasi aktif, selaras dengan perkembangan pendidikan Islam modern yang menekankan integrasi ilmu pengetahuan Qur'ani. Pengembangan modul ajar berbasis model 4D diperlukan untuk mengintegrasikan kedua mata pelajaran secara sistematis, meningkatkan validitas, praktikalitas, dan efektivitas pembelajaran di lingkungan pesantren lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar mata pelajaran Tafsir yang terintegrasi ‘Ulumul Qur’an di Pondok Pesantren Diniyah Limo Jurai Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) untuk mengatasi keterpisahan materi ajar yang berbasis hafalan konvensional. Pendekatan 4D memberikan kerangka sistematis dalam mengembangkan modul ajar Tafsir berintegrasi ‘Ulumul Qur’an. Pada tahap Define, dilakukan analisis kebutuhan pembelajaran untuk menentukan tujuan, kompetensi dasar, dan indikator pencapaian pembelajaran (KKO 4-6). Tahap Design dan Develop menghasilkan struktur modul dengan model Integrasi Multidisipliner Infusif-Komplementatif yang artinya ‘Ulumul Qur'an diinfuskan ke dalam mata pelajaran Tafsir sebagai elemen pendukung utama kemudian Teori ‘Ulumul Qur'an berfungsi melengkapi analisis tafsir ayat secara kontekstual. Dalam aktualisasinya melibatkan dua disiplin utama (mata pelajaran Tafsir dan mata pelajaran ‘Ulumul Qur'an) dengan hierarki Tafsir sebagai core subject. Infusi ‘Ulumul Qur'an dilakukan secara sistematis pada tiga lapisan utama : kontekstual (asbabun nuzul, makkiyah-madaniyah), struktural (munasabah, tartib ayat), dan metodologis (Mantuq Mafhum, nasikh-mansukh, i'jaz). Pendekatan ini mengubah ‘Ulumul Qur’an dari hafalan konsep menjadi pemahaman kontekstual yang diaplikasikan pada analisis Tafsir melalui aktivitas deep learning, refleksi tematik, dan proyek kolaboratif dalam program Takhasus Tafsir. Tahap Disseminate melibatkan sosialisasi dan pelatihan kepada guru serta evaluasi terus-menerus untuk peningkatan mutu modul. Modul ini mengubah pendekatan fragmentasi menjadi holistik, selaras dengan kurikulum pendidikan Islam modern. Hasil pengembangan modul ajar Tafsir berintegrasi ‘Ulumul Qur’an menunjukkan bahwa modul ini diterima dengan sangat baik dalam konteks Pondok Pesantren Diniyah Limo Jurai. Pada tahap Define dan Design, penilaian ahli materi (tafsir dan ‘Ulumul Qur’an) serta ahli media menyatakan bahwa keterpaduan antara konsep ‘Ulumul Qur’an dan keterampilan analisis tafsir telah dirancang secara sistematis, bahasa dan struktur modul jelas, serta sesuai dengan kurikulum pendidikan Islam modern di pesantren. Hasil angket validitas mencapai rata rata modul dikategorikan sangat valid dan siap diujicobakan dalam kelas takhasus tafsir. Pada tahap Develop dan Disseminate, modul terbukti sangat praktis dan sangat efektif dalam praktik pembelajaran. Guru melaporkan bahwa petunjuk penggunaan modul mudah diikuti, aktivitas deep learning, refleksi tematik, dan proyek kolaboratif dapat dijalankan tanpa beban pedagogis berlebihan, meskipun tetap memerlukan penyesuaian ritme pembelajaran pesantren. Secara akademik, hasil penilaian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan analitis dan kritis siswa, misalnya dari rata rata pretest sekitar 62% pada kemampuan analisis teori-teori yang terdapat dalam materi pelajaran ‘Ulumul Qur’an menjadi rata rata posttest sekitar 85% setelah penggunaan modul selama satu semester. Data ini menunjukkan bahwa modul tidak hanya memperbaiki kualitas materi ajar, tetapi juga mengubah pola belajar santri dari hafalan konvensional menjadi pemahaman kontekstual yang terukur.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUHAMMAD RIVAL, NIM 2522.170, dengan judul “Pengembangan E-Modul Micro Learning dengan Menggunakan Strategi Chunking pada Mata Pelajaran Informatika di SMP Negeri 1 Bukittinggi.” Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya media pembelajaran yang menyajikan materi literasi digital secara ringkas, terstruktur, dan bertahap pada mata pelajaran Informatika di SMP Negeri 1 Bukittinggi. Media yang digunakan guru masih terbatas pada buku paket, PDF, dan slide PowerPoint sehingga pembelajaran cenderung berlangsung satu arah, sementara materi literasi digital yang luas dan disajikan sekaligus membuat peserta didik cepat bosan serta sulit memahami hubungan antarkonsep. Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain e-modul micro learning dengan menggunakan strategi chunking, mendeskripsikan proses pengembangannya, serta mengetahui tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validitas oleh ahli materi, ahli media/desain, dan ahli bahasa, angket praktikalitas oleh dua orang guru Informatika dan peserta didik kelas VIII, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data tersebut dianalisis menggunakan rumus persentase kevalidan, Indeks Praktikalitas, dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian, dihasilkan produk e-modul micro learning berbasis web bernama DigiLit yang memuat halaman login guru dan siswa, penyajian materi literasi digital dalam bentuk chunk, quick check pada setiap akhir chunk, latihan soal, serta rekap nilai siswa. Hasil uji validitas memperoleh persentase 82,67% pada aspek materi, 97,33% pada aspek media/desain, dan 95,38% pada aspek bahasa dengan rata-rata 91,79% berkategori Sangat Valid. Hasil uji praktikalitas memperoleh 93,18% dari guru dan 84,55% dari peserta didik dengan rata-rata 88,86% berkategori Sangat Praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 61,00 pada pretest menjadi 83,67 pada posttest dengan rata-rata N-Gain 0,58 berkategori Sedang. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan sebagai media pembelajaran Informatika pada materi literasi digital di SMP Negeri 1 Bukittinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa Inggris digital terintegrasi nilai keislaman yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kondisi pembelajaran bahasa Inggris saat ini dengan target yang ingin dicapai oleh madrasah. Analisis masalah awal menemukan bahwa buku teks yang digunakan sangat jarang memuat teks tentang tokoh atau sejarah Islam , materi lebih banyak didominasi oleh budaya Barat , dan memiliki tampilan visual yang membosankan. Selain itu, siswa merasa kesulitan menemukan arti kosakata istilah Islami , serta media belajar yang tersedia belum memadai secara teknologi karena ketiadaan fitur audio dan video secara langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE yang mencakup fase Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini difokuskan pada peserta didik kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Proses pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket untuk mengukur tingkat validitas dan praktikalitas produk , serta tes kemampuan awal (pre-test) dan akhir (post-test) untuk mengevaluasi efektivitas. Karena hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, pengujian tingkat efektivitas dianalisis menggunakan statistik non-parametrik melalui Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital yang dikembangkan sangat layak dan berhasil diimplementasikan. Hasil uji validitas secara keseluruhan oleh para ahli memperoleh skor sebesar 90%, yang menunjukkan bahwa modul ini berstatus sangat valid. Pada aspek praktikalitas, modul mencapai skor berkisar 84-87%, membuktikan bahwa media ini praktis digunakan dalam pembelajaran. Untuk pengujian efektivitas, hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang menegaskan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah menggunakan modul. Kesimpulannya, modul pembelajaran bahasa Inggris digital yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ini terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa target sekaligus memperkuat pembentukan karakter Islami siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MIA MAULIDA, 2522171 ”Pengembangan E-Modul Informatika Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematics) Di SMAN 1Solok Selatan” Program studi pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Observasi dan wawancara yang penulis lakukan dengan guru mata pelajaran Informatika di SMAN 1 Solok Selatan menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan buku cetak dan bahan ajar konvensional sebagai media utama pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran digital yang interaktif masih terbatas sehingga peserta didik kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran, mengalami kesulitan dalam memahami materi Informatika, serta belum memiliki bahan ajar yang dapat mendukung pembelajaran secara mandiri. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan e-modul Informatika berbasis Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) sebagai media pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Informatika. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Metode Research and Development merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu produk serta menguji tingkat kelayakan produk yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Uji produk terbagi atas tiga tahap, yaitu uji validitas dengan menggunakan koefisien Aiken's V, uji praktikalitas menggunakan Moment Kappa, dan uji efektivitas menggunakan G-Score. Hasil penelitian ini didukung oleh hasil uji produk yang telah peneliti lakukan. Dari hasil uji validitas yang dilakukan oleh 5 orang ahli diperoleh nilai akhir sebesar 0,86 dengan kategori valid, hasil uji praktikalitas yang dilakukan oleh 2 orang guru memperoleh nilai akhir sebesar 0,88 dengan kategori sangat praktis, dan hasil uji efektivitas yang dilakukan terhadap 30 orang peserta didik memperoleh nilai akhir sebesar 0,82 dengan kategori efektivitas tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul Informatika berbasis STEAM dinyatakan valid, sangat praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam proses pembelajaran Informatika.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hamdi Pranata, NIM. 32122015, Pengembangan Modul Ajar Akidah Terintegrasi dengan Moderasi Beragama dalam Perspektif al-Qur’an di Pondok Pesantren Islam Al Mukmin (PPIM) Ngruki Sukoharjo. Program Doktor S3 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Pembelajaran Akidah di lingkungan pesantren pada umumnya masih didominasi oleh modul ajar yang berorientasi pada penyampaian materi secara tekstual dan belum sepenuhnya mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama secara sistematis. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran belum optimal dalam membentuk pemahaman keagamaan yang komprehensif, kontekstual, dan seimbang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar Akidah yang terintegrasi dengan moderasi beragama dalam perspektif al-Qur’an yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan pada santri kelas I SLTP Pondok Pesantren Islam Al Mukmin (PPIM) Ngruki Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli, guru, dan santri kelas I SLTP. Uji efektivitas dilakukan menggunakan desain kuasi eksperimen melalui perbandingan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, angket kepraktisan, tes hasil belajar, dan angket sikap moderasi beragama. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui uji validitas dengan indeks Aiken’s V, uji kepraktisan dengan persentase, serta uji efektivitas menggunakan independent samples t-test dan skor N-gain berdasarkan output SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan valid pada aspek materi dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,64375, aspek bahasa sebesar 0,64375, dan aspek desain pembelajaran sebesar 0,80000. Tingkat kepraktisan berdasarkan respons guru mencapai 84,00% dan berdasarkan respons santri mencapai 88,33%, dengan persentase gabungan sebesar 87,25% yang berada pada kategori sangat praktis. Uji efektivitas menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Berdasarkan output SPSS, rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 86,833, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 78,421. Skor N-gain kelas eksperimen sebesar 0,803 berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,634 berada pada kategori sedang. Hasil angket juga menunjukkan bahwa skor sikap moderasi beragama santri pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Temuan penelitian menunjukkan bahwa efektivitas modul didukung oleh desain pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan terintegrasi dengan nilai-nilai moderasi beragama dalam perspektif al-Qur’an. Modul yang dikembangkan tidak hanya memperkuat hasil belajar Akidah santri, tetapi juga menunjukkan skor sikap moderasi beragama yang lebih baik pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol pada pengukuran akhir pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fahranisa Naila, (2026)Strategi Guru dalam Menyusun Modul Ajar Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta di MAN 4 Pasaman Barat. Skripsi. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan implementasi Kurikulum Merdeka yang mengharuskan guru mampu menyusun modul ajar pembelajaran mendalam dan mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran. Kenyataannya, masih terdapat berbagai kendala yang dihadapi guru, seperti keterbatasan pemahaman mengenai konsep pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta, pelatihan yang belum optimal, serta keterbatasan waktu dan sarana pendukung dalam penyusunan modul ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menyusun modul ajar pembelajaran mendalam, strategi guru dalam menyusun modul ajar Kurikulum Berbasis Cinta, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam penyusunan modul ajar di MAN 4 Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam, Kepala Madrasah, dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menyusun modul ajar pembelajaran mendalam diawali dengan menganalisis Capaian Pembelajaran, menyusun Tujuan Pembelajaran, merancang kegiatan belajar berdasarkan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning, serta menyesuaikannya dengan karakteristik peserta didik. Dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Berbasis Cinta, guru mengintegrasikan nilai kasih sayang, empati, toleransi, kepedulian, dan penghargaan terhadap keberagaman ke dalam seluruh proses pembelajaran sehingga pembelajaran tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik. Faktor pendukung meliputi dukungan kepala madrasah, kerja sama antarguru, kegiatan MGMP, kebijakan Kurikulum Merdeka, dan ketersediaan referensi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan pemahaman guru, pelatihan yang belum berkelanjutan, keterbatasan waktu, perbedaan karakteristik peserta didik, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru berupaya meningkatkan kompetensi melalui MGMP, pelatihan, belajar mandiri, diskusi dengan sesama guru, serta melakukan refleksi dan revisi terhadap modul ajar yang telah disusun.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hanifa Corrina Rasyid, NIM: 2522067, dengan judul skripsi "Perancangan Modul Praktikum Arduino Uno Berbasis Simulator Tinkercad untuk Mata Pelajaran Informatika Kelas XII di SMA Negeri 1 Payakumbuh". Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Latar belakang masalah dalam penelitian di SMAN 1 Payakumbuh, penulis melihat bahwa sekolah belum memiliki sarana yang memadai berupa perangkat fisik Arduino Uno dan komponen pendukungnya. Keterbatasan ini menyebabkan kegiatan praktikum Arduino Uno pada mata pelajaran Informatika kelas XII belum dapat terlaksana secara optimal karena strategi pembelajaran yang digunakan lebih banyak bersifat teoritis tanpa adanya praktik langsung. Selain itu peserta didik belum memiliki panduan praktikum yang terstruktur dan belum terbiasa belajar secara mandiri sehingga tujuan pembelajaran belum dapat tercapai dengan baik. Dengan demikian peneliti tertarik merancang Modul Praktikum Arduino Uno Berbasis Simulator Tinkercad. Perancangan modul praktikum ini dapat membantu guru dan peserta didik pada saat melaksanakan praktikum Arduino Uno secara virtual. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang modul praktikum Arduino Uno berbasis simulator Tinkercad yang valid, praktis, dan efektif agar dapat memudahkan peserta didik dalam proses pembelajaran Informatika kelas XII di SMAN 1 Payakumbuh.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) versi 4D, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Modul yang dihasilkan memuat delapan kegiatan praktikum yang disusun secara berjenjang. Uji produk yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas oleh pakar yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli kebahasaan, uji praktikalitas oleh guru mata pelajaran Informatika, guru mata pelajaran IoT, dan guru mata pelajaran Robotik, serta uji efektivitas oleh peserta didik kelas XII.
