Abstrak
Skripsi ini berjudul “Efektifitas Pendistribusian Dana Bantuan Program Mitra Usaha Binaan pada BAZNAS Kota Payakumbuh” ditulis oleh Ilham dengan NIM 3319036, Program Studi Perbankan Syariah S1 Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi (UIN Bukittinggi). Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan sebuah lembaga yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS merupakan Lembaga pemerintah nonstruktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Tugas dan fungsi BAZNAS yaitu untuk melakukan penghimpunan dan pendayagunaan zakat. Pada efektivitas pendistribusian dana modal usaha binaan, peneliti perlu mengkaji masalah pada BAZNAS Kota Payakumbuh terhadap kurangnya mengawasi jalannya program usaha binaan kepada para mustahiq dan juga adanya indikasi mustahiq menggunkan dana zakat tidak sesuai dengan peruntukannya. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu : (1) Sejauh mana efektifitas pendistribusian dana bantuan program mitra usaha binaan pada BAZNAS Kota Payakumbuh? (2) Apa saja kendala yang dihadapi BAZNAS Kota Payakumbuh dalam menjalankan program mitra usaha binaan? Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yaitu dengan menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Analisis data menggunakan metode deduksi yaitu dengan cara mengamati kejadian yang ada dilapangan yang bersifat umum untuk ditarik kesimpulannya. Hasil dari penelitian ini yaitu dalam efektifitas pendistribusian dana bantuan program mitra usaha binaan BAZNAS Kota Payakumbuh dalam penetapkan sasaran program, sosialisasi program, dan tujuan program sudah berjalan baik, namun dalam pemantauan program mitra usaha binaan tidak efektif karena tidak adanya pihak BAZNAS Kota Payakumbuh melakukan pengawasan atau pengontrolan jalannya usaha yang dikelola yang mengakibatkan adanya mustahiq penerima usaha binaan menggunakan dana diluar dari peruntukannya. Kendala yang dihadapi BAZNAS Kota Payakumbuh dalam Menjalankan Program mitra usaha binaan ialah kurangnya sumber daya manusia pada BAZNAS Kota Payakumbuh dan juga tidak adanya dana operasional dalam melaksanakan pengawasan kepada mustahiq penerima dana bantuan modal mitra usaha binaan.