OPTIMALISASI PENGELOLAAN KELAS OLEH GURU TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR'AN ( TPQ ) MUSHALLA MUKHLISIN DI NAGARI KUBU TAPAN KECAMATAN RANAH AMPEK HULU KABUPATEN PESISIR SELATAN
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Optimalisasi Pengelolaan Kelas Oleh Guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Mushalla Mukhlisin Di Nagari Kubu Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan.” Di tulis oleh ANDIKA SAPUTRA, NIM. 2117150. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2020/2021. Penelitian ini dilantarbelakangi oleh permasalahan dalam pengelolaan kelas yaitu, Dalam kegiatan pembelajaran kelas 1 sampai kelas 6 disatukan dalam satu kelas, guru kurang memperhatikan santri dalam menjelaskan pembelajaran, dan guru tidak menerapkan sanksi kepada santri yang melanggar aturan. Pertanyaan penelitian dari penelitian ialah Bagaimana upaya guru TPQ dalam mengoptimalisasikan pengelolaan kelas di Mushalla Mukhlisin Nagari Kubu Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan?, Apa saja kendala yang dihadapi guru TPQ dalam mengoptimalisasikan pengelolaan kelas di Mushalla Mukhlisin Nagari Kubu Tapan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang didapatkan melalui informen meliputi informen kunci yaitu guru TPQ Mushalla Mukhlisin dan informen pendukung yaitu santri TPQ Mushalla Mukhlisin. Dalam pengumpulan data, menggunakan observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Dari hasil penelitian ini, dalam mengoptimalisasi pengelolaan kelas di TPQ Mushalla Mukhlisin guru sudah menerapkan beberapa pendekatan pengelolaan kelas yaitu, pengajaran, perubahan tingkah laku, sosio-emosional dan elektis atau pluralistik, yang belum diterapkan secara optimal yaitu, pendekatan ancaman dan kerja kelompok. Selain itu, guru sudah menerapkan sebagian komponen keterampilan pengelolaan kelas, yang pertama komponen yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal yang sudah diterapkan yaitu memberikan petunjuk-petunjuk yang jelas dan menegur, sementara itu yang belum di terapkan yaitu sikap tanggap, membagi perhatian, pemusatan perhatian kelompok, dan memberi penguatan. Yang kedua komponen Keterampilan yang berhubungan dengan pengendalian kondisi belajar yang optimal yang sudah diterapkan yaitu, Menemukan dan memecahkan tingkah laku yang menimbulkan masalah, sedangkan yang belum diterapkan ialah memodifikasi tingkah laku dan pengelolaan kelompok. Dalam upaya mengoptimalisasikan pengelolaan kelas guru menghadapi beberapa kendala, diantaranya guru belum menguasai keterampilan pengelolaan kelas, santri susah diatur dan keterbatasan fasilitas dalam mengajar. Kata Kunci : Optimalisasi Pengelolaan Kelas TPQ