2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salma Adilah 20124050, Tesis “ EVALUASI PROGRAM MABIT BERBASIS MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT) DI MA’HAD TAHFIZHUL QUR’AN IBNU KATSIR BUKITTINGGI” Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan Program MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) di Ma’had Tahfizhul Qur’an Ibnu Katsir Bukittinggi dengan menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Program MABIT merupakan salah satu program pembinaan keislaman yang dirancang untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, karakter, kedisiplinan, serta kemampuan ibadah santri. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat ketercapaian tujuan program serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model CIPP yang dikembangkan oleh Stufflebeam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala ma’had, Pembina Program musrif atau Ustadzah, dan santri. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, Program MABIT memiliki dasar kebutuhan yang kuat dan relevan dengan visi, misi, serta tujuan pendidikan Ma’had Tahfizhul Qur’an Ibnu Katsir Bukittinggi. Pada aspek input, sumber daya manusia, kurikulum, sarana-prasarana, serta dukungan lembaga telah tersedia dengan cukup baik meskipun masih terdapat beberapa keterbatasan fasilitas pendukung. Pada aspek process, pelaksanaan program berjalan sesuai jadwal dan prosedur yang telah ditetapkan, namun masih ditemukan beberapa kendala seperti tingkat partisipasi santri yang bervariasi dan keterbatasan waktu pelaksanaan kegiatan tertentu. Pada aspek product, program memberikan dampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, kualitas ibadah, pemahaman keislaman, karakter religius. Secara keseluruhan, Program MABIT dinilai berjalan dengan baik dan layak untuk dipertahankan serta dikembangkan melalui peningkatan fasilitas, penguatan sistem evaluasi, dan optimalisasi pembinaan santri.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Manajemen Extrakurikuler Tahfiz Al-Qur’an Dalam Meningkatkan Prestasi Hafalan Siswa”, ditulis oleh Salma Adilah 2120319, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh bagaimana manajemen extrakulikuler tahfiz Al-Qur’an di SMP Negeri 2 Bukittinggi, secara teori SMP terkait dengan persoalah tahfiz Al-Qur’an pada umumnya tidak diatur secara khusus, biasanya yang terkait dibidang tahfiz ini anak pesantren, sekolah agama (Mts) dan tapi kenyataan di SMP Negeri 2 Bukittinggi mempunyai banyak hafalannya. proses manajemen yang baik sangat dibutuhkan dalam kegiatan extrakulikuler tahfiz Al-Qur’an di SMP Negeri 2 Bukittinggi agar dapat meningkatnya prestasi hafalan. Adapun fokus penelitian ini terkait dengan (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan suatu keadaan atau peristiwa yang terjadi di lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tekni analisis data menggunakan teknik observasi data, penyaji dan data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan trigulasi sumber dan trigulasi waktu. Informan dalam penelitian ini adalah ketua pengurus inti sebagai informan kunci, dan informan pendukung adalah pengurus inti tahfiz Al-Qur’an dan siswa SMP Negeri 2 Bukittinggi. Adapun objek dalam penelitian ini yaitu siswa/siswi yang mengikuti extrakulikuler tahfiz Al-Qur’an. Hasil penelitian yaitu: pertama, Planning (perencanaan), fungsi fungsi perencanaan berorientasi pada perencanaan berbasis tujuan. Kedua organizing (pengorganisasian) : 1), Pembagian tugas dan pekerjaan para pengurus berdasarkan pendekatan departemen menurut fungsi. 2), teori addisional pengorganisasian yang yang digunakan adalah teori sistem. 3), tahapan pemilihan dan penetapan pengurus menerapkan sistem secara musyawarah mufakat (proses membahas persoalan secara bersama demi mencapai kesepakatan bersama). Ketiga, actuacting (pelaksanaan) yaitu 1), teori gaya kepemimpinan yakni teori supportif. 2), sifat dan tipe kepemimpinan yang digunakan tipe missionaris (penugasan kepemimpinan). 3), metode menghafal. Keempat, controlling (pengawasan) menggunakan jenis pengawasan berdasarkan evaluasi. Kata kunci: Manajemen, Extrakurukuler, Tahfiz Al-Qur’an, Prestasi.