KETERAMPILAN GURU TAMATAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENGELOLAAN KELAS DI MTsN TANDIKAT KECAMATAN PATAMUAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ABSTRAK Ilza Dessu Nasri, Nim, 2113.079, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi dengan judul skripsi “Keterampilan Guru TamatanPendidikan Agama Islam Dalam PengelolaanKelas di Madrasah TsanawiyahNegeri (MTsN) Tandikat Kecamatan Patamuan Kabupaten Padang Pariaman”. Guru tamatan Pendidikan Agama Islam sudah seharusnya terampil dalam mengelola kelas, baik itu yang berhubungan dengan peserta didik maupun pengelolan fasilitas (fisik kelas). Namun penulis melihat ketika pembelajaran berlangsung peserta didik kurang tertib saat belajar, diantara peserta didik banyak yang meribut, bercerita dengan teman, mengerjakan aktifitas yang tidak berkaitan dengan pembelajaran, sering keluar masuk pada saat pembelajaran berlangsung. Oleh sebab itu penulis ingin mengetahui bagaimana bentuk keterampilan guru tamatan PAI dalam pengelolaan peserta didik dan bagaiaman bentuk keterampilan Guru Tamatan PAI dalam pengelolaan fasilitas/fisik kelas. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi dilapangan Penulis mencoba menggambarkan, menuliskan, dan menafsirkan suatu fenomena yang berkembang pada masa sekarang. Dalam pengambilan data ini yang menjadi informan kuncinya guru tamatan Pendidikan Agama Islam yang sebanyak 3 orang, informan pendukungnya kepala sekolah dan peserta didik MTsN Tandikat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa dalam keterampilan pengelolaan peserta didik guru tamatan PAI telah mengorganisasi peserta didik untuk aktif di kelas dan memperhatikan disiplin peserta didik, serta dapat menangani prilaku negatif peserta didik dengan baik, walaupun dalam mengelompokkan peserta didik guru masih kurang maksimal dalam pelaksanaannya. Dalam pengelolaan fisik (Tata Ruang Kelas) guru tamatan PAI telah mengelola tata ruang kelas yang mencukupi untuk pembelajaran dan menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. Walaupun begitu, dalam pengelolaan tata ruang kelas terkait pengaturan ruang belajar, tempat duduk, alat-alat pengajaran belum mendapat perhatian secara utuh.