Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Ninik Mamak
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN NINIK MAMAK DALAM PENYELESAIAN KDRT DI NAGARI DUKU UTARA PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul Peran Ninik Mamak Dalam Penyelesaian KDRT di Nagari Duku Utara Perspektif Hukum Keluarga Islam. Yang ditulis oleh Cilmardani, NIM 1121061, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Asy-Syakhshiyyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026 M/1447 H. Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa masyarakat Nagari Duku Utara masih lebih memilih jalur non-litigasi melalui peranan ninik mamak dalam mengupayakan penyelesaian perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dibandingkan melalui lembaga hukum formal, yang sesuai dengan prinsip dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Hal ini menarik untuk dikaji karena KDRT merupakan tindak pidana, namun masyarakat Nagari Duku Utara masih mengutamakan peran Ninik Mamak sebagai mediator utama. Studi ini diupayakan untuk menganalisis peran Ninik Mamak dalam penyelesaian KDRT di Nagari Duku Utara serta meninjau kesesuaian teknik tersebut dengan Hukum Keluarga Islam. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis penelitian lapangan (field research). Sumber data primer diperoleh dengan teknik wawancara terstruktur dan mendalam (in-depth interview) dengan empat orang Ninik Mamak dari masing-masing suku yang ada di Nagari Duku Utara (Suku Tanjung, Caniago, Jambak, dan Malayu), Wali Nagari, Sekretaris Nagari, masyarakat lokal. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, skripsi serta dokumen hukum terkait seperti Kompilasi Hukum Islam KHI, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian membuktikan bahwa teknik Ninik Mamak dalam penyelesaian KDRT di Nagari Duku Utara dilakukan dengan beberapa proses: pertama, Pemanggilan para pihak di rumah istri setelah menerima laporan. Kedua, Meminta keterangan secara bergantian kepada suami dan istri. Ketiga, Memberikan nasihat dan bimbingan. Keempat, Mengupayakan penyelesaian konflik melalui mekanisme mediasi kekeluargaan yang melibatkan pihak keluarga kedua belah pihak, dan Kelima, Membuat surat perjanjian damai sebagai komitmen bersama. Dari sudut pandang Hukum Keluarga Islam, teknik yang dipakai Ninik Mamak ternyata sesuai dengan ajaran Islam. Ninik Mamak berperan seperti hakam QS. An-Nisa: 35. Musyawarah yang dipakai sejalan dengan QS. Asy-Syura: 38. Nasihat yang diberikan sesuai QS. Al-'Ashr: 3. Surat perjanjian juga sejalan dengan QS. Al-Maidah: 1. Teknik yang digunakan oleh Ninik Mamak ini juga sejalan dengan KHI, UU Perkawinan, dan aturan mediasi di Pengadilan Agama. Meskipun angka perceraian di Pengadilan Agama Painan tergolong tinggi, hasil penelitian menunjukkan bahwa Ninik Mamak tetap berperan dalam penyelesaian KDRT.

10 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Tradisi Duduak Ninik Mamak Tujuah Suduik Dalam Pra Walimah di Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Menurut Konsep Maslahah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Tradisi Duduak Ninik Mamak Tujuah Suduik Dalam Pra Walimah di Nagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya Menurut Konsep Maslahah”. Yang disusun oleh Wardatul Aini, NIM 1122007, Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al Syakhsiyyah) Fakultas Syari’ah Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masih berlakunya praktek adat Tradisi Duduak Ninik Mamak tujuah Suduik Dinagari Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya, praktek tersebut merajuk pada proses musyawarah adat yang melibatkan tujuh pemangku kepentingan utama atau perwakilan dari tujuh suku yang ada di Nagari Sungai Rumbai. Pemangku adat (ampek jini limo sajinjiang) yang ada di Nagari Sungai Rumbai. bagi pasangan yang telah melaksanakan akad nikah di Nagari Sungai Rumbai wajib bagi mereka untuk melakukan tradisi, upacara adat atau tradisi ini sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bahwasannya Anak Kamanakan (Mempelai pria dan mempelai wanita) telah melaksanakan akad nikah ditempat yang telah di tentukan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan juga metode deskriptif. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan Ninik Mamak, Bundo Kandung dan Masyarakat. Sumber data sekunder diperoleh dari buku jurnal, dan peraturan yang berlaku disebuah daerah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan secara pemaran fenomena dengan mengolah dan menganalisis data yang diperoleh dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, praktek Tradisi Duduak Ninik Mamak Tujuah Suduik masih terus dilakukan oleh masyarakat sekitar, namun sebagian masyarakat juga ada yang enggan dan menolak untuk melakukan Tradisi Duduak Ninik Mamak Tujuah Suduik. Faktor penyebab utamanya diantaranya ekonomi, Bagi sebagian keluarga, terutama yang berada dalam kondisi ekonomi menengah ke bawah, tuntutan untuk menyelenggarakan prosesi adat ini dinilai cukup berat. Menjamu perwakilan dari Tujuah Suduik beserta rombongan kaumnya memerlukan persiapan logistik yang tidak sedikit. Mulai dari penyediaan kain adat, isi carano, hingga hidangan untuk makan bajamba dengan standar hidangan adat yang cukup mahal. Ada kekhawatiran bahwa esensi pernikahan yang krusial (akad nikah) menjadi terbebani oleh biaya resepsi adat sesudahnya. Kedua, jika ditinjau menurut Maslahah, Analisis terhadap tradisi Duduak Ninik Mamak Tujuah Suduik yang dilaksanakan pasca-akad nikah di Nagari Sungai Rumbai menunjukkan adanya keselarasan yang kuat dengan konsep maslahah (kemaslahatan).

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Fungsi Ninik Mamak Sebagai Pendidik Akhlak Bagi Kemenakan Di Jorong Bigau Kenagarian Baruah Gunuang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Fungsi Ninik Mamak Sebagai Pendidik Akhlak Bagi Kemenakan Di Jorong Bigau Kenagarian Baruah Gunuang Kec Bukit Barisan” yang ditulis Alvizaturrahma (NIM: 2122186), Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026M/ 1448 H. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya fungsi ninik mamak dalam masyarakat Minangkabau sebagai pemimpin adat yang memiliki tanggung jawab dalam membimbing dan mendidik kemenakan, khususnya dalam pembinaan akhlak. Namun, perkembangan zaman dan perubahan sosial menyebabkan fungsi tersebut menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaannya Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif. Informan penelitian terdiri dari ninik mamak, kemenakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi ninik mamak sebagai pendidik akhlak dilakukan melalui pemberian nasihat, keteladanan, pengawasan, dan pembinaan terhadap kemenakan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ninik mamak masih menjalankan fungsinya sebagai pendidik akhlak bagi kemenakan sesuai dengan nilai-nilai adat Minangkabau dan ajaran Islam, meskipun menghadapi berbagai tantangan di era modern.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi ninik mamak dalam membimbing akhlak pergaulan anak kemenan di kampung batu putiah kamang mudia kecamatan kamang magek

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul Strategi Ninik Mamak dalam Membina Akhlak Pergaulan Anak Kemenakan Putus Sekolah di Kampung Batu Putiah Kamang Mudiak Kecamatan Kamang Magek, di tulis oleh Diyana Nur Aini 2121264 program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. 2025 Penulisan ini dilatar belakangi oleh fenomena moralitas yang semakin menurun di tengah masyarakat, khususnya di kalangan anak kemenakan yang putus sekolah. Fenomena tersebut tampak dari perilaku seperti berkata kasar, merokok, berkumpul hingga larut malam, serta kurangnya rasa hormat kepada orang yang lebih tua. Dalam adat Minangkabau, Ninik Mamak memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing anak kemenakan, tidak hanya dalam urusan adat, tetapi juga dalam pembinaan akhlak agar sejalan dengan nilai-nilai agama dan norma sosial yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi Ninik Mamak dalam membina akhlak pergaulan anak kemenakan yang putus sekolah di Kampung Batu Putiah Kamang Mudiak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan motode deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi tiga orang Ninik Mamak, tiga orang anak kemenakan, dan tiga orang tua dari anak kemenakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ninik Mamak menggunakan lima strategi utama dalam membina akhlak pergaulan anak kemenakan, yaitu, (1) Strategi Nasehat yang disampaikan secara pribadi dan kolektif dengan pendekatan kekeluargaan; (2) Strategi Musyawarah untuk menyelesaikan masalah sosial dan memperkuat hubungan antar generasi; (3) Strategi Pendidikan Agama yang menanamkan nilai iman, sopan santun, dan tanggung jawab; (4) Strategi Pengawasan dan Sanksi Adat yang bersifat mendidik untuk menumbuhkan kesadaran moral; dan (5) Strategi Pembiasaan agar nilai-nilai akhlak menjadi perilaku sehari- hari. Kesimpulannya, peran Ninik Mamak sangat penting dalam membina dan memperbaiki akhlak pergaulan anak kemenakan yang putus sekolah. Melalui penerapan strategi tersebut, Ninik Mamak berhasil menjadi figur panutan dan pengarahan moral yang berlandasan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Judi Online Dalam Perspektif Ninik Mamak dan Ulama Kampung Air Panjang, Kabupaten Pasaman

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Judi Online Dalam Perspektif Ninik Mamak dan Ulama Kampung Air Panjang”, yang ditulis oleh Sinta Angraini 1421014, Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini dilatarbelakangi oleh praktek judi online yang marak terjadi di Kampung Air Panjang. Pelakunya terus bertambah dari waktu ke waktu, baik kalangan remaja, dewasa maupun orang-orang yang sudah berkeluarga. Praktik judi online yang semakin marak ini membuat masyarakat Kampung Air Panjang menjadi resah, karena sudah memberikan dampak negatif terhadap masyarakat. Banyaknya pencurian yang terjadi yang disinyalir dilakukan oleh para pelaku judi online, bahkan sudah ada suami istri yang bercerai karena suaminya candu dengan judi online sehingga membuat perhatiannya kepada keluarga menjadi berkurang. Berdasarkan latar belakang ini, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, Bagaimana praktek judi online di Kampung Air Panjang? Bagaimana pandangan ninik mamak dan ulama Kampung Air Panjang tentang praktek judi online di Kampung Air Panjang?. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) yang dilaksanakan di Kampung Air Panjang, Jorong Kuamang, Nagari Panti Timur. Kabupaten Pasaman. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara dengan ninik mamak, ulama dan masayarakat Kampung Air Panjang. Sedangkan data sekundernya adalah artikel, jurnal, buku dan tulisan yang berkaitan gengan materi yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktek judi online di Kampung Air Panjang sudah sangat meresahkan masyarakat, khususnya permainan scater (domino). Masyarakat yang banyak terjebak dalam judi online ini merupakan anak-anak remaja, walaupun ada juga yang berasal dari kalangan dewasa, atau bahkan yang sudah berumah tangga. Waktu yang mereka gunakan untuk bermain judi online ini adalah dimalam hari sampai tengah malam, atau bahkan sampai subuh, hal ini dikarenakan waktu-waktu tersebut mereka bisa bermain judi online dengan tenang tanpa gangguan. Maraknya judi online ini sudah berdampak terhadap sektor ekonomi, karena mereka sudah tidak produktif lagi bekerja disiang hari, selain itu juga berdampak terhadap kehidupan keluarga, kesehatan, hubungan sosial dan meningkatnya angka kriminal dalam bentuk pencurian. Ninik mamak dan ulama Kampung Air Panjang memiliki pandangan bahwa judi online adalah perbuatan terlarang, baik ditinjau dari segi agama maupun segi adat. Oleh karena itu, tindakan yang diambil oleh ninik mamak dan ulama Kampung Air Panjang adalah dengan memberikan dan menetapkan sanksi bagi pemain judi online di Kampung Air Panjang. yaitu, ninik mamak dan ulama tidak akan peduli dan tidak akan mengurus apapun yang terjadi pada pelaku dan keluarganya, yang dalam istilah adat dikenal dengan “kok Imbaunyo ndak disauti, kok japuiknyo ndak didatangi.”

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kebijakan Ninik Mamak dalam Menjatuhkan Sanksi Adat Atas Perkawinan Sesuku di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jurnal ini dilatar belakangi pada kebijakan Ninik Mamak dalam menjatuhkan sanksi adat atas perkawinan sesuku di Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar. Perkawinan sesuku merupakan pelanggaran terhadap adat yang berlaku di desa ini, meskipun tidak bertentangan dengan hukum agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan sesuku dan untuk memahami bagaimana kebijakan Ninik Mamak dalam menegakkan sanksi adat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif dengan berbagai informan, termasuk pelaku perkawinan sesuku, keluarga mereka, dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan sesuku disebabkan oleh beberapa faktor seperti kehamilan pra-nikah dan hubungan cinta yang kuat. Kebijakan Ninik Mamak dalam menjatuhkan sanksi adat bertujuan untuk mempertahankan integritas adat dan struktur sosial masyarakat. Sanksi yang diberikan berupa denda dalam bentuk 40 omeh atau setara dengan satu ekor kambing. Proses penjatuhan sanksi dilakukan melalui musyawarah antara Ninik Mamak, alim ulama, dan pemerintahan desa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika sosial dan kultural dalam masyarakat adat serta peran penting Ninik Mamak dalam menegakkan norma-norma adat.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Persepsi Niniak Mamak Terhadap Perilaku Calon Pengantin Pasca Maanta Tando (Studi Kasus Nagari Sungai Cubadak Kecamatan Baso)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku calon pengantin setelah maantaan tando pada zaman sekarang sangatlah bebas. Terjadinya hal seperti semacam ini didukung dengan banyaknya masyarakat yang beranggapan bahwa ketika seorang wanita jika sudah dipinang oleh seorang pria akan terjamin bahwa keduanya akan menjadi sepasang suami isteri, sehingga banyak orang tua yang membiarkan anaknya berdua- duaan dengan calon pasangannya tanpa didampingi mahramnya. Hal ini menjadikan, maantaan tando atau peminangan yang semestinya menjadi proses berkenalan disalah gunakan oleh calon pengantin untuk berkhalwat bahkan tidak menutup kemungkinan terjadi nya perbuatan zina. Hal ini dapat terjadi tidak terkecuali di masyarakat Nagari Sungai Cubadak pada saat masa peminangan, dimana banyak pasangan yang telah melangsungkan acara ma antaan tando atau dalam bahasa lainnya peminangan melakukan hal yang lebih dari sekadar saling mengenal sifat dan karakter. Skripsi ini menjawab pertanyaan yang dituangkan dalam dua rumusan masalah : bagaimana persepsi masyarakat dan niniak mamak terhadap perilaku calon pengantin pasca maanta tando di Nagari Sungai Cubadak Kecamatan Baso dan tinjauan menurut hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Data penelitian diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi. Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan pola pikir induktif. Kemudian dari penelitian ini mengungkapkan bahwa terjadinya pergaulan calon pengantin pasca peminangan jika ditinjau dari hukum Islam hubungan antara pria dan wanita yang bukan mahram diatur dengan ketat. Bahkan, berbicara berduaan atau melihat satu sama lain tanpa alasan yang jelas dilarang. Syariat Islam memperbolehkan melihat wanita terpinang dalam keadaan darurat, tetapi segala bentuk yang dapat menimbulkan kerusakan atau bencana dilarang. Oleh karena itu, dilarang melihat wanita terpinang di tempat sepi tanpa didampingi oleh keluarga (mahram). Sedangkan menurut pandangan datuak dan niniak mamak terhadap pergaulan calon pengantin setelah pertunangan menimbulkan satu kesepakatan bahwa, Sebagai masyarakat Minangkabau yang beradat yang memiliki simboyan hidup "Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabbullah", hal tersebut lah yang seharusnya nya yang menjadi pedoman pirilaku masyarakat Minangkabau oleh karena itu setiap perilaku yang akan menyebabkan pertentangan dengan syariat Islam sebaiknya. Selanjutnya Niniak mamak atau datuak juga menyatakan bahwa sebagai masyarakat Minangkabau yang matrineal tentu terkait perilaku wanita juga di atur juga dalam sumbang nan duo baleh hal ini di buat untuk mengatur perilaku dan tingkah laku wanita tak terkecuali wanita yang baru ma antaan tando atau maminang ini.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

strategi komunikasi ninik mamak kepada anak kemenakan (studi kasus larangan pelaksanaan orgen tunggal di Nagari Lubuk Malako Kabupaten Solok Selatan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini atas nama ALI AFDAL, NIM 4318018 yang berjudul “STRATEGI KOMUNIKASI NINIK MAMAK KEPADA ANAK KEMANAKAN "(Studi Kasus Larangan Pelaksanaan Orgen Tunggal Di Nagari Lubuk Malako Kabupaten Solok Selatan)”, pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2022. Pertunjukan orgen tunggal merupakan hiburan musik yang digemari dan diminati oleh masyarakat di Minangkabau. Pertunjukan orgen tunggal ini tentu akan mengundang banyak orang dalam menyaksikannya, tidak hanya orang dewasa terlebih anak-anak dibawah umur juga ikut serta menyaksikan pertunjukan panggung ini. Kehadiran orgen tunggal di Sumatera Barat memiliki beragam penilaian dan pandangan yang berbeda dari masayarakatnya, seperti pertunjukan Orgen Tunggal yang digelar di Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan Kabupaten Solok Selatan. Peneliti menemukan adanya perbedaan pandangan dari Ninik Mamak Nagari Lubuk Malako dengan Ninik Mamak nagari lainnya. Ninik mamak di Nagari Lubuk Malako menetapkan peraturan adanya larangan pelaksanaan orgen tunggal pada malam hari karena hal ini banyak menimbulkan efek negatif bagi anak kemenakan, sehingga anak kemanakan banyak melakukan penyimpangan. Dilatarbelakangi permasalahan di atas menjadi ketertarikan tersendiri bagi peneliti untuk mengkaji bagiamana Strategi Komunikasi Ninik Mamak Kepada Anak Kemanakan (studi kasus orgen tunggal di Nagari Lubuk Malako Kabupaten Solok Selatan)” Model penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan Metode pengumpulan data yaitu observasi dengan cara peneliti melihat langsung kegiatan dilapangan, Wawancara dengan menunjuk beberapa narasumber yang diperlukan dalam pengumpulan data, dokumentasi berbentuk berkas/data yang didapatkan dari kantor Wali Nagari Lubuk Malako. Hasil penelitian menunjukan bahwa startegi Komunikasi Ninik Mamak Kepada Anak Kemenakan (Studi kasus Larangan Pelaksanaan Orgen Tunggal di Nagari Lubuk Malako Kabupaten Solok Selatan) dapat dibuktikan dengan suksesnya Ninik Mamak menetapkan aturan tidak adanya orgen tunggal dalam acara pernikahan anak kemenakan pada malam hari. Kebiasaan Ninik Mamak mengajak dan mengumpulkan anak kemenakan di Rumah Gadang pada hari raya Idhul Fitri dengan tujuan untuk mempererat silaturahmi antara Ninik Mamak dengan anak kemenakan, strategi yang dilakukan pertama menetapkan komunikator sebagai narasumber untuk menyampaikan informasi kepada anak kemenakan, kedua memilih media komunikasi untuk menyampaikan informasi atau isi pesan kepada anak kemenakan, dan terakhir yaitu mengenali sasaran kepada siapa informasi atau pesan ini akan disampaikan. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Ninik Mamak, Orgen Tunggal

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Ninik Mamak Dalam Membimbing Perilaku Remaja Putus Sekolah Di Jorong Durian Kamang Mudiak Kecamatan Kamang Magek

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FITRIA WILDA HAYATI, NIM 2615179 : “ Peran Ninik Mamak Dalam Membimbing Perilaku Remaja Putus Sekolah Di Jorong Durian Kamang Mudiak Kecamatan Kamang Magek”. Program Studi Bimbingan dan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri ( UIN ) SJECH M. DJAMIL DJAMBEK Bukittinggi 2022. Perilaku adalah serangkaian tindakan yang di buat individu, organisme, sistem, atau entitas buatan dalam hubungannya dengan dirinya sendiri atau lingkungannya yang mencakup sistem atau organisme lain di sekitarnyaserta lingkungan fisik. Pembentukan kepribadian yang pertama kali terbentuk dari pengaruh lingkungan keluarga sebagai lembaga pertama pembentukan kepribadian seorang anak, setelah anak beranjak dari masa anak-anak ke masa dewasa, yakni masa remaja. Niniak Mamak merupakan salah satu tokoh yang berperan serta memiliki tugas dalam membina kepribadian remaja yang telah terbentuk sebelumnya dengan cara membimbig dan mengarahkan dari segi kognit6if maupun efektif dan motorik ramaja. Banyaknya remaja putus sekolah di Jorong Durian Kamang Mudiak yang putus sekolah, duduk – duduk di kedai atau simpang jalan hingga larut malam, remaja yang masih sekolah pun mengikuti kegiatan remaja putus sekolah tersebut seperti mengabaikan ibadah sholat wajib, berkata – kata kotor, merokok, kurang sopan santun kepada orang yang lebih tua. Hal tersebut menyebabkan kurang komunikasinya remaja putus sekolah kepada keluarga maupun Ninik Mamak dan remaja yang putus sekolah pengangguran sering mengganggu kenyamanan warga dengan bunyi motor yang tidak standart. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif yaitu prosedur penelitian yang diambil dari data deskriptif berupa kata kata tertulis atau lisan dari orang yang berprilaku yang dapat diamati. Informasi kuncinya adalah mamak kandung dari remaja putus sekolah ini. Sedangkan informasi pendukungnya yaitu orang tua dari remaja putus sekolah, serta remaja putus sekolah itu sendiri dengan alasan informan tersebut memiliki peranan yaitu sangat penting terhadap pembinaan kelengkapan data. Pemilihan informasi menggunakan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan wawancara. Setelah data terkumpul, penulis melakukan proses penganalisaan data menggunakan analisa deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa ninik mamak telah memiliki peranan dalam membina kepribadian remaja di Jorong Durian Kamang Mudiak, namun semua peranan berupa tugas dan tanggung jawab dari ninik mamak masih perlu pembenahan untuk mengendalikan perilaku remaja supaya dapat mengembangkan kegiatan posotif yang di lakukan oleh remaja putus sekolah tersebut. Kata Kunci : Perilaku, Remaja Putus Sekolah, Ninik Mamak

5 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Tinjauan Hukum Islam Terhadap Uang Masuk Ninik Mamak Dalam Pernikahan di Nagari Sungai Aua

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Uang Masuk Ninik Mamak dalam Pernikahan di Nagari Sungai Aur”, yang ditulis oleh Hilyati, NIM 1118112, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri IAIN Bukittinggi. Maksut judul ini adalah perkawinan di masyarakat yang terjadi di Nagari Sungai Aur sebelum pernikahan harus melakukan tahap-tahap salah satunya melakukan masuk ninik mamak yaitu harus membayar uang masuk Ninik Mamak. Tahap ini merupakan biaya yang harus dibayar oleh pihak calon pengantin laki-laki untuk diberikan kepada Ninik Mamak yang digunakan untuk memperoleh izin sebelum melakukan pernikahan. Motivasi penulis dalam membahas judul ini adalah bahwa penulis ingin mengetahui lebih lanjut tentang Bagaimana Tradisi Pemberian Uang Masuk Ninik Mamak tersebut, serta juga ingin mengetahui tentang Tinjauan Hukum Islam Terhadap Uang Masuk Ninik Mamak dalam pernikahan di Nagari Sungai Aur. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian lapangan atau disebut juga dengan penelitian Kualitatif, penelitian yang dimaksut untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek. Objek penelitian ini adalah masyarakat Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Jorong Sungai Aur. Pengumpulan data yang digunakan melalui Wawancara, Dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada Ninik Mamak dan beberapa Masyarakat Jorong Sungai Aur. Dari hasi penelitian dapat disimpulkan bahwa Uang Masuk Ninik Mamak Dalam Pernikahan di Nagari Sungai Aur adalah calon pengantin laki-laki akan memberikan uang kepada Ninik Mamak dengan jumlah yang telah ditentukan sebelum melakukan pernikahan sebagai pertanda bahwa mereka sudah memasuki wilayah tersebut. Dalam Al-Qur’an dan Hadist tidak ada menjelaskan tentang uang masuk ninik mamak dalam pernikahan, uang masuk ninik mamak merupakan kebiasaan yang telah terjadi di Masyarakat yang di dalam fiqih dikenal dengan ‘urf tetapi Islam tidak menyampikan suatu tradisi selama tidak bertentangan dengan hukum Islam.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Ninik Mamak dalam Mengatasi Kenakalan Remaja di Jorong Rumbai, Nagari Muara Tais, Kecamaataan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman.

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi Tina Daniati Nim : 4617.045. dengan judul penelitian “Peran Ninik Mamak Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Di Jorong Rumbai Nagari Muara Tais Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Kota Bukittinggi dibawah bimbingan Bapak Noor Fadli Marh M,Ag. Kenakalan remaja bukan hal yang baru lagi dalam kehidupan masyarakat, kenakalan remaja sudah banyak dilakukan di Jorong Rumbai seperti mabuk-mabukan, pergaulan bebas, narkoba, berjudi dan main domini. Dalam hal ini Ninik mamak sangat berperan untuk membimbing anak dan kemenakanya agar tidak melakukan perbuatan yang menyimpang, memberi arahan dan teguran kepada anak kemenakanya dan perlu pengawasan dari orang tua untuk mengajarkan anaknya agar tidak melakukan perbuatan menyimpang serta tokoh adat dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Ninik Mamak Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja Di Jorong Rumbai Nagari Muara Tais Kecamatan Mapat Tunggul Kabupaten Pasaman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan informasi yang diperoleh dari hasil wawancara dan observasi serta dokumentasi yang dianggap penting. Dalam mengumpulkan data penelitiaan, informan yang digunakan sebanyak 6 informan dengan 2 informan kunci yang merupakan Ninik Mamak dan Remaja dan informan pendukung yang merupakan remaja yang berada dinagari pintu padang. Hasil dari penelitian yang dilakukan Ninik mamak memiliki 4 peran seperti: 1) peran ninik mamak sebagai masyarakat, 2) peran ninik mamak dalam keluarga, 3) peran ninik mamak dalam adat, 4) peran ninik mamak dalam mengatasi kenakalan remaja. . Kata Kunci : Ninik Mamak Dan Remaja.

7 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Ninik Mamak dalam Mengantisipasi Tindak Pidana Narkotika di Kalangan Remaja di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: Peran Ninik Mamak Dalam Mengantisipasi Tindak Pidana Narkotika Di Kalangan Remaja Kecamatan 2x11 Enam Lingkung. Skripsi ini ditulis oleh RAHMI YETTI, NIM 1418.057, Program Studi Hukum Pidana Islam, Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negri (IAIN) Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanaya remaja yang mememaki narkoba atau yang mencandu terhadap narkoba. Dengan mengukur bagaimana peran ninik dalam mamak mengantisipasi tindak pidana narkotika. Latar belakang masalah dalam skripsi ini adalah banyaknya remaja yang memakai narkoba di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung dikarenakan pergaulan remaja yang tidak dibatasi oleh kedua orang tuanya, karena orang tua tersebut tidak bersekolah bisa disebut dengan orang awam yang tidak mengerti dengan narkotika. Sedangkan di kalangan kelangan remaja di Kecamatn 2x11 Enam Lingkung itu sudah dijaga oleh ninik mamak dengan tugas dan fungsinya yang seharusnya dapat menyelamatkan anak kemenakannya dari pengaruh narkoba tersebut. Jenis penelitian atau pendekatan yang digunakan adalah kualitatif yaitu suatu pendekatan yang berguna untuk mempelajari fenomena sosial dengan tujuan menjelaskan dan menganalisa perilaku manusia dan kelompok dari sudut pandang yang sebagaimana objek yang diteliti. Sumber Data primer yaitu data yang diperoleh seseorang peneliti langsung dari objeknya melalui observasi dan wawancara. Data tersebut diperoleh dari ninik mamak Kecamatan 2x11 Enam Lingkung.Sumber data sekunder yaitu data yang penulis dapatkan dari bahan-bahan perpustakaan yang berfungsi sebagai bahan pelengkap data primer yaitu berhubungan dengan mesalah yang dibahas. Setelah data terkumpul, penuis menganalisa dalam bentuk deskriptif dimana penulis akan menjelaskan bagaimana peran ninik mamak dalam mengantisipasi narkotika di kalangan remaja di kecamatan 2x11 Enam lingkung. Berdasarkan hasil penelitian dapat di kemungkakan bahwa ninik mamak di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung sudah melakukan perannya dengan baik dan Peran Ninik mamak di Kecamatan 2X11 Enam Lingkung sudah efektif dan sudah berjalan dengan baik dalam mengantisipasi Tidak Pidana Narkoba di Kalangan Remaja. Karena ninik mamak di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung mengetahui tanggung jawabnya terhadap kemenakan. Faktor yang menyebabkan Kenakalan Remaja di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung merupakan pengaruh dari luar lingkungang(pergaulan bebas) sebagaimana dibuktikan dalam analisis data di atas bahwa 100% pengaruh dari luar lingkungan yang sangat mempengaruhi para remaja di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung.

5 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Upaya NINIk Mamak menanggulangi Kenakalan Anak Kemenakan di Jorong II Koto Panjang Nagari Langsat Kadap Kec.Rao Selatan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini atas nama ADILMAN NIM 2114.119 pada jurusan Pendidikan Agama Islam dengan judul “Upaya Ninik mamak Kaum Dalam Menanggulangi Kenakalan Anak Kemenakan Di Jorong II Koto Panjang, Kabupaten Pasaman” Latar belakang penulis mengangkat judul ini Dimana di jorong ini remaja berperilaku negatif yang jauh dari tuntutan ajaran agama Islam, perilaku tersebut dapat dilihat dari perilaku mereka sehari-hari seperti lebih suka duduk di pinggir jalan sambil bermain gitar, minuman keras serta berjudi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan Ninik mamak mengatasi kenakalan remaja di jorong II koto panjang. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, informan terdiri dari informan kunci dan informan pendukung, informan kunci dalam penilitian ini adalah Ninik mamak jorong II koto panjang, informan pendukung dalam penelitian ini adalah remaja jorong II koto panjang. Penelitian disini menggunakan instrument penelitian berupa wawncara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ninik mamak telah melaksanakan upayanya dalam membina akhlak kemenakan di jorong II Koto Panjang. Namun upaya yang dilakukan ninik mamakmasih belum maksimal seperti perlu peningkatan lagi terhadap kemanakanseperti untuk mengadakan pertemuan untuk mengkaji adat, agama, dan pemerintahan dengan anak kemenakan, mendidik untuk menjadi pewaris adat. Karena masih ada ninik mamak yang belum menjalankan perannya tersebut. Untuk kesempurnaan upaya tugas dan kewajiban memelihara anak kemenakan, ninik mamak memiliki tugas-tugas pokok diantaranya, Mengetahui jumlah anggota kaum dalam hal ini Ninik mamak harus mengetahui secara detail tentang jumlah anggota kaum. Jumlah laki-laki dan perempuan, pendidikannya, ekonominya, yang dikampungdan yang dirantau. Menjaga dan mengawasi anak kemenakan artinya Seorang ninik mamak berkewajiban menjaga dan mengawasi anak kemenakan dalam menunaikan tugas terhadap agama, adat, dan pemerintah. Berdasarkan wawancara dan observasi penulis lakukan, kewajiban tersebut semua ninik mamak yang memberi jawaban yang sama yaitu Ikut memikirkan dan memecahkan masalah serta kesulitan yang di hadapi anak kemenakanNinik mamak harus mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak kemenakan dan membantu kesulitan yang dihadapi. Apapun permasalahan kemenakan mamak ikut andil dalam menyelesaikan serta Menyuruh berbuat baik dan menjauhi larangan yang diatur oleh agama, adat dan pemerintah. Seorang ninik mamak harus memperhatikan anak kemenakannya dalam kehidupan sehari-hari dalam bertingkah laku. Ninik mamak menyuruhkemenakan untuk mengerjakan kebaikan dan menjauhi larangan yang sesuai dengan agama, adat dan pemerintah.

4 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERANAN NINIAK MAMAK DALAM PEMBINAAN AKHLAK BERPAKAIAN ANAK KEMENAKAN DI JORONG KOTO TINGGI, KENAGARIAN MUARO PAITI, KECAMATAN KAPUR IX KAB. LIMA PULUH KOTA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul Peranan Ninik Mamak Dalam Pembinaan Akhlak Berpakaian Anak Kemenakan di Jorong Koto Tinggi, Kenagarian Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh yang disusun oleh M. Suanda Putra Setia, Nim 2114.251. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi Latar belakang penulis memilih judul ini karena maraknya pengaruh westernisasi terkait cara dan model pakaian yang mencidrai akhlak berpakayan dalam masyarakat MinangKabau yang berdasarkan agama Islam, khususnya masyarakat jorong Koto Tinggi, Kenagarian Muaro Paiti. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana peranan ninik mamak dalam pembinaan akhlak berpakayan anak kemenakan di jorong Koto Tinggi, Kenagarian Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana tindakan ninik mamak dalam membina akhlak berpakayan di jorong Koto Tinggi, Kenagarian Muaro Paiti. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reseach) yaitu penelitian yang dilakukan selama berada di lapangan dengan mengumpulkan data dan informasi langsung dari informan yang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisa model Mils dan Huberman, dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil yaitu Tindakan yang dilakukan oleh ninik mamak di jorong Koto Tinggi Kenagarian Muaro Paiti untuk membina akhlak berpakayan anak kemenakannya telah dapat dikatakan sesuai dengan ajaran adat MinangKabau, ajaran Agama Islam dan metode dalam pembianaan. Dengan metode yang digunakan. 1) Metode keteladanan, dengan memulai dari diri sendiri dan keluarga dari ninik mamak tentang bagaimana cara dan model pakaian yang di ajarkan oleh adat MinangKabau dan Agama Islam. 2) Metode Pembekalan, dengan memberikan pembekalan dan pelajaran tentang bagaimana ajaran adat MinangKabau dan Agama Islam tentang berpakaian yang baik atau akhlak berpakayan. 3) Metode Nasehat, dengan cara memberikan nasehat yang ikhlas kepada anak kemenakan yang melanggar akhlak berpakayan di jorong Koto Tinggi. 4) Metode Hukuman (Panisment), dengan memberikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar aturan baku terkait akhlak berpakayan.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail