Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

30 hasil
Subjek: pendistribusian
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penghimpunan dan Pendistribusian Dana Zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis Pengelolaan Dana Zakat Di BAZNAS Kota Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan dana zakat sebagai instrumen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kesenjangan sosial. khususnya dalam penghimpunan dan penyaluran dana zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi. Pengelolaan zakat memiliki berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu perekonomian mustahik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi yang meliputi penghimpunan dan pendistribusian dana zakat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di BAZNAS. Informan penelitian terdiri dari pengurus dan pihak terkait dalam pengelolaan zakat. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai pengelolaan dana zakat di BAZNAS Kota Bukittinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana zakat di BAZNAS telah dilaksanakan melalui kegiatan penghimpunan dan pendistribusian dana zakat sesuai dengan syariat Islam. Penyaluran zakat dilakukan dalam bentuk bantuan pendidikan, kesehatan, sosial, dan modal usaha. Namun, pengelolaan dana zakat belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala dalam penghimpunan dana, kurangnya kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, serta penyaluran zakat yang masih dominan bersifat konsumtif. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan strategi pengelolaan agar pengelolaan dana zakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENDISTRIBUSIAN BANTUAN BENCANA ALAM MENURUT PERATURAN PRESIDEN NO. 17 TAHUN 2018 DI KECAMATAN SORKAM BARAT PERSPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skrpsi ini berjudul, “Pendistribusian Bantuan Bencana Alam Menurut Peraturan Presiden No. 17 Tahun 2018 Di Kecamatan Sorkam Barat Perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah”. Yang disusun oleh Putri Lestari Simatupang, NIM 1322.044, Program Studi Hukum Tatanegara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 1448 H/2026 M. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peristiwa bencana banjir di Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah pada akhir November 2025 yang berdampak pada 3.905 jiwa dan merusak ratusan rumah warga. Dalam pelaksanaannya, proses pendistribusian bantuan logistik bencana mengalami keterlambatan yang berpotensi menghambat pemutakhiran hak-hak dasar masyarakat terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dalam Keadaan Tertentu di Kecamatan Sorkam Barat serta menganalisisnya berdasarkan perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris (yuridissosiologis) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara semiterstruktur dengan pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan masyarakat penerima bantuan, serta observasi langsung di lokasi penelitian. Data sekunder bersumber dari peraturan perundang-undangan, dokumen BPBD, serta literatur terkait. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan mengevaluasi kesesuaian implementasi kebijakan di lapangan terhadap norma hukum positif dan prinsip-prinsip Fiqh Siyasah Tanfidziyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perpres No. 17 Tahun 2018 di Kecamatan Sorkam Barat dilaksanakan secara bertahap, meliputi tahap tanggap darurat (penyaluran logistik pangan seperti beras 5 liter/rumah, mi instan, dan obat-obatan) serta tahap pemulihan/rehabilitasi (penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak ringan Rp15.000.000,-, rusak sedang Rp30.000.000,-, dan bantuan rehabilitasi Rp13.500.000,- per keluarga). Kendati demikian, terdapat keterlambatan distribusi bantuan awal yang baru terlaksana pada 28 Desember 2025 akibat kendala aksesibilitas geografis, cuaca, dan durasi pendataan. Ditinjau dari perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah, pemerintah telah berupaya menjalankan prinsip amanah dan maslahah 'ammah melalui penyaluran bantuan yang berkelanjutan. Namun, pelaksanaan kewenangan eksekutif ini belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kelemahan dalam ketepatan waktu distribusi dan keterbatasan transparansi alokasi anggaran secara menyeluruh kepada masyarakat

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kontribusi Platform Dalam Mengoptimalisasikan Pengumpulan Dan Pendistribusian Zakat Pada Kantor BAZNAS Kabupaten Pasaman

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Rahmi Zikra dengan Nim 3319096 Program Studi Strata-1 (S1) Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Dengan judul “Kontribusi Platform Digital Dalam Mengoptimalisasikan Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat di Kantor BAZNAS Kabupaten Pasaman”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemanfaatan platform digital yang sudah berkembang saat ini dalam proses pengumpulan dan pendistribusian dana zakat di kantor BAZNAS Kabupaten Pasaman sehingga partisipasi masyarakat untuk berzakat masih rendah sehingga diperlukan dukungan untuk BAZNAS Kabupaten Pasaman dalam melakukan sosialisasi dan promosi zakat kepada masyarakat melalui platform digital. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bagaimana kontribusi platform digital dalam melakukan pengelolaan dana zakat yaitu pengumpulan dan pendistribusian zakat di kantor BAZNAS Kabupaten Pasaman, serta mengetahui kendala serta peluang dalam pemanfaatan platform digital untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan kajian literatur. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengurus BAZNAS Kabupaten Pasaman, staf bagian penghimpunan dan pendistribusian zakat, serta beberapa muzakki yang memanfaatkan layanan zakat digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan platform digital memberikan kontribusi positif dalam mengoptimalkan penghimpunan dana zakat, terutama melalui kemudahan akses, efisiensi waktu, peningkatan transparansi, serta perluasan jangkauan muzakki. Digitalisasi zakat juga mendukung penerapan prinsip-prinsip syariah, seperti amanah, keadilan, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Dalam aspek pendistribusian, platform digital membantu BAZNAS dalam pendataan mustahik, perencanaan program, serta pengawasan penyaluran zakat agar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan asnaf yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, antara lain masih rendahnya literasi digital sebagian masyarakat, keterbatasan jaringan internet di wilayah tertentu, serta keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi. Di sisi lain, meningkatnya penggunaan teknologi digital di masyarakat, dukungan pemerintah, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kewajiban zakat menjadi peluang strategis bagi pengembangan pengelolaan zakat berbasis digital di masa mendatang. Selain itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur digital, serta sosialisasi yang berkelanjutan agar pengelolaan zakat berbasis digital dapat berjalan secara optimal dan selaras dengan nilai-nilai syariah.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh puro nagari panampuang kec. ampek angkek kab. agam

