Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: evaluasi program
DaftarKartu
ResearchOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Program Penerapan Proses Pembelajaran Hybrid Model pada Prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK) IAIN Bukittinggi di Masa New Normal

2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian

<p style="margin-left:21.3pt;"> Tujuan penelitian berdasarkan rumusan masalah adalah: melakukan evaluasi program penerapan proses pembelajaran <em>station rotation model </em>pada Prodi PTIK IAIN Bukittinggi di masa new normal dengan metode CIPP untuk membantu memberikan rekomendasi apakah program ini dilanjutkan, di hentikan, di revisi atau disebarluaskan.</p> <p> &nbsp;</p>

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM MABIT BERBASIS MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT) DI MA'HAD TAHFIZHUL QUR'AN IBNU KATSIR BUKITTINGGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salma Adilah 20124050, Tesis “ EVALUASI PROGRAM MABIT BERBASIS MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT) DI MA’HAD TAHFIZHUL QUR’AN IBNU KATSIR BUKITTINGGI” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) di Ma’had Tahfizhul Qur’an Ibnu Katsir Bukittinggi dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Program MABIT merupakan salah satu program pembinaan keislaman yang dirancang untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, karakter, kedisiplinan, serta kemampuan ibadah santri. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat ketercapaian tujuan program serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala ma’had, Pembina Program musrif atau Ustadzah, dan santri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, Program MABIT memiliki dasar kebutuhan yang kuat dan relevan dengan visi, misi, serta tujuan pendidikan Ma’had Tahfizhul Qur’an Ibnu Katsir Bukittinggi. Pada aspek input, sumber daya manusia, kurikulum, sarana-prasarana, serta dukungan lembaga telah tersedia dengan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa keterbatasan fasilitas pendukung. Pada aspek process, pelaksanaan program berjalan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan, namun masih ditemukan beberapa kendala seperti tingkat partisipasi santri yang bervariasi dan keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan tertentu. Pada aspek product, program memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, kualitas ibadah, pemahaman keislaman, karakter religius. Secara keseluruhan, Program MABIT dinilai berjalan dengan baik dan layak untuk dipertahankan serta dikembangkan melalui peningkatan fasilitas, penguatan sistem evaluasi, dan optimalisasi pembinaan santri.

17 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM TAHFIZ AL-QUR’AN DENGAN MODEL CIPP (Context, Input, Process, Product) DI SMAN 2 PAYAKUMBUH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MIRNAWATI, NIM. 2122050: “Evaluasi Program Tahfiz Al-Qur’an Dengan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) di SMAN 2 Payakumbuh”. Program Studi Pendidikan Agaman Islam (PAI). Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya evaluasi program tahfiz AlQur’an sebagai salah satu program unggulan sekolah dalam meningkatkan kemampuan siswa menghafal Al-Qur’an serta membentuk karakter religius. Meskipun program tahfiz Al-Qur’an telah berjalan secara terstruktur dan didukung oleh sumber daya yang memadai, masih diperlukan suatu evaluasi program secara komprehensif untuk mengetahui kesesuaian antara konteks program, ketersediaan sumber daya, proses pelaksanaan, serta hasil yang dicapai oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program tahfiz Al-Qur’an di SMAN 2 Payakumbuh berdasarkan komponen CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru pembina tahfiz Al-Qur’an, dan siswa yang mengikuti program tahfiz AlQur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, program tahfiz dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan hafalan Al-Qur’an siswa serta mendukung pembentukan karakter religius sesuai dengan visi sekolah. Pada aspek input, program didukung oleh guru pembina, peserta didik, serta sarana dan prasarana yang memadai, meskipun masih terdapat keterbatasan waktu pelaksanaan. Pada aspek process, kegiatan tahfiz dilaksanakan melalui setoran hafalan, murojaah, dan pembinaan rutin, namun masih ditemukan kendala berupa perbedaan kemampuan siswa, kurangnya motivasi, dan keterbatasan waktu. Pada aspek product, program memberikan hasil yang positif berupa peningkatan hafalan siswa minimal satu juz, meningkatnya kemampuan menjaga hafalan, serta adanya prestasi yang diraih siswa dalam berbagai perlombaan tahfiz. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa program tahfiz Al-Qur’an di SMAN 2 Payakumbuh telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap kemampuan hafalan siswa, meskipun masih memerlukan beberapa perbaikan untuk meningkatkan efektivitas program.

7 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Program Pelaksanaan Kokurikuler Tahfiz Al-Qur'an di SMP Negeri 06 Gunung Talang Dengan Menggunakan Model CIPP

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ELSA MARTINELI, 20124275038, Tesis “Evaluasi Program Pelaksanaan Kokurikuler Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 06 Gunung Talang Menggunakan Model CIPP” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Buktinggi, 2026. Penelitian ini dibelatarbelakangi oleh Guru PAI di SMP Negeri 06 Gunung Talang menjadi penggerak utama dalam menginternalisasikan nilai Islam melalui kegiatan kokurikuler keagamaan. Namun, proses evaluasi keberhasilan program tersebut sejauh ini masih bersifat subjektif, kurang sistematis, dan cenderung berfokus pada aktivitas fisik daripada perubahan karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program secara komprehensif dan objektif menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian evaluasi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 06 Gunung Talang dengan melibatkan guru PAI sebagai informan kunci, serta Kepala Sekolah dan pengurus OSIS sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan tidak terstruktur, observasi langsung, serta angket penunjang. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi, sementara keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program tahfiz di SMP Negeri 06 Gunung Talang berbasis model CIPP secara umum telah berjalan dengan sangat baik. Pada dimensi context, program ini terbukti sangat relevan dan selaras dengan visi, misi, serta kebutuhan riil penguatan karakter di sekolah. Dari aspek input, ketersediaan sumber daya dan kebijakan penunjang dinilai cukup memadai, walaupun masih ditemukan keterbatasan pada rasio jumlah guru pembimbing. Pada dimensi process, seluruh rangkaian kegiatan keagamaan terealisasi secara sistematis sesuai perencanaan awal berkat dukungan dan kolaborasi aktif dari warga sekolah. Sementara pada aspek product, program ini memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan kualitas hafalan, menginternalisasikan karakter religius siswa, serta menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dan potensi keberlanjutan program. Penelitian ini merekomendasikan agar program tahfiz layak dipertahankan dan ditingkatkan mutunya melalui optimalisasi kompetensi pembimbing, pemenuhan sarana pendukung, serta penguatan sistem pembinaan secara berkelanjutan.

5 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM TAHFIZH AL-QURAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP DI MAN 2 BUKITTINGGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mila Vedira NIM 20124005 dengan judul Tesis “Evaluasi Program Tahfidz Al-Qur’an Menggunakan Model CIPP Di MAN 2 Bukittinggi” Program Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu program unggulan di MAN 2 Bukittinggi yang bertujuan membentuk generasi Qur’ani melalui peningkatan kemampuan hafalan Al-Qur’an serta penguatan karakter religius peserta didik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti capaian hafalan yang belum optimal, keterbatasan waktu pembelajaran, sarana dan prasarana yang belum memadai, serta perlunya evaluasi program secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Tahfidz Al-Qur’an di MAN 2 Bukittinggi menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Evaluasi konteks difokuskan pada kebutuhan, tujuan, dan relevansi program tahfidz. Evaluasi input menelaah sumber daya manusia, sarana prasarana, kurikulum, dan metode pembelajaran yang digunakan. Evaluasi proses mengkaji pelaksanaan kegiatan tahfidz, pembimbingan, serta kegiatan muraja’ah. Evaluasi produk diarahkan pada capaian hafalan peserta didik dan dampaknya terhadap pembentukan karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi evaluatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru koordinator tahfidz, serta peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, diperlukan adanya penguatan pelatihan bagi tenaga pengajar, peningkatan sarana pembelajaran, serta konsistensi metode dan sistem evaluasi. Evaluasi program secara berkala juga diperlukan untuk memastikan program Tahfizh Al-Qur’an di MAN 2 Bukittinggi tetap relevan dan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. Dengan demikian, penerapan model evaluasi CIPP dalam program ini memberikan gambaran mneyeluruh terhadap upaya perbaikan berkelanjutan agar Program Tahfidz Al-Qur’an dapat dilaksanakan secara lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan.

6 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM DIDIKAN SUBUH DALAM PENANAMAN NILAI AKHLAK SANTRI DI TPQ SE - KECAMATAN LUHAK NAN DUO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rafika Juita, 20124052, Tesis “Evaluasi Program Didikan Subuh dalam Penanaman Nilai Akhlak Santri di TPQ Se-Kecamatan Luhak Nan Duo” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Program Didikan Subuh sebagai salah satu program keagamaan dalam penanaman nilai akhlak santri di TPQ se-Kecamatan Luhak Nan Duo. Program Didikan Subuh dilaksanakan sebagai upaya pembinaan karakter dan akhlak santri melalui kegiatan keagamaan seperti ceramah, hafalan, praktik ibadah, serta penampilan santri di depan umum. Program ini bertujuan untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, sopan santun, dan keberanian santri sejak usia dini. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti kurangnya kedisiplinan sebagian santri, keterbatasan sarana prasarana, serta pelaksanaan program yang belum optimal di beberapa TPQ. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi untuk mengetahui efektivitas Program Didikan Subuh dalam penanaman nilai akhlak santri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian evaluatif dengan menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) serta menggunakan pendekatan Mix Method (kualitatif dan kuantitatif). Sampel penelitian terdiri dari Kepala KUA Kecamatan Luhak Nan Duo, penyuluh agama, kepala TPQ, guru TPQ, orang tua santri, dan santri pada TPQ se-Kecamatan Luhak Nan Duo. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Evaluasi Context, Program Didikan Subuh memiliki tujuan yang relevan dalam penanaman nilai akhlak santri serta mendapat dukungan dari masyarakat, orang tua, dan lembaga keagamaan. Namun masih ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan program di beberapa TPQ. 2) Evaluasi Input, program telah didukung oleh tenaga pendidik, jumlah santri, dan sarana prasarana yang cukup memadai, meskipun masih terdapat keterbatasan fasilitas dan pendanaan di beberapa TPQ. 3) Evaluasi Process, pelaksanaan Program Didikan Subuh berjalan cukup baik melalui kegiatan ceramah, hafalan, praktik ibadah, dan penampilan santri, walaupun masih ditemukan kendala dalam kedisiplinan dan partisipasi sebagian santri. 4) Evaluasi Product, Program Didikan Subuh memberikan dampak positif terhadap penanaman nilai akhlak santri, seperti meningkatnya sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, dan keberanian tampil di depan umum. Peneliti merekomendasikan adanya peningkatan sarana prasarana, pengawasan, dan evaluasi program secara berkelanjutan agar pelaksanaan Program Didikan Subuh dapat berjalan lebih optimal.

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI EVALUASI PROGRAM TAHFIDZ AL-QURAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP DI SDIT BAITURRAHIM PARIT PUTUS KAB. AGAM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Ersyad Anshari, NIM 20123.015 dengan judul Tesis “Studi Evaluasi Program Tahfidz Al – Qur’an Menggunakan Model CIPP Di SDIT Baiturrahim, Parit Putus Kab. Agam” Program Tahfidz Al-Qur’an merupakan salah satu program unggulan dalam pendidikan Islam yang bertujuan membentuk peserta didik yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an, mampu menghafal dengan baik, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. SDIT Baiturrahim Parit Putus Kabupaten Agam menjadikan program Tahfidz Al-Qur’an sebagai bagian dari kurikulum intrakurikuler yang berorientasi pada pembentukan karakter Qur’ani. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai permasalahan yang memerlukan evaluasi secara menyeluruh dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an di SDIT Baiturrahim menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Evaluasi konteks difokuskan pada kesesuaian latar belakang, tujuan, dan kebutuhan program. Evaluasi input menelaah kesiapan sumber daya manusia, peserta didik, sarana prasarana, serta kurikulum. Evaluasi proses menilai pelaksanaan pembelajaran tahfidz, metode, strategi, dan monitoring kegiatan, sedangkan evaluasi produk mengkaji capaian hafalan, efektivitas program, serta dampak yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi evaluatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, koordinator tahfidz, guru tahfidz, serta peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif terhadap pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara konteks program Tahfidz Al-Qur’an di SDIT Baiturrahim relevan dengan visi, misi, dan kebutuhan sekolah. Pada aspek input, ketersediaan guru dan peserta didik cukup memadai, meskipun masih terdapat keterbatasan kompetensi khusus dan sarana pendukung. Dari aspek proses, pelaksanaan program berjalan cukup baik namun belum optimal dalam konsistensi metode dan sistem evaluasi. Sementara itu, pada aspek produk, capaian hafalan siswa menunjukkan hasil yang bervariasi dan belum sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan berkelanjutan agar program Tahfidz Al-Qur’an dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Program Wirid Remaja dengan Menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, Product) di SLTA Kota Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini berjudul “Evaluasi Program Wirid Remaja Dengan Menggunakan Model Cipp (Context, Input, Process, Product) di SLTA Kota Payakumbuh” NIM 10224034 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi tahun 2026. Degradasi moral dan kenakalan remaja di era digital menuntut adanya program pembinaan karakter berbasis nilai-nilai religius yang sistematis dan terukur di lingkungan pendidikan. Program wirid remaja merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Instruksi Gubernur Nomor 451/5522/Disdik-2022. Setelah tiga tahun implementasi, belum terdapat evaluasi sistematis dan komprehensif terhadap efektivitas program ini, sehingga diperlukan kajian mendalam untuk mengukur keberhasilan program dari aspek konteks, masukan, proses, hingga produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program wirid remaja di SLTA Kota Payakumbuh menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode evaluatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SLTA Kota Payakumbuh tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 3.150 siswa. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, menghasilkan 354 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah divalidasi oleh ahli dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Dimensi Context memperoleh skor rata-rata 28,38 dengan tingkat persetujuan 77,12%, mengindikasikan program sangat relevan dengan kebutuhan spiritual siswa dan selaras dengan visi pendidikan karakter; (2) Dimensi Input mencapai skor 30,47 dengan persetujuan 73,67%, menunjukkan kesiapan sumber daya manusia, materi, dan fasilitas yang memadai meskipun masih memerlukan peningkatan pada aspek kemenarikan materi; (3) Dimensi Process memperoleh skor 30,29 dengan persetujuan 72,36%, membuktikan pelaksanaan program berjalan konsisten dengan interaksi edukatif yang efektif; (4) Dimensi Product mencapai skor tertinggi 28,22 dengan persetujuan 79,35%, menunjukkan keberhasilan program dalam mentransformasi karakter religius siswa, meningkatkan kedisiplinan ibadah, dan membentuk akhlakul karimah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program wirid remaja di Kota Payakumbuh sangat efektif dan layak untuk dilanjutkan dengan rekomendasi perbaikan pada aspek sosialisasi, diversifikasi metode pembelajaran, peningkatan fasilitas, dan penguatan monitoring berkelanjutan agar program dapat menjangkau seluruh siswa secara optimal dan memberikan dampak transformatif yang permanen.

4 dilihat · 8 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Program Literasi Keagamaan Siswa Menggunakan Model CIPP (Context, Input, Process, dan Product) Di SMPN 2 Koto Baru Dharmasraya

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang penelitian ini bermula dari membaca dan menulis adalah sebuah kegiatan yang sudah tidak asing lagi di mata masyarakat.Dengan membaca kemampuan berfikir manusia akan semakin terasah dan berkembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan deskriptif kualitatif yaitu suatu penulisan yang dilakukan untuk menginterpretasi objek sesuai apa adanya.

6 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM PEMBUDAYAAN SHALAT BERJAMAAH MENGGUNAKAN METODE CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCCES, PRODUCT) DI MTs S ASY- SYARIF KOTO LAWEH

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini merupakan Evaluasi program pembudayaan shalat berjama’ah yang dilakukan di MTs S .Asy Syarif Koto Lawe.yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan pelasanan program ini dengan menggunakan metode CIPP Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut 1.Dari komponen Context kegiatan program shalat berjama’ah termasuk kategori baik.Namun ada hal yang perlu diperhatiaka dalam pelaksanaan program yaitunya sarana dan prasarana yang kurang memadai sehingga pelaksanaan program shalat berjama’ah tidak sesuai dengan harapan.Tempat ibadah yang terbatas tidak dapat menampung siswa secara keseluruhan begitu juga sound system yang kurang memadai .Namun permasalan ini sudah ada solusinya oleh pihak sekolah dan sudah dilakukan tindak lanjutnya.2. Dari komponen input bahwa semua warga sekolah bertanggung jawab dalam pelaksanaan program shalat berjama’ah. . Pendanaan kegiatan shalat berjama’ah yang memadai dan terorganisir dengan baik,.Program shalat berjama’ah diikuti oleh seluruh warga sekolah,semua siswa siswi dari kls VII sampa kls IX,Komponen ini termasuk kategori baik,dengan adanya sedikit pebaikan pada strategi pelaksanaan dengan cara menetapkan shaf perkelas.3.Kompoen process yang meliputi: Pelaksnaan program shalat berjama’ah ,Yang bertanggung jawab memonitor atau mengamati keterlaksanaan program shalat berjama’ah adalah Kepala sekolah dan guru yang sudah diberi tugas secara permanen dalam rapat sekolah dan sudah di beri surat tugas. Pembina shalat berjama’ah, dan dibantu oleh guru piket, program pelaksaan shalat berjama’ah mampu memberikan feedback yang baik,jadi komponen proses termasuk kategori baik Namun agar pelaksanaan program berjalan lebih baik perlu adanya mengikut sertakan wali kelas dalam memonitor siswanya sehingga tidak ada siswa yang tidak melakukan shalat berjama’ah dan pelaksanaan nya lebih tertib.4.Komponen Product meliputi Program shalat berjama’ah dapat dilaksanakan secara rutin berjalan dengan baik dan sitematis sehingga dapat meningkatkan kualiatas ibadah dan ketaatan siswa dari hasi penelitian komponen Product termasuk kategori baik.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM SEMAI BENIH BANGSA DI SD IT AN NAHL GUGUAK KABUPATEN LIMA PULUH KOTA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif evaluatif. Peneliian dilakukan dengan data tentang implementasi kebijakan. Penelitian evaluatif pada dasarnya terpusat pada rekomendasi akhir yang menegaskan bahwa suatu objek dalam evaluatif dapat dipertahankan, ditingkatkan, diperbaiki atau bahkan diberhentikan sejalan dengan data yang diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Semai Benih Bangsa 9 Karakter sudah baik pada penerapannya yang dilakukan di SDIT An Nahl. Penerapan Program Semai Benih Bangsa sudah mencapai 75% dari target ketercapaian. baik dalam penyampaiannya pada tahap, tapi belum begitu baik dalam penerapan. Dalam penerapan tentu ada hambatan yang dihadapi, bagaimana pendidik yang belum bisa dan memiliki karakter yang diharapkan. 9 pilar Semai Benih Bangsa sudah baik tetapi lebih diterapkan lagi dalam penerapannya dalam pendidikan agar yang telah diterapkan dalam pendidikan tercapai.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Program Pembelajaran Kitab Kuning dengan Model CIPP di Pondok Pesantren YATI Kampung Baru Nagari Kamang Mudik Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis, oleh LISA YUNITA, NIM 201.18.022, yang berjudul “EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN KITAB KUNING DENGAN MODEL CIPP DI PONDOK PESANTREN YATI KAMPUNG BARU NAGARI KAMANG MUDIK KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM”, Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Adapun latar belakang penelitian ini adalah problematika pembelajaran kitab kuning yang berlangsung lebih kurang dua tahun ini di Pondok Pesantren YATI semakin meredup. Hal itu terlihat ketika penulis melakukan ujicoba siswa untuk menjawab pertanyaan acak seputar materi pelajaran kitab kuning. Hasilnya tidak ada siswa yang mampu menjawab dengan baik. Dari permasalahan tersebut dapat diketahui bahwa tidak adanya motivasi siswa untuk belajar kitab kuning sehingga tidak ada ketertarikan siswa untuk belajar. Kurangnya kompetensi guru untuk mengembangkan potensi mengejar seperti hanya menggunakan strategi dan metode yang lama sehingga membuat siswa bosan untuk belajar, sedangkan pihak sekolah telah menfasilitasi dengan sarana yang mendukung walaupun tidak sempurna seperti yang dibutuhkan pada masa sekarang ini yang serba digital sepenuhnya. Oleh sebab itu permasalahan ini berdampak kepada siswa seperti adanya sebagian siswa yang tidak mampu dalam penguasaan pelajaran kitab kuning, baik dari membaca, menterjemah, mengi’rab, menghafal, ataupun memahami secara lebih merinci tentang pelajaran kitab kuning ini. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah dengan observasi dan wawancara serta dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan adalah bersifat deskriptif-analitis (uraian/analisa). Setelah data terkumpul, kemudian dilakukan pengolahan data sebagai langkah akhir dalam penulisan ini, kemudian mengambil kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi konteks dilihat dari kebijakan kurikulum program pembelajaran kitab kuning, dukungan madrasah terhadap pembelajaran kitab kuning, serta dukungan orang tua siswa. Evaluasi Input terdiri dari Konsistensi pada asas tafaqquh fiddin, Pendidik, Peserta didik, Sarana dan prasarana, Rujukan mata pelajaran kitab kuning, Pendanaan (Biaya). Evaluasi proses bahwa proses pembelajaran telah berjalan dengan lancar. Evaluasi produk atau hasil dari program pembelajaran telah dilaksanakan evaluasi akhir dan berdampak adanya utusan pesantren untuk perwakilan lomba kitab tingkat nasional.

5 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Program Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Pada Masa Pandemi Dalam Mata Pelajaran PAI di SMA Negeri 01 Palembayan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi program nilai-nilai pendidikan karakter di SMA Negeri 01 Palembayan merupakan hal yang terpenting dilakukan untuk meminimalisir masa pandemi yang terjadi saat ini. Yang termasuk kedalam penunjang pendidikan karakter adalah siswa, gueu, kepala sekolah, sarana dan prasarana, kurikulum, visi, misi dan tujuan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam setiap program pendidikan baik secara formal maupun secara ektrakurikulernya. Evaluasi program yang digunakan dalam penelitian ini adalah model evaluasi CIPP (context, input, process, product). Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1) Dari komponen context, perumusan visi, misi, dan tujuan dari sekolah tersebut dalam menunjang pendidikan karakter sudah termasuk kedalam kategori baik.. 2) Dari komponen Input, menunjukkan bahwa siswa, guru, kepala sekolah, kurikulum serta sarana dan prasarana sudah melakukan tugas dan telah disusun sesuai dengan yang diinginkan sehingga dapat dikatan kategori baik. Sedikit catatan pada input sarana dan prasarana agar ditingkatkan penyediaannya agar semakin menunjang pendidikan karakter. 3) Dari komponen Process,dapat dilihat bahwa proses yang dilakukan oleh siswa dari pelaksanaan program yang disusun dari sekolah masih belum dikatakan baik, ini dikarenakan dengan keadaan pandemi yang masih belum stabil. . 4) Komponen Product sudah kategori baik. Meskipun proses tidak berjalan dengan baik, tetapi aspek nilai-nilai pendidikan karakter yang dituntut untuk siswa dapat mereka jalankan dengan baik, ini tidak terlepas dari bimbingan dari guru, kepala sekolah dan ketersedian sarana dan prasarana yang mendukung.

4 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR MENGGUNAKAN MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCCES, PRODUCT)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem pendidikan inklusi adalah menyatukan anak berkebutuhan khusus dengan anak tanpa berkebutuhan khusus di dalam kelas yang sama sehingga mereka saling berinteraksi, berkomunikasi dan belajar bersama. Minimnya perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus, ketidakseimbangan siswa inklusi mendapatkan guru pendamping khusus dalam proses pembelajaran dan kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana untuk anak berkebutuhan khusus di SD Swasta Al-Azhar Bukittinggi menarik untuk diteliti lebih dalam dengan tujuan untuk mendeskripsikan program pendidikan inklusif dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Procces, Product) Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pendektatan evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Model evaluasi ini dikembangkan oleh Daniel L. Stufflebeam dkk. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuisioner, wawancara dan observasi Hasil penelitian adalah sebagai berikut: 1). Dari komponen Context yang meliputi profil sekolah sudah kategori baik. 2). Dari Komponen Input peserta didik berkebutuhan khusus yang diterima di SD Swasta Al-Azhar meliputi kategori ringan dan sedang, kurikulum yang digunakan adalah kurikulum modifikasi sesuai dengan karakteristik peserta didik, bahan ajar yang digunakan adalah RPP dan RPI yang telah di sesuaikan dengan karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus, pendidik sudah mendapatkan pelatihan dari ahlinya untuk melaksanakan program pendidikan inklusi, dan sarana belajar pada SD Swasta Al-Azhar butuh penambahan seperti ruang khusus keberbakatan anak inklusi. 3). Dari komponen Process yang meliputi: pelaksanaan dan aktivitas pembelajaran di SD Swasta Al-Azhar Bukittinggi sudah dalam kategori baik yaitu telah sesuai dengan tahapan proses pembelajaran yaitu dengan memulai berkomunikasi dengan peserta didik, penggunaan metode pembelajaran menggabungkan metode ceramah interaktif dan metode the educational diagnose meeting, kemanfaatan ruangan khusus siswa inklusi dan perpustakaan sudah memadai dengan adanya ruangan khusus dan literasi perpustakaan, pemberian jenis tugas diberikan secara individual dan kelompok untuk melatih peserta didik berkebutuhan khusus dalam menyelesaikan tugas dan berinteraksi dengan anak normal lainya, admnistrasi guru dilengkapi dengan RPP dan RPI yang telah di buat bersama guru pendamping khusus. 4). Dari komponen Product menunjukkan bahwa anak berkebutuhan khusus mampu belajar bersama anak normal lainya dalam kelas reguler inklusi

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evalauasi Program Tahfiz Al Qur'an dengn Model CIPP di SMP IT Al Kahfi Pasaman Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Program yang telah dirancang dan dijalankan tentu harus dikaji ulang kembali dengan salah satu cara untuk mengetahui apakah program itu berhasil dengan baik atau tidak. Evaluasi pada suatu program untuk menghasilkan informasi yang baik dan tepat dalam memberikan tindak lanjut/ perbaikan pada program dimasa yang akan datang merupakan urgensi dari evaluasi itu sendiri. Program Tahfidzul Qur’an di SMPIT Al-Kahfi Kabupaten Pasaman Barat yang telah berjalan sejak 2017 belum pernah di adakan evaluasi, oleh sebab itu perlu diadakan evaluasi demi mengetahui informasi yang baik dan tepat dalam memberikan tindak lanjut/ perbaikan pada program dimasa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan Metode kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan model evaluasi Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Populasi penelitian ini berjumlah 215 yang terdiri 102 orang siswa, 102 orang tua/wali siswa yang mengikuti Program Tahfidzul Qur’an dan pemegang kebijakan (Kepala (SMPIT) Alkahfi Kabupaten Pasaman Barat, Wakil Kepala kesiswaan, Wakil Kepala kurikulum dan Pembina tahfidzul Qur’an) 11 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah jenis Probability Sampling berupa Simple Random Sampling (sampel acak sederhana), jumlah Sampel penelitian ini adalah sebanyak 153 orang yang terdiri dari siswa 71 orang, orang tua siswa 71, 11 orang pemegang kebijakan yaitu 1 orang kepala, 2 orang waka dan 8 orang Pembina tahfidz. Sumber Data dalam penelitian ini adalah Kepala SMPIT Al-Kahfi Kabupaten Pasaman Barat, waka kesiswaan, waka kurikulum, pembina program, peserta didik, dan orangtua/wali. Teknik yang dipakai dalam Pengambilan data diperoleh adalah dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa evaluasi program tahfidzul Qur’an ditinjau dari CIPP dikatakan sangat baik dengan hasil rata-rata 4,44. Adapun rincian hasil penelitian perkomponen yaitu, komponen konteks memiliki rata-rata 4,39, angka ini berada pada kategori sangat baik. Komponen evaluasi input yang menunjukkan hasil rata-rata 4,57, angka ini berada pada kategori sangat baik. Komponen evaluasi proses memiliki rata-rata 4,29 yang berada pada kategori sangat baik, dan Komponen produk memiliki rata-rata 4,51 yang berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa program tahfidzul Qur’an dapat dilanjutkan pelaksanaannya dengan perbaikan pada beberapa bagian dalam komponen konteks, input, proses, dan produk. Saran juga diberikan penulis kepada pihak sekolah guna untuk memperbaiki komponen yang mendapatkan hasil minimal.

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail