Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FEMILIDYA RUSITA

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

Analisis Penyebab Pembiayaan Mikro Bermasalah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Padang Pariaman dalam Perspektif Maqasid Syariah

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Femilidya Rusita dengan NIM 3322130 yang berjudul “ANALISIS PENYEBAB PEMBIAYAAN MIKRO BERMASALAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU PADANG PARIAMAN”. Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Pembiayaan mikro merupakan salah satu produk pembiayaan yang berperan dalam mendukung perkembangan UMKM. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat risiko pembiayaan bermasalah yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan dan kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya pembiayaan mikro bermasalah pada BSI KCP Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri atas 1 BM, 1 MRM TL, 3 RSE, dan 3 nasabah pembiayaan mikro bermasalah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pembiayaan mikro bermasalah di BSI KCP Padang Pariaman meliputi character, capacity, dan condition of economy berdasarkan prinsip 5C, serta penyalahgunaan dana pembiayaan berdasarkan teori asimetri informasi. Faktor tersebut ditunjukkan oleh karakter nasabah yang kurang baik, menurunnya kemampuan usaha dan kemampuan membayar, kondisi ekonomi yang memengaruhi kelangsungan usaha, serta penggunaan dana pembiayaan yang tidak sesuai dengan tujuan awal. Oleh karena itu, penerapan analisis pembiayaan yang optimal serta pengawasan terhadap penggunaan dana pembiayaan perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah.