Abstrak
Skripsi ini ditulis oleh Khairun Nisa NIM: 3421085 yang berjudul “Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi dalam Pengelolaan Dana terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Pondok Pesantren Simalungun Sumatera Utara”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang bersifat nirlaba memiliki peran strategis dalam pengelolaan dana yang bersumber dari santri, masyarakat, donatur, dan pemerintah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan terkait pengelolaan keuangan pesantren, seperti penyusunan laporan keuangan yang belum sesuai dengan standar akuntansi entitas nonlaba, keterbatasan penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi, serta penyajian laporan keuangan yang masih sebatas pencatatan kas masuk dan kas keluar. Kondisi tersebut menyebabkan informasi keuangan yang dihasilkan belum sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan dan sulit diakses oleh para pemangku kepentingan, sehingga berpotensi menurunkan kualitas laporan keuangan dan kepercayaan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana terhadap kualitas laporan keuangan pada pondok pesantren di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dengan mengacu pada Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) 335. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pimpinan, bendahara, dan staf pengelola keuangan pada delapan pondok pesantren yang menjadi objek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh akuntabilitas dan transparansi baik secara parsial maupun simultan terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, transparansi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan, serta akuntabilitas dan transparansi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pondok pesantren. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya kualitas laporan keuangan pesantren dapat ditingkatkan melalui penerapan akuntabilitas dan transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan dana sesuai dengan standar ISAK 335. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola pondok pesantren dalam memperbaiki tata kelola keuangan serta menjadi referensi bagi pengembangan penelitian selanjutnya di bidang akuntansi organisasi nirlaba berbasis syariah