Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

HUBUNGAN PENERAPAN DEEP LEARNING DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN INFORMATIKA DI SMPN 9 PARIAMAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keterkaitan antara penerapan pembelajaran mendalam (Deep Learning) dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Informatika di SMPN 9 Pariaman. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII yang masih menunjukkan kecenderungan menerima informasi secara pasif. Kondisi tersebut menjadi semakin penting untuk dikaji seiring dengan penerapan kebijakan pendidikan melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 yang mengarahkan pembelajaran mendalam melalui prinsip mindful, meaningful, dan joyful. Namun, kajian kuantitatif yang secara khusus mengukur hubungan antara penerapan pembelajaran mendalam dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Informatika masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMPN 9 Pariaman Tahun Ajaran 2025/2026 yang berjumlah 113 siswa. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportional random sampling, sehingga diperoleh 53 siswa sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui angket tertutup menggunakan skala Likert. Sebelum digunakan, instrumen terlebih dahulu diuji melalui uji validitas dengan teknik korelasi Product Moment Pearson dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha. Data penelitian selanjutnya dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran mendalam memperoleh nilai rata-rata sebesar 94,75 dan termasuk dalam kategori baik. Kemampuan berpikir kritis siswa juga berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata sebesar 100,47. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,848 dengan nilai signifikansi 0,000 (p 0,05). Nilai tersebut menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat hubungan yang sangat kuat. Koefisien determinasi sebesar 71,91% menunjukkan besarnya kontribusi hubungan antara penerapan pembelajaran mendalam dan kemampuan berpikir kritis siswa. Berdasarkan hasil tersebut, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara penerapan Deep Learning dan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran Informatika di SMPN 9 Pariaman.

Kata kunci

Deep Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Pembelajaran Informatika, Korelasi

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN PENERAPAN DEEP LEARNING DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN INFORMATIKA DI SMPN 9 PARIAMAN2026 · oai:ais:skripsi:20823

Publikasi terkait