Abstrak
ABSTRAK Hanni Pertiwi, Nim: 2115.037 judul” Keterampilan Mengelola Kelas Oleh Guru Agama Di SMK Gajah Tongga Bukittinggi ”, Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tahun 2019. Latar belakang penulis membuat skripsi ini bahwasanya sekolah ini tidak terlalu memiliki banyak siswa dan siswa yang berada di sekolah ini adalah ada beberapa siswa pindahan dari sekolah lain yang merasa bosan dan yang bermasalah di sekolah lain, Namun demikian bukan berarti sekolah ini tempat pelarian semata bagi siswa bandel, terdapat beberapa siswa yang memang memulai sekolah dari kelas X. Adapun permasalahan yang penulis amati ialah banyak siswa yang tidak fokus ketika mengikuti pembelajaran, maka dari itu penulis ingin mengetahui dan mencari tahu lebih jelas dan menjadikan ini adalah sebuah masalah yang perlu diselesaikan. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis sangat tertarik untuk melakukan penelitian lebih jauh tentang Keterampilan Mengelola Kelas Oleh Guru Agama Di Smk Gajah Tongga Bukittinggi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana keterampilan mengelola kelas oleh guru agama di SMK Gajah Tongga Bukittinggi? Apa saja kendala yang dihadapi oleh guru agama dalam mengelola kelas di SMK Gajah Tongga Bukittinggi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, informen penelitian yang menjadi informen kunci yaitu guru agama dan yang menjadi informen pendukung yaitu siswa kelas X dan XI, teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Data yang diperoleh diolah dengan teknik analisis data deskriptif analitik dan dilakukan teknik pemeriksaan keabsahan data dengan membandingkan data yang diperoleh dari data hasil observasi dengan data hasil wawancara yang berasal dari fakta-fakta atau peristiwa-peristiwa di lapangan. Hasil penelitian yang dilakukan guru yaitu mengatur ruangan kelas, mengefektifkan suasana di dalam kelas, menyiapkan bahan ajar, Menggunakan berbagai pendekatan mengelola kelas, yakni pendekatan kekuasaan, pendekatan ancaman, pendekatan kebebasan, pendekatan pengajaran dan pendekatan perubahan tingkah laku. Namun ada beberapa pendekatan pengelolaan kelas yang tidak di lakukan, yakni pendekatan resep, pendekatan suasana emosi dan hubungan sosial, pendekatan proses kelompok, pendekatan elektis dan pluralistik. Guru agama juga melakukan prinsip-prinsip pengelolaan kelas, yakni hangat dan antusias, penekanan hal-hal yang positif, dan penanaman disiplin diri. Namun ada beberapa prinsip pengelolaan kelas yang tidak dilakukan, yakni tantangan, bervariasi dan keluwesan. kendala guru Agama dalam mengelola kelas adalah sikap siswa kurang disiplin, jumlah siswa yang terlalu banyak, metode pembelajaran yang harus disesuaikan dengan materi, keberagaman karakter siswa