Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

43 hasil
Subjek: transparansi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pengungkapan Zakat Pada Bank Syariah di Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengungkapan zakat pada Bank Syariah di Indonesia periode 2020–2025 dengan menggunakan Zakat Disclosure Index (ZDI) 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan (annual report) bank syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengukuran tingkat pengungkapan zakat dilakukan berdasarkan delapan item pengungkapan yang mengacu pada standar AAOIFI dan penelitian Abojeib (2025), yang mencakup aspek jumlah zakat, tanggung jawab pembayaran, metode perhitungan, serta keterlibatan Dewan Pengawas Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan zakat pada Bank Syariah di Indonesia masih relatif rendah dan belum sepenuhnya memenuhi indikator Zakat Disclosure Index secara komprehensif, di mana sebagian besar bank hanya mengungkapkan informasi dasar seperti penerimaan dan penyaluran dana zakat. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan zakat guna memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan serta memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah.

15 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Dalam Mewujudkan SDGs Desa (Studi Kasus Nagari Lansat Kadap Kabupaten Pasaman)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Gita Cahayu dengan NIM. 3422174 merupakan salah satu mahasiswa dari program studi Akuntansi Syariah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026 yang berjudul “Analisiss Transparansi Dan Akuntabilitas Dalam Penggelolaan Dana Desa Dalam Mewujudkan SDGS Desa (Studi Kasus Nagari Lansat Kadap Kabupaten Pasaman)” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa serta kaitannya dengan upaya mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Desa di Nagari Lansat Kadap, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman. Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena selisih angka realisasi anggaran yang tidak wajar pada tahun 2021–2024, minimnya akses masyarakat terhadap informasi keuangan nagari, serta adanya keluhan terkait penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran tanpa alasan yang jelas. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data berupa data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan perangkat nagari, anggota Badan Musyawarah Nagari (Bamus), dan masyarakat, serta data sekunder berupa dokumen perencanaan, laporan keuangan, dan peraturan perundang-undangan terkait. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan transparansi di Nagari Lansat Kadap belum berjalan optimal sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Informasi anggaran dan penggunaan dana belum dipublikasikan secara luas, musyawarah perencanaan hanya memenuhi syarat administratif tanpa menampung aspirasi secara bermakna, proses pengelolaan berjalan tertutup, serta akses masyarakat terhadap dokumen keuangan masih terhambat. Selanjutnya, penerapan akuntabilitas juga belum maksimal: meskipun dokumen administrasi telah disusun, masih ditemukan penyimpangan seperti perubahan penerima bantuan tanpa pemberitahuan, belum ada mekanisme sanksi yang tegas atas kesalahan, serta pertanggungjawaban kepada masyarakat (akuntabilitas horizontal) belum terlaksana dengan baik. Lemahnya penerapan kedua prinsip tersebut menjadi penghambat utama pencapaian SDGs Desa, terutama pada tujuan desa bebas kemiskinan, pengurangan kesenjangan, terciptanya keadilan dan kedamaian, serta penguatan kelembagaan nagari. Ditinjau dari perspektif akuntansi syariah, kondisi ini belum mencerminkan nilai amanah dan keadilan sebagaimana tercantum dalam Surat An-Nisa ayat 58 dan Surat Al-Muddassir ayat 38. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah nagari untuk meningkatkan keterbukaan dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana desa guna mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

13 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Transparansi Harga dan Sistem Pembayaran Dalam Perspektif Bisnis Syariah Pada Makmur Jaya Mart

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Sariani dengan NIM 3722119 Perogran Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dengan judul skripsi "Analisis Transparansi Harga dan Sistem Pembayaran Dalam Perspektif Bisnis Syariah Pada Makmur Jaya Mart". Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya transparansi harga dan terbatasnya sistem pembayaran pada Makmur Jaya Mart. Sebagian produk belum memiliki label harga sehingga konsumen harus menanyakan harga kepada kasir, dan masih ditemukan kemungkinan ketidaksesuaian harga. Selain itu, pembayaran. masih dilakukan secara tunai dan belum tersedia pembayaran non-tunai seperti QRIS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transparansi harga, sistem pembayaran, serta kesesuaiannya dengan perspektif bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi harga pada Makmur Jaya Mart belum optimal karena belum seluruh produk memiliki label harga dan masih terdapat kemungkinan ketidaksesuaian informasi harga. Sistem pembayaran yang diterapkan masih menggunakan pembayaran tunai, sedangkan pembayaran non-tunai belum tersedia karena adanya kendala teknis. Ditinjau dari perspektif bisnis syariah, praktik tersebut telah mencerminkan prinsip kejujuran, amanah, keadilan, dan kerelaan kedua belah pihak, tetapi aspek transparansi harga masih perlu ditingkatkan untuk meminimalkan ketidakjelasan dalam transaksi.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Prinsip Amanah Dan Transparansi Dalam Sistem Manajemen Gudang ( Studi Kasus Pada Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini di susun oleh Selvia Putri NIM 3722139 Program Studi SI Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul "Penerapan Prinsip Amanah Dan Transparansi Dalam Sistem Manajemen Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang Ditinjau Dari Bisnis Syariah" Penelitian ini di latar belakangi oleh seringnya terjadi kesalahan dalam penyotiran buah alpukat dan keterbatasan tenaga kerja dalam mengelola gudang, serta adanya selisih berat barang pada proses distribusi yang berpotensi menurunkan kepercayaan mitra usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen gudang rimbun pokat jorong kubu katapiang serta untuk mengetahui sistem manajemen gudang rimbun pokat di jorong kubu katapiang perspektif manajemen bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang, wawancara dengan pemilik gudang, pegawai Gudang Rimbun Pokat, dan dokumentasi terhadap pemilik dan pegawai Gudang Rimbun Pokat, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen gudang meliputi kegiatan penerimaan, penyortiran, pengelompokan, penyimpanan, pencatatan, dan distribusi buah alpukat. Penerapan prinsip amanah telah terlihat melalui upaya menjaga kualitas buah, pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab, serta pencatatan persediaan secara jujur. Sementara itu, prinsip transparansi diwujudkan melalui keterbukaan informasi mengenai kondisi barang, pencatatan stok, dan proses distribusi. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti proses penyortiran yang masih dilakukan secara manual, keterbatasan tenaga kerja, serta penggunaan jasa pihak ketiga dalam distribusi yang menyebabkan potensi terjadinya selisih berat barang. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan standar operasional, penguatan pengawasan, dan optimalisasi sistem distribusi agar penerapan prinsip amanah dan transparansi dapat terlaksana secara lebih efektif sesuai dengan nilai-nilai bisnis syariah.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERJANJIAN PEREKRUTAN DISTRIBUTOR SKINCARE PT. MELIA SEHAT SEJAHTERA DALAM PERSPEKTIF PRINSIP KEADILAN DAN TRANPARANSI MENURUT HUKUM EKONOMI SYARIAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Sistem Perekrutan Distributor Skincare PT Melia Sehat Sejahtera dalam Perspektif Prinsip Keadilan dan Transparansi Hukum Ekonomi Syari’ah” yang disusun oleh Mayang Triani, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Fakultas syariah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi agar dapat menganalisis sistem perekrutan distributor skincare pada PT Melia Sehat Sejahtera ditinjau dari Perspektif Prinsip Keadilan dan Transparansi Hukum Ekonomi Syari’ah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penerapan prinsip-prinsip syari’ah dalam kegiatan bisnis, khususnya pada mekanisme perekrutan distributor yang menjadi bagian dari sistem pemasaran perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis dan empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan sistem perekrutan distributor pada PT Melia Sehat Sejahtera. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, sistem perekrutan distributor pada PT Melia Sehat Sejahtera dilakukan melalui pemberian informasi menegenai syarat pendaftaran, hak dan kewajiban distributor, serta mekanisme pemasaran produk. Kedua, dari perspektif prinsip keadilan dan transparansi hukum ekonomi syariah sistem perekrutan telah memberikan kesempatan yang sama kepada calon distributor dan telah menyampaikan informasi secara umum. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan dalam penyampaian informasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dikemudian hari. Sistem perekrutan distributor PT Melia Sehat Sejahtera pada dasarnya telah sejalan dengan prinsip keadilan dan transparansi meskipun terdapat bebrapa aspek yang perlu dioptimalkan sehingga sesuai dengan nilai-nilai syari’ah dan perspektif hukum ekonomi syariah.

10 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Muzzaki dalam Membayar Zakat pada BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi dengan judul “Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Muzakki dalam Membayar Zakat pada BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman” disusun oleh Insan Nia, Program Studi S1 Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan zakat yang akuntabel, transparan, dan didukung oleh kualitas pelayanan yang baik guna meningkatkan minat muzakki dalam menyalurkan zakat melalui lembaga resmi. BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dituntut untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut agar mampu meningkatkan kepercayaan dan partisipasi muzakki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan terhadap minat muzakki dalam membayar zakat pada BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder, di mana data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada muzakki yang membayar zakat melalui BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman. Teknik pengolahan data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, baik secara parsial maupun simultan dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh positif terhadap minat muzzaki dalam membayar zakat, di mana variabel akuntabilitas memiliki nilai signifikansi sebesar 0,005 0,05 sehingga H1 diterima. Transparansi berpengaruh positif terhadap minat muzzaki dalam membayar zakat dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 sehingga H2 diterima. Sementara itu, kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat muzzaki dalam membayar zakat, karena variabel kualitas pelayanan memiliki nilai signifikansi sebesar 0,444 > 0,05 sehingga H3 ditolak. Secara simultan, akuntabilitas, transparansi, dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap minat muzakki dalam membayar zakat, yang dibuktikan dengan hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen.

17 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan Dana terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pondok Pesantren Simalungun Sumatera Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Khairun Nisa NIM: 3421085 yang berjudul “Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan Dana terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pondok Pesantren Simalungun Sumatera Utara”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang bersifat nirlaba memiliki peran strategis dalam pengelolaan dana yang bersumber dari santri, masyarakat, donatur, dan pemerintah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait pengelolaan keuangan pesantren, seperti penyusunan laporan keuangan yang belum sesuai dengan standar akuntansi entitas nonlaba, keterbatasan penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi, serta penyajian laporan keuangan yang masih sebatas pencatatan kas masuk dan kas keluar. Kondisi tersebut menyebabkan informasi keuangan yang dihasilkan belum sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan dan sulit diakses oleh para pemangku kepentingan, sehingga berpotensi menurunkan kualitas laporan keuangan dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana terhadap kualitas laporan keuangan pada pondok pesantren di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dengan mengacu pada Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 335. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pimpinan, bendahara, dan staf pengelola keuangan pada delapan pondok pesantren yang menjadi objek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh akuntabilitas dan transparansi baik secara parsial maupun simultan terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, transparansi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, serta akuntabilitas dan transparansi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pondok pesantren. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya kualitas laporan keuangan pesantren dapat ditingkatkan melalui penerapan akuntabilitas dan transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan dana sesuai dengan standar ISAK 335. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola pondok pesantren dalam memperbaiki tata kelola keuangan serta menjadi referensi bagi pengembangan penelitian selanjutnya di bidang akuntansi organisasi nirlaba berbasis syariah

31 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Implementasi Prinsip Transparansi Dan Akuntabel Pada Produk Simpan Pinjam Perempuan Di Bumnag Bersama Lemersing Mandiri Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis implementasi prinsip transparansi dan akuntabel pada produk simpan pinjam perempuan di Bumnag bersama lemersing mandiri kcematan x koto, kabupaten tanah datar” yang di susun oleh Gifa Winingsih 3321191 Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip transparansi dan akuntabel pada produk Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di BUMNag Bersama Lemersing Mandiri, X Koto. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana tata kelola lembaga keuangan nagari dalam mengelola dana bergulir demi pemberdayaan ekonomi perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Direktur dan Sekretaris BUMNag Bersama Lemersing Mandiri, serta anggota kelompok SPP. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi prinsip transparansi sudah berjalan, diwujudkan melalui penyampaian informasi prosedur dan persyaratan secara lisan saat verifikasi, serta pelaporan keuntungan SPP tahunan kepada perwakilan kelompok saat pencairan. Namun, tidak semua anggota menerima informasi keuangan secara langsung. Implementasi prinsip akuntabilitas terwujud melalui dokumen proposal tertulis yang diketahui oleh Wali Nagari dan Wali Jorong sebagai bentuk pertanggungjawaban awal. Selain itu, akuntabilitas dalam pembayaran diterapkan melalui sistem tanggung renteng di tingkat kelompok. Dampak dari implementasi kedua prinsip ini adalah meningkatnya kepercayaan anggota terhadap pengurus BUMNag, yang mendukung keberlanjutan program SPP. Kendala yang dihadapi adalah tidak meratanya pemahaman anggota SPP terhadap istilah keuangan dan laporan akuntansi, serta belum adanya sistem pelaporan digital terintegrasi (IT) yang dapat memberikan informasi real-time kepada seluruh anggota.

3 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Implementasi Islamic Corporate Govenance BPRS (Studi Kasus BPRS Haji Miskin Pandai Sikek Kab.Tanah Data)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “ Analisis Implementasi Corporate Govarnance pada BPRS Haji Miskin Pandai Sikek”. Yang disusun oleh Maghfira Insani, Nim 3321211, program studi Perbankan Syariah di Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh implementasi Islamic Corporate Governance (ICG) pada BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip tata kelola perusahaan syariah diterapkan dalam operasional bank, termasuk aspek transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, dan keadilan. Yang diimplementasikan di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja serta kepercayaan nasabah. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melalui pendekatan reduksi data dengan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Pertanyaan wawancara mencakup mekanisme publikasi laporan keuangan, komunikasi kebijakan dan kinerja keuangan kepada publik, pelaporan pertanggungjawaban kepada pemegang saham, kebijakan sanksi terhadap pelanggaran tata kelola keuangan syariah, program berkelanjutan untuk nasabah dan komunitas, pengelolaan risiko, inisiatif literasi keuangan syariah, serta prinsip kesetaraan dalam pelayanan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai praktik ICG di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek, serta mengidentifikasi kekuatan dan area yang memerlukan perbaikan dalam penerapan prinsip-prinsip tata kelola syariah. Studi ini diharapkan berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang implementasi ICG dalam lembaga keuangan syariah di Indonesia.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penerapan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Desa di Nagari Bukik Batabuah Kecamatan Candung Kabupaten Agam

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Analisis Penerapan Transparansi Dan Akuntabilitas Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Desa Di Nagari Bukik Batabuah Kecamatan Candung Kabupaten Agam”. Program Studi S1 Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Permasalahan yang sering ditemui sebagai permasalahan yang terjadi pada pemerintah desa yakni penyalahgunaan kekuasan, sehingga harus adanya prinsip dana desa yang diberikan menganut prinsip transparansi dan akuntabilitas menjadi faktor yang sangat penting. Pemerintah Nagari Bukik Batabuah selaku pemerintah desa yang menjalankan pembangunan di Nagari Bukik Batabuah belum sepenuhnya menjalankan Prinsip Transparansi Dan Akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Transparansi Dan Akuntabilitas Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri No. 20 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Pemerintah Nagari Bukik Batabuah. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Pemerintah Nagari Bukik Batabuah. Data yang diperoleh yaitu data primer dan data sekunder. Data primer melalui proses wawancara dengan Perangkat Pemerintah Nagari Bukik Batabuah dan data sekunder berupa dokumen laporan keuangan, dan Rancangan Kegiatan Pembangunan Pemerintah Nagari Bukik Batabuah. Teknik pengumpulam data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Transparansi pengelolaan keuangan Nagari Bukik Batabuah berdasarkan Permendagri No. 20 Tahun 2018 bahwa Pemerintah Nagari Bukik Batabuah belum sepenuhnya transparansi dalam hal pertanggungjawaban Laporan Realisasi APB Nagari kepada masyarakat. Pemerintah Nagari Bukik Batabuah telah akuntabilitas dalam hal perencanaan kegiatan sampai dengan pertanggungjawaban kegiatan. Namun hanya saja informasi yang disajikan tidak lengkap dalam baliho yang dipasang serta dalam persepektif Akuntansi Syariah, Pemerintah Nagari bukik batabuah telah melakukan pengelolaan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi Syariah.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi Masyarakat Pada Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari Dalam Menerapkan Prinsip Good Governance Di Nagari Lubuak Alai

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul:“Analisis Akuntabilitas, Transparansi dan Partisipasi Masyarakat Pada Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari Dalam Menerapkan Prinsip Good Governance Di Nagari Lubuak Alai” yang disusun oleh Nur Fiza Angsisca, NIM 3421103. Mahasiswa Jurusan Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat pada pengelolaan APBNagari Lubuak Alai tahun 2023. Pokok permasalahan dari penelitian ini yaitu pemerintahan nagari lubuak alai belum optimal dalam menjalankan roda pemerintahannya, dimana laporan anggaran hanya disajikan secara garis besar melalui baliho serta tidak mengaktifkan website nagari sebagai media informasi yang dapat diakses oleh masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 3 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap sekretaris nagari serta tokoh masyarakat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Miles dan Hubermen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran pendapatan dan belanja di nagari lubuak alai sudah accountable dan participative sesuai dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018. Namun untuk transparency nya pemerintah nagari lubuak alai masih kurang transparan dalam mengumumkan kebijakan anggaran secara rinci serta belum memiliki sistem informasi publik yang bisa diakses oleh masyarakat. Dengan adanya penelitian ini diharapkan agar pemerintah nagari lubuak alai menyediakan kebijakan anggaran secara rinci serta wadah yang terbuka terhadap dokumen anggaran agar masyarakat mengetahui seluruh kebijakan anggaran dan agar terciptanya good governance di Nagari Lubuak Alai.

6 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis transparansi pengelolaan pendapatan dan penyaluran Dana Desa pada Desa Maek Kecamatan Bukik Barisan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Eriza Putri Ilyas NIM. 3421029 yang berjudul “ Analisis Transparansi Pengelolaan Pendapatan Dan Penyaluran Dana Desa Pada Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Transparansi Pengelolaan Pendapatan Dan Penyaluran Dana Desa Pada Nagari Maek Kecamatan Bukik Barisan. Penelitian ini di latar belakangi oleh Dana anggaran Nagari masuk pertengahan tahun sekitar bulan juli, kebanyakan anggaran menjadi SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran), Masih kurangnya Kesadaran dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan Nagari. Dengan kurangnya kesadaran dan peran masyarakat tersebut maka dapat mengakibatkan kerja sama antara pemerintahan dan masyarakat tidak dapat dimaksimalkan serta Jalan lingkungan Nagari kurang memadai, dimana masih adanya pembangunan dan jalan yang dialokasikan dari dana desa tersebut belum merata, sehingga beberapa wilayah mengalami kesulitan aksesibilitas yang dapat menghambat kendaraan masyarakat dan pengembangan ekonomi di Nagari Maek tersebut. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, lokasi dan waktu penelitiannya yaitu di nagari Maek pada bulan Desember 2024 sampai selesai. Jenis datanya yaitu data primer dan sekunder yang mana data primer yaitu diperoleh dari instansi atau lembaga terkait yang dianggap relevan dengan tujuan penelitian melalui dokumentasi, observasi serta wawancara langsung dari lapangan sedangkan data sekunder yaitu yang diperoleh melalui penelusuran aneka macam referensi yang berkaitan menggunakan topik yang dibahas serta buku-buku teori perpustakaan yang berkaitan menggunakan penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dalam pengelolaan pendapatan dan penyaluran dana desa di Nagari Maek belum berjalan secara optimal, yang ditandai dengan keterlambatan penyaluran anggaran, kurangnya akses informasi oleh masyarakat, serta pemerataan pembangunan yang belum maksimal.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pengelolaan Keuangan Nagari Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 di Nagari Silongo Kecamatan Lubuk Tarok Kabupaten Sijunjung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Nur Azizah NIM: 3421055 yang berjudul “Analisis Praktek Pengelolaan Keuangan Nagari Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 Di Nagari Silongo Kecematan Lubuk Tarok Kabupaten Sinjunjung”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 yang menuntut agar pengelolaan keuangan nagari dilakukan secara transparan, akuntabel, partisipatif, serta tertib dan disiplin anggaran. Namun, pelaksanaan di lapangan menunjukkan masih banyaknya kendala, seperti ketidaksesuaian antara anggaran dan realisasi, serta kurangnya keterlibatan masyarakat dalam proses pengelolaan dana nagari. Di Nagari Silongo ditemukan praktik pengelolaan keuangan yang belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip tersebut, sehingga menimbulkan berbagai persoalan, termasuk dalam aspek pelaksanaan dan pelaporan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik pengelolaan keuangan Nagari Silongo berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer yaitu melalui wawancara antara peneliti dan informan, dan data sekunder yaitu terdiri dari observsi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban sebagian besar telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan, namun masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya transparansi kepada masyarakat, keterlambatan pelaporan, serta ketidaksesuaian anggaran dan realisasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur dan media publikasi pelaporan keuangan agar pengelolaan keuangan nagari lebih akuntabel dan transparan. Selain itu, perlu adanya pengawasan berkelanjutan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten agar pelaksanaan pengelolaan keuangan tetap sesuai regulasi. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pemerintah nagari dalam memperbaiki tata kelola keuangan secara menyeluruh. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Desa, Permendagri Nomor 20 Tahun 2018, Transparansi, Akuntabilitas,Partisipatif

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Nazhir Wakaf Berdasarkan Waqf Core Principles (WCP) Pada Nazhir Universitas Airlangga

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Jihan Putri Sabila NIM 3421013 yang berjudul “Analisis Akuntabilitas dan Transparansi Nazhir Wakaf Berdasarkan Waqf Core Principles (WCP) pada Nazhir Universitas Airlangga”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Wakaf merupakan salah satu instrumen keuangan sosial Islam yang berperan penting dalam pembangunan umat. Di Indonesia, potensi wakaf cukup besar, namun pengelolaannya masih menghadapi tantangan terutama dalam aspek akuntabilitas dan transparansi. Universitas Airlangga merupakan perguruan tinggi yang telah ditetapkan sebagai nazhir wakaf uang, menjadikannya objek yang relevan untuk dianalisis menggunakan kerangka Waqf Core Principles (WCP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas dan transparansi nazhir wakaf Universitas Airlangga berdasarkan Waqf Core Principles (WCP). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nazhir Universitas Airlangga telah mengimplementasikan beberapa prinsip WCP seperti WCP 1, WCP 13, WCP 27, dan WCP 28 dalam aspek tata kelola dan pelaporan, namun masih terdapat kelemahan pada aspek pengawasan eksternal (WCP 9), belum adanya audit internal khusus (WCP 26), serta peran DPS belum optimal karena struktur nazhir masih berada di bawah institusi universitas dan belum berbadan hukum independen. Penelitian ini menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan eksternal dan pembentukan unit audit internal khusus untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi pengelolaan wakaf. Kata Kunci: Wakaf, Akuntabilitas, Transparansi, Waqf Core Principles (WCP), Nazhir, Universitas Airlangga

5 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis penerapan psak 409 di Baznas Kota Bukittinggi dan Baznas kabupaten Agam

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini ditulis oleh Rahmi Syafitri dengan NIM 3421074, yang berjudul “Analisis Penerapan PSAK 409 di Baznas Kota Bukittinggi dan Baznas Kabupaten Agam”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 409 tentang akuntansi zakat dan infak/sedekah dalam penyusunan laporan keuangan pada BAZNAS Kota Bukittinggi dan BAZNAS Kabupaten Agam. PSAK 409 menjadi pedoman penting dalam mewujudkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana zakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kota Bukittinggi telah memahami dan menerapkan PSAK 409 secara lebih optimal dibandingkan dengan BAZNAS Kabupaten Agam. Tahapan implementasi meliputi sosialisasi internal, penyesuaian format laporan, hingga pendampingan oleh auditor. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan sistem informasi. Motivasi utama pengurus dalam menerapkan PSAK 409 adalah untuk meningkatkan transparansi, memperoleh opini audit yang baik, serta membangun kepercayaan publik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan teknis dan penguatan sistem akuntansi zakat berbasis syariah. Kata Kunci: PSAK 409, akuntansi zakat, laporan keuangan, BAZNAS, transparansi

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana zakat pada badan Amil zakat nasional (BAZNAS) studi kasus Pada BAZNAS Kota Bukittinggi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi Ini Ditulis Oleh Waldi Masri Nim : 3421041 Yang Berjudul “Analisis Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Dana Zakat Pada Badan Amil Zakat Nasional Studi Kasus BAZNAS Kota Bukittinggi” Program Studi Akuntansi Syari’ah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini membahas tentang analisis akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana zakat BAZNAS Kota Bukittinggi. Ketidaksediaan laporan keuangan pada media sosial dan informasi laporan keuangan masih dikategorikan minim dan hanya dilaporkan melalui media cetak sehingga masyarakat susah mengakses laporan keuangan dan tidak mendapatkan informasi yang jelas terkait laporan keuangan. laporan hanya bisa diakses oleh pegawai BAZNAS Jenis penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan data sekunder yang bersumber dari jurnal. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS ) Kota Bukittinggi dalam pengelolaan dana zakat diukur berdasarkan indikator akuntabilitas dan transparansi Peneliti menemukan bahwa BAZNAS Kota Bukittinggi sudah baik dalam akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana zakat serta pelaporan keuangan yang dilakukan melalui media sosial dan web resmi. Masalah yang dihadapi masalah oleh BAZNAS Kota Bukittinggi yaitu dalam pengauditan laporan keuangan masih belum dilakukan dan laporan keuangan media sosial belum ada dicantumkan secara detail. Kata kunci : Akuntabilitas, Transparansi ,Pengelolaan Dana Zakat, BAZNAS

5 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH INSTAGRAM DAN TRANSPARANSI TERHADAP MINAT MENYALURKAN DONASI SOSIAL DENGAN TRUST SEBAGAI PEMODERASI (Studi Kasus: Surau Tahfidzul Qur’an Mushalla Firdaus Kabupaten Agam)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Instagram dan Transparansi terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial, dan mengestimasi Trust memoderasi hubungan antara Instagram dan Transparansi terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial di Surau Tahfidzul Qur’an Mushalla Firdaus Kabupaten Agam. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel Independen yaitu Instagram (X1) dan Transparansi (X2), untuk variabel Dependen yaitu Minat Menyalurkan Donasi Sosial (Y) dan Variabel Moderasi (Z) yaitu Trust. Penelitian dilakukan pada masyarakat Tilatang Kamang Kabupaten Agam. Data penelitian yang digunakan adalah data primer bersumber dari pengumpulan data dengan instrumen skala likert yang disebar melalui google form. Jumlah sampel sebesar 160 orang yaitu masyarakat Tilatang Kamang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah program Warp Partial Least Square dengan bantuan software WarpPLS 7.0. Hasil Penelitian Menunjukkan Instagram Berpengaruh Positif dan Signifikan terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial dengan nilai 𝛽 sebesar 0.69 dan nilai P-Value sebesar 0.01 kecil dari 0.05 dengan Kontribusi oleh nilai 𝑅2 sebesar 0.47 yang artinya kontribusi Instagram terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial sebesar 47%. Transparansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial dengan nilai 𝛽 sebesar 0.58 dan nilai P-Value sebesar 0.01 kecil dari 0.05 dengan Kontribusi oleh nilai 𝑅2 sebesar 0.34 yang artinya kontribusi Transparansi terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial sebesar 34%. Trust mampu memperkuat pengaruh Instagram Terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial dengan coefisien moderation effect 0.26 dan nilai dan P-Value sebesar 0.01 kecil dari 0.05 dengan kontribusi moderation effect yang ditunjukan oleh nilai 𝑅2 sebesar 0.22 (22%). Trust juga memperkuat pengaruh Transparansi Terhadap Minat Menyalurkan Donasi Sosial dengan coefisien moderation effect 0.14 dan nilai dan P-Value sebesar 0.04 kecil dari 0.05 dengan kontribusi moderation effect yang ditunjukan oleh nilai 𝑅2 sebesar 0.34 (34%).

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

analisis penerapan prinsip-prinsip ekonomi syariah terhadap penggunaan fitur shopee paylater pada transaksi jual beli online pada mahasiswa Ekonomi Islam angkatan 2021-2023

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Fausiah Lubis dengan NIM 3221105 program studi strata-1 (S1) Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Dengan judul skripsi “Analisis Penerapan Prinsip-Prinsip Ekonomi Syariah Pada Penggunaan Fitur Shopee Paylater Dalam Transaksi Jual Beli Online Pada Mahasiswa Ekonomi Islam Angkatan 2021-2023”. Penulisan ini dilatarbelakangi Fitur Shopee PayLater semakin populer di kalangan konsumen, memberikan kemudahan bertransaksi tanpa harus membayar secara tunai atau menggunakan kartu kredit. Hal ini menciptakan alternatif untuk pelanggan yang ingin melakukan pembelian secara instan dengan opsi pembayaran di kemudian hari. Meskipun menawarkan kemudahan, terdapat pertanyaan mengenai kesesuaian fitur ini dengan prinsip- prinsip ekonomi Islam, yang menekankan pada keadilan, transparansi, dan etika dalam transaksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan prinsip- prinsip ekonomi syariah pada penggunaan shopee paylater dalam transaksi jual beli online di kalangan mahasiswa Ekonomi Islam Angkatan 2021 – 2023 serta menambah dan memperkaya kajian ilmiah terkait penerapan prinsip- prinsip ekonomi syariah, khususnya ketauhidan, keadilan, dan transparansi, dalam konteks transaksi digital melalui fitur Shopee PayLater. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 mahasiswa yang telah menggunakan Shopee PayLater selama lebih dari 6 bulan, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Shopee PayLater belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip ekonomi syariah. Dalam prinsip ketauhidan, ditemukan unsur riba pada bunga cicilan dan denda keterlambatan pembayaran yang melanggar nilai-nilai syariah. Dari sisi keadilan, sistem ini dinilai memberatkan konsumen melalui beban bunga yang tinggi dan denda yang tidak proporsional, sehingga menciptakan ketimpangan hak dan kewajiban antara pengguna dan penyedia layanan. Dalam hal transparansi, terdapat kurangnya informasi yang jelas mengenai biaya tambahan dan ketentuan bunga, yang dapat memicu potensi gharar (ketidakpastian) dalam transaksi.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat terhadap minat muzakki dalam membayar zakat (studi kasus badan amil zakat kabupaten rokan hulu)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Pengaruh Transparansi Dan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Zakat Terhadap Minat Muzakki Dalam Membayar Zakat ( studi kasus badan amil zakat nasional kabupaten rokan hulu )” yang disusun oleh Anjela dengan NIM 3420062, Program Studi Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittingi. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu. kurangnya kepercayaan masyarakat sekitar karna masih meragukan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat yang ada di BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ataupun menganalisis seberapa besar pengaruh transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana zakat terhadap minat muzakki dalam membayar zakat. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dari responden melalui penyebaran kuesioner. Dalam pengambilan sampel yaitu Proportionate stratified random sampling yaitu dengan menggunakan Rumus Proportionate dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah pra penelitian yang terdiri dari uji validitas dan uji reliabilitas, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas dan uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan variabel transparansi berpengaruh dibuktikan dengan hasil t hitung dari variable transparansi sebesar 1,98472 > t tabel 1.382 dan nilai signifikan 0,170 > 0,05, maka variabel (X1) secara parsial berpengaruh dan tidak signifikan terhadap minat membayar zakat. Dari uji hipotesis ini membuktikan bahwa hipotesis 1 diterima, dimana variabel transparansi berpengaruh terhadap minat muzakki membayar zakat. Variabel (X2) tidak berpengaruh dibuktikan dengan hasil t hitung dari variable akuntabilitas sebesar 1,98472 t tabel 13,270 dan nilai signifikan 0,000 0,05, variabel X1 dan X2 pengelolaan secara bersama-sama mempengaruhi variabel minat membayar zakat dibuktikan dengan hasil f hitung sebesar 3,09 F tabel sebesar 112,526 dengan nilai signifikan 0,000 0,05 Dan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa koefisien korelasi determinan (R square) sebesar 0,699, artinya pengaruh variable X1 dan X2 terhadap Y sebesar 69,9 % sedangkan 30,1 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak teliti dalam penelitian ini.

4 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI LEMBAGA PENGELOLAAN WAKAF BERDASARKAN WAQF CORE PRINCIPLES (WCP) (Studi Kasus: Yayasan Wakaf Ar Risalah)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan wakaf di Yayasan Wakaf Ar-Risalah berdasarkan prinsip-prinsip pokok wakaf atau Waqf Core Principles. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Yayasan Wakaf Ar-Risalah telah menerapkan sebagian besar prinsip-prinsip Waqf Core Principles (WCP) namun masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan perbaikan, khususnya dalam hal pelaporan keuangan dan keterbukaan informasi kepada publik. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi Yayasan Wakaf Ar-Risalah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi, serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam penerapan prinsip-prinsip tersebut. Akuntabilitas dan transparansi lembaga pengelola wakaf dapat didukung dengan adanya penerapan Waqf Core Principles dan dapat menjadi acuan bagi lembaga pengelola wakaf lainnya dalam meningkatkan praktik pengelolaan wakaf yang lebih akuntabel dan transparan.

9 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail