Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Subjek: Motivasi Belajar siswa
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Komunikasi Persuasif Guru PAI Dalam Memotivasi Belajar Siswa SMP Negeri 7 Pariaman

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hanifah Pratiwi Yusni, NIM. 2122124, Program Studi S1 PAI, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Tahun Akademik 2022/2026. Skripsi ini Berjudul “Komunikasi Persuasif Guru PAI Dalam Memotivasi Siswa SMP Negeri 7 Pariaman”. Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya komunikasi dengan guru terhadap siswa, tidak menutup kemungkinan diantara semua guru, ada guru yang sekedar hanya mengajar namun ia tidak melihat keadaan siswanya, bahkan ada juga guru yang acuh tak acuh dengan siswanya. Seorang guru harus mengerti dengan peran seorang pendidik, salah satu tujuan pendidik adalah agar apa yang kita sampaikan dapat diterima, dimengerti dan dipahami oleh siswa. Permasalahan yang lain adalah motivasi belajar disana belum bisa dikatakan maksimal karena terdapat beberapa siswa yang tidak memperhatikan penjelasan yang disampaikan oleh guru, hal itu terbukti dengan adanya siswa yang sibuk berbicara dengan teman disebelahnya, ada juga yang melamun. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai komunikasi persuasif guru PAI dalam memotivasi belajar siswa. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru PAI dan siswa SMP Negeri 7 Kota Pariaman. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai komunikasi persuasif guru PAI dalam memotivasi belajar siswa di SMP Negeri 7 Kota Pariaman, diperoleh hasil bahwa guru memiliki peran penting dalam membangun motivasi belajar siswa melalui komunikasi yang baik, pendekatan yang dekat, serta perhatian terhadap kondisi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Guru PAI berupaya menciptakan hubungan yang positif dengan siswa melalui sikap terbuka, ramah, dan menghargai setiap pendapat maupun kesulitan yang disampaikan siswa. Bentuk komunikasi persuasif yang dilakukan guru terlihat melalui cara penyampaian materi yang mudah dipahami, pemberian motivasi, penggunaan contoh yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, serta ajakan kepada siswa untuk lebih aktif dalam pembelajaran.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN EDUCAPLAY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KELAS V SDN 21 PILUBANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skirpsi ini atas nama Aufa Naufal Afif NIM: 2121299, Judul skirpsi “Pengaruh Media Pembelajaran Educaplay Terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kelas V SDN 21 Pilubang” Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2025 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Educaplay terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas V SDN 21 Pilubang. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan. Media Educaplay, yang menyediakan berbagai aktivitas edukatif berbasis permainan, dipilih untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan memicu keaktifan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Experimental Designs, dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Pada penelitian hanya menggunakan satu kelas yaitu kelas eksperimen. Kelas eksperimen yaitu kelas yang diberi perlakuan menggunakan Media Educaplay sebagai media pembelajaran. Pelaksanaan penelitian kelas kontrol tidak dapat dilakukan karena adanya keterbatasan jumlah populasi di lokasi penelitian. Pada model desain ini terdapat pretes dan posttes. Dengan demikian hasil perlakuan dapat diketahui lebih akurat, karena dapat membandingkan dengan keadaan sebelum diberi perlakuan. Hasil pengolahan data dengan SPSS versi 27 maka diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara motivasi belajar siswa pada data pretest dan posttest. Jadi, dengan kata lain media educaplay memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa kelas V SDN 21 Pilubang

13 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KORELASI KREATIVITAS GURU DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI UPTD SMP N 4 KEC. LAREH SAGO HALABAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Korelasi Kreativitas Guru dengan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMP N 4 KEC. Lareh Sago Halaban” yang disusun oleh Anisa Haifa Rahmayani dengan Nim 2120108 pada program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini di latar belakangi oleh pentingnya kreativitas guru dalam membina lingkungan belajar yang menarik dan efektif. Ini menyatakan bahwa pendekatan pengajaran kreatif tidak hanya meningkatkan pengalaman belajar tetapi juga secara signifikan meningkatkan motivasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Denagn kecendrungan data kuantitatif dan menggunakan regresi linear sederhana yaitu mengukur besarnya pengaruh suatu variable bebas (independent) terhadap suatu variable terkat (dependen) yang menggunakan perhitungan dengan program SPSS. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling. Teknik sampling diambil dengan cara acak atau cabut lot. Penulis mengambil sampel karena lebih dari 100 populasi maka 20% yakni 144x20%=29. Jadi sampelnya 29 siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kreativitas guru dan motivasi belajar siswa di SMP 4 Lareh Sago halaban. Hasil uji hipotesis penelitian berdasarkan hasil perhitungan output menggunakan SPSS 25 diperoleh nilai Pearson Correlation (rhitung) sebesar 0,133. Jika dibandingkan nilai rhitung dengan nilai rtabel, dengan mengambil taraf signifikansi 5% (taraf kepercayaan 95%) atau 0,05 dengan N=29 dan derajat kebebasan n-2= 29 (29-2), maka terdapat hasil nilai rhitung > rtabel = 0,133. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara kompetensi personal guru dan motivasi belajar siswa. Dengan nilai signifikansi yaitu 0.491 > 0.05. Dengan ketentuan tersebut, maka Ha (Hipotesis Alternatif) diterima dan Ho (Hipotesis Nihil) ditolak yang membuktikan bahwa terdapat hubungan antara kompetensi personal guru terhadap motivasi belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP 4 Lareh Sago Halaban.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Komunikasi Interpersonal Guru PAI dengan Motivasi Belajar Siswa di SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nora Yurian, dengan Nim 2120138, Skripsi, Judul “Hubungan Komunikasi Interpersonal Guru PAI dengan Motivasi Belajar Siswa di SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman” Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2024. Komunikasi interpersonal merupakan proses pengiriman dan penerimaan informasi dari satu orang ke orang lain secara tatap muka. Merujuk pada teorinya komunikasi interpersonal dinilai sebagai komunikasi paling efektif dilakukan dalam pembelajaran sehingga dapat mempengaruhi satu sama lain, terutama motivasi belajarnya. Akan tetapi penelitian ini dilatar belakangi karena adanya kesenjangan antara komunikasi interpersonal guru yang baik dengan motivasi siswa yang rendah. Dalam hal ini, seperti ada beberapa siswa yang kurang memperhatikan pembelajaran dikelas dikarenakan sulit memahami pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Sebagian siswa ada yang tidak tepat waktu mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru. Masih ada beberapa siswa yang pasif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi interpersonal guru PAI dengan motivasi belajar siswa di SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini yakni komunikasi interpersonal guru PAI sebagai variabel X dan motivasi belajar siswa sebagai variabel Y. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 2 Lubuk Sikaping dengan jumlah 265 orang. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa. Siswa yang diambil menggunakan teknik Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen angket dengan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara komunikasi interpersonal guru PAI dengan motivasi belajar siswa di SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Berdasarkan hasil perhitungan dengan SPSS 25 diperoleh nilai Pearson Correlation (rhitung) sebesar 0,609. Jika dibandingkan nilai rhitung dan nilai rtabel dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 dengan N=40 dan derajat kebebasan n-2=38 (40-2), maka terdapat hasil nilai rhitung>rtabel = 0,609>0,320. Besar hubungan komunikasi interpersonal guru PAI dengan motivasi belajar siswa yaitu 0,371 atau 37,1% sisanya dipengaruhi faktor lain. Dengan ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara komunikasi interpersonal guru PAI dengan motivasi belajar siswa SMAN 2 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. ABSTRACT Nora Yurian, with ID number 2120138, Thesis, Title "Relationship between Islamic Education Teachers' Interpersonal Communication and Student Learning Motivation at SMAN 2 Lubuk Sikaping, Pasaman Regency" Islamic Religious Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2024. Interpersonal communication is the process of sending and receiving information from one person to another face to face. Referring to the theory, interpersonal communication is considered the most effective communication carried out in learning so that it can influence each other, especially learning motivation. However, this research was motivated by the gap between good teacher interpersonal communication and low student motivation. In this case, it seems like there are some students who don't pay attention to learning in class because they have difficulty understanding the learning delivered by the teacher. Some students do not submit assignments given by the teacher on time. There are still some students who are passive in the learning process. This research aims to determine the relationship between PAI teachers' interpersonal communication and students' learning motivation at SMAN 2 Lubuk Sikaping, Pasaman Regency. This type of research is correlational research. There are two variables in this research, namely PAI teacher interpersonal communication as variable X and student learning motivation as variable Y. The population in this research is class The research sample consisted of 40 students. Students were taken using Random Sampling techniques. Data was collected using a questionnaire instrument with a Likert scale. Data processing and analysis techniques use SPSS 25. The results of this research indicate that there is a relationship between PAI teachers' interpersonal communication and students' learning motivation at SMAN 2 Lubuk Sikaping, Pasaman Regency. Based on the results of calculations with SPSS 25, the Pearson Correlation (rcount) value was 0.609. If the rcount value and rtable value are compared with a significance level of 5% or 0.05 with N=40 and degrees of freedom n-2=38 (40-2), then there is a result of rcount>rtable = 0.609>0.320. The relationship between PAI teacher interpersonal communication and student learning motivation is 0.371 or 37.1%, the remainder is influenced by other factors. This proves that there is a strong relationship between PAI teachers' interpersonal communication and students' learning motivation at SMAN 2 Lubuk Sikaping, Pasaman Regency. خلاصة نورا يوريان، مع نيم 2120138 عنوان الأطروحة: علاقة التواصل بين الأشخاص بين معلمي التربية الدينية الإسلامية ودافعية تعلم الطلاب في المدرسة الثانوية الحكومية العليا دوا لوبوك بانغجانج، مقاطعة باسامان، برنامج دراسة التربية الدينية الإسلامية، كلية التربية وعلوم المعلمين، الدولة الإسلامية. الجامعة، م. جميل جامبيك بوكيتينجي، 2024 التواصل بين الأشخاص هو عملية إرسال واستقبال المعلومات من شخص إلى آخر وجهاً لوجه. وبالإشارة إلى النظرية، يعتبر التواصل بين الأشخاص هو التواصل الأكثر فعالية الذي يتم إجراؤه في التعلم بحيث يمكن أن يؤثروا على بعضهم البعض، وخاصة دافعية التعلم. كان الدافع وراء هذا البحث هو الفجوة بين التواصل الجيد بين المعلمين وانخفاض دافعية التعلم لدى الطلاب. في هذه الحالة، يبدو أن هناك بعض الطلاب الذين لا يهتمون بالتعلم في الفصل لأنهم يجدون صعوبة في فهم التعلم الذي يقدمه المعلم. لا يزال هناك بعض الطلاب سلبيين في عملية التعلم. يهدف هذا البحث إلى تحديد العلاقة بين التواصل الشخصي بين معلمي التربية الدينية الإسلامية ودافعية التعلم لدى الطلاب في مدرسة دوا لوبوك بانغانغ الثانوية الحكومية، مقاطعة باسامان. هذا النوع من البحث هو البحث الارتباطي. هناك متغيرين في هذا البحث، وهما التواصل الشخصي بين معلمي التربية الدينية الإسلامية كمتغير x ودافعية التعلم لدى الطلاب كمتغير y. كان عدد السكان في هذه الدراسة 265 طالبًا من طلاب الصف العاشر في المدارس الثانوية الحكومية. وتكونت عينة البحث من 40 طالبا. تم أخذ الطلاب باستخدام تقنيات أخذ العينات العشوائية. تم جمع البيانات باستخدام أداة الاستبيان بمقياس ليكرت. تقنيات معالجة وتحليل البيانات باستخدام SPPS 25 تشير نتائج هذه الدراسة إلى وجود علاقة بين التواصل الشخصي بين معلمي التربية الدينية الإسلامية ودافعية التعلم لدى الطلاب في المدرسة الثانوية الحكومية الثانية لوبوك بانجانج، مقاطعة باسامان. واستناداً إلى نتائج الحسابات باستخدام SPPS 25، كانت قيمة ارتباط بيرسون (rhitung) هي 0.609. إذا تمت مقارنة قيمة rhitung وقيمة rtable بمستوى دلالة 5% أو 0.05 مع N=40 ودرجات الحرية n-2=38 (40-2)، فستكون هناك نتيجة rcount>rttable = 0.609>0.320 . بلغت العلاقة بين التواصل الشخصي بين معلمي التربية الدينية الإسلامية ودافعية التعلم لدى الطلاب 0.371 أو 37.1%، والباقي يتأثر بعوامل أخرى. وهذا يثبت أن هناك علاقة قوية بين التواصل الشخصي بين معلمي التربية الدينية الإسلامية ودوافع التعلم لدى الطلاب في المدرسة الثانوية الحكومية الثانية 2، لوبوك بانجانج، مقاطعة باسامانودافعية التعلم لدى الطلاب في المدرسة الثانوية الحكومية الثانية 2، لوبوك بانجانج، مقاطعة باسامان الكلمات المفتاحية: العلاقات، التواصل الشخصي بين معلمي التربية الدينية الإسلامية، دافعية التعلم لدى الطلاب

11 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SMP N 2 Padang Panjang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi beberapa siswa terlihat tidak memiliki motivasi dalam belajar, dan tidak mengikuti pembelajaran dengan efektif, siswa tidak memperhatikan guru dalam menjelaskan pembelajaran, dan siswa merasa jenuh. Sebagian siswa sering meminta izin keluar saat pembelajaran, sehingga siswa kurang memahami materi yang telah dijelakan oleh guru kerena tidak memperhatikan guru dalam menjelaskan materi di depan kelas dan proses pembelajaran seperti ini membuat pelajaran menjadi monoton dan membosankan bagi peserta didik sehingga hasil motivasi belajar siswa belum mencapai nilai yang optimal dalam proses pembelajaran PAI. Tujuan penelitian merupakan gambaran arah yang akan dituju dalam melakukan penelitian. Tujuan penelitian mengarah kepada masalah-masalah yang telah dirumuskan sebelumnya ialah sebagai berikut: Untuk mengetahui hubungan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dengan Motivasi belajar siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas VIII Di SMP N 2 Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. dan menggunakan analisis regresi linear sederhana yaitu mengukur besarnya pengaruh suatu variabel bebas (independen) terhadap suatu variabel terikat (dependen) yang menggunakan perhitungan dengan program SPSS. Sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII, yang berjumlah 40 siswa, dengan teknik analisis data yang digunakan adalah uji pengaruh dengan menggunakan uji regresi linear. Hasil uji hipotesis penelitian ini berdasarkan hasil perhitungan output meggunakan SPSS 25 diperoleh nilai Pearson Correlation (rhitung) sebesar 0,534. Jika dibandingkan nilai rhitung dengan rtabel, dengan taraf signifikansi 5% (taraf kepercayaan 95%) atau 0,05 dengan N=40 dan derajat kebebasan n-2=38 (40-2), maka terdapat hasil nilai rhitung> rtabel=0,534>0,3044. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) dan motivasi belajar siswa. Dengan signifikansi yaitu 0.0000,5. Bentuk hubungan ini bersifat positif dan nilai koefisiensi korelasi ini jika sesuai dengan nilai interpreasi korelasi yang sudah dicantumkan pada BAB III, maka tingkat hubungan dikategorikan kuat yaitu berada pada interval koefiesien 0,600-0,799. Dengan ketentuan tersebut, maka Ha (Hipotesis Alternatif) diterima Ho (Hipotesis Nihil) ditolak yang membuktikan bahwa terdapat hubungan antara model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) di SMP N 2 Padang Panjang

6 dilihat · 8 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KOMPETENSI PERSONAL GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM di SMP NEGERI 5 BUKITTINGGI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kedekatan antara guru dan siswa dari aspek kepribadian, kurang bersahabat dengan siswa serta tidak tersedianya waktu untuk melayani siswa di luar ruang belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi personal Guru Terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP 5 Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian Korelasional dengan kecendrungan data kuantitatif dan menggunakan analisis regresi linear sederhana yaitu mengukur besarnya pengaruh suatu variabel bebas (independen) terhadap suatu variabel terikat (dependen) yang menggunakan perhitungan dengan program SPSS. Sampel peneliti ini adalah peserta didik kelas VII.1, VIII.2 dan IX.2 SMP 5 Bukittinggi, yang berjumlah sebanyak 86 siswa, dengan teknik pengumpulan data berupa angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji pengaruh dengan menggunakan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi personal guru dengan motivasi belajar siswa di SMP 5 Bukittinggi. Hasil penelitian ini memperlihatkan analisis dan pembahasan dari data penelitian hasil pengujian hipotesis dari tabel coefficient diperoleh nilai sig. sebesar 0,000 ≤ 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kompetensi personal guru (X) berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa (Y). Diketahui thitung sebesar 10,576≥ttabel 1,987 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kompetensi personal guru (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel motivasi belajar siswa di SMP 5 Buikittinggi. Kontribusi pengaruh kompetensi personal guru terhadap motivasi belajar siswa adalah sebesar 57,9% sedangkan sisanya (100% - 57,9% = 42,1 %) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KETERAMPILAN PEMBERIAN PENGUATAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA N 1 SITIUNG

