ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini dengan judul Implementasi Pengelolaan Kelas Pada Mata Pelajaran Pai Di Kelas V Sdit Haji Djalaluddin Kabupaten Agam, ditulis oleh Isna Fadilah, NIM 2122022, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan kelas dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif sehingga tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat tercapai secara optimal. Pengelolaan kelas yang baik menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran karena dapat menciptakan lingkungan belajar yang tertib, nyaman, dan mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDIT Haji Djalaluddin Kabupaten Agam, mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam mengelola kelas, serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan wali kelas V. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan kelas viii pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDIT Haji Djalaluddin Kabupaten Agam telah dilaksanakan dengan baik melalui pengaturan tempat duduk peserta didik, penerapan aturan kelas, pemberian motivasi belajar, penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi, serta terjalinnya komunikasi yang baik antara guru dan peserta didik sehingga tercipta suasana belajar yang tertib dan kondusif. Kendala yang dihadapi guru meliputi peserta didik yang kurang fokus saat pembelajaran, berbicara dengan teman ketika guru menjelaskan materi, perbedaan karakter dan kemampuan belajar peserta didik, keterbatasan waktu pembelajaran, serta kondisi kelas yang dinamis. Adapun upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kendala tersebut yaitu menerapkan pendekatan individual kepada peserta didik, memberikan teguran yang bersifat mendidik, memberikan motivasi secara berkelanjutan, menegakkan aturan kelas secara konsisten, menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariasi, serta melaksanakan evaluasi pembelajaran secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDIT Haji Djalaluddin Kabupaten Agam telah berjalan dengan baik dan mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif. Kata Kunci: Implementasi, Pengelolaan Kelas, Pendidikan Agama Islam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul: “HUBUNGAN PENGELOLAAN KELAS DENGAN HASIL BELAJAR SKI DI MAN 6 PASAMAN BARAT” oleh Nela Yulina, NIM. 2122039, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pengelolaan kelas pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MAN 6 Pasaman Barat. Observasi awal menunjukkan bahwa sebagian peserta didik kurang aktif dan kurang fokus selama proses pembelajaran, sementara data nilai Ujian Tengah Semester memperlihatkan bahwa dari 34 siswa hanya 11 siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara lingkungan dan sarana belajar yang cukup memadai dengan capaian hasil belajar siswa yang belum optimal, sehingga diduga berkaitan dengan kemampuan guru dalam mengelola kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengelolaan kelas dengan hasil belajar SKI siswa kelas X di MAN 6 Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional jenis expost facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MAN 6 Pasaman Barat yang berjumlah 32 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket untuk mengukur pengelolaan kelas dan dokumentasi untuk memperoleh data hasil belajar berupa nilai Ujian Akhir Semester. Instrumen angket sejumlah 20 item dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,860. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kelas di MAN 6 Pasaman Barat berada pada kategori cukup baik dengan skor rata-rata sebesar 66,75, sedangkan hasil belajar siswa sebagian besar berada pada interval 87-88. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar -0,661 yang berada pada kategori kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengelolaan kelas dengan hasil belajar SKI siswa kelas X di MAN 6 Pasaman Barat, namun arah hubungannya bersifat negatif, yang berarti semakin tinggi skor pengelolaan kelas yang dipersepsikan siswa, semakin rendah hasil belajar SKI yang dicapai, dan sebaliknya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang ditandai dengan kurangnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Berdasarkan wawancara awal di SDIT Sa'adiah Kabupaten Solok, guru telah menerapkan pembelajaran partisipatif sebagai upaya meningkatkan keaktifan peserta didik. Namun, penerapan pembelajaran partisipatif dalam pengelolaan kelas tersebut belum pernah dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran partisipatif dalam pengelolaan kelas serta dampaknya pada pembelajaran PAI di SDIT Sa'adiah Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, dengan informan guru PAI, peserta didik kelas V dan kepala sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran partisipatif dalam pengelolaan kelas telah terlaksana dengan baik melalui pelibatan aktif peserta didik pada setiap tahapan pembelajaran serta pengelolaan kelas yang kondusif. Penerapan tersebut memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran PAI, ditandai dengan meningkatnya keaktifan, motivasi belajar, kemampuan bekerja sama, pemahaman materi, serta berkembangnya sikap disiplin, tanggung jawab, percaya diri, dan saling menghargai.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan siswa dalam mengikuti pembelajaran Fikih di MTsN 8 Agam, yang diduga disebabkan oleh pengelolaan kelas yang belum optimal. Guru memiliki peran penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif agar proses pembelajaran berjalan efektif dan menyenangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengelolaan kelas terhadap kedisiplinan siswa pada mata pelajaran Fikih di MTsN 8 Agam Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional, dengan populasi seluruh siswa kelas VIII sebanyak 112 orang, dan sampel diambil menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, homogenitas, linearitas, serta uji hipotesis menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pengelolaan kelas dengan kedisiplinan siswa. Semakin baik pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru, maka semakin tinggi pula tingkat kedisiplinan siswa dalam mengikuti pembelajaran Fikih. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengelolaan kelas berperan penting dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menerapkan strategi pengelolaan kelas yang efektif, menciptakan suasana belajar yang nyaman, dan menumbuhkan kesadaran disiplin siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ditulis oleh Messa Gusianti, NIM. 2120130 dengan judul “Pengelolaan Kelas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum Merdeka di SDIT Insan Kamil Bukittinggi” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang yang melandasi penelitian berjudul Pengelolaan Kelas Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Kurikulum Merdeka adalah masih kurang maksimalnya pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru, karena di dalam kelas masih banyak ditemukan siswa yang meribut ketika guru menjelaskan pelajaran, jalan-jalan dalam kelas, tiduran dan menganggu temannya, tentunya hal tersebut bisa membuat kondisi kelas menjadi tidak optimal dan fokus siswa yang lain bisa terganggu. Yang mana dalam kurikulum merdeka ini pembelajaarn berfokus kepada peserta didik oleh sebab guru harus bisa memahami kebutuhan belajar, serta minat belajar siswa agar siswa bisa mengikuti pembelajaran dengan tertib. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Kualitatif deskriptif ini dimaksudkan untuk menggambarkan peristiwa di lapangan. Informan kunci dalalam penelitian ini yaitu guru guru Pendidikan Agama Islam dan informan pendukungnya adalah siswa siswa kelas IV. Dalam proses pengumpulan data penulis menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisa data yaitu pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian disimpulkan bawa guru pengelolaan kelas yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam sudah bisa dikatakan baik. Yang mana guru merancang pembelajaran dengan kreatif, dengan menggunakan media yang beragam yang dapat menarik semangat siswa, pemillihan metode pembelajaran yang dapat membangkitkan keaktifan siswa dalam belajar, memperhatikan kenyamanan kelas. yang mana hal tersebut bisa membangkitkan semangat siswa dan siswa yang meribut juga lebih berkurang. Dalam kurikulum merdeka ini pembelajaran berdiferensiasi juga memungkinkan guru untuk memenuhi kebutuhan belajar individual peserta didik dan memberikan layanan yang diperlukan peserta didik dalam belajar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukitinggi adalah kendala dalam penerapan sistem pembelajaran berbasis kurikulum merdeka belajar, Diketahui bahwa beberapa guru masih mengandalkan buku teks, baik buku siswa maupun buku guru sebagai satu-satunya sumber belajar. Padahal guru dituntut untuk kreatif dan inovatif dengan melibatkan berbagai media atau model pembelajaran yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Tidak hanya itu guru juga kesulitan dalam mengkondisikan kelas, seingkali kelas seperti didalam pasar yang meribut, hal itu dikarenakan siswa yang susah diatur, guru menjelaskan materi siswa tidak memperhatikan melainkan sibuk dengan kegiatan lainnya seperti main game di handpone. Guru kurang memperhatikan siswanya pada saat proses belajar mengajar berlangsung. banyak dari siswa yang merasa jenuh belajar PAI, sehingga seringkali ketika pembelajaran PAI siswa izin keluar dan kembali saat pembelajaran PAI akan berakhir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. sumber data yang didapatkan melalui informan kunci yaitu guru PAI SMK Teknologi Muhammadiyah Bukitinggi sedangkan informan pendukung yaitu kepala sekolah dan siswa kelas X SMK Teknologi Muhammadiyah Bukitinggi. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian ini, dalam mengoptimalisasi pengelolaan kelas untuk memotivasi belajar PAI siswa kelas X berbasis kurikulum merdeka di SMK Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi, guru sudah menerapkan perencanaan kelas, kepemimpinan kelas, dan sudah menerap kan sebagian komponen keterampilan pengelolaan kelas, yang pertama komponen berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal, yang sudah diterapkan guru diantaranya menunjukkan sikap tanggap, membagi perhatian, ketrampilan memusatkan perhatian kelompok, memberikan petunjuk yang jelas, menegur dan keluwesan, sementara itu yang belum diterapkan yaitu, memberikan penguatan, bervariasi, dan penanaman kedisiplinan. Yang kedua komponen keterampilan yang berhubungan dengan pengendalian kondisi belajar yang optimal yang sudah diterapkan yaitu pengelolaan kelompok, menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah, sedangkan yang belum di terapkan adalah memodifikasi tingkah laku. Dalam upaya mengoptimalisasikan pengelolaan kelas dalam memotivasi belajar PAI siswa kelas X berbasis kurikulum Merdeka, guru menghadapi beberapa kendala, diantaranya keterbatasan fasilitas dalam mengajar, guru kurang menguasai penggunaan media pembelajaran teknologi, Kurangnya pemahaman guru PAI dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, dan siswa susah diatur.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini untuk merancang sistem pendeteksi emsional siswa untuk membantu guru dalam mengukur Tingkat pengelolaan kelasnya. Dalam upaya mencapai tujuan ini, pemahaman terhadap kondisi emosional siswa menjadi krusial. Meskipun telah ada usaha meningkatkan kualitas pengajaran, tantangan utama adalah mengukur dampak emosional siswa terhadap proses belajar-mengajar. Oleh karena itu, pengembangan sistem pendeteksi emosi siswa dengan teknologi seperti Convolutional Neural Network (CNN) menjadi relevan untuk membantu guru memahami dan mengelola dinamika kelas dengan lebih baik. Menyelesaikan penelitian ini menggunakana model Research and Development (R&D). Model ini diterapkan untuk membuat sebuah produk tertentu dan menguji produk tersebut. Model R&D pada penelitian ini menerapkan model pengembangan AGILE dengan enam tahapan yaitu Requirement, Design, Development, Testing, Deployment, dan Review. Pengujian produk dilakukan dengan uji validitas, uji praktikalitas, dan uji efektivitas. Hasil uji validitas produk dengan dua orang ahli di bidang pemrograman dan satu orang ahli di bidang kebahasaan diperoleh nilai 0,92 dikategorikan valid, hasil uji praktikalitas dengan tiga puluh satu orang siswa di SMAN 5 Bukittinggi diperoleh nilai 0,62 dikategorikan dengan tingkat kepraktisan tinggi, dan hasil uji efektivitas dengan dua orang guru mata Pelajaran informatika kelas X diperoleh nilai 0,89 dikategorikan dengan tingkat keefektifan tinggi. Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan produk sistem pendeteksi emosional siswa menggunakan bahasa pemrograman python dengan metode convolution neural network untuk mengukur tingkat pengelolaan kelas pada mata pelajaran informatika di kelas X SMAN 5 Bukittinggi sudah valid, praktis, dan efektif untuk digunakan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul Keterampilan Guru dalam Mengelola Kelas pada Mata Pelajaran Fikih Kelas VII di MTsN 3 Agam. oleh Indra Gunawan, NIM. 2119125. Program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2023. Latar belakang penelitian ini adalah ditemukannya permasalahan pada keterampilan guru dalam mengelola kelas yang bersifat preventif dan kuratif di MTsN 3 Agam. Berdasarkan observasi awal yang penulis lakukan diketahui bahwa guru kurang memperhatikan perilaku siswa dan tidak mendekati siswa ketika terdapat siswa yang membuat keributan, guru hanya menegur dari depan kelas namun tidak mendekati siswa sehingga tidak lama kemudian siswa tersebut kembali membuat keributan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan guru dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (bersifat preventif) kelas VII di MTsN 3 Agam. Untuk mendeskripsikan keterampilan guru dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal (bersifat kuratif) kelas VII di MTsN 3 Agam. Untuk mendeskripsikan keterampilan guru dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan kondisi fisik kelas VII di MTsN 3 Agam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 3 Agam, kecamatan IV Koto, kabupaten Agam, Sumatera Barat. Informan pada penelitian ini adalah guru fikih dan siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Keterampilan guru dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (bersifat preventif) pada mata pelajaran fikih kelas VII di MTsN 3 Agam yang dilakukan oleh guru sudah terlaksana sesuai dengan indikator keterampilan mengelola kelas yang bersifat preventif namun belum maksimal, seperti kurangnya sikap tanggap guru dalam memandang secara seksama dan kurang mendekati siswa. Keterampilan guru dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal (bersifat kuratif) kelas VII di MTsN 3 Agam adalah sudah terlaksana sesuai dengan indikator mengelola kelas yang bersifat kuratif namun belum maksimal, yaitu guru sudah memodifikasi tingkah laku siswa namun tingkah laku siswa hanya berubah dalam beberapa waktu saja dam kemudian siswa mengulangi kesalahan yang sama . Keterampilan guru dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan kondisi fisik kelas VII di MTsN 3 Agam sudah tampak terampil dan terlaksana dengan baik yaitu guru sudah melakukan pengaturan terhadap tempat duduk, memperhatikan kebersihan kelas, ventilasi dan tata cahaya yang ada di dalam kelas agar dapat menciptakan kondisi belajar yang nyaman dan menyenangkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACK Skripsi ini berjudul “Pengelolaan Kelas Pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman.” Di susun oleh Nova Adriani 2118059. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2022/2023. Latar belakang penelitian ini adalah dalam pembelajaran PAI pengelolaan kelas di SMA Negeri 1 Tigo Nagari telah ada menerapkan pendekatan-pendekatan dalam mengelola kelas, tetapi penerapan dalam pendekatan pengelolaan kelas ini yang dilakukan terhadap peserta didik belum dapat membawa perubahan tingkah laku peserta didik mengenai sikap ketika belajar dalam kelas contohnya seperti peserta didik masih ada yang ribut pada saat guru sedang menjelaskan pelajaran, ada yang keluar masuk kelas, ada peserta didik yang berbicara dengan teman sebangkunya ketika jam pelajaran PAI, ada sebagian peserta didik yang terlambat masuk kelas ketika jam pelajaran PAI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan kelas pada mata pelajaran PAI dengan menggunakan pendekatan otoriter pada kelas XI MIPA 1 di SMA Negeri 1 Tigo Nagari, Kab. Pasaman dan untuk mengetahui apa saja kendala pengelolaan kelas pada pengelolaan kelas pada mata pelajaran PAI dengan menggunakan pendekatan otoriter pada kelas XI MIPA 1 di SMA Negeri 1 Tigo Nagari, Kab. Pasaman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif jenis deskriptif, dengan menggunakan informan kunci Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan informan pendukung yaitu peserta didik. Dalam pengumpulan data, menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber yaitu membandingkan hasil wawancara yang dilakukan pada informan kunci dan informan pendukung dengan hasil pengamatan secara langsung oleh penulis. Hasil penelitian ini dirangkum sebagai berikut: (1) Bahwa dalam pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada kelas XI MIPA di SMA Negeri 1 Tigo Nagari Kab. Pasaman, dengan menggunakan pendekatan otoriter seperti pendekatan perintah dan larangan, penekanan dan penguasaan, ancaman dan hukuman, pendekatan dan larangan, sudah terlaksana dengan baik. (2) Kendala pengelolaan kelas pada mata pelajaran PAI pada kelas XI MIPA dengan pendekatan otoriter adalah: (a) Guru (b) Peserta didik (c) Fasilitas (d) Waktu.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Kelas Oleh Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Mushalla Mukhlisin Di Nagari Kubu Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan.” Di tulis oleh ANDIKA SAPUTRA, NIM. 2117150. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2020/2021. Penelitian ini dilantarbelakangi oleh permasalahan dalam pengelolaan kelas yaitu, Dalam kegiatan pembelajaran kelas 1 sampai kelas 6 disatukan dalam satu kelas, guru kurang memperhatikan santri dalam menjelaskan pembelajaran, dan guru tidak menerapkan sanksi kepada santri yang melanggar aturan. Pertanyaan penelitian dari penelitian ialah Bagaimana upaya guru TPQ dalam mengoptimalisasikan pengelolaan kelas di Mushalla Mukhlisin Nagari Kubu Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan?, Apa saja kendala yang dihadapi guru TPQ dalam mengoptimalisasikan pengelolaan kelas di Mushalla Mukhlisin Nagari Kubu Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang didapatkan melalui informen meliputi informen kunci yaitu guru TPQ Mushalla Mukhlisin dan informen pendukung yaitu santri TPQ Mushalla Mukhlisin. Dalam pengumpulan data, menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian ini, dalam mengoptimalisasi pengelolaan kelas di TPQ Mushalla Mukhlisin guru sudah menerapkan beberapa pendekatan pengelolaan kelas yaitu, pengajaran, perubahan tingkah laku, sosio-emosional dan elektis atau pluralistik, yang belum diterapkan secara optimal yaitu, pendekatan ancaman dan kerja kelompok. Selain itu, guru sudah menerapkan sebagian komponen keterampilan pengelolaan kelas, yang pertama komponen yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal yang sudah diterapkan yaitu memberikan petunjuk-petunjuk yang jelas dan menegur, sementara itu yang belum di terapkan yaitu sikap tanggap, membagi perhatian, pemusatan perhatian kelompok, dan memberi penguatan. Yang kedua komponen Keterampilan yang berhubungan dengan pengendalian kondisi belajar yang optimal yang sudah diterapkan yaitu, Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah, sedangkan yang belum diterapkan ialah memodifikasi tingkah laku dan pengelolaan kelompok. Dalam upaya mengoptimalisasikan pengelolaan kelas guru menghadapi beberapa kendala, diantaranya guru belum menguasai keterampilan pengelolaan kelas, santri susah diatur dan keterbatasan fasilitas dalam mengajar. Kata Kunci : Optimalisasi Pengelolaan Kelas TPQ
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini berjudul “Penerapan Pengelolaan Kelas Pada Mata Pelajaran PAI di SMKS Gajah Tongga Bukittinggi”, disusun oleh Yanuar Iqbal, Nim: 2116090, Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Maksud dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan pengelolaan kelas di SMKS Gajah Tongga Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi karena guru belum efektif dalam mengelola kelas. Berdasarkan observasi awal penulis di SMKS Gajah Tongga Bukittinggi pada tanggal 25 oktober 2019, penulis mendapatkan fakta bahwa guru menerapkan pengelolaan kelas, akan tetapi, perilaku dari peserta didik belum terkendali, karena masih banyak peserta didik yang berperilaku belum seperti yang diharapkan. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam meneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah di SMKS Gajah Tongga Bukittinggi. Informan penelitiannya ada dua, yaitu informan kunci dan informan pendukung. Yang menjadi informan kuncinya adalah guru PAI yang mengajar di kelas XI administrasi perkantoran, dan yang menjadi informan pendukungnya adalah waka kurikulum, teman sejawat guru PAI dan siswa kelas XI administrasi perkantoran. Penulis menganalisis data dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, artinya data yang nantinya muncul berupa data tertulis atau lisan dari orang atau pelaku yang diamati dan diproses melalui catatan, kemudiaan disusun dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan fakta bahwa guru PAI dalam menerapkan pendekatan otoriter terdapat beberapa strategi pendekatan otoriter yang belum dilakukan. Adapun strategi yang belum diterapkan tersebut ialah pertama, setelah guru menciptakan aturan, guru tersebut belum menegakkan aturan dengan sepenuhnya, karena masih banyak siswa yang tidak dihukum karena melanggar aturan. Kedua, guru belum menggunakan pemisahan pada siswa yang melanggar aturan. Ketiga, guru belum menggunakan penskoran dalam pelanggaran yang dilakukan oleh siswa. Kata kunci: Pendekatan Otoriter, Pengelolaan Kelas dan PAI
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aminuddin. 20118011. Pengaruh Kreativitas Guru dan Kemampuan Mengelola Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di SMAN 1 Candung Kecamatan Candung Kabupaten Agam. Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi. Guru merupakan salah satu faktor ekstrinsik yang dapat memberikan pengaruh pada hasil belajar siswa. Seorang guru yang mempunyai kreativitas tinggi dan mampu mengelola kelas dengan baik dapat menunjang program pengajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilatar belakangi karena beberapa fenomena dilapangan yaitu dalam pelaksanaan pembelajaran PAI di kelas, diketahui bahwa cara guru menyajikan materi terhadap siswa masih kurang bervariasi, hal ini ditunjukkan dengan adanya media pembelajaran yang kurang menarik yang diberikan guru sehingga terdapat siswa yang bermain-main ketika proses pembelajaran. Guru belum menerapkan berbagai macam metode dalam belajar sehingga pembelajaran kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh kreatifitas guru terhadap hasil belajar siswa bidang studi PAI, 2) mengetahui pengaruh pengelolaan kelas terhadap hasil belajar siswa bidang studi PAI, 3) mengetahui seberapa besar pengaruh kreatifitas guru dan kemampuan mengelola kelas terhadap hasil belajar siswa bidang studi PAI di SMAN 1 Candung Kecamatan Candung Kabupaten Agam. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif yang bersifat korelatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 176 orang siswa kelas XI dan XII di SMAN 1 Candung kecamatan Candung kabupaten Agam. Siswa yang dijadikan sampel penelitian berjumlah 80 orang siswa. Alat pengumpulan data adalah angket. Teknik analisis data menggunakan statistik sederhana, dalam pengkorelasian variabel penelitian menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian mengenai pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar diperoleh koefisien determinasi = 57,4%. Berdasarkan nilai tersebut dapat diartikan variabel hasil belajar siswa dipengaruhi sebesar 57,4% oleh kreativitas guru. Sementara itu hasil penelitian mengenai pengaruh pengelolaan kelas terhadap hasil belajar diperoleh koefisien determinasi= 33%. Berdasarkan nilai tersebut dapat diartikan variansi variabel hasil belajar siswa dipengaruhi sebesar 33% oleh pengelolaan kelas guru. Pengaruh kreativitas guru dan pengelolaan kelas terhadap hasil belajar diperoleh koefisien determinasi sebesar 15%. Berdasarkan nilai tersebut dapat diartikan variansi variabel hasil belajar siswa dipengaruhi sebesar 15% oleh kreativitas dan pengelolaan kelas guru. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru dan kemampuan mengelola kelas terhadap hasil belajar siswa bidang studi PAI di SMAN 1 Candung kecamatan Candung kabupaten Agam. Hasil penelitian dapat diartikan bahwa semakin tinggi kreativitas guru dan kemampuan mengelola kelas maka akan tinggi pula hasil belajar siswa, dan sebaliknya semakin rendah kreativitas guru dan kemampuan mengelola kelas maka hasil belajar siswa akan menurun.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini atas nama WELI RAMADANI, NIM: 2115.046 dengan judul “PENGARUH PENGELOLAAN KELAS TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN SKI DI MTS MUHAMMADIYAH SALAREH AIA KEC. PALEMBAYAN KAB. AGAM”. Pengelolaan kelas merupakan hal yang penting uuntuk mewujudkan disiplin belajar siswa. Tanpa pengelolaan kelas syang efektif guru tidak akan mampu menciptakan kedisplinan belajar. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan kelas terhadap disiplin belajar siswa kelas VIII dalam mata pelajaran SKI di MTs Muhammadiyah Salareh Aia Kec. Palembayan Kab.Agam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif degan jenis penelitian penelitian korelasi dengan metode ex post-facto. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Muhammadiyah Salareh Aia Kec. Palembayan Kab. Agam. Populasi dalam penelituan ini berjumlah 19 orang dan Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berbentuk total sampling. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner) instrumen penelitian ini menggunakan skala psikologi untuk mengukur pengelolaan kelas dan disiplin belajar siswa. Validitas instrumen menggunakan teknik korelasi product moment, sedangkan realibilitas instrumen menggunakan teknik analisis koefesien alpha cronbach. Teknik analisi data yang digunakan pada penelitian ini yaitu statisttik deskriptif dan analisis regresi sederhana. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa pengelolaan kelas dann disiplin belajar berada pada kategori sedang. Sementara hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang positif antara pengelolaan kelas dengan disiplin belajar dengan nilai positif yaitu terlihat dari R Square yaitu 0, 044, yang berarti positif dan signifikan dari pengelolaan kelas terhadap displin belajar yaitu yang diperoleh yaitu 0,388 > 0,05. Jadi dari hasil penelitian dan pengolahan data dapat diketahui antara pengelolaan kelas dan disiplin belajar siswa memiliki hubungan yang positif dan searah. Sementara antara pengelolaan kelas dengan disiplin belajar dilihat dari nilai yang diperoleh besar dari F tabel maka antara pengelolaan kelas dan disiplin belajar memiliki pengaruh yang signifikan.dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap disiplin belajar siswa kelas VIII di MTs Muhammadiyah Salareh Aia Kec. Palembayan Kab. Agam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Keterampilan Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam DI MTsN 6 Lima Puluh Kota Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota” yang disusun oleh Melisa Oktaviani dengan NIM. 2115.164 pada Program Stud Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Bukittingi. Skripsi ini dilatar belakangi oleh observasi penulis yang menemukan bahwa ada guru SKI yang kurang optimal dalam menggunakan keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (bersifat preventif) dan keterampilan yang berhubngan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal(bersifat kuratif). Penulis memfokuskan pada mata pelajaran SKI karena materi pelajaran ini harus disampaikan secara utuh, keseriusan dan membutuhkan suasana yang sangat mendukung. Penulis melakukan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, informen kunci dalam penelitian yaitu guru SKI dan siswa sebagai informen pendukung. Teknik yang dipakai dalam mengumpulkan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan belajar yang optimal (bersifat preventif) dan keterampilan yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal (bersifat kuratif) sudah terlaksana akan tetapi masih ada yang belum maksimal dengan baik, hal ini disebabkan oleh timbulnya masalah di dalam kelas baik itu maslah inividu maupun masalah kelompok ketika pembelajaran berlangsung yang menyebabkan kelas menjadi tidak kondusif. Semua masalah itu biasa timbul di dalam kelas dan pada akhirnya dapat diatasi dengan segera meskipun perilaku itu terulang kembali. Kata kunci: Keterampilan Pengelolaan Kelas, SKI
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini atas nama TITI NURHALIZA, NIM. 2115.197 dengan judul “Kemampuan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengelola Kelas di SD AL-Azhar Bukittinggi”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI). Latar belakang penelitin ini adalah seorang guru diharapkan harus mampu dan profesional dalam bidang pendidikan salah satunya yaitu dalam pengelolaan kelas pada saat proses pembelajaran. Untuk mengelola kelas tersebut dibutuhkan pengelolaan kelas yang baik oleh guru. Permasalahan saat proses pembelajaran kurangnya pendekatan antara guru dan peserta didik serta guru kurang memperhatikan peserta didik sehingga di antara peserta didik banyak yang berbicara dengan teman sebangkunya, jalan-jalan di dalam kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan guru Pendidikan Agama Islam dalam mengelola kelas yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (yang bersifat preventif) serta yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal (yang bersifat kuratif) di SD Al-Azhar Bukittinggi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Metode pengumpulan datanya dengan observasi dan wawancara. Informan dalam penelitian ini ada dua yaitu informan kunci dan informan pendukung. Informan kunci adalah guru Pendidikan Agama Islam sedangkan informan pendukung adalah peserta didik kelas V SD Al-Azhar Bukittinggi. Dalam penelitian ini penulis menganalisis data dengan menggunaakan metode deskriptif kualitatif, artinya data yang muncul berupa data-data tertulis atau lisan dari orang atau perilaku yang diamati yang diproses melalui catatan, kemudian disusun dalam teks. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kemampuan guru Pendidikan Agama Islam dalam mengelola kelas di SD Al-Azhar Bukittinggi sudah mampu dalam mengelola kelas tetapi belum maksimal, baik kemampuan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal (yang bersifat preventif) terlihat sikap tanggap guru dalam hal memandang peserta didik mengerjakan tugas, guru kurang memberikan perhatian dan pendekatan kepada peserta didik sehingga kelas tidak kondusif maupun kemampuan yang berhubungan dengan pengembalian kondisi belajar yang optimal (yang bersifat kuratif) terlihat dalam memodifikasi tingkah laku peserta didik, guru belum melakukannya secara optimal. Cara guru memodifikasi tingkah laku peserta didik hanya menegur dan menasehati saja, setelah dinasehati peserta didik bisa berubah tetapi dalam waktu yang dekat peserta didik mengulangi kesalahan yang sama lagi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Hanni Pertiwi, Nim: 2115.037 judul” Keterampilan Mengelola Kelas Oleh Guru Agama Di SMK Gajah Tongga Bukittinggi ”, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tahun 2019. Latar belakang penulis membuat skripsi ini bahwasanya sekolah ini tidak terlalu memiliki banyak siswa dan siswa yang berada di sekolah ini adalah ada beberapa siswa pindahan dari sekolah lain yang merasa bosan dan yang bermasalah di sekolah lain, Namun demikian bukan berarti sekolah ini tempat pelarian semata bagi siswa bandel, terdapat beberapa siswa yang memang memulai sekolah dari kelas X. Adapun permasalahan yang penulis amati ialah banyak siswa yang tidak fokus ketika mengikuti pembelajaran, maka dari itu penulis ingin mengetahui dan mencari tahu lebih jelas dan menjadikan ini adalah sebuah masalah yang perlu diselesaikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis sangat tertarik untuk melakukan penelitian lebih jauh tentang Keterampilan Mengelola Kelas Oleh Guru Agama Di Smk Gajah Tongga Bukittinggi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampilan mengelola kelas oleh guru agama di SMK Gajah Tongga Bukittinggi? Apa saja kendala yang dihadapi oleh guru agama dalam mengelola kelas di SMK Gajah Tongga Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, informen penelitian yang menjadi informen kunci yaitu guru agama dan yang menjadi informen pendukung yaitu siswa kelas X dan XI, teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Data yang diperoleh diolah dengan teknik analisis data deskriptif analitik dan dilakukan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan membandingkan data yang diperoleh dari data hasil observasi dengan data hasil wawancara yang berasal dari fakta-fakta atau peristiwa-peristiwa di lapangan. Hasil penelitian yang dilakukan guru yaitu mengatur ruangan kelas, mengefektifkan suasana di dalam kelas, menyiapkan bahan ajar, Menggunakan berbagai pendekatan mengelola kelas, yakni pendekatan kekuasaan, pendekatan ancaman, pendekatan kebebasan, pendekatan pengajaran dan pendekatan perubahan tingkah laku. Namun ada beberapa pendekatan pengelolaan kelas yang tidak di lakukan, yakni pendekatan resep, pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial, pendekatan proses kelompok, pendekatan elektis dan pluralistik. Guru agama juga melakukan prinsip-prinsip pengelolaan kelas, yakni hangat dan antusias, penekanan hal-hal yang positif, dan penanaman disiplin diri. Namun ada beberapa prinsip pengelolaan kelas yang tidak dilakukan, yakni tantangan, bervariasi dan keluwesan. kendala guru Agama dalam mengelola kelas adalah sikap siswa kurang disiplin, jumlah siswa yang terlalu banyak, metode pembelajaran yang harus disesuaikan dengan materi, keberagaman karakter siswa
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Rizki Fairi, NIM. 2115.097, menulis skripsi yang berjudul“ Pengelolaan kelas Bagi Guru Agama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dikelas VIII Pa SMP AL-HIRA Aia Angkek, Tanah Datar” Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penulisan skripsi ini dilatarbelakanggi oleh pelaksanaan pembelajaran guru pendidikan agama Islam kurang mampu mengelola dan menguasai kelas sehingga siswa meribut dan tidak memperhatikan pelajaran yang disampaikan guru. Seperti, siswa melakukan aktifitas lain contohnya membaca novel, membuat tugas selain tugas mata pelajaran PAI bahkan menyanyikan yel-yel didalam kelas. Dan penulis masih melihat adanya siswa yang tidak fokus dalam proses belajar seperti keluar masuk kelas tanpa izin terlebih dahulu kepada guru, izin keluar kelas tetapi tidak kembali ke kelas bahkan ada siswa yang tidur saat proses pembelajaran berlangsung. Skripsi ini meneliti Bagaimanakah Pengelolaan kelas Bagi Guru Agama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VIII Pa SMP AL-HIRA Aia Angkek, Tanah Datar, apa kendala yang dihadapi guru Agama dalam Pengelolaan kelas dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VIII Pa SMP AL-HIRA Aia Angkek, Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Pengelolaan kelas Bagi Guru Agama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VIII Pa SMP AL-HIRA Aia Angkek, Tanah Datar, untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru Agama dalam Pengelolaan kelas dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VIII Pa SMP AL-HIRA Aia Angkek, Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif dengan mengunakan analisis kualitatif, yaitu metode yang digunakan untuk penelitian yang memaparkan dan menggambarkan fakta-fakta yang diteliti secara verbal. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah guru yang mengajar PAI, Kepala Sekolah dan siswa. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian penulis, maka dapat diambil kesimpulan bahwa Pengelolaan kelas Bagi Guru Agama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas VIII Pa SMP AL-HIRA Aia Angkek, Tanah Datar telah dilakukan dengan mengunakan berbagai Prinsip-prinsip pengelolaan kelas, pendekatan-pendekatan pengelolaan kelas, prosedur dan rancangan pengelolaan kelas. Dalam Pengelolaan kelas terdapat beberapa kendala dan guru Agama berupaya untuk mengatasi kendala tersebut. Berdasarkan kesimpulan di atas, penulis menyarankan dalam Pengelolaan kelas guru Agama diharapkan agar meningkatkan kinerja dalam pengelolaan kelas agar terlaksana pengelolaan kelas yang optimal dan kondusif dimasa yang akan datang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nama WILDA ZABERNI, BP 2114. Skripsi ini berjudul “ HUBUNGAN NILAI MATA KULIAH PENGELOLAAN KELAS DENGAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENGELOLA KELAS DI MATA KULIAH MICRO TEACHING PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) ANGKATAN TAHUN 2015 IAIN BUKITTINGGI”. Maksud judul ini adalah bagaimana bentuk hubungan nilai mata kuliah pengelolaan kelas dengan kemampuan mahasiswa dalam mengelolaa kelas di mata kuliah micro teaching. Pengelolaan kelas dan micro teaching merupakan salah satu mata kuliah pokok di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan terutama pada program studi PAI IAIN Bukittinggi. Keduanya saling berkaitan satu sama lain, pengelolaan kelas menunjukkan bagaimana seorang guru itu dapat menghendel atau menyesuaikan situasi dan kondisi kelasnya. Sedangkan dengan cara mempelajari mata kuliah pengelolaan kelas dapat memudahkan mahasiswa dalam mengelola kelas pada mata kuliah micro teaching (mempraktekkannya) dan berguna untuk seorang guru dalam mengelola kelasnya. Sehubungan dengan itu yang menjadi permasalahan dalam penulisan skripsi ini yaitu seberapa besar hubungan antara nilai mata kuliah pengelolaan kelas dengan kemampuan mahasiswa tersebut dalam mengelola kelas di mata kuliah micro teaching pada mahasiswa program studi PAI angkatan tahun 2015 IAIN Bukittinggi. Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu untuk mengetahui nilai pengelolaan kelas, untuk mengetahui kemampuan mahasiswa dalam mengelola kelas di mata kuliah micro teaching dan untuk mengetahui hubungan nilai mata kuliah pengelolaan kelas dengan kemampuan mahasiswa dalam mengelola kelas di mata kuliah micro teaching pada mahasiswa program studi PAI angkatan tahun 2015 IAIN Bukittinggi. Data ini dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan obsevasi lapangan (lembaran observasi). Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa program studi PAI angkatan tahun 2015 IAIN Bukittinggi yang berjumlah 211 orang dan sampel dari penelitian ini diambil 25% dari jumlah populasi (211 orang) yaitu 53 orang. Jenis penelitian ini yaitu korelasional atau hubungan timbal balik, dengan metode kuantitatif korelasional. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh bahwa antara nilai mata kuliah pengelolaan kelas dengan kemampuan mahasiswa dalam mengelola kelas pada mata kuliah micro teaching memiliki hubungan, walaupun hanya memiliki korelasi yang lemah atau rendah yaitu 0,28 yang terletak antara 0,20-0,40 pada “r” product moment. Hal ini dapat dilihat setelah penulis mendapatkan kedua variabel dan menguji data tersebut dengan menggunakan tabulasi atau tally, uji normalitas, uji rumus product moment dan interpretasi data serta kesimpulan. Dapat disimpulkan bahwa nilai mata kuliah pengelolaan kelas dengan kemampuan mahasiswa dalam mengelola kelas di mata kuliah micro teaching mempunyai hubungan atau korelasi yang positif karena r_xy lebih besar dari “r” tabel r_xy>r_tabel (0,28 > 0,266) pada taraf signifikan 5%.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ilza Dessu Nasri, Nim, 2113.079, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi dengan judul skripsi “Keterampilan Guru TamatanPendidikan Agama Islam Dalam PengelolaanKelas di Madrasah TsanawiyahNegeri (MTsN) Tandikat Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman”. Guru tamatan Pendidikan Agama Islam sudah seharusnya terampil dalam mengelola kelas, baik itu yang berhubungan dengan peserta didik maupun pengelolan fasilitas (fisik kelas). Namun penulis melihat ketika pembelajaran berlangsung peserta didik kurang tertib saat belajar, diantara peserta didik banyak yang meribut, bercerita dengan teman, mengerjakan aktifitas yang tidak berkaitan dengan pembelajaran, sering keluar masuk pada saat pembelajaran berlangsung. Oleh sebab itu penulis ingin mengetahui bagaimana bentuk keterampilan guru tamatan PAI dalam pengelolaan peserta didik dan bagaiaman bentuk keterampilan Guru Tamatan PAI dalam pengelolaan fasilitas/fisik kelas. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi dilapangan Penulis mencoba menggambarkan, menuliskan, dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Dalam pengambilan data ini yang menjadi informan kuncinya guru tamatan Pendidikan Agama Islam yang sebanyak 3 orang, informan pendukungnya kepala sekolah dan peserta didik MTsN Tandikat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam keterampilan pengelolaan peserta didik guru tamatan PAI telah mengorganisasi peserta didik untuk aktif di kelas dan memperhatikan disiplin peserta didik, serta dapat menangani prilaku negatif peserta didik dengan baik, walaupun dalam mengelompokkan peserta didik guru masih kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Dalam pengelolaan fisik (Tata Ruang Kelas) guru tamatan PAI telah mengelola tata ruang kelas yang mencukupi untuk pembelajaran dan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Walaupun begitu, dalam pengelolaan tata ruang kelas terkait pengaturan ruang belajar, tempat duduk, alat-alat pengajaran belum mendapat perhatian secara utuh.