Abstrak
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengembangan Modul Pembelajaran Digital pada Mata Pelajaran PAI Fase D di SMPN 1 Kamang Magek” yang di susun oleh Muhammad Ilham Eka Saputra dengan NIM 2120064 pada Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN SMDD Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi karena bahan ajar yang digunakan oleh guru PAI di SMPN 1 Kamang Magek masih menggunakan buku cetak dan belum menggunakan bahan ajar lain dalam proses pembelajaran nya sehingga masih kurang menarik perhatian sisiwa dan belum mampu menggugah semangat belajar dan membaca siswa. Oleh karena itu, perlu dirancang Modul Pembelajaran digital pada Mata Pelajaran PAI untuk menanggulangi permasalahan terhadap bahan ajar PAI, karena Modul Pembelajaran Digital memiliki tampilan yang menarik dan dapat menggugah minat belajar siswa serta dapat diakses kapan saja dan dimana saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul pembelajaran digital yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang lebih dikenal dengan istilah Research and Developmen (R&D). Penelitian penembangan adalah penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. ADDIE merupakan akronim untuk Analyze, Design, Develop, Implement dan Evaluate. Tahap analysis terdiri atas analisis kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisis peserta didik. Tahap design dilakukan rancangan produk dan penyusunan instrumen. Tahap develop penilaian dari para ahli, meliputi ahli content, ahli konstruk dan ahli bahasa. Pada tahap implementation, dilakukan ujicoba skala kecil dan skala besar, terakhir tahap evaluation, yakni menganalisis kelebihan dan kekurangan dari produk yang diujicoba.Instrumen yang digunakan adalah lembar validitas, praktikalitas, dan efektifitas berupa angket. Analisis data terdiri dari analisis validitas, praktikalitas dan efektivitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan penilaian dari validator, Modul pembelajaran digital yang dikembangkan mendapatkan skor rata-rata 0,842, skor ini termasuk kriteria valid. Berdasarkan uji praktikalitas dengan pendidik memenuhi kriteria sangat praktis dengan rata-rata persentase kepraktisan 90%. Pada uji efektifitas yang diberikan kepada siswa memenuhi kriteria sangat efektif dengan rata-rata persentase keefektifan 93,03%.