PENGEMBANGAN DIGITAL ISLAMIC ENGLISH INTEGRATION MODULE (DIEIM) DI MTSN 3 LIMA PULUH KOTA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran bahasa Inggris digital terintegrasi nilai keislaman yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Penelitian dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kondisi pembelajaran bahasa Inggris saat ini dengan target yang ingin dicapai oleh madrasah. Analisis masalah awal menemukan bahwa buku teks yang digunakan sangat jarang memuat teks tentang tokoh atau sejarah Islam , materi lebih banyak didominasi oleh budaya Barat , dan memiliki tampilan visual yang membosankan. Selain itu, siswa merasa kesulitan menemukan arti kosakata istilah Islami , serta media belajar yang tersedia belum memadai secara teknologi karena ketiadaan fitur audio dan video secara langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE yang mencakup fase Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini difokuskan pada peserta didik kelas VIII di MTsN 3 Lima Puluh Kota. Proses pengumpulan data dilakukan melalui instrumen angket untuk mengukur tingkat validitas dan praktikalitas produk , serta tes kemampuan awal (pre-test) dan akhir (post-test) untuk mengevaluasi efektivitas. Karena hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, pengujian tingkat efektivitas dianalisis menggunakan statistik non-parametrik melalui Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul digital yang dikembangkan sangat layak dan berhasil diimplementasikan. Hasil uji validitas secara keseluruhan oleh para ahli memperoleh skor sebesar 90%, yang menunjukkan bahwa modul ini berstatus sangat valid. Pada aspek praktikalitas, modul mencapai skor berkisar 84-87%, membuktikan bahwa media ini praktis digunakan dalam pembelajaran. Untuk pengujian efektivitas, hasil Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang menegaskan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan setelah menggunakan modul. Kesimpulannya, modul pembelajaran bahasa Inggris digital yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman ini terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kompetensi bahasa target sekaligus memperkuat pembentukan karakter Islami siswa.