Hasil dari penelitian modul praktikum Arduino Uno berbasis simulator Tinkercad yang bisa digunakan oleh guru dan peserta didik pada mata pelajaran Informatika kelas XII. Hasil uji validitas dari 9 orang validator adalah 0,87 dengan kriteria Valid, untuk uji praktikalitas dari 3 orang guru adalah 0,94 dengan kriteria Sangat Praktis, dan untuk uji efektivitas dari peserta didik kelas XII adalah 0,815 dengan kriteria Efektif. Dengan demikian, modul dinyatakan valid, sangat praktis, dan efektif digunakan sebagai media praktikum Arduino Uno di SMA Negeri 1 Payakumbuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi yang disusun oleh Syifa Urrahmah, NIM 2122182, skripsi ini berjudul "Pengaruh E-Modul Berbasis Canva terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI di MTsN 1 Lima Puluh Kota, Program Studi Pendidikan Agam Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar SKI di MTsN 1 Lima Puluh Kota.Rendahnya hasil belajar disebabkan karena keterbatasan sumber belajar yang masih belum bervariasi dan sebagian siswa merasa bosan sehingga melakukan kegiatan yang tidak berhubungan dengan pembelajaran. Data awal dari hasil belajar sebagian siswa dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) menunjukkan bahwa yang mencapai KKTP masih dibawah 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-modul berbasis canva terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran SKI. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian ini berjumlah 199 siswa di kelas VII, dengan sampel berjumlah 60 siswa terdiri dari dua kelas yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuam, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji N gain dan uji T (Independen Sample T-Test) dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah digunakannya e-modul berbasis canva. Rata-rata nilai pre tes sebesar 51,70 meningkat menjadi 89,93 pada post tes.dengan selisih sebesar 38,23. Pengujian ini menggunakan uji Independent Sample T-Test yang menunjukkan terdapat pengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan signifikan 0,000 0,05 yang berrti Ha diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh e-modul berbasis canva terhadap hasil belajar siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “PENGEMBANGAN E-MODUL PAI MENGGUNAKAN KVISOFT FLIPBOOK MAKER PADA MATERI SHOLAT JENAZAH DI SMPN 6 KINALI PASAMAN BARAT” yang disusun oleh ARIA dengan NIM 2122246 pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Bukittinggi Skripsi ini dilatar belakangi oleh peran penting Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter peserta didik, salah satunya melalui materi shalat jenazah. Di sisi lain, pembelajaran abad ke-21 menuntut pemanfaatan teknologi, namun di lapangan kegiatan belajar masih didominasi metode ceramah dan buku teks. Materi ini dianggap sulit dan membosankan karena minim media visual maupun interaktif, sementara guru mengalami keterbatasan waktu dan kemampuan teknis mengembangkan bahan ajar digital. Selain itu, sumber belajar daring yang relevan masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengembangan emodul interaktif berbasis Kvisoft Flipbook Maker agar materi lebih mudah dipahami, menarik, dan mendukung kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan tiga tahap, yang secara berurutan meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), serta tahap pengembangan (develop). Pada tahap pendefinisian dilakukan identifikasi masalah dan kebutuhan pembelajaran, tahap perancangan meliputi penyusunan kerangka dan rancangan produk, sedangkan tahap pengembangan meliputi pembuatan produk serta penilaian kelayakan. Instrumen utama yang digunakan untuk menilai kelayakan produk berupa lembar validasi yang diisi oleh para ahli yang berkompeten di bidangnya. Penilaian terhadap e-modul ini dilakukan oleh tiga orang validator yang telah ditetapkan, yaitu satu orang dosen ahli yang memiliki keahlian khusus di bidang media pembelajaran Ibuk Miftahul Jannah, S. Pd, M. Pd, satu orang dosen ahli yang kompeten di bidang kebahasaan yaitu Ibuk Dr. Deswalantri, SS, M. Pd serta satu orang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang berpengalaman dan memahami kondisi pembelajaran di SMPN 6 Kinali Pasaman Barat yaitu Bapak Dr. Ahd Ghozali, M. Ag. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan yaitu Hasil validasi terhadap E-Modul PAI menggunakan Kvisoft Flipbook Maker pada materi sholat jenazah di SMPN 6 Kinali pasaman Barat adalah valid dengan persentase 82,2 %.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract This thesis is entitled "Developing an Islamic-Integrated E-Module for Listening for Academic Purpose for Students of the English Study Program at UIN Bukittinggi," was written by Afifah Khairanisyah by Student ID No. 20224001, a student of the Graduate Program in Teaching English, Faculty of Education and Teacher Training, State Islamic University of Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Abstract This research aimed to develop an Islamic-integrated e-module for the Listening for Academic Purposes (LAP) course for fourth-semester students of the English Study Program at UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. The study was motivated by the limited use of interactive technology and the absence of Islamic values in existing LAP materials. The objectives were to identify students’ needs, develop the e-module, and evaluate its validity, practicality, and effectiveness. This Research and Development (R&D) study employed the ADDIE model supported by the TPACK framework. The e-module was developed using Google Slides integrated with Slido and Nearpod. Data were collected through questionnaires, interviews, and listening tests from 46 students for the needs analysis and 39 students for the implementation stage. Three experts validated the instruments and product using Aiken’s V, while effectiveness was analyzed using the Mann–Whitney U test. The findings revealed that students needed an interactive and accessible e-module integrated with Islamic values. The developed e-module achieved very high validity (Aiken’s V = 0.85) and high practicality (88.30%). Although both groups showed improved listening scores, no statistically significant difference was found between the experimental and control groups (p > 0.05). Therefore, the developed e-module was valid and highly practical, but its effectiveness over conventional instruction was not statistically significant.