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Efektivitas Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat Oleh Puro Nagari Panmpuang Kec. Ampek Angkek Kab. Agam” yang ditulis oleh Jena Aulina, NIM 1120147, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena efekivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh puro Nagari Panampuang yang berdiri pada tahun 2022 belum berjalan secara optimal. Hal ini disebabkan karena kepengurusan yang masih tergolong muda, serta kesibukan para pengurus dengan urusan pribadi masing-masing, sehingga kegiatan pengumpulan dan pendistribusian zakat belum sepenuhnya aktif dan terorganisasi dengan baik. Berdasarkan hal tersebut maka penulis ingin mengetahui secara menyeluruh tentang bagimana efektifitas pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh Puro Nagari Panampuang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ketua Unit Pengumpulan Zakat Puro Nagari Panampuang, sedangkan sumber Data sekunder dalam penelitian ini adalah Wali Nagari, Ketua UPZ, Bendahara UPZ, Bamus, Muzakki, dan Masyarakat Setempat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengumpulan zakat oleh UPZ Nagari Panampuang masih tergolong rendah apabila dibandingkan dengan potensi zakat yang dimiliki oleh masyarakat nagari panampuang. Begitu pula dengan pendistribusian zakat yang belum merata sejak tahun 2022 hingga tahun 2025 masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sosialisasi, rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang kewajiban menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, banyak masyarakat yang memiih menyalurkan zakat secara langsung pepada mustahik tanpa melalui UPZ, mustahik yang belum terindifikasi secara akurat, dan minimnya trasparasi serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Menurut penulis untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat oleh Puro Nagari Panampuang diperlukan langkah strategis dan berkelanjutan seperti peningkatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kewajiban zakat, manfaat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, meningkatkan kapasitas, kompetensi dan sumber daya manusia pengelola UPZ, digitalisasi sistem UPZ agar data pengumpulan dan pendistribusian zakat transparan sehingga meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat.

4 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

TINJAUAN MAQASHID SYARI’AH TERHADAP FATWA MUI NO. 37 TAHUN 2019 TENTANG PENGAWETAN DAN PENDISTRIBUSIAN DAGING QURBAN DALAM BENTUK OLAHAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tesis ini berjudul Tinjauan Maqashid Syari’ah Terhadap Fatwa Mui No. 37 Tahun 2019 Tentang Pengawetan Dan Pendistribusian Daging Qurban Dalam Bentuk Olahan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Permasalahan pembagian dan pendistribusian daging qurban yang aturannya dikeluarkan oleh Mui pada fatwanya No 37 tahun 2019 yang menjelaskan bahwa daging qurban boleh dilakukan pengawetan dan penditribusiannya dengan bentuk olahan. Sedangkan, daging dari hasil penyembelihan hewan kurban pada dasarnya bertujuan untuk disedekahkan dalam bentuk mentah dan dinikmati di hari tersebut. Dengan Keberadaan fatwa ini menjadi penghalang bagi mereka yang berhak untuk mendapatkan daging qurban dan beresiko menghilangkan salah satu tujuan dari dilaksanakannya ibadah qurban yaitu tercapainya kebahagian bersama dengan menikmati daging qurban bersama di hari tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya mengkaji kemaslahatan yang mendasar yang digunakan oleh para ulama MUI di dalam mencentus fatwa No. 37. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan normatif. Data dikumpulkan melalui analisis terhadap Fatwa Mui No. 37 Tahun 2019, sumber hukum terkait literatur yang membahas prinsip maqashid syari’ah. Analisis dilakukan dengan pendekatan analisis-deskriptif, lalu mengaitkan kepada prinsip-prinsip maqashid syari’ah. Hasil penelitian pertama, di dalam Fatwa Nomor 37 tahun 2019 Majelis Ulama Indonesia lebih cenderung mengambil pendapat dari kitab-kitab karya mazhab Syafi’i. Dan bentuk istinbath hukum yang dijadikan pedoman oleh MUI dalam menetapkan fatwa ini yaitu metode istislahi, karena distribusi hewan kurban dalam bentuk olahan ketentuan hukumnya tidak terdapat dalam nash baik qath’i maupun dzanni, dan tidak memungkinkan mencari kaitannya dengan nash yang ada, masalah ini juga belum diputuskan dengan ijma’. Mengenai diperbolehkannya mengelola daging kurban dengan cara diolah dan diawetkan Majelis Ulama Indonesia mengambil pendapat mazhab Syafi’i yang membolehkan pendistribusian daging kurban dalam kondisi masak dengan syarat sebagian daging kurban sudah ada yang di sedekahkan kepada fakir miskin dalam bentuk mentah. Namun syarat tersebut tidak dijelaskan oleh Majelis Ulama Indonesia dalam fatwa nomor 37 tahun 2019. Adapun mengenai diperbolehkannya mendistribusikan daging kurban ke daerah di luar lokasi penyembelihan, Majelis Ulama Indonesia mengambil pendapat jumhur ulama kecuali mazhab Hanafi. Hasil penelitian kedua, dari Tinjauan Maqashid Syari’ah mengenai Pengawetan dan penundaan pendistribusian daging kurban yang dirumuskan Majelis Ulama Indonesia dalam Fatwa MUI Nomor 37 Tahun 2019 merupakan upaya dalam menjaga jiwa (hifzh an-nafs), dengan tujuan agar daging kurban yang dihasilkan dari penyelenggaraan ibadah kurban setiap tahun dapat lebih maslahah dikemudian hari. Akan tetapi jika hal tersebut dilaksanakan tanpa adanya pendistribusian kepada masyarakat, maka hal tersebut dapat merusak salah satu maqashid asy-syariah yaitu menjaga agama (hifzh ad-din).

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK OLEH BAZNAS KABUPATEN LIMA PULUH KOTA TERHADAP MASYARAKAT NAGARI GALUGUA KECAMATAN KAPUR IX

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Strategi Pendistribusian Dana Zakat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik Oleh Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota Terhadap Masyarakat Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX”, Skripsi ini ditulis oleh Sinta Meinora, Nim 3221037, Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2024/2025. Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh strategi pendistribusian dana zakat yang belum merata. Pokok permasalahan dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Upaya Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Mendistribusikan Dana Zakat Secara Merata Di Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Baznas Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Mendistribusikan Dana Zakat Secara Merata di Nagrai Galugua Kecamatan Kapur IX. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata dan pemanfaatan landasan teori agar fokus penelitian sesuai dengan fakta lapangan. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi langsung di lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian dari upaya Baznas dalam mendistribusikan dana zakat secara merata di Nagari Galugua menghadapi tantangan internal dan eksternal. Untuk internal, Baznas menghadapi keterbatasan sumber daya manusia yang bersetifikasi dan memenuhi kualifikasi sebagai Amil Zakat. Sedangkan eksternal, kondisi geografis Nagari Galugua yang terpencil dan sulit dijangkau sehingga menyulitkan akses bagai petugas Baznas. Untuk mengatasi tantangan tersebut, BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota telah mengambil beberapa langkah strategis. Secara internal, BAZNAS berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan dan sertifikasi kepada amil zakat, guna memastikan pendataan dan penyaluran zakat dilakukan secara profesional dan akurat. Langkah ini penting untuk mengatasi keterbatasan tenaga profesional yang berdampak pada efektivitas pendataan mustahik dan proses distribusi zakat. Dalam menghadapi kendala eksternal, seperti kondisi geografis Nagari Galugua yang terpencil dan sulit dijangkau, BAZNAS menjalin kerja sama dengan pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan relawan lokal. Kolaborasi ini bertujuan untuk mempermudah akses dalam pendataan dan penyaluran zakat, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAZ.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi kinerja inisiatif zakat indonesia (IZI) dalam pengelolaan pendistribusian Dana zakat daerah guguak bulek studi kasus pada rumah tahfidz inspirasi inisiatif zakat indonesia (IZI) Bukittinggi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Judul Skripsi Ini Adalah “EVALUASI KINERJA INISIATIF ZAKAT INDONESIA (IZI) DALAM PENGELOLAAN PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT DAERAH GUGUAK BULEK Studi kasus pada Rumah Tahfizh inspirasi INISIATIF ZAKAT INDONESIA (IZI) Bukittinggi”. Yang Disusun Oleh Nila Alhasanah. Nim 3221086, Jurusan Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi Pengelolaan zakat yang baik sangat penting dalam mendukung kesejahteraan umat Islam, khususnya dalam aspek pendidikan dan pemberdayaan sosial. Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) sebagai lembaga amil zakat nasional bertanggung jawab dalam mendistribusikan zakat agar tepat sasaran dan memberikan dampak maksimal. Salah satu programnya adalah Rumah Tahfizh Inspirasi IZI Bukittinggi, yang didirikan untuk memberikan akses pendidikan agama bagi anak-anak dhuafa dan disabilitas, kelompok yang sering mengalami kesulitan dalam mendapatkan pendidikan agama di lembaga konvensional. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan program ini, seperti keterbatasan dana, minimnya pemantauan langsung oleh IZI, serta kebutuhan peningkatan efektivitas pengelolaan program. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja IZI dalam mengelola pendistribusian dana zakat di rumah tahfidz ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola rumah tahfizh, penerima manfaat (mustahik), serta pihak IZI, observasi langsung di lapangan, dan dokumentasi laporan keuangan serta program. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Fokus penelitian ini adalah pada efisiensi, efektivitas, relevansi, dan keberlanjutan pendistribusian zakat dalam mendukung program rumah tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi efisiensi, IZI telah memiliki mekanisme distribusi dana yang sistematis dengan pencairan dana berbasis laporan penggunaan sebelumnya. Namun, keterbatasan dana menjadi tantangan dalam memenuhi kebutuhan rumah tahfizh. Dari segi efektivitas, rumah tahfizh ini berhasil meningkatkan akses pendidikan agama bagi anak-anak disabilitas dan dhuafa, meskipun pencapaian tujuan jangka panjang seperti akreditasi dan peningkatan jumlah tenaga pengajar masih perlu diperbaiki. Dari aspek relevansi, pendirian rumah tahfizh ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat, mengingat masih minimnya lembaga pendidikan agama yang menerima anak-anak disabilitas. Dalam aspek keberlanjutan, penelitian menemukan bahwa rumah tahfizh masih menghadapi kendala stabilitas pendanaan karena belum memiliki donatur tetap. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar IZI meningkatkan sistem pemantauan dan evaluasi, memperkuat transparansi dalam pendistribusian zakat, serta mengembangkan strategi keberlanjutan dana melalui kemitraan dengan berbagai pihak.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Optimalisasi Pendistribusian Zakat Produktif Guna Meningkatkan Usaha Mustahik di BAZNAS Kota Padang

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Rahayu Avivi dengan NIM 3220142, mahasiswi Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini berjudul “Optimalisasi Pendistribusian Zakat Produktif Guna Meningkatkan Usaha Mustahik di BAZNAS Kota Padang” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan penyalahgunaan dana zakat produktif oleh mustahik yang semestinya digunakan untuk pengembangan usaha mustahik guna peningkatan pendapatan (keuntungan) usaha, akan tetapi justru digunakan untuk keperluan konsumtif. Disamping itu, juga ditemukan adanya indikasi tidak tepat sasaran dari program zakat produktif yang didistribusikan oleh BAZNAS Kota Padang terhadap para mustahik zakat. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi distribusi BAZNAS Kota Padang terhadap mustahik zakat guna meningkatkan usaha mustahik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana peneliti mencari informasi data di lapangan (lokasi penelitian), memahami dan menafsirkan data tersebut lalu data tersebut diolah guna pengambilan kesimpulan sebagai hasil akhir dari penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian ini terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi, dimana data tersebut di analisis melalui tahap reduksi, penyajian data, verifikasi dan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, maka dapat diambil kesimpulan: bahwa penyalahgunaan dana zakat produktif diakibatkan oleh kurangnya pemerataan distribusi zakat produktif itu sendiri, pendampingan serta pengawasan yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Padang. Disamping itu, nominal zakat produktif (Rp. 500.000 – Rp. 2.000.0000) untuk masing-masing mustahik dianggap kurang mencukupi untuk modal mengembangkan dan memajukan usaha mustahik. Sehingga, akibatnya, sementara mustahik ada yang memilih dana zakat produktif tersebut untuk keperluan konsumtif. Dengan demikian beberapa hal di atas berimplikasi terhadap tidak terwujudnya peningkatan pendapatan dan pengembangan usaha yang sedang dijalankan oleh mustahik zakat.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS MANAJEMEN PENDISTRIBUSIAN DANA ZIS (STUDI DI UPZ BASNAS SEMEN PADANG 2023)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pada setiap tahunnnya Unit pengelolaan zakat Baznas semen padang mengalami penurunan dalam pendistribusian Zakat nya. Penurunan jumlah zakat yang didistribusikan berkaitan erat dengan masalah dari bauran pendistribusiannya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian kualitatif adalah mengembangkan konsep sentivitas permasalahan yang dihadapi, menerangkan realitas yang berkaitan dengan penelusuran teori dari bawah dan mengembangkan pemahaman akan satu atau lebih dari fenomena yang dihadapi. Dimana dalam metode ini penulis akan menganalisa dan menjelaskan tentang Analisis manajemen distribusi dana ZIS. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan dana zakat pada program ekonomi berdampak terhadap tingkat pendapatan mustahik, bagi mustahik yang menerima bantuan modal usaha lebih dari satu kali. Hal ini disebabkan oleh bantuan pertama yang diterima mustahik masih belum cukup untuk menjalankan usahanya karena masih ada kendala, dengan mengajukan bantuan kedua yang diterima sehingga kendala dan kekurangan dalam mengembangkan usaha bisa terpenuhi. Dengan terpenuhinya modal dan peralatan serta pengalaman mustahik sehingga pemanfaatan bantuan modal usaha pada program ekonomi berdampak terhadap pendapatan mustahik meskipun belum maksimal.

4 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektifitas pendistribusian dana bantuan program mitra usaha binaan pada BAZNAS Kota Payakumbuh

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Efektifitas Pendistribusian Dana Bantuan Program Mitra Usaha Binaan pada BAZNAS Kota Payakumbuh” ditulis oleh Ilham dengan NIM 3319036, Program Studi Perbankan Syariah S1 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi (UIN Bukittinggi). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan sebuah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS merupakan Lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Tugas dan fungsi BAZNAS yaitu untuk melakukan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Pada efektivitas pendistribusian dana modal usaha binaan, peneliti perlu mengkaji masalah pada BAZNAS Kota Payakumbuh terhadap kurangnya mengawasi jalannya program usaha binaan kepada para mustahiq dan juga adanya indikasi mustahiq menggunkan dana zakat tidak sesuai dengan peruntukannya. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu : (1) Sejauh mana efektifitas pendistribusian dana bantuan program mitra usaha binaan pada BAZNAS Kota Payakumbuh? (2) Apa saja kendala yang dihadapi BAZNAS Kota Payakumbuh dalam menjalankan program mitra usaha binaan? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan metode deduksi yaitu dengan cara mengamati kejadian yang ada dilapangan yang bersifat umum untuk ditarik kesimpulannya. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam efektifitas pendistribusian dana bantuan program mitra usaha binaan BAZNAS Kota Payakumbuh dalam penetapkan sasaran program, sosialisasi program, dan tujuan program sudah berjalan baik, namun dalam pemantauan program mitra usaha binaan tidak efektif karena tidak adanya pihak BAZNAS Kota Payakumbuh melakukan pengawasan atau pengontrolan jalannya usaha yang dikelola yang mengakibatkan adanya mustahiq penerima usaha binaan menggunakan dana diluar dari peruntukannya. Kendala yang dihadapi BAZNAS Kota Payakumbuh dalam Menjalankan Program mitra usaha binaan ialah kurangnya sumber daya manusia pada BAZNAS Kota Payakumbuh dan juga tidak adanya dana operasional dalam melaksanakan pengawasan kepada mustahiq penerima dana bantuan modal mitra usaha binaan.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Pendistribusian Zakat dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Miskin (Studi Kasus : BAZNAS Kabupaten Dharmasraya)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Zakat merupakan rukun Islam yang keempat yang termasuk ibadah kepada Allah SWT dan sekaligus merupakan amal sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan, serta untuk mengatasi masalah kemiskinan di Kabupaten Dharmasraya dengan rata-rata kenaikan sebesar 0,59% pertahun. Apabila zakat sudah terdistribusikan secara merata dan efektif maka kemiskinan dapat teratasi sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dengan terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan, papan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendistribusian zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Dharmasraya suah efektif dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan, dengan metode penelitian kualitatif, jenis penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder dengan 12 (dua belas) informan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini melalui 5 (lima) indikator efektivitas menunjukkan bahwa pendistribusian zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Dharmasraya sudah terdistribusi secara efektif dan melalui metode ZCP (Zakat Core Principle) dengan ratio ACR (Allocation to Collection Ratio) yang menunjukkan ACR mencapai 93,78% dengan kategori sangat efektif.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Peran Badan Amil Zakat Nasional Dalam Pengelolaan dan Pendistribusian Dana Zakat Untuk Layanan Kesehatan Dalam Program Pasaman Sehat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Peran Badan Amil Zakat Nasional Dalam Pengelolaan dan Pendistribusian Dana Zakat Untuk Layanan Kesehatan Dalam Program Pasaman Sehat”, Yang disusun oleh Afrima Junia Putri, Nim 3318147, Jurusan S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang penulis mengangkat judul ini adalah karena adanya proses pengelolaan dan pendistribusian zakat, dimana di BAZNAS Kabupaten Pasaman sering terjadinya kesalahpahaman antara pihak baznas dengan mustahik terkait dengan proses pendistribusian program Pasaman Sehat dan masih banyaknya masyarakat yang kurang memahami bagaimana prosedur pengambilan dana biaya berobat dalam program Pasaman Sehat ini.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran BAZNAS Kabupaten Pasaman dalam mengelola dan mendistribusiakan zakat untuk layanan kesehatan dalam program Pasaman Sehat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa sumber data primer, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara mendalam dengan 3 orang informan yaitu Kepala Pelaksana, Staf Pengumpulan, dan Staf Pendistribusian BAZNAS Kabupaten Pasaman. Kemudian dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BAZNAS Kabupaten Pasaman sangat berperan dalam mengelola dan mendistribusiakan dana zakat untuk layanan kesehatan dalam program Pasaman Sehat. Program Pasaman Sehat adalah program pendistribusian zakat untuk biaya pengobatan masyarakat yang dirawat dirumah sakit dalam membantu masyarakat untuk meringankan beban biaya berobat, meringankan biaya penunggu pasien yang sedang dirawat dan membantu keluarga kurang mampu yang menderita penyakit kronis. Hal ini bertujuan untuk membantu perekonomian masyarakat karena dapat membantu beban biaya hidup masyarakat yang kurang mampu yang ada di Kabupaten Pasaman. Sasaran dari pendistribusian zakat untuk prgram Pasaman Sehat ini sendiri yaitu masyarakat dalam kategori miskin atau kurang mampu.

4 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

“PENGARUH PENDISTRIBUSIAN ZAKAT PRODUKTIF TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA MIKRO” (Studi Kasus : Mustahiq Program Agam Makmur Badan Amil Zakat Nasional Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul : “Pengaruh Pendistribusian Zakat Produktif Terhadap Pengembangan Usaha Mikro. Studi Kasus : Mustahiq Program Agam Makmur Badan Amil Zakat Nasional Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam”. Disusun oleh Sri Mardhatillah, Nim3218.105 Mahasiswi Prodi Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pendistribusian zakat produktif yang memiliki potensi dalam pengembangan usaha mikro namun tidak optimalnya pengelolaan modal oleh masyarakat karena kurangnya motivasi dan pengetahuan, modal usaha yang diterima tidak selalu berjalan lancar seperti usaha peternakan yang tidak berkembang dengan baik dan usaha lainnya, modal usaha yang seharusnya digunakan untuk usaha produktif digunakan untuk konsumtif selanjutnya kegiatan monitoring dan evaluasi dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Agam sebenarnya penting dalam pendistribusian zakat produktif untuk mengawasi penggunaan bantuan zakat namun karena keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya dana untuk melakukan kegiatan monitoring maka pihak BAZNAS tidak lagi melaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendistribusian zakat produktif berpengaruh terhadap pengembangan usaha mikro. Lokasi yang dipilih sebagai tempat penelitian adalah Kantor Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Agam yang berlokasi di Jalan Perwira Ujung Belakang Balok Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi Sumatera Barat, 26181. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif, populasi dalam penelitian ini masyarakat yang menerima dana zakat produktif (mustahiq) melalui program Agam Makmur di Kecamatan Banuhampu, teknik penelitian yang digunakan dalam pengambilan sampel pada penelitian adalah sampel acak sederhana (simple random sampling) dengan menggunakan rumus Slovin sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 orang responden. Penelitian ini menggunakan uji instrument penelitian, uji asumsi klasik, teknik analisis regresi linear sederhana dan untuk menguji hipotesis digunakan uji koefisien determinasi (R2) dan uji parsial (t). Instrumen penelitian data menggunakan kuesioner dengan skala likert yang sudah di uji dan memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini menunjukkan pendistribusian zakat produktif oleh pihak Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Agam berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan usaha mikro dengan nilai thitung>ttabel 5.283>1.672. Berdasarkan nilai signifikansi hasil output SPSS 26.0 dengan nilai signifikansi 0.0000.05 koefisien determinasi (R square) sebesar 32.5% sedangkan sisanya 67.5% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini juga ditunjukkan dengan adanya efisiensi biaya dan efektivitas waktu serta meningkatnya hasil produksi, walaupun penerima zakat produktif setiap tahunnya mengalami peningkatan namun mustahiq yang menerima berbeda-beda.

6 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Upaya BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat melalui program Bukittinggi Makmur

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Upaya Baznas Dalam Mendistribusikan Dana Zakat Melalui Program Bukittinggi Makmur”, oleh Yulia Addina Rahmah NIM 3318089, Mahasiswa Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Syech M. Djmil Djambek Bukittinggi. Maksud dari judul ini secara keseluruhan adalah untuk mengetahui, melihat upaya BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat melalui program bukittinggi makmur, apakah sudah efektif atau kurang efektif. Latar belakang pemilihan judul ini adalah belum terlihatnya perkembangan serta perubahan dari mustahik yang telah menerima zakat produktif, yaitu berupa bantuan modal usaha mustahik zakat. Sejalan dengan tujuan dari upaya pendistribusian tersebut ialah untuk menjadikan mustahik yang sekarang menjadi muzaki di masa yang akan datang, namun dengan beberapa kendala yang pada BAZNAS maka tolak ukur tujuan dari upaya selanjutnya paling tidak untuk membebaskan mustahik dari asnaf yang delapan yaitu mempunyai usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), menghubungkan teori yang ada dengan fakta yang ada di lapangan, menggunakan data primer dan data sekunder, informannya yaitu pimpinan BAZNAS Kota Bukittinggi beserta jajarannya terutama pada staf bidang pendistribusian. Teknik pengumpulan datanya yaitu melalui studi lapangan berupa observasidan wawancara, kemudian untuk teknik analisis data yang digunakan yaitu mulai dari memilih dan memfokuskan hal penting, menyajikan data melakukan analisa dan di akhiri dengan penarikan kesimpulan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa upaya yang telah dijalankan oleh BAZNAS dalam pendistribusian zakat produktif sudah berjalan dengan baik, namun akan lebih efektif lagi jika SDM Baznas terutama pada bidang pendistribusian memadai. Kata Kunci : Upaya, Pendistribusian, Zakat Produktif

5 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kajian Efektifitas Pendistribusian Dana Zakat Produktif Ke Usaha Mikro (Studi Kasus Baznas Kota Bukittinggi)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disususn oleh Silvia Marisa Nim 3318154 yang berjudul “ Kajian Efektivitas Pendistribusian Dana Zakat Produktif Ke Usaha Mikro”. Jurusan S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam ( FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukitiinggi. Skripsi ini dilatarbelakangi pada pendistribusian dana zakat produktif ke usaha mikro. Permasalahan pada penelitian ini adalah kurangnya pendayagunaan zakat bagi mustahik karena setelah pihak Baznas memberikan bantuan dana tidak ada pelatihan untuk bagaimana cara mustahik tersebut memanfaatkan dana yang diberikan secara baik serta strategi penghimpunanan zakat oleh Baznas belum efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan penulis menggunakan metode deksriptif kualitatif. Sumber data yang di gunakan adalah primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara, pada Baznas Kota Buktiinggi yakni dengan menliti secara langsung. Sedangkan informan dari penelitian ini adalah Staf Bidang Pendistribusian da nada juga mewawancarai mustahik langsung. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti tentang pendistribusian dana zakat produktif di Baznas Kota Bukittinggi maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa penyaluran dana zakat yang dilakukan pihak baznas yaitu diberikan secara langsung ketangan mustahik dan dengan bantuan dana yang diberikan dapat membantu perekonomian mustahik kuhusnya bagi yang kekurangan modal untuk usaha yang di jalankan.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis efektivitas pendistribusian dana zakat program Pasbar cerdas dibaznas kabupaten Pasaman barat

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Paisal, Nim 3217154 Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Bukit Tinggi. Dengan judul penelitian yaitu “ Analisis Efektifitas Penditeribusian Dana Zakat Program Pasbar Cerdas diBAZNAS Kabupaten Pasmaan Barat”. Penelitian ini dilatar belakangi pentinya pendidkan bagi seseorang, dengan adanya pendidikan manusia akan banyak mempunyai keterampilan dan kepribadian. Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa. Pendidikan terus menerus harus diperbaiki baik dari segi kualitas maupun kuantitas, keterampilan dan kepribadian merupakan dari sekian banyak dari proses yang dialami manusia untuk menjadi mahkluk yang berkualitas baik fisik maupun mental. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, subyek dan sumber data pada penelitian ini yaitu dengan segenap pengelola BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa BAZNAS mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat ke beberapa asnaf, dana zakat besumber dari muzzaki. Pendistribusian dana zakat pada proram pasbar cerdas dilakukan dengan melakukan surve kepada calon mustahik apakah mereka berhak menerima bantuan dana zakat atau sebaliknyadengan menggunakan data- data yang ada dari kelurahan yang diserahkan kepada BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat. Sebagian besar yang disalurkan oleh baznas sudah dapat membantu mustahik, disamping itu keefetifan penyaluran dana zakat di BAZNAS belum bisa dikatan efektif, karena masih ada beberapa yang belum mendapatkan bantuan sama sekali. Serta upaya yang dilakukan baznas untuk meningkatkan pendistribusiannya yaitu, pihak BAZNAS melakukan sosialisasi mengenai zakat, strategi yang dilakukan BAZNAS dalam meningkatkan pendistribusian yaitu melakukan surve kemudian strateginya terkait dengan rasa keadilan, pemerataan dan kewilayahan. Imlikasi penelitian adalah agar zakat pada program pasbar cerdas yang disalurkan oleh BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat dapat lebih efektif dan mempunyai dampak yang besar dan dapat dirasakan oleh mustahik.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektifitas pendistribusian zakat produktif untuk peningkatan perekonomian mustahik (studi kasus: badan Amil Zakat Nasional kabupaten 50 kota)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Efektifitas Pendistribusian Zakat Produktif Untuk Meningkatkan Ekonomi Mustahik (Studi Kasus: Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten 50 Kota). Disusun oleh Dodi Yanwar Erdiansyah, Nim. 3218169 Mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Sjech M.Djamil Djambek Bukittingi 2022. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwasanya penulis ingin mengetahui pendistribusian zakat produktif untuk meningkatkan ekonomi mustahik. Dan penulis ingin melihat efektif atau tidaknya pendistribusian zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten 50 Kota untuk meningkatkan usaha mustahik, dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan dimana bantuan dana zakat produktif untuk modal usaha yang diberikan tidak digunakan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dari BAZNAS Kabupaten 50 Kota. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui obesrvasi,wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, pengelohan data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bisa disimpulkan yakni pendistribusian dana zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten 50 Kota secara umum belum efektif dalam meningkatkan ekonomi mustahiknya. Sebab dari empat alat ukur efektifitas yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program, dan pengawasan atau monitoring, hanya satu indikator yang sudah efektif yaitu ketepatan sasaran program.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis pendistribusian dana zakat dalam meningkatkan usaha mikro mustahiq dimasa pandemi covid-19 (Studi kasus Baznas Agam kecamatan lubuk basung)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui bagaimana Pendistribusian dana zakat dalam meningkatkan usaha mikro mustahiq dimasa pandemic covid-19 ini Dengan meluasnnya pandemic covid-19 di Indonesia memberikan dampak buruk terhadap tatanan Negara. Khususnnya dalam Pendistribusian dana Zakat. Sebelum pandemic covid-19 pendistribusian dana zakat produktif di Baznas Agam sudah efektif dan setelah adanya virus covid-19 dana zakat belum tersalurkan secara lancar dan kurang efektif dikarenakan proposal yang belum dijalankan, sehingga sering terjadi penundaan pendistribusian dana zakat. sebelum pendistribusian dana zakat produktif harus melakukan survey dulu dan dimasa pandemic covid-19 ini jarang melakukan survey oleh tim Baznas Agam sehingga pendistribusian dana zakat yang dulunnya pendistribusian didistribusikan 3 dan 4 kali dalam satu tahun dan berubah menjadi 2 kali pendistribusian dalam satu tahun. Tujuan Baznas Agam mendistribusikan dana zakat untuk membangkitkan usaha mikro mustahiq dimasa pandemic covid-19 ini dengan besar Harapan merubah Mustahiq menjadi seorang Muzakki. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fild research) dengan menggunakan metode kualitatif deskriftif yaitu penelitian yang mencoba memaparkan, menggambarkan, dan menafsirkan suatu fenomena yang terjadi pada saat ini. Kemudian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data Sekunder. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendistribusian dana zakat di Baznas Agam pada masa Pandemic covid-19 ini tidak jauh berbeda dengan sebelum pandemic covid-19. Hanya saja terjadi beberapa perubahan perubahan itu Dari Pendistribusian, yang dulunnya dilakukan secara langsung atau bertatap muka dan setelah adannya pandemic covid-19 semuannya dialihkan secara Online.Tujuan pendistribusian dana zakat ini untuk meningkatkan usaha mikro mustahiq dimana pada masa pandemic covid-19 ini banyak usaha mikro mustahiq yang bangkrut dan butuh tambahan modal yang cukup untuk membangkitkan usaha kembali. Dan dengan adannya pemberian bantuan dana zakat dari Baznas maka Mustahiq dapat mengelola dana itu dengan baik dan berpandai-pandailah dalam mendayagunakan dana itu Melalui pemberdayaan zakat produktif oleh mustahiq Dan dapat menhasilkan secara terus –menerus dengan dana yang mereka terima. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa dana zakat yang diberikan Baznas Agam sangat membatu Mustahiq dalam membangkitkan usaha mikro mustahiq kembali dimasa pandemic covid-19 dimana banyak usaha mikro mustahiq sudah membaik dan sedikit yang Maju akan tetapi belum bisa merubah status Mustahiq menjadi seorang Muzakki. Status mustahiq baru mampu berubah menjadi muktafi (orang yang mampu memenuhi kebutuhannya sendiri) dan munfiq(orang yang berinfaq). Kata kunci : pendistribusian dana zakat, usaha mikro, mustahiq, covid-19

4 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektifitas Pendistribusian Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus:Di Nagari Sipinang Kec. Palembayan Kab.Agam)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “ Efektifitas Pendistribusian Dana Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus: Di Nagari Sipinang Kec.Palembayan Kab.Agam)” yang disusun oleh Ismetroy Hendra, Nim: 3216.229 Jurusan S1 Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Dana Desa adalah dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Yang diperuntukan bagi Desa/ Nagari yang di transfer melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kabupaten/Kota yang digulirkan dari tahun 2015 bertujuan untuk membiayai penyelengaraan pemerintahan, pelaksaanan pembangunan, pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat. Dana Desa memiliki peran penting dalam peningkatan Ekonomi masyarakat Desa, dengan pemanfaatan dan pengalokasian yang efektif dan Efesien, Tujuan penelitian ini adalah yang pertama , untuk mengetahui bagaimana Efektifitas Dana Desa Dalam Pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan perekonomian desa. Kedua bagaimana upaya yang dilakukan pemerintah desa dalam meninngkatkan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan utama untuk mendeskriftifkan atau melukiskan secara detail dan mendlam mengenai proses pelaksanaan dana desa sehingga dapat meberikan peran/ kontribusi sesuai yang diharapkan pemerintah pusat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara bebas terpimpin, observasi dan dokumentasi. Setelah peneliti mengumpulkan data kemudian dilakukan langkah selanjutnya yaitu anlisis data. Dari hasil penelitian pengolahan dana desa yang ada di Nagari Sipinang kecamatan Palembayan kab.Agam, berjalan dengan berpatokan pada petujuk teknis yang ada sehingga Efektifitas pemberdayaan masyarakat dari tahun 2016-2020 mulai meningkat dilihat dari pembangunan namun masih minim dalam peningkatan pemberdayaan perekonomian masyarakat. Kebijkan yang dilakukan pemerintah berpatokan pada peraturan pemerintah pusat dengan UU Desa, peraturan Daerah, terus kepada Peraturan daerah kabupaten yang disebut dengan Peraturan Bupati. Dalam pengalokasian dana desa untuk pemberdayaan masyarakat pemerintah Nagari bekerja sama dengan lembaga yang ada di Nagari serta keputusan-keputusan yang di ambil oleh pemerintah merupakan keputusan bersama dalam Musyawarah Nagari.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pendistribusian Beras Miskin (Raskin) Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Pendistribusian Beras Miskin (Raskin) Dalam Pengentasan Kemiskinan Di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat” yang disusun oleh Juni Eka Putri Lubis, Nim 3217136, Program Studi Ekonomi Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pendistribusian beras miskin (Raskin) yang disalurkan belum tepat waktu. Dikarenakan pendistribusian beras raskin sering terlambat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif yaitu mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi disekitar objek penelitian secara terperinci mengenai sesuatu yang terjadi berdasarkan data yang ada. Adapun sumber data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari wawancara dan observasi dengan aparat dan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sistem pendistribusian beras miskin (Raskin), mengetahui faktor-faktor penghambat dan pendukung pendistribusian beras miskin (Raskin) dan mengetahui tinjauan ekonomi Islam tentang pendistribusian beras miskin (Raskin) di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Hasil dari penelitian ini adalah sistem pendistribusian beras miskin (Raskin) di Nagari Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat belum terlaksana dengan baik, karena masih banyaknya terdapat kekurangan dalam proses pendistribusian beras raskin. Yangmana pembagiannya menggunakan sistem pendistribusian secara merata kepada seluruh rumah tangga kecuali PNS. Selain itu waktu penyaluran raskin juga belum efesien karena beras raskin yang disalurkan tidak tepat dengan waktu yang telah ditentukan dalam Perum raskin, maksudnya disini beras raskin selalu datang setiap bulannya, hanya saja tidak tepat dengan hari atau tanggal yang di tentukan, terkadang beras raskin bisa saja datang di awal bulan dan terkadang juga datang di akhir bulan. Kemudian dari segi administrasinya belum terlaksana dengan baik, karena tidak adanya persyaratan administrasi yang harus dilengkapi oleh rumah tangga miskin atau penerima bantuan raskin.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail