2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
implementasi transformasi digital dalam konteks perusahaan air minum tidak
dapat juga dilepaskan dari kajian hukum dan akuntansi yang relevan. Dalam era di mana
keberlanjutan operasional harus sejalan dengan ketentuan hukum yang berlaku, penting
untuk memastikan bahwa setiap perubahan teknologi juga mematuhi regulasi. Brown dan
Jones (2020) dalam penelitiannya menggarisbawahi pentingnya memahami implikasi
hukum dalam menerapkan teknologi baru di sektor utilitas, termasuk perusahaan air
minum. Sejalan dengan itu, perubahan dalam model bisnis dan proses operasional harus
tercermin dengan akurat dalam laporan keuangan, sebuah aspek yang dapat diuraikan
lebih lanjut melalui pendekatan akuntansi yang tepat (Johnson et al., 2018).
Dalam rangka mendukung perusahaan air minum lokal untuk menghadapi kompleksitas
ini, kami bertekad untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang
mencakup aspek-aspek krusial ini. Melalui integrasi teknologi digital, akan mungkin
untuk meningkatkan efisiensi operasional, memastikan kepatuhan hukum, dan
mengoptimalkan proses akuntansi keuangan. Proposal ini tidak hanya akan memberikan
dampak positif pada perusahaan air minum tetapi juga dapat menjadi model bagi industri
sejenis dalam menghadapi era transformasi digital
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Supervisor Kuliah Kerja Nyata UIN Bukittinggi kelompok 82</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Hadis-hadis Tanawwu‟ al Ibâdah adalah hadis-hadis yang menerangkan praktek ibadah tertentu yang dilakukan atau diajarkan Rasulullah, akan tetapi antara satu dengan yang lainnya terdapat perbedaan sehingga menggambarkan adanya keberagaman ajaran dalam pelaksanaan ibadah tersebut. Keberagaman atau variasi ajaran tersebut ada kalanya dalam bentuk tata cara pelaksanaan (perbuatan) dan ada kalanya dalam bentuk ucapan atau bacaan-bacaan yang dibaca dalam ibadah tersebut. Pada dasarnya, hadis-hadis Tanawwu‟ al Ibâdah merupakan bagian dari hadishadis mukhtalif, namun hadis ini hanya berkisar dalam masalah ibadah yang diajarkan Rasulullah dan memiliki pembahasan khusus jika dibandingkan dengan hadis-hadis mukhtalif pada umumnya. Hadis tanawu’ ini memiliki kemungkinan adanya keberagaman ajaran yang dilaksanakan atau dicontohkan Rasulullah. Masing-masing ajaran tersebut tidak bisa dijadikan satu ajaran saja, akan tetapi, semua ajaran tersebut semuanya diambil sebagai sunnah Nabi yang dapat diamalkan dan dijadikan pegangan dalam beribadah</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Tujuan lain dari mtq adalah sebagai wahana silaturahim dan sebagai pendorong semangat dan minat baca masyarakat terhadap al qur'an, sehinga kedepan semua umat islam, khususnya di kota cimahi tidak ada lagi yang buta huruf al qur'an, bahkan bisa memahami isi kandungan al qur'an secara mendalam/
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Malaysia dan Indonesia, khususnya provinsi Sumatera Barat, memiliki ikatan sejarah pendidikan yang erat. "Selain pelajar Indonesia yang belajar ke Malaysia, pelajar Malaysia juga banyak yang menempuh pendidikan agama di Sumatera Barat. Bahkan, banyak karya ulama dari Sumatera Barat yang menginspirasi dan menjadi rujukan di Malaysia," jelasnya.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan pengabdian ini dilakukan berkaitan dengan Bimbingan kepada Calon Peserta CPNS 2021. Saya diminta oleh lembaga forum cerdas untuk menjadi narasumber terkait dengan Materi Tes Intelegensi Umum (TIU). Kegiatan terlaksana pada tanggal 29 Agustus 2021 yang mana pelaksanaannya dibagi menjadi 2 sesi. Sesi 1 dimulai pkl 8.00 s/d 9.00 wib dan sesi 2 dimulai pkl 13.00 s.d 14.00 wib. Sebagai narasumber pada acara tersebut pemateri memberikan beberapa trik untuk memahami soal yang diprediksi akan diujikan pada ujian SKD. Saya sebagai narasumber juga memberikan cara dalam mengelola waktu selama ujian. Hal ini bertujuan agar waktu yang diberikan bisa dipergunakan oleh peserta untuk menjawab semua soal ujian. Atas telah terlaksananya kegiatan tersebut maka saya lampiri juga dokumentasi terkait pelaksanaan kegiatan.</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Ada beberapa tujuan yanhg ingin diperoleh dengan pemikiran kontemporer terhadap hadis-hadis Nabi yang muncul empat abad yang lalu, diantaranya:</p>
<ol>
<li>
Agar hadis-hadis yang tersimpan dalam kitab-kitab hadis mudah diaplikasikan di masa sekarang. Sebab sebagian pesan dalam hadis-hadis itu terkadang sudah tidak sesuai lagi dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang berkembang pada saat ini. Belum lagi informasi yang termuat dalam hadis masih dipertanyakan autentisitas dari pembawa berita (sanad) serta materi berita yang disampaikannya. Hal ini disebabkan Para ulama sering tidak memperhatikan apakah hadis itu sesuai dengan kondisi pada saat hadis tersebut disampaikan atau apakah hadis lebih dekat dengan suasana fikih yang dibangun oleh para ulama fikih zaman klasik. Mereka tidak memperhatikan hal-hal ini dan lebih memperhatikan kritik terhadap sanad hadis daripada memptreteli pesan yang yang tersimpan dalam matan hadis. Maka sudah saatnya ulama kontemporer mengkritisi matan hadis meski hadis tersebut telah dianggap sahih oleh ulama salaf dengan alasan bahwa jika para ulama mau meneliti matan secara seksama dengan menggunakan beberapa prinsip pemikir hadis kontemporer, maka akan tampak kepalsuan pada hadis-hadis tersebut.</li>
<li>
Untuk menjawab problem-problem kekinian dalam perspektif hadis yang mana para ulama kontemporer menemukan suatu pemasalahan dalam memahami/mensyarah hadis dengan metode klasik, sehingga untuk bisa menjawab problem tersebut diperlukan metode pemahaman/syarah hadis kontemporer dengan menggunakan berbagai pendekatan yang sesuai dengan konteks hadis yang dikaji. Untuk menjawab problem-problem kekinian diperlukan beberapa pendekatan, yakni pendekatan historis, sosiologis, antropologis dan <em>science</em> atau ilmu pengetahuan alam. Karena begitu pentingnya pemahaman teks secara mendalam dengan mengungkap berbagai realita di masyarakat maka dibutuhkan pemahaman hadis itu secara kontemporer..</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="3">
Untuk memenuhi Kebutuhan akan sebuah pemikiran/metode/pemahaman hadis yang bersifat kontemporer yang mutlak dilakukan mengingat situasi dan kondisi dunia modern telah jauh berubah dengan berbagai metode pendekatan dalam rangka memahami ajaran hadis agar hikmah, hakikat atau inti dari ajaran hadis benar-benar dapat dimengerti, dipahami dan dapat diaplikasikan pada masa sekarang ini.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="4">
Untuk merealisasikan dan mengaplikasikan hadis dalam ajaran Islam pada konteks zaman moderen yang <em>“sholeh likulli zamanin wa makanin”</em> agar otoritas Sunnah Nabi selalu dipahami secara dinamis dan hidup dengan memilih metode pemahaman hadis yang terbaik selama tidak keluar dari kaidah yang mu`tabarah dalam memahami hadis Nabi saw. dengan pemahaman yang berputar antara tekstual dan kontekstual yang berformulasi pada penggunaan rasio secara terbatas. Perlunya rasio dalam pemahaman hadis dalam kontek pemikiran hadis kontemporer disebabkan karena perubahan kondisi sosio-historis, mobilitas sosial, dan kemajuan zaman.<a href="#_ftn1" name="_ftnref1" title="">[1]</a></li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="5">
Tujuan untuk pengembangan Kaidah-kaidah Hadis yang telah dibangun para ulama (khususnya para muhaddisin), tercakup dalam dua aspek yakni kaidah yang bersentuhan dengan sanad dan matan serta pengembangan ilmu-ilmu Hadis, sebagai pedoman untuk memahami keorisinalan Hadis bahkan (kalau perlu) direnovasi yang sudah ada sesuai dengan pemikiran modern untuk kepentingan saat ini dan masa depan. Di sini bukan mererhab dan, metrenovasi teks matan hadis, karena hal ini mengibatkan lahirnya keculigaa terjadinya pemalsuan hadis. Merenovasi bermaksud memperbaharui pemahaman terkaha makna hadis.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="6">
Untuk penataan kembali metodologi pengkajian pemahaman hadis yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa merobah esensi hadis itu sendiri, meskipun metodologi tersebut diwarisi dari sarjana-sarjana barat.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="7">
Untuk meneliti, mensoroti dan cek in ricek kembali pemahaman hadis sebagai alat bukti keotentikan dan keorisinilan hadis yang bertujuan untuk membangun kaidah-kaidah pemahaman hadis yang sesuai dan memiliki kerelevansian dengan perkembangan situasi dan pemikiran umat saat ini, dimana posisi hadis harus tetap dijadikan pedoman di samping Alqur’an.</li>
</ol>
<p style="margin-left:14.2pt;">
</p>
<ol>
<li value="8">
Untuk penataan kembali metodologi pengkajian pemahaman hadis yang harus disesuaikan dengan perkembangan zaman tanpa merobah esensi hadis itu sendiri, meskipun metodologi tersebut diwarisi dari sarjana-sarjana barat.</li>
</ol>
<div>
</div>
<p>
</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Banyak metode yang dimunculkan oleh mufasir dalam menafsirkan Al-Quran, sehingga<br />
menimbulkan beragam metode dalam menafsir al-Quran. Salah satunya adalah Dr. Halo- N<br />
yang membuat konsep penafsiran Al-Quran dalam bukunya Al-Fathun Nawa. Penelitian ini<br />
bertujuan untuk melihat metode penafsiran dalam buku Al-Fathun Nawa itu. Sehingga bisa<br />
dilihat apa metode, karakteristik dan corak yang dipakai dalam buku alfathun nawa yang<br />
dikarang oleh Dr. Halo-N. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif,<br />
sementara jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi tokoh. Hasil penelitian<br />
menunjukkan metode penafsiran Dr. Halo-N berlandaskan konsep Al-Quran Menafsirkan Al-<br />
Quran. Satu metode dan konsep penafsiran dan penerjemahan ayat-ayat Al-Quran yang<br />
menurutnya mampu menjelaskan pengertian ayat dan logika tanpa dimasukkan dengan dalil<br />
dan sumber lain agar tidak terjadi keraguan. Sementara corak penafsirannya adalah saintifik,<br />
karena Dr. Halo-N menemukan teori melalui titik-titik korelasi yang ia sebut dengan<br />
spektrum 2D HMBC. Karakteristik penafsiran Dr. Halo-N yaitu karakteristik buku Al-Fathun<br />
Nawa merupakan karya yang menggabungkan aspek agama dan sains</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pembinaan terkait strategi dalam memasarkan produk dari usaha konveksi yang dikelola oleh pemilik usaha dan meriview laporan keuangan yang dibuat oleh UMKM dan memberikan masukan terkait perbaikan dalam penyusunan laporan keuangan yang bermanfaat agar pemilik usaha mengetahui laba riil dan usaha tersebut</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Sosialisasi Panduan Takhrij Hadis</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
Tax evasion committed by taxpayers will reduce
state revenues thereby hampering development activities.
This tax evasion must be prevented so that the country's
economy continues to grow and develop. This study
examines the effect of gender on tax evasion. The religiosity
variable is used as a moderating variable on the relationship
between gender and tax evasion.
This study used student respondents from the
Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI) IAIN
Bukittinggi. The use of FEBI IAIN Bukittinggi students in this
research is because they will later join the business world
as either owners or workers and at that time they will
automatically have an obligation to pay taxes. To see the
effect of the gender variable on tax evasion and the
moderating effect of the religiosity variable, the researcher
used Moderated Regression Analysis (MRA.
The results of this study found that (1) gender did
not have a negative impact on tax evasion, (2) the religiosity
variable was proven to moderate the relationship between
gender and tax evasion. Gender with a high level of
religiosity tends to avoid tax evasion because tax evasion is
contrary to religious values.
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Transfer pricing can confer advantages to companies, such as enhancing their business competitiveness and facilitating internal fund transfers. However, in practical application, companies also exploit transfer pricing for the purpose of tax avoidance, aiming to minimize their tax liabilities. Consequently, this practice has been observed to have adverse implications for the state, specifically in terms of reduced tax revenue. To explore the impact of transfer pricing on tax avoidance, researchers undertook an empirical examination. They introduced the variable of audit quality as a moderator to assess its influence on the relationship between transfer pricing and tax avoidance. The study focused on a sample of manufacturing firms listed on the Indonesia Stock Exchange, employing a purposive sampling technique. To ascertain the effects of transfer pricing variables on tax avoidance and the moderating influence of audit quality, the researchers conducted multiple linear regression tests. The findings of the study indicate a positive association between transfer pricing and tax avoidance. This research provides valuable contributions that companies engaging in transfer pricing practices are, indeed, employing them as a form of tax avoidance strategy, aiming to minimize their corporate tax obligations. However, the study does not provide evidence supporting the notion that the quality of auditors can mitigate transfer pricing undertaken for the purpose of tax avoidance</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 367.913px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.972919);">
Nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 218.883px; top: 367.913px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.906803);">
secara arti arti hakiki yaitu cahaya yang bisa dilihat dan dirasakan oleh</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 391.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.88638);">
panca indra, sedangkan secara majazi,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 588.633px; top: 391.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.985408);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 638.633px; top: 391.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.885935);">
adalah sesuatu yang</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 414.713px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.95218);">
menjelaskan/menghilangkan kegelapan atau sesuatu yang sifatnya gelap atau</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.961194);">
tidak jelas. Dalam al</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 352.517px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 359.317px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.955963);">
Quran kata</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 460.167px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.985408);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 495px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.987012);">
terdapat</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 573.8px; top: 438.313px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.976303);">
43 kali yang tersebar dalam 20</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.930341);">
surat, baik dalam bentuk</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 406.567px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.985408);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 443.367px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.934751);">
atau</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 487.8px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.00344);">
al</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 503.4px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 509.8px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.97492);">
nur,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 550.6px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.922869);">
yang masing</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 660.633px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 667.433px; top: 461.513px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.964735);">
masingnya memiliki</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 485.163px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.943032);">
indikasi yang beragam, karena ia merupakan perumpamaan dari berbagai</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.908224);">
hal, di antaranya adalah: 1)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 428.167px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.914075);">
Agama Islam</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 540.2px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.849793);">
, 2)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 576.633px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.98824);">
Iman</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 620.633px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.849793);">
, 3)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 657.033px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.956957);">
Pemberi petunjuk,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 823.517px; top: 508.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.994865);">
4)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.94545);">
Nabi Muh</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 266.517px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.910825);">
ammad SAW.,</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 395.367px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.06617);">
5)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 414.167px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.922849);">
Cahaya siang (dinamakan</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 647.833px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.0323);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 677.433px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 685.083px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.879785);">
, 6)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 723.883px; top: 531.963px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.911692);">
Cahaya bulan</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.9733);">
(dinamakan</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 288.517px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.0323);">
nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 318.117px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.954424);">
),</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 335.317px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.994865);">
7)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 360.117px; top: 555.563px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.971187);">
Cahaya yang menerangi orang mukmin dalam melintasi</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
”</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 187.683px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(1.00135);">
sirathul mustaqim”</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 351.317px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.869788);">
, 8)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 389.367px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.939934);">
Kitab Taurat, 9) Kitab Injil, 10) Kitab al</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 741.083px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 747.883px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.955637);">
Quran</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 801.117px; top: 578.763px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.917249);">
, 11)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.882949);">
Cahaya Allah SWT.</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 342.117px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.860504);">
, 12)</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 387.767px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.910755);">
Keadilan. Intinya Semua</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 602.233px; top: 602.363px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.922999);">
hal yang baik memiliki nilai</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 180.083px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.972919);">
Nur</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 216.883px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.965622);">
dalam</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 274.117px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.937448);">
pandangan A</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 385.767px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
l</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 391.367px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif;">
-</div>
<div style="padding: 0px; margin: 0px; color: transparent; position: absolute; white-space: pre; cursor: text; transform-origin: 0% 0%; left: 398.167px; top: 625.996px; font-size: 20px; font-family: sans-serif; transform: scaleX(0.935845);">
Quran.</div>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh religiusitas terhadap pengggelapan pajak (tax evasion) dan juga ingin bagaimana pengaruh variabel gender dalam memoderasi hubungan natara religiusitas dan penggelapan pajak</p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
<span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: "Noto Sans", -apple-system, BlinkMacSystemFont, "Segoe UI", Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, "Helvetica Neue", sans-serif; font-size: 14px;">Nur secara arti arti hakiki yaitu cahaya yang bisa dilihat dan dirasakan oleh panca indra, sedangkan secara majazi, nur adalah sesuatu yang menjelaskan/menghilangkan kegelapan atau sesuatu yang sifatnya gelap atau tidak jelas. Dalam al-Quran kata nur terdapat 43 kali yang tersebar dalam 20 surat, baik dalam bentuk nur atau al-nur, yang masing-masingnya memiliki indikasi yang beragam, karena ia merupakan perumpamaan dari berbagai hal, di antaranya adalah: 1) Agama Islam, 2) Iman, 3) Pemberi petunjuk, 4) Nabi Muhammad SAW., 5)Cahaya siang (dinamakan nur), 6) Cahaya bulan (dinamakan nur), 7) Cahaya yang menerangi orang mukmin dalam melintasi ”sirathul mustaqim”, 8) Kitab Taurat, 9) Kitab Injil, 10) Kitab al-Quran, 11) Cahaya Allah SWT., 12) Keadilan. Intinya Semua hal yang baik memiliki nilai Nur dalam pandangan Al-Quran.</span></p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
<span class="ILfuVd" lang="id"><span class="hgKElc"><b>MUI</b> atau <b>Majelis Ulama Indonesia</b> adalah Wadah Musyawarah para Ulama, Zu'ama, dan Cendekiawan Muslim di Indonesia untuk membimbing, membina dan mengayomi kaum muslimin di seluruh Indonesia. </span></span></p>
2026 · Research · Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
Kegiatan pengabdian ini dilakukan berkaitan dengan Pelatihan Pendampingan Produk Halal (PPH) yang diadakan oleh LPPH UIN Bukittinggi. Saya diminta oleh lembaga tersebut untuk menjadi moderator pada kegiatan yang dilaksanakan tanggal 28 Juli 2022. Kegiatan tersebut dimulai pkl 9.00 sampai pkl 16.00. Acara pelatihan pada tanggal 28 Juli tersebut berlangsung selama 3 sesi dimana sesi pertama membahas mengenai kebijakan dan regulasi Jaminan Produk Halal (JPH), sesi kedua membahas pendampingan dan pendamping PPH, dan sesi ketiga membahas ketentuan syariat Islam terkait JPH</p>
<p>
Sebagai Moderator saya mengikuti semua sesi pada acara tersebut dari awal sampai akhir serta memastikan semua peserta mematuhi ketentuan pelatiahan. Saya juga menyampaikan kembali beberapa simpulan atas materi yang disampaikan oleh pemateri. Disaat sesi Tanya jawab, sebagai moderator saya mengumpulkan pertanyaan yang disampaikan dikolom chat zoom untuk disampikan kepada narasumber.</p>
<p>
Demikian laporan kegiatan pengabdian ini dibuat, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk IAIN Bukittinggi.</p>
<p>
</p>
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi Berliana Ilham dengan judul “Analisis Tingkatan Dakwah Dalam Cerita Tari Puti Bungo Api Di Sanggar Mandugo Ombak Kota Payakumbuh”, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Tahun 2026. Latar belakang dari penelitian ini didasari oleh pentingnya dakwah sebagai upaya mengajak kepada kebaikan (amar ma'ruf) dan mencegah kemungkaran (nahi mungkar) yang tidak hanya dapat disampaikan melalui ceramah, tetapi juga melalui media seni pertunjukan. Salah satu karya seni yang memuat pesan dakwah adalah cerita Tari Puti Bungo Api di Sanggar Mandugo Ombak Kota Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dakwah yang ditampilkan dalam cerita Tari Puti Bungo Api serta menganalisis penerapan tingkatan dakwah berdasarkan konsep amar ma’ruf nahi mungkar yang dikemukakan oleh Syaikh Abdul Aziz bin Baz, yaitu bil yad, bil lisan, dan bil qalb. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pendiri Sanggar Mandugo Ombak, anggota sanggar, dan masyarakat yang mengetahui cerita Tari Puti Bungo Api. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita Tari Puti Bungo Api memuat dua bentuk dakwah, yaitu dakwah bil lisan dan dakwah bil hal. Dakwah bil lisan direpresentasikan melalui nasihat tokoh Ayah kepada kelompok parewa agar meninggalkan perbuatan maksiat serta ajakan Puti Bungo Api setelah berhasil mengalahkan mereka. Dakwah bil hal tampak melalui keteladanan tokoh Ayah yang tetap istiqamah menyampaikan dakwah meskipun menghadapi penolakan. Adapun penerapan tingkatan dakwah menunjukkan bahwa ketiga tingkatan, yaitu bil lisan, bil yad, dan bil qalb, hadir dalam cerita, namun tidak muncul secara berurutan sebagaimana konsep teoritis. Bil lisan muncul melalui penyampaian nasihat, bil yad direpresentasikan melalui tindakan Puti Bungo Api melawan kemungkaran setelah upaya lisan tidak berhasil, sedangkan bil qalb tampak melalui sikap teguh tokoh Ayah dan Puti Bungo Api serta penolakan masyarakat terhadap kemungkaran dalam hati. Dengan demikian, cerita Tari Puti Bungo Api tidak hanya berfungsi sebagai karya seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media dakwah yang merepresentasikan bentuk dan tingkatan dakwah dalam menegakkan amar ma'ruf nahi mungkar.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ILHAMI ALYA, NIM 2522188 “Hubungan Pemanfaatan ChatGPT dengan Self-Regulated Learning (Kemandirian Belajar) Siswa SMKS Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi”. Program Studi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan self-regulated learning (kemandirian belajar) yang perlu dimiliki siswa pada era digital. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, memberikan peluang bagi siswa untuk memperoleh informasi, memahami materi, serta mendukung proses belajar secara mandiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemanfaatan ChatGPT dengan self-regulated learning siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa kelas X SMKS Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan ChatGPT berada pada kategori sangat tinggi (51,7%) dan self-regulated learning siswa juga berada pada kategori sangat tinggi (56,9%). Hasil uji korelasi Pearson Product Moment menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,793 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pemanfaatan ChatGPT dengan self-regulated learning siswa kelas X SMKS Teknologi Muhammadiyah Bukittinggi dengan tingkat hubungan yang kuat. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat pemanfaatan ChatGPT, semakin tinggi pula kecenderungan self-regulated learning siswa.