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK M.Fauzan, Nim 20124021 penelitian ini berjudul Pengembangan E-Modul Interaktif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 2 Padang Panjang, yang disusun oleh mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai permasalahan dalam pembelajaran PAI di tingkat Sekolah Menengah Pertama, antara lain dominannya pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru, keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang inovatif, serta belum optimalnya pengakomodasian perbedaan gaya belajar peserta didik. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan aktif dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul interaktif pada mata pelajaran PAI yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik validasi ahli, angket praktikalitas, tes hasil belajar (pretest dan posttest), observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,90 berdasarkan penilaian ahli materi, bahasa, dan media. Dari aspek kepraktisan, e-modul dinyatakan sangat praktis digunakan oleh guru dan peserta didik dengan nilai Fleiss Kappa sebesar 1,00. Selain itu, e-modul interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 92,31, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh rata-rata 76,54. Dengan demikian, e-modul interaktif ini layak digunakan sebagai media pembelajaran PAI dan mampu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif serta mendukung kemandirian belajar peserta didik. Kata kunci: E-Modul Interaktif, Pendidikan Agama Islam, Pengembangan Media, ADDIE, hasil belajar ABSTRACT M,Fauzan, Nim 20124021 This study is entitled Development of an Interactive E-Module for Islamic Religious Education (PAI) at SMP Negeri 2 Padang Panjang, conducted in the Master’s Program of Islamic Religious Education, Postgraduate School of Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi in 2026. The study was motivated by several challenges in Islamic Religious Education learning at the junior high school level, including the dominance of teacher-centered instructional approaches, limited use of innovative learning media, and insufficient accommodation of students’ diverse learning styles. These conditions have led to low student engagement and limited learning autonomy. The purpose of this research was to develop an interactive e-module for Islamic Religious Education that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Data were collected through expert validation, practicality questionnaires, learning achievement tests (pretest and posttest), observations, and documentation. The results indicate that the developed interactive e-module demonstrates a high level of validity, with an Aiken’s V value of 0.90 based on assessments by content, language, and media experts. In terms of practicality, the e-module was rated as highly practical for both teachers and students, as reflected by a Fleiss’ Kappa value of 1.00. Furthermore, the e-module proved effective in improving students’ learning outcomes. The experimental class achieved a mean posttest score of 92.31, which was significantly higher than that of the control class, with a mean score of 76.54. Therefore, the interactive e-module is feasible for use as a learning medium in Islamic Religious Education and contributes positively to enhancing the quality of innovative, student-centered learning that supports learners’ autonomy. Keywords: interactive e-module, Islamic Religious Education, media development, ADDIE, learning outcomes
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini dibuat oleh Lega Lestari, NIM 2121053 dengan judul skripsi “Analisis Keterampilan Menyusun Modul Ajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Angkatan 2022 di UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi.” Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan tingkat keterampilan mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Angkatan 2022 UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dalam menyusun Modul Ajar, sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Modul Ajar merupakan salah satu perangkat esensial yang wajib dikuasai oleh calon guru untuk merancang pembelajaran yang adaptif dan berdiferensiasi. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu kesenjangan antara tuntutan kurikulum baru (Kurikulum Merdeka) terhadap kompetensi calon guru PAI dengan kesiapan aktual mahasiswa dalam menguasai kompetensi tersebut. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data secara dokumentasi. Modul Ajar merupakan data sekunder yang mana sudah ada sebelum penelitian dilakukan. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PAI Angkatan 2022 yang telah menempuh mata kuliah terkait kurikulum/perencanaan pembelajaran. Teknik pengambilan sampel adalah non formal pibling, mengambil gambar atau dokumen-dokumen untuk memperoleh data, lalu dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis modul ajar yang telah disusun oleh mahasiswa PAI yaitu sebanyak 112 orang. Data dikumpulkan melalui menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif (Mean, Frekuensi, dan Persentase) melalui bantuan SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keterampilan mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2022 dalam menyusun modul ajar berada pada kategori baik, dengan rata-rata skor sebesar 3,13. Mahasiswa telah mampu memahami dan menerapkan sebagian besar komponen penting modul ajar yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, terutama pada aspek identitas, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran (ATP). Aspek yang memperoleh skor tertinggi terdapat pada penyusunan tujuan pembelajaran dan struktur kegiatan pembelajaran, sedangkan aspek yang masih perlu ditingkatkan adalah refleksi guru dan siswa, serta pengayaan dan remedial. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,752, yang menandakan bahwa instrumen yang digunakan memiliki tingkat keandalan tinggi. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa mahasiswa PAI telah memiliki kemampuan konseptual dan praktis dalam menyusun modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka, meskipun masih membutuhkan penguatan dalam penerapan asesmen autentik, pengembangan strategi pengayaan, dan refleksi pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tesis ini berjudul “PENGEMBANGAN MODUL AJAR PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN RAHMATAN LIL ALAMIN (P5RA) BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KELAS VII MTSN 6 LIMA PULUH KOTA” yang disusun oleh ASWANDI dengan NIM 10221017 Pada Program Studi Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan UIN SMDD Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena perangkat ajar yang ada di MTsN 6 Lima Puluh Kota berupa modul ajar P5RA belum mengakomodir potensi budaya lokal sesuai dengan yang dinginkan dalam kurikulum merdeka. Oleh karena itu diperlukan sebuah modul ajar P5RA berbasis kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Modul Ajar Berbasis Kearifan Lokal yang valid praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah pengembangan dengan model EDDIE yang dikembangkan oleh Robert Marible Branch yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analisis, desain, development, implementation, dan evaluation. Tahap analysis terdiri dari analisis kebutuhan analisis kurikulum dan analisis peserta didik. Tahap design dilakukan rancangan produk dan penyusunan instrumen. Tahap develop penilaian dari para ahli, meliputi ahli content, ahli konstruk dan ahli bahasa. Pada tahap implementation dilakukan uji coba skala kecil dan skala besar terakhir tahap evaluation, yakni menganalisis kelebihan dan kekurangan dari produk yang diujicobakan. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi, praktisasi dan efektivitas berupa angket. Analisis data terdiri dari analisis validitas, praktikalitas dan efektivitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian dari validator Modul Ajar yang dikembangkan mendapatkan skor rata-rata 0.861, skor ini termasuk kriteria valid. Berdasarkan uji praktikalitas dengan pendidik memenuhi kriteria yang sangat praktis dan rata-rata presentasi kepraktisan 91,15%. Pada uji efektivitas yang diberikan kepada siswa memenuhi kriteria yang sangat efektif dengan rata-rata persentase keaktifan 88,93%. Dari data di atas dapat diketahui bahwa Modul Ajar P5RA Berbasis Kearifan Lokal pada kelas VII MTsN 6 Lima Puluh Kota dengan tema Makanan Tradisional Minangkabau, Kesenian dan Kebudayaan Tradisional, dan Kesantunan Dalam Budaya Minangkabau di MTsN 6 Lima Puluh Kota terbukti valid praktis dan efektif untuk digunakan. Kata Kunci : Pengembangan, Modul Ajar P5RA, Kearifan Lokal
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Judul skripsi “Pengaruh Penggunaan Modul Ajar Berbasis Blended Learning Terhadap Penguasaan Materi Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika di MAN 3 Agam” disusun oleh Linda Lestari NIM. 2520117, Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan guru di MAN 3 Agam yang belum memanfaatkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran serta penggunaan modul ajar yang masih kurang, padahal mata pelajaran informatika menuntut pemahaman konsep dan keterampilan yang didukung oleh metode pembelajaran interaktif dan terstruktur, akibatnya penguasaan materi pada siswa belum optimal serta siswa kurang terlibat dalam pembelajaran secara mandiri dan sumber belajar tambahan di luar buku pembelajaranpun terbatas, sehingga siswa tidak memiliki kesempatan untuk belajar secara fleksibel dan efektif. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan modul ajar berbasis blended learning terhadap penguasaan materi siswa. Jenis penelitian ini yaitu quasi eksperimen dengan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Sampel pada penelitian ini terdiri dari dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan modul ajar berbasis blended learning dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan yaitu soal tes pilihan ganda untuk mengukur penguasaan materi siswa setelah pembelajaran. Sampel penelitiannya yaitu kelas X.1 sebagai kelas eksperimen dengan banyaknya siswa yaitu sebanyak 25 siswa dan X.4 sebagai kelas kontrol dengan banyaknya siswa yaitu sebanyak 28 siswa. Pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secara acak dengan menggunakan model simpel random sampling. Uji analisis prasyaratnya berupa uji normalitas dan homogenitas Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai posttest untuk kelas kontrol dan eksperimen terdistribusi normal dan homogen, sedangkan untuk hasil akhir yang menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikan dari hasil posttest ini yaitu sebesar 0,031 yang artinya nilai ini 0,05 yang berarti H0 ditolak sedangkan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul ajar berbasis blended leearning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penguasaan materi pada mata pelajaran informatika di MAN 3 Agam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini disusun oleh Devi Nobita NIM 2121046, dengan judul Pengembangan E-Modul sebagai Sumber Belajar pada fase D di MTsN 1 Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kelengkapan buku paket, jumlah buku yang tersedia tidak sesuai dengan jumlah siswa yang ada, serta kemandirian belajar siswa yang belum tercapau. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk E-Modul sebagai sumber belajar menggunakan aplikasi canva pada fase D di MTsN 1 Bukittinggi Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan model pengembangan ADDIE, Yaitu Analisis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation. Tujuan dipilihnya model ADDIE sebagai model pengembangan ialah untuk menghasilkan produk dan prosedur yang diujicoba dilapangan secara sistematis, dan diperbaiki atau dievaluasi sesuai dengan kriteria produk yang diharapkan. Penelitian ini diuji dengan tiga tahap, yaitu uji validitas dengan para ahli dibidangnya seperti materi, media, dan bahasa. Serta uji praktikalitas kepada siswa dan guru mata pelajaran Sejsrah Kebudayaan Islam dilokasi penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa E-Modul sebagais umber belajar menggunakan aplikasi canva bisa digunakan lada siswa dan guru kelas VII. E-Modul dapat digunakan dalam proses belajar sebagai media penunjang yang bisa diakses menggunakan Android. Untuk hasil uji produk validitas ahli media mendapat nilai 85, ahli bahasa 82, dan ahli materi 93,33. Sedangkan uji praktikalitas respon siswa mendapat nilai keseluruhan 89,93. Pada uji praktikalitas guru, mendapat nilai 98,66. Secara keseluruhan, E-Modul berada pada kategori sangat baik dan tidak revisi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tri Juniarti NIM. 2121.169, Thesis Title: "Development of Problem Solving-Based Teaching Modules in Learning Aqidah Akhlak Class VII MTsN 1 Agam". Department of Islamic Religious Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Sjech M. Djamil Djambek State Islamic University Bukittinggi, 2025. The inability of students to solve problems is the background for the author to develop a teaching module based on problem solving. The purpose of this study is to develop a teaching module based on problem solving for aqidah akhlak lessons. The research and development model used is owned by Thiagarajan and Sammel, which consists of four main stages: definition, design, development, and dissemination. The findings of this study indicate that experts believe that the criteria are very valid, with an average value of 4.51. The responses of educators and students to this module are classified as very valid and practical, with average values of 4.7 and 4.64, respectively. The assessment criteria for the teaching module based on problem solving show very good results. Thus, this teaching module is considered to have high validity and is ready to be used in teaching aqidah akhlak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tesis dengan judul “PENGEMBANGAN E-MODUL MENGGUNAKAN APLIKASI FLIP PDF PROFESSIONAL UNTUK PEMBELAJARAN FIKIH DI KELAS IV MI” yang ditulis oleh MURDIANA Nim 20122009. Program Studi S2 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masalah kurangnya kemampuan dan keterampilan pendidik dalam mengemas dan merancang sumber belajar sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usia peserta didik, ilmu pengetahuan dan teknologi serta fasilitas yang tersedia. Sementara kemampuan mengembangkan materi pelajaran, memanfaatkan media yang kreatif, inovatif, dan variatif sebagai sumber belajar melalui teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam proses pembelajaran merupakan kompetensi profesional yang harus dimiliki pendidik. Melalui kemampuan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang menarik dan pembelajaran berlangsung secara optimal. Melalui penelitian ingin diketahui bagaimana mengembangkan sumber belajar fikih yang inovatif dan kreatif serta pemanfaatan teknologi dengan mengembangkan modul cetak menjadi e-modul. Serta dapat diketahui bagaimana mengembangkannya menjadi e-modul yang valid, efektif dan praktis untuk digunakan pada pembelajaran fikih. Adapun tujuan penelitian dan pengembangan adalah untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran fikih, mengetahui desain e-modul, mengetahui validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya dalam pembelajaran fikih. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model pengembangan Four – D (4D), melalui empat tahapan utama, yaitu (1) pendefinisian (define) tujuannya untuk mengetahui kebutuhan awal dalam mengembangkan e-modul, (2) perencanaan (design) seperti menentukan komponen e-modul, menyusun materi, mendesign lay out, mengkonversi dan meng-import dokumen. (3) pengembangan (develop) melalui pengujian produk e-modul yang divalidasi oleh 3 ahli materi/bahasa dan 3 ahli media (4) penyebaran (disseminate) yakni penyebaran e-modul yang telah dikembangkan. Hasil penelitian pengembangan e-modul berdasarkan analisis data kelayakan e-modul menurut ahli materi mencapai nilai rata-rata sebesar 84. Penilaian ahli media kelayakan e-modul mencapai nilai rata-rata 91.6. Hal ini dapat diartikan bahwa e-modul fikih dalam kategori “sangat valid”. Pada uji praktikalitas diperoleh nilai rata-rata skor total sebesar 4.57 dari nilai skor maksimal 5. Dapat diartikan bahwa e-modul fikih kategori “sangat praktis” untuk digunakan. Dari analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa e-modul fikih menggunakan aplikasi flip pdf professional efektif digunakan dalam pembelajaran fikih di MIN Kota Bukittinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Novia Lisliningsih, 20123005, Tesis “Pengembangan Modul Program Unggulan Pendidikan Bukittinggi (PUPB) Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi di SMP Negeri Kota Bukittinggi” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2025. Pelajaran PUPB merupakan muatan lokal yang diajarkan khusus di daerah Bukittinggi. Pembelajaran PUPB diajarkan dengan menggunakan modul pembelajaran yang telah disusun oleh guru SMP Kota Bukittinggi. Materi yang dipaparkan di dalam modul belum mewadahi kebutuhan, gaya belajar dan minat peserta didik, sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam belajar. Modul PUPB juga menyajikan materi yang relative sederhana sehingga guru membutuhkan referensi lain dalam mengajar. Hadirnya penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut, penulis mencoba mengembangkan modul berbasis pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran PUPB dengan pendekatan Research and Development (R&D). Adapun model yang digunakan dalam pengembangan modul tersebut adalah model 4-D yang terdiri dari Define-Design-Develop-Disseminate. Selanjutnya, pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket atau kuesioner, tes, pedoman wawancara, dan lembar observasi. Dimana produk yang dihasilkan dalam penelitian ini dilakukan uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan berbentuk modul berbasis konstruktivisme dinyatakan valid menurut pakar dari aspek materi, aspek bahasa, dan aspek media dengan nilai validasi sebesar 0,98. Modul juga praktis dan layak digunakan berdasarkan uji praktikalitas kepada guru ahli memperoleh hasil sebesar 94,5% dan uji praktikalitas kepada murid memperoleh hasil 91,95%. Modul juga dinyatakan efektif dengan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, modul PUPB berbasis pembelajaran berdiferensiasi dapat digunakan dan disebarluaskan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya sumber belajar yang sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas, kepraktisan, dan keefektifan modul matematika yang terintegrasi nilai-nilai Islam pada materi barisan dan deret. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D), dengan proses pengembangan modul menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahapan Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Data dalam penelitian ini diperoleh melalui lembar validasi, angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul matematika yang terintegrasi nilai-nilai Islam memiliki tingkat validitas sebesar 85%, yang dikategorikan sangat valid. 2) Berdasarkan tanggapan peserta didik, modul ini memiliki tingkat kepraktisan sebesar 82,43%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. 3) Keefektifan modul diukur melalui hasil belajar peserta didik, dengan persentase ketuntasan mencapai 78,57%, yang masuk dalam kategori efektif. Dengan demikian, modul ini layak digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam mampu meningkatkan hasil belajar serta menanamkan karakter Islami dalam diri peserta didik, seperti kejujuran, sikap saling membantu dan lainnya. Berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan para pendidik mengembangkan bahan ajar yang memadukan konsep akademik dengan nilai-nilai Islam agar membangun karakter peserta didik sesuai dengan ajaran Islam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengembangan Modul Pembelajaran Digital pada Mata Pelajaran PAI Fase D di SMPN 1 Kamang Magek” yang di susun oleh Muhammad Ilham Eka Saputra dengan NIM 2120064 pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN SMDD Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena bahan ajar yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kamang Magek masih menggunakan buku cetak dan belum menggunakan bahan ajar lain dalam proses pembelajaran nya sehingga masih kurang menarik perhatian sisiwa dan belum mampu menggugah semangat belajar dan membaca siswa. Oleh karena itu, perlu dirancang Modul Pembelajaran digital pada Mata Pelajaran PAI untuk menanggulangi permasalahan terhadap bahan ajar PAI, karena Modul Pembelajaran Digital memiliki tampilan yang menarik dan dapat menggugah minat belajar siswa serta dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran digital yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang lebih dikenal dengan istilah Research and Developmen (R&D). Penelitian penembangan adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. ADDIE merupakan akronim untuk Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Tahap analysis terdiri atas analisis kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisis peserta didik. Tahap design dilakukan rancangan produk dan penyusunan instrumen. Tahap develop penilaian dari para ahli, meliputi ahli content, ahli konstruk dan ahli bahasa. Pada tahap implementation, dilakukan ujicoba skala kecil dan skala besar, terakhir tahap evaluation, yakni menganalisis kelebihan dan kekurangan dari produk yang diujicoba.Instrumen yang digunakan adalah lembar validitas, praktikalitas, dan efektifitas berupa angket. Analisis data terdiri dari analisis validitas, praktikalitas dan efektivitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian dari validator, Modul pembelajaran digital yang dikembangkan mendapatkan skor rata-rata 0,842, skor ini termasuk kriteria valid. Berdasarkan uji praktikalitas dengan pendidik memenuhi kriteria sangat praktis dengan rata-rata persentase kepraktisan 90%. Pada uji efektifitas yang diberikan kepada siswa memenuhi kriteria sangat efektif dengan rata-rata persentase keefektifan 93,03%.