Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

111 hasil
Subjek: Pembiayaan Bermasalah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi Bank Syariah Dalam Menghadapi Pembiayaan Bermasalah Selama Masa Pandemi Covid-19 ( Studi kasus Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang berjudul “ Analisis Strategi Bank Syariah Dalam Menghadapi Pembiayaan Bermasalah Selama Masa Pandemi Covid-19 ( Studi Kasus Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh” yang disusun oleh Uci Lestari nim 3317249, jurusan S1 perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bikittinggi atas bimbingan Ibu Ds. Endri Yenti,M.Ag. Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi dengan terjadinya peningkatan pembiayaan bermasalah pada Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh, sehingga menyebabkan pembiayaan bermasalah oleh para nasabah Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh dan menyebabkan banyak nasabah yang tidak dapat melakukan pembiayaan karena wabah covid-19. Maka dari itu strategi dalam menghadapi pembiayaan bermasalah pada Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh selama adanya pandemi covid-19 dapat mengetahui apa saja kendala yang menyebabkan pembiayaan bermasalah selama masa pandemo covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah unruk mengetahui cara penanganan pembiayaan bermasalah pada Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh Selama Adanya Pandemi Covid-19 dan untuk mengatuhui kendala apa saja yang menyebabkan pembiayaan bermasalah selama masa pandemi covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa reduksi, display, dan verivikasi guna mengetahui Strategi Bank Syariah Dalam Menghadapi Pembiayaan Bermasalah Selama Masa Pandemi Covid-19 ( Studi Kasus Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh). Data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder. Hasil penelitian yang dilakukan pada Bank Nagari Syariah KC Payakumbuh pada masa pandemi covid-19 di dapatkan bahwa Strategi yang digunakan oleh bank syariah dalam menghadapi pembiayaan bermasalah selama adanya pandemi covid-19 adalah dengan memberikan stimulasi berdasarkan Peraturan OJK No 8 sama 11 yaitu dengan memberikan restrukturisasi kepada nasabah dan Bank Nagari Syrariah KC Payakumbuh menggunakan konsep strategi dimana memberikan stimulasi Peraturan OJK no 8 sama 11. Oleh karena itu strategi yang dilakukan oleh bank ini sejalan dengan teori yang ada. Dan yang terpenting strategi yang dilakukan bank ini sejalan dengan syariat Islam. Kata Kunci : Strategi Bank Syariah, Pembiayaan Bermasalah Pada Pandemi Covid-19

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penyebab Pembiayaan Mikro Bermasalah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Padang Pariaman dalam Perspektif Maqasid Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Femilidya Rusita dengan NIM 3322130 yang berjudul “ANALISIS PENYEBAB PEMBIAYAAN MIKRO BERMASALAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU PADANG PARIAMAN”. Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Pembiayaan mikro merupakan salah satu produk pembiayaan yang berperan dalam mendukung perkembangan UMKM. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat risiko pembiayaan bermasalah yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan dan kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya pembiayaan mikro bermasalah pada BSI KCP Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri atas 1 BM, 1 MRM TL, 3 RSE, dan 3 nasabah pembiayaan mikro bermasalah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pembiayaan mikro bermasalah di BSI KCP Padang Pariaman meliputi character, capacity, dan condition of economy berdasarkan prinsip 5C, serta penyalahgunaan dana pembiayaan berdasarkan teori asimetri informasi. Faktor tersebut ditunjukkan oleh karakter nasabah yang kurang baik, menurunnya kemampuan usaha dan kemampuan membayar, kondisi ekonomi yang memengaruhi kelangsungan usaha, serta penggunaan dana pembiayaan yang tidak sesuai dengan tujuan awal. Oleh karena itu, penerapan analisis pembiayaan yang optimal serta pengawasan terhadap penggunaan dana pembiayaan perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pengaruh Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah yang Terdaftar di OJK Periode Tahun 2020-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Pengaruh Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) Terhadap Profitabilitas Perusahaan bank Umum Syariah Yang Terdaftar Di OJK Tahun Periode 2020-2025” yang disusun oleh Zul Wahid Novendra dengan NIM.3422117. Program Studi S1 Akutansi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi yang dibimbing oleh bapak H. Harfandi, SE., M.Si. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) terhadap Profitabilitas (ROA) pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tahun periode 2020-2025. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan tahunan Bank Umum Syariah dengan mengakses website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan dan diperoleh sebanyak 10 perusahaan bank. Dalam penelitian ini menggunakan dua variabel bebas yaitu Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mengunakan uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi (r), uji koefisien derteminasi (R 2 ), uji t (parsial), uji f (simultan) dengan bantuan program SPSS 26. Hasil dari penelitian yang di lakuka pada Bank Umum Syariah yang terdaftar di OJK periode tahun 2020-2025 menunjukkan yaitu Pembiayaan Bermasalah (NPF) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA), dan Pembiayaan Bermasalah (NPF) dan Efisiensi Biaya Operasional (BOPO) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA).

25 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi Mitigasi Risiko Pembiayaan Bermasalah pada Program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) (Studi Kasus: UPK Syariah Tujuah Serumpun Ampek Angkek, Agam)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya risiko pembiayaan bermasalah dalam Program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang dikelola oleh UPK Syariah Tujuah Serumpun Ampek Angkek. Program SPP merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pemberian akses modal usaha. Namun dalam pelaksanaannya, terdapat berbagai kendala seperti penggunaan dana untuk kebutuhan konsumtif, seleksi penerima yang kurang optimal, rendahnya disiplin pembayaran, serta pendampingan yang belum maksimal Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pembiayaan bermasalah yang dapat mengganggu keberlanjutan dana bergulir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko pembiayaan bermasalah yang terjadi dalam program SPP serta menganalisis peranan mitigasi risiko yang diterapkan oleh UPK Syariah dalam mengelola pembiayaan tersebut . Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus UPK, anggota penerima pembiayaan, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko pembiayaan bermasalah bersumber dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi lemahnya komitmen sebagian anggota, kurang optimalnya manajemen kelompok, serta rendahnya kemampuan pengelolaan usaha. Sementara faktor eksternal meliputi ketidakstabilan pendapatan usaha dan kondisi ekonomi lokal. Secara keseluruhan, mitigasi risiko yang diterapkan tidak hanya berfungsi menekan tingkat pembiayaan bermasalah, tetapi juga menjaga keberlanjutan dana bergulir serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan secara berkelanjutan di wilayah Tujuah Serumpun Ampek Angkek. Kata Kunci: Mitigasi Risiko, Pembiayaan Bermasalah, Program SPP, Prinsip 5C, UPK Syariah.

9 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Implementasi Ganti Rugi (Ta'widh) Sebagai Upaya Meminimalisir Terjadinya Wanprestasi Nasabah (Studi Kasus BPR Syari'ah Taeh Baruah Cabang Padang Tinggi Payakumbuh)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini di susun oleh Ramadil Pangeanra, NIM 3322081, Program Studi S1 Perbankan Syari’ah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Implementasi Ganti Rugi (Ta’widh) Sebagai Upaya Meminimalisir Terjadinya Wanprestasi Nasabah (Studi Kasus BPR Syari’ah Taeh Baruah Cabang Padang Tinggi)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya pembiayaan bermasalah (wanprestasi) yang terjadi pada nasabah BPR Syari'ah Taeh Baruah Cabang Padang Tinggi akibat keterlambatan atau kelalaian dalam memenuhi kewajiban pembayaran pembiayaan. Kondisi tersebut menimbulkan kerugian riil bagi bank, seperti biaya penagihan, biaya administrasi, dan biaya operasional lainnya. Untuk meminimalisir kerugian tersebut, bank menerapkan mekanisme ganti rugi (ta'widh) sesuai dengan Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN-MUI/VIII/2004. Namun, implementasi ta'widh masih menghadapi berbagai tantangan, baik dalam menentukan besaran kerugian riil maupun dalam memberikan pemahaman kepada nasabah mengenai perbedaan ta'widh dengan denda konvensional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ganti rugi (ta'widh) sebagai upaya meminimalisir terjadinya wanprestasi nasabah pada BPR Syari'ah Taeh Baruah Cabang Padang Tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Cabang, Account Officer, serta pihak-pihak yang terkait dengan pelaksanaan pembiayaan dan penerapan ta'widh. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ganti rugi (ta'widh) di BPR Syari'ah Taeh Baruah Cabang Padang Tinggi telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 43/DSN-MUI/VIII/2004, yaitu hanya dikenakan kepada nasabah yang mampu tetapi sengaja menunda pembayaran serta hanya didasarkan pada kerugian riil yang dialami bank. Penerapan ta'widh berfungsi sebagai bentuk penggantian biaya operasional akibat keterlambatan pembayaran sekaligus sebagai sarana meningkatkan kedisiplinan nasabah dalam memenuhi kewajibannya. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi ta'widh memberikan dampak positif terhadap penurunan tingkat pembiayaan bermasalah, yang ditunjukkan dengan menurunnya persentase pembiayaan bermasalah dan nilai ta'widh selama periode 2021–2025. Dengan demikian, penerapan ta'widh terbukti menjadi salah satu upaya yang efektif dalam meminimalisir terjadinya wanprestasi nasabah serta mendukung penerapan prinsip kehati-hatian dan keadilan dalam operasional perbankan syariah.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Artificial Intelligence Dan Dampaknya Dalam Mengurangi Resiko Pembiayaan Bermasalah (Studi Kasus: PT Bank Nagari Syariah Cabang Pembantu Simpang Empat)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi industri perbankan syariah melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat pengelolaan risiko pembiayaan. Meskipun demikian, implementasi AI pada bank syariah di tingkat operasional masih relatif terbatas sehingga efektivitasnya dalam mengurangi risiko pembiayaan bermasalah perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan AI serta dampaknya terhadap upaya mengurangi risiko pembiayaan bermasalah di PT Bank Nagari Syariah Cabang Pembantu Simpang Empat. Riset ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi dengan melibatkan lima narasumber yang diseleksi menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dilaksanakan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang mencakup reduksi data, sajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil investigasi mengindikasikan bahwa penerapan AI masih diwujudkan dalam bentuk sistem digital yang mendukung pengelolaan pembiayaan dan belum mengadopsi teknologi AI tingkat lanjut, seperti machine learning maupun predictive analytics. Meskipun demikian, sistem tersebut mampu meningkatkan kemudahan akses data nasabah, akurasi analisis kelayakan pembiayaan, efektivitas monitoring melalui early warning system, efisiensi kerja karyawan, serta kualitas pelayanan kepada nasabah. Temuan ini menunjukkan bahwa transformasi digital berkontribusi terhadap pengurangan risiko pembiayaan bermasalah melalui pengambilan keputusan yang lebih objektif dan pengawasan pembiayaan yang lebih efektif. Pengembangan fitur AI yang lebih adaptif serta peningkatan literasi digital diharapkan mampu memperkuat manajemen risiko pada perbankan syariah.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penerapan Manajemen Risiko Dalam Menekan Pembiayaan Murabahah Bermasalah Pada KSPPS Hidup Berkah Bermakna Padang Panjang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Raudatun Khoiroh, Nim 3322149 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Dengan judul penelitian:” Manajemen Risiko Dalam Menekan Pembiayaan Murabahah Bermasalah Pada KSPPS Hidup Berkah Bermakna Padang Panjang. Permasalahan penelitian ini berupa adanya pembiayaan murabahah bermasalah yang mengalami keterlambatan pembayaran atau gagal bayar oleh anggota. Kondisi lapangan menunjukan bahwa pembiayaan bermasalah dapat menimbulkan risiko kerugian pada lembaga, menggangu kelancaran arus kas, serta mempengaruhi tingkat kesehatan keuangan koperasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan manajemen risiko dalam menekan pembiayaan murabahah bermasalah pada KSPPS Hidup Berkah Bermakna Padang Panjang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan manajemen risiko dalam pembiayaan bermasalah telah dilakukan melalui tahapan identifikasi risiko, evaluasi risiko, pengendalian, dan pemantauan risiko. Pembiayaan murabahah bermasalah disebabkan oleh penurunan pendapatan, kegagalan usaha, dan rendahnya kemampuan pembayaran anggota. Upaya yang dilakukan untuk menekan pembiayaan bermasalah adalah penerapan analisi 5C monitoring berkala, serta restrukturisasi pembiayaan. Kesimpulan penelitian ini menunjukan manajemen risiko yang diterapkan cukup efektif dalam menekan tingkat pembiayaan bermasalah, meskipun masih diperlukan peningkatan dalam aspek pengawasan dan analisis pembiayaan agar risiko dapat diminimalisir secara optimal.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Mitigasi Risiko Dalam Antisipasi Pembiayaan Bermasalah Di Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi (Studi Kasus Pada Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi yang di tulis oleh Wena Amelia. NIM 3322001. Dengan judul Efektivitas Mitigasi Risiko dalam Antisipasi Pembiayaan Bermasalah di Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi (Studi Kasus pada Nasabah Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi). Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Pembiayaan merupakan salah satu aktivitas utama perbankan syariah yang memiliki potensi risiko, terutama risiko pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/NPF). Oleh karena itu, diperlukan penerapan mitigasi risiko yang efektif untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya pembiayaan bermasalah serta menjaga kualitas pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mitigasi risiko dalam mengantisipasi pembiayaan bermasalah di Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pimpinan serta pihak yang terlibat dalam pengelolaan pembiayaan di Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Nagari Syariah KC Bukittinggi telah menerapkan mitigasi risiko pembiayaan secara bertahap sesuai dengan tingkat kolektibilitas dan kondisi nasabah. Upaya mitigasi yang dilakukan meliputi analisis kelayakan pembiayaan berdasarkan prinsip 5C, monitoring pembayaran angsuran secara berkala, kunjungan lapangan (field visit), pemberian surat peringatan (SP1, SP2, dan SP3), restrukturisasi pembiayaan melalui rescheduling, reconditioning, dan restructuring, serta penyelesaian melalui penjualan atau pelelangan agunan apabila pembiayaan tidak dapat diselamatkan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan mitigasi risiko tersebut cukup efektif dalam mengantisipasi meningkatnya pembiayaan bermasalah karena mampu mendeteksi potensi risiko sejak dini, memberikan solusi penyelamatan pembiayaan bagi nasabah yang masih memiliki prospek usaha, serta menekan potensi kerugian bank melalui pengendalian risiko yang berkesinambungan. Efektivitas mitigasi risiko juga didukung oleh proses monitoring yang berkelanjutan, koordinasi antarbagian, serta penerapan manajemen risiko sesuai dengan ketentuan perbankan syariah.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Manajemen Risiko Syariah Dalam Penanganan Pembiayaan Bermasalah "Studi Pada Bank Nagari Cabang Syariah Payakumbuh"

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko syariah dalam penanganan pembiayaan bermasalah pada Bank Nagari Cabang Syariah Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pimpinan cabang, account officer, kepala divisi manajemen risiko, Dewan Pengawas Syariah (DPS), serta beberapa nasabah yang mengalami pembiayaan bermasalah. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko syariah dalam penanganan pembiayaan bermasalah dilakukan melalui tahapan identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, dan pengendalian risiko. Identifikasi risiko dilakukan melalui analisis prinsip 5C, sedangkan pemantauan dilakukan melalui sistem monitoring pembiayaan dan pemantauan kondisi usaha nasabah. Dalam menangani pembiayaan bermasalah, bank menerapkan pendekatan persuasif, pembinaan, serta restrukturisasi berupa penjadwalan kembali pembayaran sesuai dengan kondisi nasabah dan ketentuan yang berlaku. Faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah berasal dari faktor internal dan eksternal, seperti menurunnya kemampuan pengelolaan usaha, penurunan omzet, berkurangnya jumlah pelanggan, menurunnya daya beli masyarakat, serta kondisi ekonomi yang kurang stabil. Dewan Pengawas Syariah (DPS) turut berperan dalam memastikan proses pembiayaan dan penanganan pembiayaan bermasalah tetap sesuai dengan prinsip syariah. Dengan demikian, penerapan manajemen risiko syariah berperan dalam menjaga kualitas pembiayaan, mengendalikan pembiayaan bermasalah, serta mendukung keberlangsungan operasional bank dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan, kehati-hatian, dan kemaslahatan.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Mitigasi Dan Penanganan Pembiayaan Bermasalah Dalam Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus BMT-Al-Makmur Batusangkar)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh M. Hamdi, dengan NIM.3322283 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Negeri Islam (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul skripsi “Strategi Mitigasi dan Penanganan Pembiayaan Bermasalah Dalam Lembaga Keuangan Syariah (Studi Kasus BMT Al-Makmur Batusangkar)”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fluktuasi jumlah nasabah pembiayaan bermasalah dan peningkatan angka nominal pembiayaan bermasalah pada 2 tahun terakhir di BMT Al-Makmur Batusangkar. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam pengelolaan pembiayaan di lembaga keuangan syariah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis strategi penerapan mitigasi dan penanganan pembiayaan bermasalah di BMT Al-Makmur Batusangkar, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembiayaan dan mengurangi risiko pembiayaan bermasalah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, yang bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi dan penanganan pembiayaan bermasalah di BMT Al-Makmur Batusangkar. Penelitian ini dilakukan di BMT Al-Makmur Batusangkar Limo Kaum jl. Padang panjang, dengan waktu penelitian dari bulan September 2025 sampai dengan selesai. Data primer diperoleh dari Bapak Suhatri Mariko selaku manajer di BMT Al-Makmur Batusangkar, sedangkan data sekunder diperoleh dari pustaka seperti artikel, jurnal, buku, dan sumber tulisan lainnya. Informan penelitian terdiri dari informan utama, yaitu karyawan/karyawati BMT Al-Makmur Batusangkar, dan informan pendukung, yaitu jurnal-jurnal, artikel, buku yang berkaitan dengan penelitian. Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara kualitatif, dengan langkah-langkah data reduksi, data penyajian, dan kesimpulan. Dari hasil penelitian pada BMT Al-Makmur Batusangkar yang telah dilakukan implementasi mitigasi, rescheduling, reconditioning, dan restructuring sebagai upaya penyelesaian pembiayaan murabahah bermasalah, maka didapatkan: 1) Upaya ini dilakukan dengan cara rescheduling (penjadwalan kembali) angsuran, yaitu dengan memberikan surat peringatan (SP-1, SP-2, dan SP-3) dengan jarak satu minggu setiap surat yang diberikan peringatan. 2) Selain itu, BMT Al-Makmur Batusangkar juga melakukan reconditioning (persyaratan kembali) pembayaran, yang meliputi menjadwalkan ulang kembali persyaratan pembayaran, pengurangan bunga/biaya, restrukturisasi utang, penyusunan kembali kontrak, evaluasi ulang kelayakan, konsultasi dan pendampingan keuangan, dan pemberian penangguhan pembayaran. 3) Upaya lainnya adalah restructuring (penataan kembali), yang dilakukan dengan melakukan negosiasi ulang syarat pembayaran, pengawasan dan monitoring, pelatihan dan edukasi nasabah, serta penjualan aset jaminan jika diperlukan, untuk mengurangi resiko kerugian dan membantu nasabah dalam mengatasi kesulitan keuangannya.

10 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Prinsip 3R (Rescheduling, Reconditioning, Restructuring) Dalam Penanganan Pembiayaan Bermasalah Di BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Penerapan Prinsip 3R (Rescheduling, Reconditioning, Restructuring) dalam Penanganan Pembiayaan Bermasalah di BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo”. Skripsi ini disusun oleh Putri Aisyah Nurkholifah, NIM 3322236, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya tingkat pembiayaan bermasalah (Non Performing Financing/NPF) yang terjadi di BMT Agam Madani dalam beberapa tahun terakhir, yang berpotensi mengganggu kinerja dan keberlangsungan operasional lembaga. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan yang efektif melalui penerapan prinsip 3R. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah serta menganalisis penerapan prinsip 3R (rescheduling, reconditioning, dan restructuring) dalam penanganannya di BMT Agam Madani Nagari Koto Tuo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pembiayaan bermasalah terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kelemahan dalam analisis pembiayaan di awal serta pengawasan terhadap nasabah yang belum optimal. Faktor eksternal meliputi karakter nasabah, penurunan pendapatan usaha, kematian nasabah, serta penyalahgunaan dana pembiayaan (side streaming). Strategi penanganan yang diterapkan oleh BMT Agam Madani adalah melalui prinsip 3R: Rescheduling dilakukan dengan cara memperpanjang jangka waktu dan meringankan angsuran. Reconditioning dilakukan dalam bentuk penyesuaian syarat pembayaran seperti penundaaan margin. Restructuring berupa penataan kembali seluruh persyaratan pembiayaan.

10 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan 5C Dalam Mengantisipasi Pembiayaan Bermasalah Pada Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya Dengan Perspektif Perbankan Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Penerapan 5C dalam Mengantisipasi Pembiayaan Bermasalah pada Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya” disusun oleh Hesty Anjeli, NIM 3322328, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya pembiayaan bermasalah di Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya yang berpotensi mempengaruhi stabilitas keuangan dan keberlangsungan operasional koperasi. Data tahun 2020– 2024 menunjukkan bahwa pembiayaan bermasalah masih tergolong tinggi dengan kolektibilitas 3 (kurang lancar). Oleh karena itu, diperlukan penerapan prinsip 5C untuk mengantisipasi pembiayaan bermasalah. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip 5C serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya pada Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prinsip 5C serta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya pada Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pihak Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya dan Nasabah, serta dokumentasi keuangan. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan Koperasi LKMA Prima Agung Dharmasraya memakai Prinsip 5C, koperasi menilai kelayakan anggota sebelum pembiayaan, mengurangi masalah keuangan. Data menunjukan ekonomi anggota yang tidak memadai, disiplin yang rendah dalam memenuhi tanggung jawab, penilaian risiko pendanaan, dan monitoring pasca pencairan. Oleh karena itu, penerapan prinsip 5C dapat berjalan lebih maksimal dalam mengantisipasi pembiayaan bermasalah.

7 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Manajemen Risiko Dalam Menangani Pembiayaan Bermasalah ( studi kasus Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko pembiayaan bermasalah yang dapat memengaruhi stabilitas dan kesehatan perbankan syariah. Pembiayaan bermasalah atau Non-Performing Financing (NPF) menjadi salah satu tantangan dalam kegiatan pembiayaan karena dapat menurunkan kualitas aset, mengganggu likuiditas bank, serta mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan syariah. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen risiko yang tepat untuk meminimalisir terjadinya pembiayaan bermasalah agar kualitas pembiayaan tetap terjaga dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi manajemen risiko yang diterapkan dalam menangani pembiayaan bermasalah serta menganalisis dampak dari penerapan strategi tersebut pada Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping. Penelitian ini penting dilakukan karena pembiayaan bermasalah dapat memberikan dampak terhadap kesehatan bank apabila tidak ditangani secara tepat. Dengan adanya strategi manajemen risiko yang baik, bank diharapkan mampu menekan tingkat pembiayaan bermasalah dan menjaga kualitas portofolio pembiayaan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pihak terkait di Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai strategi manajemen risiko dalam menangani pembiayaan bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen risiko yang diterapkan meliputi pendekatan preventif dan kuratif. Pendekatan preventif dilakukan melalui analisis kelayakan pembiayaan, verifikasi data nasabah, penerapan prinsip kehati-hatian, dan monitoring usaha nasabah secara berkala. Sedangkan pendekatan kuratif dilakukan melalui restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan ulang pembayaran, dan penagihan secara persuasif. Penerapan strategi tersebut berdampak pada penurunan rasio Non-Performing Financing (NPF) dari 4,97% pada tahun 2023 menjadi 1,75% pada tahun2024 dan kembali menurun menjadi 0,68% pada tahun 2025. Selain itu, strategi tersebut juga berdampak pada meningkatnya kualitas pembiayaan serta efektivitas pengelolaan risiko pembiayaan di bank.

11 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Penanganan Pembiayaan Bermasalah Pada Pembiayaan Mikro Syari’ah Di BMT EL Uswah Dharmasraya

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu ancaman terbesar bagi organisasi mikrofinansial Islam, seperti Koperasi Simpan Pinjam Syariah (KSPPS) BMT El Uswah Dharmasraya, adalah pinjaman bermasalah. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis bagaimana mikrofinansial Islam menangani pinjaman bermasalah dan mengevaluasi sejauh mana teknik restrukturisasi efektif dalam menurunkan tingkat Pinjaman Bermasalah (NPF) antara tahun 2020 dan 2024. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dikombinasikan dengan metodologi kualitatif deskriptif. Wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan triangulasi sumber dan analisis SWOT menggunakan matriks IFE dan EFE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS BMT EI Uswah Dharmasraya menerapkan strategi penanganan pembiayaan bermasalah yang mengedepankan pendekatan persuasif, musyawarah, dan kekeluargaan yang berlandaskan prinsip syariah. Strategi restrukturisasi yang diterapkan meliputi penjadwalan ulang angsuran (rescheduling) serta penyesuaian kewajiban pembiayaan sesuai kemampuan usaha anggota. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi Strength-Opportunity (SO) menjadi strategi dominan yang dinilai paling efektif dalam mengoptimalkan kekuatan internal BMT untuk memanfaatkan peluang dan mengatasi pembiayaan bermasalah secara berkelanjutan. Strategi ini terbukti mampu menekan tingkat NPF, menjaga stabilitas keuangan lembaga, serta meningkatkan loyalitas dan kepercayaan anggota

15 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Rescheduling dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah pada UMKM di BUMNAG Bersama Lemersing Mandiri di Kecamatan X Koto

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi Ini Disusun Oleh Nisrina Salma Hamidah, NIM 3322244, Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Dengan Judul ―Implementasi Rescheduling Dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pada UMKM Di BUMNAG Bersama Lemersing Mandiri Di Kecamatan X Koto‖ Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pembiayaan bermasalah pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di BUMNag Bersama Lemersing Mandiri Kecamatan X Koto yang berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha nasabah serta stabilitas lembaga. Salah satu upaya penyelamatan pembiayaan yang diterapkan adalah rescheduling atau penjadwalan kembali kewajiban pembayaran tanpa mengubah pokok pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi rescheduling dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah pada UMKM di BUMNag Bersama Lemersing Mandiri Kecamatan X Koto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi rescheduling dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah pada UMKM di BUMNag Bersama Lemersing Mandiri Kecamatan X Koto. Rescheduling merupakan penyesuaian jadwal pembayaran kewajiban nasabah sesuai kemampuan bayar tanpa mengubah pokok pembiayaan, yang diterapkan sebagai upaya penyelamatan pembiayaan agar usaha nasabah tetap berjalan dan stabilitas lembaga terjaga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang berkaitan dengan pelaksanaan rescheduling pada pembiayaan bermasalah UMKM. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai implementasi kebijakan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi rescheduling di BUMNag Bersama Lemersing Mandiri Kecamatan X Koto yaitu: Pelaksanaan rescheduling di BUMNag dilakukan dengan melihat kondisi nyata keuangan nasabah, bukan langsung menetapkan keputusan secara sepihak, Penentuan jumlah angsuran baru didasarkan pada hasil komunikasi antara pihak BUMNag dan nasabah mengenai kemampuan pembayaran saat ini, Penurunan jumlah cicilan bertujuan agar nasabah tetap mampu menjalankan kewajibannya meskipun sedang mengalami kesulitan ekonomi, Kebijakan ini membantu mencegah pembiayaan menjadi macet total karena pembayaran tetap berjalan meskipun secara bertahap, Dari sisi lembaga, rescheduling tetap menjaga peluang pengembalian dana walaupun jangka waktunya menjadi lebih panjang, Hubungan antara nasabah dan pihak BUMNag tetap terjaga karena prosesnya dilakukan melalui kesepakatan bersama.

9 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi Mengatasi Pembiayaan Bermasalah Pada UPK Tujuh Sarumpun Ampek Angkek dengan Persepektif Maqashid Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Strategi Mengatasi Pembiayaan Bermasalah Pada Upk Syariah Tujuh Sarumpun Ampek Angkek Dengan Persepektif Maqashid Syariah” disusun oleh Akmalul Huda, NIM 3322322, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Pembiayaan bermasalah merupakan tantangan signifikan bagi lembaga mikrofinansial syariah, karena mengancam keberlanjutan operasional dan stabilitas modal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dalam pembiayaan bermasalah pada upk syariah tujuh sarumpun ampek angkek dengan persepektif maqashid syariah agar langkah- langkah yang diambil oleh Unit Pengelolaan Kegiatan (UPK) Syariah Tujuh Sarumpun Ampek Angkek sesuai perspektif maqashid syariah. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan ketua UPK Syariah Tujuh Sarumpun Ampek Angkek,Bendahara , Sekretaris, tinjauan dokumen keuangan UPK Syariah Tujuh Sarumpun Ampek Angkek, serta nasabah dari UPK Syariah Tujuh Sarumpun Ampek Angkek. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diterapkan untuk mengelola pembiayaan bermasalah meliputi pendekatan persuasif terhadap anggota, restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan ulang angsuran, dan pemberian bantuan usaha kepada anggota yang menghadapi tantangan. Teknik- teknik ini sejalan dengan prinsip-prinsip maqashid syariah, khususnya dalam menjaga kekayaan (hifz al-mal), melindungi kehidupan (hifz al-nafs), dan mempromosikan kepentingan anggota. Implementasi strategi keluarga dan keadilan dalam menangani masalah keuangan juga meningkatkan kelangsungan lembaga dan kepercayaan anggotanya. Oleh karena itu, strategi untuk menangani pembiayaan bermasalah yang didasarkan pada maqashid syariah dapat menjadi solusi efektif untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan UPK Syariah Tujuh Sarumpun Ampek Angkek

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Manajemen Risiko Dalam Mengantisipasi Pembiayaan Bermasalah Pada Koperasi Al-Anshari (Studi Kasus: KSPPS Al-Anshari Bukittinggi)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Manajemen Risiko Dalam Menangani Pembiayaan Bermasalah Pada Koperasi Al-Anshari (Studi Kasus: KSPPS Al-Anshari Bukittinggi)”, yang ditulis oleh Tia Rahmadani, NIM 3322047, Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisins Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Taun 2026 M/ 1447 H. KSPPS merupakan koperasi yang bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiayaan berbasis prinsip syariah. Banyaknya jumlah anggota yang mengalami pembiayaan bermasalah menjadi perhatian utama dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah serta penerapan manajemen risiko yang dilakukan dalam menangani terjadinya pembiayaan bermasalah pada KSPPS Al-Anshari Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang berlokasi di jalan Prof. DR. Hamka No. 27 Gurun Panjang Bukittinggi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan terjadinya pembiayaan bermasalah itu terdiri dari faktor internal dan faktor eksternal. penerapan manajemen risiko yang digunakan yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko dan pengendalian risiko. Yang mencakup analisis 5C, kelengkapan dokumen, serta monitoring rutin dengan melakukan kunjungan harian terhadap anggota pembiayaan. Dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah KSPPS Al-Anshari Bukittinggi menggunakan pendekatan persuasive yaitu dengan melakukan musyawarah dan kemudian diterapkan seperti penjadwalan kembali (reschedulling), persyaratan kembali (reconditioning), penataan kembali (restructuring), hingga penarikan jaminan. Penerapan manajemen risiko yang telah diterapkan kurang berjalan dengan efektif dalam meminimalisasi risiko pembiayaan bermasalah. Hal ini di buktikan dengan masih adanya sedikit kenaikan pada tingkat jumlah anggota yang mengalami pembiayaan macet dari pada tahun sebelumnya.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengendalian Internal Pembiayaan Bermasalah Berbasis Committee On Sponsoring Organizations (COSO) Dalam Mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Pada Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pengendalian internal pembiayaan bermasalah berbasis Committee on Sponsoring Organizations (COSO), mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya, serta menjelaskan relevansinya dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terlibat langsung dalam pengelolaan pembiayaan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Konsumen Syariah BMT Agam Madani Nagari Kamang Mudiak Lamo telah menerapkan pengendalian internal pembiayaan bermasalah berdasarkan lima komponen COSO, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan. Penerapan tersebut telah berjalan cukup baik dan mampu mendukung pengelolaan pembiayaan secara lebih tertib dan akuntabel. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya pemisahan tugas, serta keterbatasan dalam pemantauan dan evaluasi risiko pembiayaan secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, penerapan pengendalian internal pembiayaan berbasis COSO memiliki relevansi yang nyata dalam mendukung keberlanjutan koperasi dan pencapaian SDGs, khususnya terkait pengentasan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pengurangan kesenjangan, serta penguatan kelembagaan.

8 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kebijakan Restrukturisasi dan Implementasi Digitalisasi Layanan Terhadap Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah (Studi PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah Mentari Pasaman Saiyo, Kabupaten Pasaman Barat)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Indah Maisari, NIM 3322326 Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Kebiijakan Restrukturisasi dan Implementasi Digitalisasi Layanan Terhadap Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah (Studi PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah Mentari Pasaman Saiyo, Kabupaten Pasaman Barat)”. Penelitian ini dilatarbelakangi pada kenyataan bahwa setiap penyaluran pembiayaan di bank syariah memiliki resiko gagal bayar oleh nasabah yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan dan keberlanjutan operasional bank. Untuk mengatasi hal ini diperlukan strategi penyelesaian yang efektif. Penelititan ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab pembiayaaan bermasalah, implementasi kebijakan restrukturisasi pembiayaan pada PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo, peran digitalisasi layanan, serta hambatan yang dihadapi dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo terutama pada proses restrukturisasi pembiayaan dan penggunaan sistem digitalisasi. Wawancara dilakukan secara terstruktur kepada karyawan PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo yang sesuai dengan kriteria informan, untuk menggali informasi yang lebih mendalam tentang pemahaman, pengalaman, dan persepsi dari informan mengenai kebijakan restrukturisasi, implementasi digitalisasi pembiayaan, faktor-faktor serta hambatan yang dihadapi. Teknik analisis data yang dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikkan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan bermasalah di PT. BPRS Mentari Pasaman Saiyo disebabkan oleh faktor internal serta eksternal nasabah dan faktor internal bank. Penyelesaian pembiayaan bermasalah melalui restrukturisasi dengan bentuk rescheduling dinilai cukup efektif dalam membantu nasabah memenuhi kewajibannya. Selain itu digitalisasi layanan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) membantu bank dalam menilai riwayat dan karakter pembiayaan nasabah. Hambatan yang dihadapi dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah dengan restrukturisasi dan digitalisasi meliputi ketidakkonsistenan nasabah dan keterbatasan sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi serta keterbatasan dalama monitoring pasca restrukturisasi.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Mitigasi Mengurangi Risiko Pembiayaan Bermasalah pada KB Bank Syariah Bukittinggi Menggunakan Model 5C

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi yang diterapkan oleh KB Bank Syariah Bukittinggi dalam mengurangi risiko pembiayaan bermasalah dengan menggunakan pendekatan model 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition). Risiko pembiayaan merupakan salah satu tantangan utama dalam operasional perbankan syariah yang dapat mempengaruhi tingkat kesehatan bank dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pihak-pihak yang terkait di KB Bank Syariah Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model 5C menjadi strategi utama dalam proses analisis pembiayaan untuk meminimalkan potensi risiko. Dari aspek Character, bank menilai integritas dan rekam jejak nasabah melalui survei lapangan dan informasi lingkungan. Aspek Capacity dilihat dari kemampuan nasabah dalam mengelola usaha dan memenuhi kewajiban pembayaran. Sementara Capital berfokus pada kondisi modal dan laporan keuangan calon nasabah sebagai indikator kesehatan usaha. Aspek Collateral digunakan sebagai jaminan untuk mengurangi risiko kerugian bila terjadi gagal bayar, sedangkan Condition mencakup analisis kondisi ekonomi dan sektor usaha yang mempengaruhi kelancaran pembiayaan. Secara keseluruhan, strategi mitigasi berbasis model 5C terbukti efektif dalam memperkuat manajemen risiko pembiayaan di KB Bank Syariah Bukittinggi. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan sistem informasi pembiayaan, serta monitoring berkala terhadap nasabah masih perlu diperkuat untuk menekan angka pembiayaan bermasalah secara berkelanjutan.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail