ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MUHAMMAD RIVAL, NIM 2522.170, dengan judul “Pengembangan E-Modul Micro Learning dengan Menggunakan Strategi Chunking pada Mata Pelajaran Informatika di SMP Negeri 1 Bukittinggi.” Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya media pembelajaran yang menyajikan materi literasi digital secara ringkas, terstruktur, dan bertahap pada mata pelajaran Informatika di SMP Negeri 1 Bukittinggi. Media yang digunakan guru masih terbatas pada buku paket, PDF, dan slide PowerPoint sehingga pembelajaran cenderung berlangsung satu arah, sementara materi literasi digital yang luas dan disajikan sekaligus membuat peserta didik cepat bosan serta sulit memahami hubungan antarkonsep. Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain e-modul micro learning dengan menggunakan strategi chunking, mendeskripsikan proses pengembangannya, serta mengetahui tingkat validitas, praktikalitas, dan efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket validitas oleh ahli materi, ahli media/desain, dan ahli bahasa, angket praktikalitas oleh dua orang guru Informatika dan peserta didik kelas VIII, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data tersebut dianalisis menggunakan rumus persentase kevalidan, Indeks Praktikalitas, dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian, dihasilkan produk e-modul micro learning berbasis web bernama DigiLit yang memuat halaman login guru dan siswa, penyajian materi literasi digital dalam bentuk chunk, quick check pada setiap akhir chunk, latihan soal, serta rekap nilai siswa. Hasil uji validitas memperoleh persentase 82,67% pada aspek materi, 97,33% pada aspek media/desain, dan 95,38% pada aspek bahasa dengan rata-rata 91,79% berkategori Sangat Valid. Hasil uji praktikalitas memperoleh 93,18% dari guru dan 84,55% dari peserta didik dengan rata-rata 88,86% berkategori Sangat Praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari 61,00 pada pretest menjadi 83,67 pada posttest dengan rata-rata N-Gain 0,58 berkategori Sedang. Berdasarkan hasil tersebut, e-modul yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif serta layak digunakan sebagai media pembelajaran Informatika pada materi literasi digital di SMP Negeri 1 Bukittinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Annisa Mulyadinata, 2522126, Skripsi, “Efektivitas Penggunaan Aplikasi Veyon dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa pada Proses Pembelajaran Informatika Kelas VIII di Laboratorium Komputer MTsN 1 Agam”. Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya upaya meningkatkan kedisiplinan siswa selama proses pembelajaran Informatika di laboratorium komputer, mengingat pengawasan guru terhadap aktivitas siswa pada komputer masing-masing seringkali sulit dilakukan secara menyeluruh. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan aplikasi monitoring jaringan, yaitu Veyon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah aplikasi Veyon efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa kelas VIII pada pembelajaran Informatika di laboratorium komputer MTsN 1 Agam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 1 Agam, dengan sampel sebanyak 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan aplikasi Veyon dan 30 siswa kelas kontrol yang melaksanakan pembelajaran konvensional tanpa aplikasi Veyon. Instrumen penelitian berupa angket kedisiplinan siswa sebanyak 31 butir pernyataan yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas menggunakan Levene’s Test, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data pretest dan posttest pada kedua kelas berdistribusi normal (Sig. = 0,200), namun varians data posttest kedua kelas tidak homogen (Sig. = 0,023), sehingga uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test pada baris Equal Variances Not Assumed. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai t sebesar -4,326 dengan Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu, rata-rata skor posttest kelas eksperimen sebesar 144,83 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 135,00. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Veyon terbukti efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa pada proses pembelajaran Informatika kelas VIII di laboratorium komputer MTsN 1 Agam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Melisa, 2522056, Skrisi, : “Pengaruh Penggunaan Model Flipped Classroom Berbasis Video Interaktif Terhadap Kemandirian Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Informatika Kelas VII di MTsN 5 Lima Puluh Kota”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Pendidikan Teknik informatika dan Komputer, Universitas Islam Negeri Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran informatika. Dalam proses pembelajaran, sebagian siswa masih bergantung pada penjelasan guru, kurang memiliki inisiatif dalam belajar, serta belum mampu mengelola kegiatan belajarnya secara mandiri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran flipped classroom berbasis video interaktif. Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model flipped classroom berbasis video interaktif terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran informatika pokok bahasan dampak sosial informatika kelas VII di MTsn 5 Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan model flipped classroom berbasis video interaktif terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran informatika pokok bahasan dampak sosial informatika kelas VII di MTsN 5 Lima Puluh Kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Desaign dan desain Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan angket kemandirian belajar untuk mengumpulkan datanya. Populasi 193 siswa kelas VII MTsN 5 Lima Puluh Kota, jumlah sampel 56 siswa kelas VII.5 32 siswa dan VII.6 24 siswa dan Teknik Sampling Purposive Sampling, Angket di validasi oleh validator dan angket diperbaiki sesuai saran-saran validator. Uji T-Test untuk mengetahui hipotesis ditolak atau diterima, sehingga dapat dilihat apakah terdapat pengaruh penggunaan model flipped classroom berbasis video interaktif terhadap keamandirian belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh nilai angket kemandirian diperoleh nilai sig. (2-tailed) = 0,0000,05 pada taraf signifikasi 5% sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu, diperoleh nilai thitung sebesar 15,036 yang lebih besar dari pada ttabel sebesar 2,004 (15,036>2,004). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa apakah terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model flipped classroom berbasis video interaktif terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran infromatika pokok bahasan dampak sosial informatika kelas VII di MTsN 5 Lima Puluh Kota.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antara penerapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Informatika di SMPN 9 Pariaman. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII yang masih menunjukkan kecenderungan menerima informasi secara pasif. Kondisi tersebut menjadi semakin penting untuk dikaji seiring dengan penerapan kebijakan pendidikan melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang mengarahkan pembelajaran mendalam melalui prinsip mindful, meaningful, dan joyful. Namun, kajian kuantitatif yang secara khusus mengukur hubungan antara penerapan pembelajaran mendalam dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Informatika masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMPN 9 Pariaman Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 113 siswa. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling, sehingga diperoleh 53 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup menggunakan skala Likert. Sebelum digunakan, instrumen terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dengan teknik korelasi Product Moment Pearson dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha. Data penelitian selanjutnya dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran mendalam memperoleh nilai rata-rata sebesar 94,75 dan termasuk dalam kategori baik. Kemampuan berpikir kritis siswa juga berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 100,47. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,848 dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Nilai tersebut menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat hubungan yang sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 71,91% menunjukkan besarnya kontribusi hubungan antara penerapan pembelajaran mendalam dan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil tersebut, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara penerapan Deep Learning dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Informatika di SMPN 9 Pariaman.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Laila Dwi Permata, NIM 2520059. Perancangan Aplikasi E-Learning Pembelajaran Informatika Berbasis Android di Kelas X SMK Negeri 2 Payakumbuh. Skripsi Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan yang terjadi dalam proses pembelajaran Informatika di SMK Negeri 2 Payakumbuh. Akses peserta didik terhadap materi pembelajaran masih terbatas pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung di kelas. Selain itu, proses pengumpulan tugas masih dilakukan secara manual, pelaksanaan kuis belum terintegrasi dalam suatu sistem pembelajaran, serta pengelolaan absensi dan nilai siswa memerlukan waktu yang cukup lama. Kondisi tersebut menyebabkan proses pembelajaran menjadi kurang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi E-Learning Pembelajaran Informatika berbasis Android yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran digital guna mendukung kegiatan belajar mengajar. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan berbagai fitur, antara lain pengelolaan materi pembelajaran, tugas, kuis, absensi, nilai, dan laporan hasil belajar yang terintegrasi dalam satu sistem sehingga dapat memudahkan guru dalam mengelola pembelajaran serta membantu siswa mengakses layanan pembelajaran secara fleksibel. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Aplikasi dikembangkan menggunakan Framework CodeIgniter 4, bahasa pemrograman PHP, serta database MySQL sebagai media penyimpanan data. Hasil pengujian menggunakan Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur aplikasi dapat berjalan sesuai dengan fungsi yang telah dirancang. Hasil uji efektivitas menunjukkan nilai rata-rata N-Gain Score sebesar 0,80 yang termasuk dalam kategori tinggi berdasarkan kriteria Richard R. Hake. Dengan demikian, aplikasi E-Learning Pembelajaran Informatika berbasis Android yang dikembangkan dinyatakan layak, valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pendukung pembelajaran Informatika bagi siswa kelas X SMK Negeri 2 Payakumbuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
LARA WULANDARI (2520.011) : “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Informatika Kelas VII DI SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh”. Program Studi pendidikan teknik informatika dan computer. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ilmu guru di SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh dalam menggunakan strategi-strategi ataupun model pembelajaran terbaru. Mereka masih menggunakan pembelajaran konvensional dengan memanfaatkan buku paket sebagai media pembelajaran dan siswa hanya dijadikan sebagai objek pembelajaran. Sehingga tidak adanya peran aktif dari siswa untuk terlibat dalam pembelajaran, tidak adanya kebebasan dan semangat siswa untuk mengemukakan pendapat dalam melaksanakan proses pembelajaran. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan oleh guru sehingga nilai belajar siswa menjadi rendah. Oleh karena itu, guru perlu untuk mengembangkan lingkungan belajar yang lebih menarik dan mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar informatika siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “Terdapat pengaruh model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran informatika di kelas VII SMP N 1 Kecamatan Payakumbuh. Jenis penelitian penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian Group Design Pretest-Posttest Control Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Kecamatan Pyakumbuh. Pengambilan sampel dilakukan secara acak yaitu menggunakan metode simple random sampling yang sebelumnya sudah dilakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol. Data penelitian hasil belajar informatika siswa diperoleh dari tes akhir. Data hasil tes akhir siswa dari kedua kelas berdistirbusi normal dan homogeny mempunyai kesamaan. Sedangkan hasil analisis tes akhir menggunakan Uji Paired Sampel T Test diperoleh nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya nilainya 0,05 berarti H_0 ditolak dan H_a diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa “terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar informatika siswa di kelas VII SMP Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh.