Abstrak
Tesis Atas Nama: Arif Kurniawan, NIM. 20116034 , Dengan Judul “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Solving Dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Akidak Akhlak Siswa Kelas X di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Agam”. Penelitian dalam tesis ini dilatarbelakangi oleh guru lebih sering menggunakan model pembelajaran biasa atau langsung dengan metode ceramah yang berpusat pada guru, sehingga siswa kurang aktif dan tidak optimal menggunakan potensi yang dimilikinya. Kegiatan belajar hanya sebatas mendengar, memperoleh dan menyerap informasi yang disampaikan oleh guru, sehingga hasil belajar yang diharapkan pun tidak tercapai. Penggunaan model pembelajaran problem solving sebagai salah satu usaha untuk mengatasi keadaan siswa yang membutuhkan suasana yang baru, sehingga pembelajaran tidak lagi menjemukan dan dapat meningkatkan motivasi belajar. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah pengaruh hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran problem solving dikelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional dikelas kontrol? 2) bagaimanakah pengaruh hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi dikelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dikelas kontrol? 3) bagaimanakah berpengaruh hasil belajar siswa yang memiliki motivasi tinggi dikelas eksperimen dengan hasil belajar siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dikelas kontrol? 4) Apakah terdapat interaksi penggunaan model pembelajaran problem solving dengan motivasi terhadap hasil belajar siswa? Metode penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif, dengan jenis eksperimen kuasi (quasi experiment), populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IS 1 dan X IS 2 MAN 4 Agam yaitu kelas X IS 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 27 siswa dan Kelas X IS 2 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 26 siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis uji t-tes dan uji Anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving lebih tinggi dari pada siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajar menggunakan model pembelajaran problem solving lebih tinggi dari pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Ketiga, siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajarkan menggunakan model pembelajaran problem solving lebih tinggi dari pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi yang diajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Keempat, tidak dapat interaksi antara model pembelajaran problem solving dan motivasi terhadap hasil belajar