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini di susun oleh EDMILY WENSI, Nim 2119041 dengan judul Pengaruh Keterampilan Pemberian Penguatan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMA N 1 Sitiung. Penelitian ini di latar belakangi oleh masih banyak terdapat beberapa kasus atau masalah yaitu guru kurang memberikan apresiasi terhadap siswa yang telah mengemukakan pendapatnya sehingga membuat siswa tersebut kurang percaya diri dan bersemangat dalam proses pembelajaran, Ketika pembelajaran sudah mulai berlangsung pendidik hanya menjelaskan materi yang sudah dituliskan ke papan tulis kepada peserta didik sehingga peserta didik kurang merespon apa yang dijelaskan pendidik, guru kurang dalam memberikan penguatan, masih ada siswa yang kurang berminat dalam pembelajaran terutama pada mata pelajaran PAI contohnya Pada saat proses pembelajaran berlangsung sebagian dari peserta didik masih ada anak yang kurang merespon apa yang diberikan guru, kurangnya motivasi belajar siswa, masih ada siswa yang sering mengatuk didalam kelas, ada yang sibuk dengan mengambar, keluar masuk kelas, dan melakukan aktifitas yang tidak berkaitan dengan pembelajaran yang diberikan oleh guru . penelitian ini juga bertujuan mengetahui Bagaimana keterampilan pemberian penguatan pembelajaran guru di SMA N 1 sitiung, mengetahui bagaimana motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI siswa di SMA N 1 sitiung, mengetahui Seberapa besar pengaruh pemberian penguatan pembelajaran oleh guru terhadap Motivasi belajar siswa di SMA N 1 sitiung. Penelitian ini merupakan penelitian Korelasional dengan kecendrungan data kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA SMA N 1 Sitiung, yang berjumlah sebanyak 36 orang, adapun teknik sampling yang digunakan adalah random sampling mengingat jumlah sampel yang kurang dari seratus. Sebelum dilakukan uji hipotesis terlebih dahulu peneliti telah melakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Untuk kemudian dilanjutkan uji hipotesis menggunakan uji regresi linear sederhana. Dari hasil penelitian ini memperlihatkan analisis dan pembahasan dari data penelitian hasil pengujian hipotesis dari tabel coefficients diperoleh nilai sig. sebesar 0.000 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel keterampilan pemberian penguatan (X) berpengaruh terhadap motivasi belajar (Y). diketahui t_hitung sebesar 6,111 > t_tabel2,035 sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel keterampilan pemberian penguatan (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel motivasi belajar siswa di SMA N 1 sitiung sebesar 52.3%. sehingga dapat dikategorikan rendah.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Anisa Mulia/2418057/2023: “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba”. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan di kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba bahwa proses pembelajaran masih berpusat pada guru, kurangnya respon siswa terhadap pembelajarn matematika, siswa kurang paham dengan langkah penyelesaian soal yang disajikan, siswa kesulitan menyelesaikan soal dalam bentuk masalah nyata, siswa kurang berminat dalam mngerjakan soal yang bersifat menantang, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa masih rendah dan siswa kurang bersemangat saat mengikuti pembelajaran matematika. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Rumusan masalah pada penelitian ini, apakah kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba?. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba. Hipotesis penelitian adalah “kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dengan menggunakan model pembelajaran lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba”. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Sedangkan populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba. Pengambilan sampel dilakukan secara acak yang terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, uji homogenitas dan uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIC sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika berupa tes essay dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data kemampuan pemecahan masalah matematika adalah dengan menggunakan uji t yang diperkuat dengan software Minitab. Berdasarkan analisis hasil tes pemecahan masalah matematika siswa yang dihitung dengan menggunakan uji-t. Dengan hasil thitung = 1,84 dan ttabel = 1.676 karena thitung > ttabel berarti H0 ditolak pada taraf nyata α = 0.05, serta dengan menggunakan Minitab diperoleh Pvalue= 0.035 yang artinya Pvalueα dengan taraf nyata α = 0.05 H_0ditolak dan H_1diterima. Analisis hasil angket motivasi belajar siswa yang dihitung dengan menggunakan uji-t. dengan hasil thitung = 2,205 dan ttabel = 1.676 karena thitung > ttabel berarti H0 ditolak pada taraf nyata α = 0.05, serta dengan menggunakan Minitab diperoleh Pvalue= 0.016 yang artinya Pvalueα dengan taraf nyata α = 0.05 H_0ditolak dan H_1diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika dan motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) lebih baik daripada yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas VIII Pondok Pesantren Al-Irsyad TI Bulaan Kamba.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH STRATEGI EKSPOSITORI BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IX SMP N 1 RAO SELATAN KABUPATEN PASAMAN TAHUN AJARAN 2022/2023

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fitra Handa Yani/2417027/2022/Pendidikan Matematika: “PENGARUH STRATEGI EKSPOSITORI BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IX SMP N 1 RAO SELATAN KABUPATEN PASAMAN TAHUN AJARAN 2022/2023” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi 2022. Penelitian ini dilatar belakangi siswa yang mengikuti pembelajaran terlihat lebih pasif dalam proses pembelajaran dan kurangnya motivasi siswa dalam berpartisipasi selama proses pembelajaran hal diindikasikan kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mendukung dalam proses pembelajaran matematika siswa kelas IX di SMP N 1 Rao Selatan. Dalam pembelajaran, siswa terlihat belum mampu memahami pembelajaran matematika tersebut oleh karena itu diperlukan suatu metode pembelajaran yang mampu untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu metode pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah strategi ekspositori berbantuan media pembelajaran.Rumusan masalah penelitian ini ialah “Apakah terdapat pengaruh strategi ekspositori berbantuan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa kelas IX SMP N 1 Rao Selatan Kabupaten Pasaman Tahun Ajaran 2022/2023?”. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh strategi ekspositori berbantuan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa kelas IX SMP N 1 Rao Selatan Kabupaten Pasaman Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan rancangan the static group comparison. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMP N 1 Rao Selatan Kabupaten Pasaman dan sampel adalah siswa kelas IX.6 dan Siswa IX.7. Instrumen yang digunakan dalalam penelitian ini ialah Quesioner (Angket). Teknik analisis data yang digunakan adalahh uji t dan software SPSS. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh thitung = 0,00032 dan ttabel = 1,703 Karena 0,00032 1,703 maka kesimpulannya H0 diterima dan H1 ditolak. Jadi, kesimpulannya adalah motivasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan strategi ekspositori berbantuan media pembelajaran tidak ada perbedaan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas IX SMP N 1 Rao Selatan Kabupaten Pasaman Tahun ajaran 2022/2023

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AIR (AUDITORY, INTELLECTUALLY, REPITITION) TERHADAP KEMANDIRIAN DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI di SDIT JUARA KOTA PADANG PANJANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nolla Resya, 20120007, Judul Tesis “Pengaruh Model Pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, Repitition) Terhadap Kemandirian Belajar dan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SDIT Juara Kota Padang Panjang”. Jurusan Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terindikasi pembelajaran berpusat pada guru (Teacher centered), siswa sering mengeluh karena kebiasaan guru memberi catatan sehingga siswa bosan dan kurangnya antusias siswa dalam belajar, siswa masih sering berbicara saat guru menyampaikan materi pelajaran, guru hanya menggunakan buku siswa dalam belajar tanpa adanya LKPD, siswa pasif dikarenakan guru menyampaikan materi secara final (awal sampai akhir materi), siswa kurang termotivasi dalam belajar, sehingga kurang berinteraksi dalam belajar, masih ada siswa yang tidak mengumpulkan tugas PAI, siswa masih mengerjakan aktivitas lain saat proses PBM, siswa cendrung jenuh dan bosan ketika PBM, guru menggunakan model pembelajaran konvensional pada proses pembelajaran PAI. Dikarenakan guru masih menggunakan media pembelajaran konvensional, maka salah satu upaya dalam meningkatkan kemandirian dan motivasi belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, Repitition). Dari permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran AIR terhadap kemandirian dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah True Eksperimen dengan desain Posstest Only Control Design dengan menerapkan model pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, Repitition) pada kelas eksperimen berjumlah 26 orang dan kelas kontrol berjumlah 26 orang. Data penelitian hasil kemandirian dan motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan angket, kemudian di analisis dengan meenggunakan uji Manova dengan bantuan SPSS versi 22. Temuan dari penelitian ini adalah uji hipotesis (1) Terdapat pengaruh model pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, Repition) terhadap kemandirian belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SDIT Juara Kota Padang Panjang. Didapat dari nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05. (2)Terdapat pengaruh model pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, Repition) terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SDIT Juara Kota Padang Panjang. Didapat dari nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05. (3)Terdapat pengaruh model pembelajaran AIR (Auditory, Intelectually, Repition) terhadap kemandirian dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PAI di SDIT Juara Kota Padang Panjang. Didapat dari nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 0,05 dengan hasil F_hitung = 7,384 dengan F_tabel = 3,422 (F_hitung>F_tabel ) .

6 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Pemanfaatan Media Pembelajaran PAI dengan motivasi belajar siswa di SMA N unggul Dharmasraya

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Hubungan Pemanfaatan Media Pembelajaran PAI dengan Motivasi Belajar Siswa di SMA N Unggul Dharmasraya” yang disusun oleh Fitria Suci Wulandari, NIM 2117165. Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan peserta didik mengalami kejenuhan karena media yang digunakan monoton sehingga terlihat peserta didik kurang memperhatikan bahkan ada yang bermalas-malasan dan bahkan ada yang sibuk dengan aktivitas masing- masing. Maka penulis ingin menemukan hubungan antara pemanfaatan media pembelajaran PAI dengan motivasi belajar siswa di SMA N Unggul Dharmasraya yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pemanfaatan media pembelajaran PAI dengan motivasi belajar siswa dan seberapa besar hubungan pemanfaatan media pembelajaran PAI dengan motivasi belajar siswa di SMA N Unggul Dharmasraya. Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif korelasional. Sedangkan data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dengan cara kuesioner dengan menggunakan skala likert yang disebarkan kepada 28 orang siswa SMA N Unggul Dharmasraya. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu analisis statistic deskriptif, uji normalitas, uji regresi linear sederhana, uji korelasi product moment. Hasil Uji hipotesis terdapat hubungan variabel pemanfaatan media pembelajaran PAI dengan motivasi belajar siswa. Dengan demikian dinyatakan bahwa Ha diterima Ho ditolak. Menunjukkan bahwa proposi hubungan variabel pemanfaatan media pembelajaran PAI dengan motivasi belajar siswa adalah sebesar 0,336 atau 33,6%, sedangkan sisanya sebesar 66,3 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian yang penulis lakukan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MEDIA KARTU STRIP STORY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR'AN HADIST DI MIN KOTA BUKITTINGGI

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Pengaruh Media Kartu Strip Story Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadist di MIN Kota Bukittinggi. Sonia Fitri, NIM 2116032, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media kartu strip story berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang nya motivasi siswa saat mengikuti proses pemebelajaran pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist. Dalam proses pembelajaran siswa kurang fokus dengan pelajaran, banyak siswa yang meribut, bercerita dengan teman sebangku, melamun, bermain-main, dan meminta izin keluar kelas dengan alasan yang berbeda-beda. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Bentuk eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Posttest-Only Control Design”. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI di MIN Kota Bukittinggi. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik random sampling, yakni teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara memilih unit-unit sampling yang dipilih secara acak. Maka terpilihlah kelas VI B sebagai kelas eksperimen dan kelas VI C sebagai kelas kontrol. Dari hasil analisis tes akhir dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata α = 0,05, diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,70 > 1,6676, berdasarkan kriteria pengujian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media kartu strip story berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist di MIN Kota Bukittinggi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh komunikasi Interpersonal Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMPN 1 X Koto Kabupaten Tanah Datar

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RESA SILVIANTI, NIM 2614.237 Judul Skripsi“Pengaruh Komunikasi Interpersonal Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMPN 1 X KOTO” MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMPN 1 X KOTO. Prodi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi 2019. Komunikasi interpersonal yaitu komunikasi yang dilakukan dengan akrab dan sangat mengenal antara orang-orang yang terlibat di dalamnya. Oleh sebab itulah komunikasi antarpribadi dianggap paling efektif dalam mengubah otivasi belajar siswa. Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan penulis mengemukakan beberapa masalah yang dimungkinkan karena komunikasi interpersonal siswa, yaitu terindikasi mengalami komunikasi yang tendah dan motivasi yang tinggi, serta kurangnya komunikasi interpersonal dan motivasi belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi interpersonal terhadap motivasi belajar siswa dan seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 1 X Koto. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional yaitu menghubungkan dua variabel yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas dengan jumlah 214 orang. Sampel penelitian sejumlah 55 orang siswa yang diambil kelas VII-VIII SMPN 1 X Koto. Dengan menggunakan teknik Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen angket Skala Likert dan teknik analisis data menggunakan statistik sederhana. Pengkorelasian variabel penelitian menggunakan rumus r Product Moment, dengan teknik analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) Versi 24.00. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2- tailed) antara komunikasi interpersonal terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 1 X Koto adalah sebesar 0,000 0,05, Sedangkan nilai rhitung diperoleh sebesar = 0,649 dan nilai rtabel = 0,266 pada taraf 0,05 dengan df = 55 – 2 = 53. Ternyata nilai rhitung> rtabel (0,649 > 0,266), nilai korelasi r xy= 0,649 terletak antara 0,600 – 0,799 yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan dalam korelasi “tinggi”. sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi interpersonal terhadap Motivasi belajar siswa. Dari hasil pengujian hipotesis, diperoleh Fhitung 38,609>4.02,. Jika Fhitung > Ftabel, dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang dignifikan antara komunikasi interpersonal terhadap motivasi belajar siswa di SMPN 1 X Koto. Selanjutnya diperoleh nilai koefisien determinasi sebesar = 49,6%. Berdasarkan nilai tersebut dapat diartikan variansi variabel motivasi belajar siswa dipengaruhi sebesar 57,9% oleh komunikasi interpersonal, dan sisanya 42,1% dijelaskan oleh faktor atau variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Akidak Akhlak Siswa Kelas X di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Agam

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis Atas Nama: Arif Kurniawan, NIM. 20116034 , Dengan Judul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Akidak Akhlak Siswa Kelas X di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Agam”. Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi oleh guru lebih sering menggunakan model pembelajaran biasa atau langsung dengan metode ceramah yang berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif dan tidak optimal menggunakan potensi yang dimilikinya. Kegiatan belajar hanya sebatas mendengar, memperoleh dan menyerap informasi yang disampaikan oleh guru, sehingga hasil belajar yang diharapkan pun tidak tercapai. Penggunaan model pembelajaran problem solving sebagai salah satu usaha untuk mengatasi keadaan siswa yang membutuhkan suasana yang baru, sehingga pembelajaran tidak lagi menjemukan dan dapat meningkatkan motivasi belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah pengaruh hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran problem solving dikelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional dikelas kontrol? 2) bagaimanakah pengaruh hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi dikelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dikelas kontrol? 3) bagaimanakah berpengaruh hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi dikelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dikelas kontrol? 4) Apakah terdapat interaksi penggunaan model pembelajaran problem solving dengan motivasi terhadap hasil belajar siswa? Metode penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif, dengan jenis eksperimen kuasi (quasi experiment), populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IS 1 dan X IS 2 MAN 4 Agam yaitu kelas X IS 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 siswa dan Kelas X IS 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 26 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis uji t-tes dan uji Anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving lebih tinggi dari pada siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajar menggunakan model pembelajaran problem solving lebih tinggi dari pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ketiga, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving lebih tinggi dari pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Keempat, tidak dapat interaksi antara model pembelajaran problem solving dan motivasi terhadap hasil belajar

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

pengaruh kompetensi pedagogik guru PAI dalam penguasaan teori dan prinsip belajar terhadap motivasi belajar siswa kelas X Tata Boga di SMK N 2 Bukittinggi

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini atas nama Putri Sinta Syafrina, NIM 2115.031 mahasiswa Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Bukittinggi yang berjudul “ Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru PAI dalam Penguasaan Teori dan prinsip belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas X Tata Boga di SMK N 2 Bukittinggi” Penelitian ini dilatar belakangi banyak siswa dan siswi SMK N 2 Bukittinggi yang kurang memilki motivasi dalam belajar Hal ini dapat terjadi karena guru kurang menggunakan berbagai strategi dalam pembelajaran, padahal strategi sangat diperlukan dalam pembelajaran untuk memberikan berbagai variasai dalam belajar, media yang digunakan oleh guru kurang bervariasi guru hanya menggunakan papan tulis sebagai media, sehingga membuat siswa kurang memperhatikan dalam belajar, guru juga kurang memberikan reward atau penghargaaan dalam belajar . Ini dapat terlihat dari tingkah laku siswa dalam belajar, siswa kurang memiliki keinginan dalam belajar. Mereka sibuk dengan kegiatan masing-masing seperti mengerjakan tugas lain, mengobrol dengan teman atau bermain HP sehingga suasana kelas kurang kondusif. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis membatasi masalah” pengaruh kompetensi pedagogik guru PAI dalam penguasaan teori dan prinsip belajar terhadap motivasi belajar siswa di SMK N 2 Bukittinggi. Adapun rumusan masalahnya “seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik guru PAI dalam penguasaan teori dan prinsip belajar terhadap motivasi belajar siswa di SMK N 2 Bukittinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kompetensi pedagogik guru PAI dalam penguasaan teori dan prinsip belajar terhadap motivasi belajar siswa di SMK N 2 Bukittinggi. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di SMK N 2 Bukitinggi dengan jenis penelitian kuantitatif dengan mengunakan metode korelasi dan analisis regresi linear sederhana yaitu mengukur besarnya pengaruh satu variabel bebas (independent) terhadap suatu variabel terikat ( dependent) yang menggunakan perhitungan manual dengan M.S Excel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan angket. Populasi dalam penelitain ini adalah 97 orang siswa di SMK N 2 Bukittinggi, karena , karena populasi kurang dari 100, maka penulis mengambil semua populasi menjadi sampel penelitian yaitu sebanyak 97 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kompetensi pedagogik guru PAI dalam penguasaan teori dan prinsip belajar terhadp motivasi belajar siswa adalah sedang atau cukup. Hal ini terlihat dari indeks korelasi sebesar rxy 0,40-0,70. Sedangkan “rt’ masing-masing pada taraf signifikansi 5% adalah 0,202 dan 1% adalah 0,263. Dengan demikian rxy lebih besar dari pada r tabel baik pada taraf signifikansi 5% maupun 1%, maka hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi pedagogik guru PAI dalam penguasaan teori dan prinsip belajar terhadap motivasi belajar siswa.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PAI DI SMPN 2 KAMANG MAGEK

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tesis Atas Nama : Adrial, NIM. 20116042, Dengan Judul “Pengaruh Pola Asuh Orangtua dan Motivasi Belajar Tehadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa di SMPN 2 Kamang Magek” Penelitian ini dilatarbelakangi : siswa kelas VIII yang memakai kurikulum 2013 dengan pembelajaran Student Center ditemui pola asuh orangtua terhadap siswa sudah bagus dalam meningkatkan hasil belajar pendidikan agama islam siswa tetapi motivasi siswa dalam proses pembelajaran kurang terlihat dari cara belajar siswa yang kurang memperhatikan pembelajaran, saat diberi tugas sebagian dari siswa hanya mengikuti temannya, diskusi kurang aktif, siswa belum terbiasa menyampaikan pendapatnya dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam (PAI) masih rendah, hal ini terlihat dari 66 siswa yang dapat mencapai KKM hanya 22,73 % dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 77,27 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana pengaruh pola asuh orangtua terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas VIII di SMPN 2 Kamang Magek. (2) bagaimana pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas VIII di SMPN 2 Kamang Magek. (3) bagaimana pengaruh pola asuh orangtua dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa kelas VIII di SMPN 2 Kamang Magek. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII di SMPN 2 Kamang Magek, dengan jumlah sampel sebanyak 66 siswa. Data dikumpulkan melalui angket dan nilai hasil ulangan pendidikan agama islam, diuji kevalidan dan kehandalannya menggunakan uji validitas dan reabilitas serta dianalisis dengan analisis regresi berganda, uji T dan Uji F. Data yang dikumpulkan melalui angket dengan menggunakan skala model likert yang telah diujikan kesahihan dan kehandalannya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, setelah melewati uji Validitas dan Reabilitas dan proses dengan menggunakan program SPSS (Statistical Package For Social Science). Berdasarkan hasil regresi dari hipotesis yang dikemukakan, hipotesis diterima, yang menyatakan bahwa pola asuh orangtua dan motivasi belajar siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa SMPN 2 Kamang Magek. Hipotesis Parsial dengan Uji t diketahui bahwa : Pola Asuh Orangtua berpengaruh sebesar 2,287 dengan nilai signifikan sebesar 0,026 pada taraf alpha 0,05 dan motivasi belajar siswa berpengaruh sebesar 2,184 dengan nilai signifikan sebesar 0,033 pada taraf alpha 0,05. Sedangkan hipotesis secara simultan yang dilihat dari uji f diketahui bahwa : pola asuh orangtua dan motivasi belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar pendidikan agama islam siswa SMPN 2 Kamang Magek sebesar 4,400 atau 44 % sedangkan sisanya sebesar 56 % dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

9 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Memotivasi Belajar Siswa Broken Home Di SMPN 1 IV Koto Kabupaten Agam

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas nama Novita Sari. NIM. 2614.177, dengan judul “Strategi Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Memotivasi Belajar Siswa Broken Home Di SMPN 1 IV Koto Kabupaten Agam”, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan siswa broken home memiliki motivasi yang rendah dalam belajar, hal ini ditunjukkan oleh perilaku sering terlambat datang ke sekolah, mengganggu teman dalam belajar, tidak memperhatikan pelajaran, mencoret-coret buku dalam belajar, berbicara dalam belajar, tidak membuat catatan dan tugas, serta mendapatkan nilai dibawah KKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi apa yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa broken home di SMPN 1 IV Koto Kabupaten Agam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) mengumpulkan data dari lokasi, teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalam penelitian ini adalah 1 orang guru BK dan informan pendukungnya adalah 5 orang siswa broken home yang memiliki motivasi belajar yang rendah di SMPN 1 IV Koto Kabupaten Agam. Teknik analisis data menggunakan reduksi data atau pemilihan, penyajian data dan menarik kesimpulan (verivication). Sedangkan teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi data. Berdasarkan hasil dari penelitian strategi yang dilakukan guru bimbingan dan konseling dalam memotivasi belajar siswa broken home adalah strategi preventif: guru bimbingan dan konseling hanya memberikan layanan informasi, layanan informasi diberikan secara klasikal dan individual yang dilaksanakan di ruangan BK. Strategi kuratif: guru bimbingan dan konseling melakukan kerjasama dengan pihak lain seperti kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, guru mata pelajaran dan juga orangtua dalam memotivasi belajar siswa broken home, kemudian memberikan layanan konseling perorangan kepada siswa broken home, dan mengetahui kondisi belajar siswa broken home. Strategi preservative: guru bimbingan dan konseling hanya memberikan penguatan dan dorongan untuk memotivasi belajar siswa broken home dengan memberikan pujian dan hadiah atas perubahan yang telah dilakukan siswa, memberikan layanan penguasaan konten dengan tujuan agar siswa memiliki keterampilan tertentu yang dilakukan secara klasikal dan individual di ruangan BK.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMK S PEMBINA BANGSA BUKITTINGGI

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK LUSI MARDALENA (2514.143) skripsi yang berjudul Pengaruh media sosial terhadap motivasi belajar siswa di SMKS Pembina Bangsa Bukittinggi Jurusan Tarbiyah program studi Teknik Informatika dan Komputer (Institut Agama Islam Negri) IAIN Bukittinggi tahun 2018. Perkembangan kemajuan teknologi terutama media sosial berdampak kepada motivasi belajar siswa, Observasi awal peneliti pada beberapa siswa melihat kurang bergairah dan bersemangatnya siswa dalam mengikuti proses pembelajaran, Hal ini dikarenakan adanya pengaruh internal dan eksternal Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh media sosial terhadap motivasi belajar siswa. Hipotesis yang diajukan adalah (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa (2) tidak terdapat kontribusi yang signifikan antara pengaruh media sosial terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMKS Pembina Bangsa Bukittinggi dengan menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang bersifat korelasi kuantitatif, yakni penelitian yang bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh media sosial terhadap motivasi belajar siswa. Populasi penelitian ini adalah kelas XTKJ, XI TKJ, X TOSM, XI TOSM, dan X ADP yang berjumlah 110 orang siswa Sampel pada penelitian ini sejumlah 27 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik stratified sampling dengan proporsi 25%. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu penyebaran angket kepada siswa. Data hasil penelitian dianalisis dengan teknik analisis korelasi. Dari hasil analisis angket menunjukkan bahwa terdapat kontribusi positif antara pengaruh media sosial terhadap motivasi belajar siswa di SMKS Pembina Bangsa Bukittinggi. Hal ini dapat dilihat dari pengujian angket diperoleh rxy = 0,403. Jika angka korelasi rxy dibandingkan dengan rtabel, maka kontribusi tersebut dapat dinyatakan signifikan. Maka dapat disimpulkan terdapat kontribusi positif yang signifikan antara pengaruh yang signifikan antara media sosial terhadap motivasi belajar siswa di SMKS Pembina Bangsa Bukittinggi. Jadi media sosial tidak mempengaruhi motivasi belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang telah dipaparkan oleh peneliti yang terdapat pada bab 4.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

pengaruh perhatian guru terhadap motivasi belajar siswa di SMAN 1 Candung

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi Ini Berjudul Pengaruh Perhatian Guru Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMAN 1 Candung di Tulis Oleh Dian Rahmanezi Nim: 2614.210 Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarah, melatih, menilai dan mengevaluasi siswa. Salah satu aspek yang perlu adalah perhatian guru selama masa sekolah pada siswa yaitu motivasi belajar. Bedasarkan survey di lapangan penulis menemukan bahwa guru telah memberikan perhatian kepada siswa dalam berbagai cara untuk meningkatkan motivasi belajar, agar siswa bisa semangat dalam belajar, namun masih ada siswa yang motivasi belajarnya rendah dikarenakan guru hanya terfokus kepada materi. Sedangkan guru tidak hanya menjelaskan materi tetapi guru juga harus mengarahkan dan mengevaluasi siswa agar guru bisa mengerti dan memahami siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: signifikan atau tidak signifikan pengaruh pengaruh perhatian guru terhadap motivasi belajar siswa di SMAN 1 Candung. Penelitian ini tergolong pada penelitian korelasi yaitu menghubungkan dua buah variabel yang berbeda. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 1 Candung 112 orang. Sampel penelitian sejumlah 112 orang siswa yang diambil dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen angket Likert dan teknik analisis data menggunakan statistik sederhana. Pengkorelasian variabel penelitian menggunakan rumus r Product Moment, dengan teknik analisis data menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) Versi 22.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pengaruh perhatian guru terhadap motivasi belajar siswa. Ini dibuktikan dengan diterimanya hipotesis alternatif dan ditolaknya hipotesis nihil yang terlihat dari hasil perhitungan r xy besar dari r tabel dengan taraf signifikan 0,05 Berdasarkan hasil analisis persamaan regresi linear sederhana diperoleh analisis regresi linear sederhana. Nilai Fhitung 7,701 dengan Sig 0,006 0,05 artinya variabel X (perhatian guru) dapat mempengaruhi motivasi belajar secara signifikan. Koefisien determinan 0,065 dengan thitung sebesar 2,775 pada Sig 0,00 0,006. Hal tersebut diketahui bahwa pengaruh perhatian guru terhadap motivasi belajar siswa sebesar 6,50%, sedangkan selebihnya dipengaruhi oleh faktor lain. Jadi kesimpulan dari penelitian ini adalah perhatian guru berpengaruh yang tinggi terhadap motivasi belajar di SMAN 1 Candung

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Fikih Kelas X di MAN Koto Kecil Kabupaten Agam

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fadri Suwandi, NIM 201.14.029 “ Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw dan Motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Fikih di kelas X MAN Koto Kecil Kabupaten Agam. Program pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi tahun 2017. Permasalahan yang mendasar dalam penelitian ini adalah guru masih menggunakan metode ceramah ( konvensional ) dalam menyampaikan materi pelajaran Fikih, guru belum menerapkan strategi pembelajaran yang mendorong siswa untuk aktif dalam belajar, siswa keluar masuk ketika proses pembelajaran berlangsung, siswa meribut, siswa masih banyak yang mencontek, siswa tidak mencatat materi pelajaran yang di tayangkan oleh guru mata pelajaran Fikih, serta strategi dan metode pembelajaran cenderung konvensional dan berpusat pada guru ( Teacher centered ) sehingga menyebabkan hasil belajar siswa masih banyak dibawah KKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar dalam mata pelajaran Fikih pada kelas X di MAN Koto Kecil kabupaten Agam. Penelitian ini tergolong kepada penelitian eksperimen dengan metode kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MAN Koto Kecil. Teknik pemilihan sumber data yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa kuesioner atau angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan salah satu metode analisis pengaruh, yaitunya analisis regresi linear berganda dua faktor dengan menggunakan bantuan program aplikasi SPSS for windows versi 15. Uji hipotesis keabsahan data menggunakan uji F untuk uji signifikan secara simultan dan uji T untuk uji signifikan secara parsial. Dari penelitian yang dilakukan diketahui hasil perhitungan korelasi antara variabel Model Pembelajaran Jigsaw ( X1 ) dengan hasil belajar ( Y ) diperoleh nilai r sebesar 0,339 dan kontribusi 11,49 %. Maka hasil penelitian memutuskan terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa. Untuk perhitungan korelasi antara variabel Motivasi belajar ( X2 ) dengan hasil belajar ( Y ) diperoleh nilai r sebesar 0,441 dan kontribusi 19,45 %. Maka hasil penelitian memutuskan terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar siswa. Kemudian dilakukan uji kevalidan regresi berganda yang tujuannya untuk mengetahui apakah kedua variabel bebas bersama-sama (simultan) mempengaruhi satu variabel tak bebas. Hasil uji simultan melalui uji F menunjukkan F hitung > F tabel = 3,307 > 1,2.Maka keputusannya adalah Terdapat pengaruh yang positif secara simultan (bersama-sama) antara model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Fikih di Kelas X MAN Koto Kecil Kabupaten Agam.

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail