Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Penerapan Prinsip Amanah Dan Transparansi Dalam Sistem Manajemen Gudang ( Studi Kasus Pada Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Bisnis Syariah•14 dilihat · 3 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini di susun oleh Selvia Putri NIM 3722139 Program Studi SI Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul "Penerapan Prinsip Amanah Dan Transparansi Dalam Sistem Manajemen Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang Ditinjau Dari Bisnis Syariah" Penelitian ini di latar belakangi oleh seringnya terjadi kesalahan dalam penyotiran buah alpukat dan keterbatasan tenaga kerja dalam mengelola gudang, serta adanya selisih berat barang pada proses distribusi yang berpotensi menurunkan kepercayaan mitra usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen gudang rimbun pokat jorong kubu katapiang serta untuk mengetahui sistem manajemen gudang rimbun pokat di jorong kubu katapiang perspektif manajemen bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang, wawancara dengan pemilik gudang, pegawai Gudang Rimbun Pokat, dan dokumentasi terhadap pemilik dan pegawai Gudang Rimbun Pokat, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem manajemen gudang meliputi kegiatan penerimaan, penyortiran, pengelompokan, penyimpanan, pencatatan, dan distribusi buah alpukat. Penerapan prinsip amanah telah terlihat melalui upaya menjaga kualitas buah, pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab, serta pencatatan persediaan secara jujur. Sementara itu, prinsip transparansi diwujudkan melalui keterbukaan informasi mengenai kondisi barang, pencatatan stok, dan proses distribusi. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti proses penyortiran yang masih dilakukan secara manual, keterbatasan tenaga kerja, serta penggunaan jasa pihak ketiga dalam distribusi yang menyebabkan potensi terjadinya selisih berat barang. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan standar operasional, penguatan pengawasan, dan optimalisasi sistem distribusi agar penerapan prinsip amanah dan transparansi dapat terlaksana secara lebih efektif sesuai dengan nilai-nilai bisnis syariah.

Kata kunci

Kata Kunci: Amanah, Transparansi, Sistem Manajemen Gudang, Bisnis Syariah, Gudang Rimbun Pokat

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Penerapan Prinsip Amanah Dan Transparansi Dalam Sistem Manajemen Gudang ( Studi Kasus Pada Gudang Rimbun Pokat Jorong Kubu Katapiang)2026 · oai:ais:skripsi:21375