Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: pengumpulan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh puro nagari panampuang kec. ampek angkek kab. agam

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Efektivitas Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat Oleh Puro Nagari Panmpuang Kec. Ampek Angkek Kab. Agam” yang ditulis oleh Jena Aulina, NIM 1120147, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena efekivitas pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh puro Nagari Panampuang yang berdiri pada tahun 2022 belum berjalan secara optimal. Hal ini disebabkan karena kepengurusan yang masih tergolong muda, serta kesibukan para pengurus dengan urusan pribadi masing-masing, sehingga kegiatan pengumpulan dan pendistribusian zakat belum sepenuhnya aktif dan terorganisasi dengan baik. Berdasarkan hal tersebut maka penulis ingin mengetahui secara menyeluruh tentang bagimana efektifitas pengumpulan dan pendistribusian zakat oleh Puro Nagari Panampuang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ketua Unit Pengumpulan Zakat Puro Nagari Panampuang, sedangkan sumber Data sekunder dalam penelitian ini adalah Wali Nagari, Ketua UPZ, Bendahara UPZ, Bamus, Muzakki, dan Masyarakat Setempat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pengumpulan zakat oleh UPZ Nagari Panampuang masih tergolong rendah apabila dibandingkan dengan potensi zakat yang dimiliki oleh masyarakat nagari panampuang. Begitu pula dengan pendistribusian zakat yang belum merata sejak tahun 2022 hingga tahun 2025 masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sosialisasi, rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang kewajiban menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, banyak masyarakat yang memiih menyalurkan zakat secara langsung pepada mustahik tanpa melalui UPZ, mustahik yang belum terindifikasi secara akurat, dan minimnya trasparasi serta akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Menurut penulis untuk meningkatkan efektivitas pengumpulan zakat oleh Puro Nagari Panampuang diperlukan langkah strategis dan berkelanjutan seperti peningkatan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kewajiban zakat, manfaat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, meningkatkan kapasitas, kompetensi dan sumber daya manusia pengelola UPZ, digitalisasi sistem UPZ agar data pengumpulan dan pendistribusian zakat transparan sehingga meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat.

4 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS IMPLEMENTASI STRATEGI DIRECT FUNDRAISING ZAKAT PADA BAZNAS KOTA BUKITTINGGI DENGAN PENDEKATAN DIAGRAM CAUSE AND EFFECT (FISHBONE)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa seberapa besar potensi Program Direct Fundraising yang dilaksanakan pada BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pengelolaan zakat, Alat analisis yang penulis gunakan adalah cause-and-effect diagram (Diagram Tulang Ikan), yaitu suatu grafik yang menunjukkan hubungan antara suatu masalah dan kemungkinan penyebabnya maka dengan itu besar kemungkinan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dan referensi yang mudah dipahami oleh berbagai Pihak. Guna memudahkan pengelompokan menyebabnya (cause), terdapat beberapa katagori utama yang umum digunakan. Dalam proses produksi, katagorisasi yang utama adalah disebut juga sebagai “empat M”, yaitu manpower (tenaga kerja), machines (mesin), materials (material), dan methods (metoda). Strategi Direct Fundraising merupakan salah satu Program yang sangat berpotensi kuat dalam meningkatkan manajemen Pengumpulan zakat pada BAZNAS. Metode ini merupakan salah satu teknik penggalangan dana dimana metode ini mengedepankan interaksi langsung dengan muzakki. Melalui metode ini, fundraiser akan memberikan informasi yang dibutuhkan melalui berbagai media kepada masyarakat. Dengan cara ini, para muzakki akan dengan mudah memberikan respon dan melaukan interkasi terkait penyaluran dana zakat. Melalui direct fundraising, khususnya pada BAZNAS Kota Bukittinggi, kita mampu menyasar target Muzaki yang cocok dengan informasi terkait produk atau layanan secara akurat. Sehingga menggugah keinginan Muzaki untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS Kota Bukittinggi. Dengan menggunakan Direct Fundraising Sebenarnya, BAZNAS Kota Bukittinggi dapat lebih meningkatkan Pengumpulan zakat di Kota Bukittinggi. Riset ini akan menunjukkan faktor-faktor penyebab dikelompokkan ke dalam salah satu dari katagori utama tersebut untuk dikembangkan menjadi suatu cause-and-effect diagram dan setelah itu dibuatkan solusinya berupa tindakan prefentive (Pencegahan) dan kuratife (Perbaikan).

4 dilihat · 9 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENGGUNAAN FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) DALAM PENGUMPULAN ZAKAT (Studi Kasus : BAZNAS Kota Bukittinggi)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Penggunaan Financial Technology (Fintech) Dalam Pengumpulan Zakat (Studi Kasus : Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bukittinggi)”, yang disusun oleh Zulmainia, NIM 3319335. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kenapa financial technology (fintech) yang digunakan BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pengumpulan zakat yaitu hanya transfer dan QRIS. Bagaimana kendala penggunaan fintech yang dihadapi BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pengumpulan zakat. Lalu bagaimana cara BAZNAS Kota Bukittinggi meningkatkan pengumpulan zakat menggunakan fintech. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dengan pihak BAZNAS Kota Bukittinggi dan Muzakki yang membayar zakat, observasi lapangan, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah model interaktif Miles & Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa financial technology (fintech) yang digunakan BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pengumpulan zakat yaitu hanya Transfer dan QRIS. Karena, Pertama Transfer dan QRIS sudah tersedia secara luas dan sudah umum digunakan oleh masyarakat. Kedua, Transfer dan QRIS dapat mempermudah dan meningkatkan pengumpulan dana zakat. Merupakan metode pembayaran yang mudah digunakan yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membayar zakat. Ketiga, Transfer dan QRIS memiliki standar keamanan yang telah teruji dan tepercaya. Keempat, Transfer dan QRIS dapat mengurangi kerumitan administrasi dalam pengelolaan dana zakat. Dapat mempercepat proses pengumpulan dan pembayaran zakat, serta mempermudah dalam membuat pelaporan administrasi. Terdapat juga kendala yang dirasakan pihak BAZNAS Kota Bukittinggi dalam pengumpulan zakat menggunakan fintech yaitu muzakki yang tidak memberikan identitas lengkap dan tidak melakukan konfirmasi setelah membayar zakat. Lalu cara BAZNAS Kota Bukittinggi meningkatkan pengumpulan zakat menggunakan fintech yaitu melakukan rapat dan diskusi mengenai pengumpulan zakat, sosialisasi, dan promosi.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Optimalisasi Kinerja Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dalam Pengumpulan Dana Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) di BAZNAS Kota Bukittinggi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Hegarmanah Asda Nim 3218229 Jurusan Ekonomi islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam (FEBI) Angkatan 2018 UIN Sjech M. Jamil Djambek Bulittinggi dengan Judul “STRATEGI OPTIMALISASI KINERJA UNIT PENGUMPULAN ZAKAT (UPZ) DALAM MENGUMPULKAN DANA ZAKAT, INFAK, DAN SHADAQAH (ZIS) DI BAZNAS BUKITTINGGI”.Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurang maksimalnya kinerja Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) yang ada di BAZNAS Bukittinggi dalam pengumpulan ZIS di wilayah Bukittinggi sehingga perolehn kurang memenuhi target. Dengan strategi pengoptimalam kinerja UPZ yang ada di instansi pemerintah, pendidikan atau agama diharapkan mampu membantu BAZNAS Bukittinggi dalam memperoleh dana ZIS dan mampu menangani permasalahan pendapatan, pengangguran, dan kemiskinan yang ada diwilayah Bukittinggi. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : “bagaimana rumusan strategi optimalisasi kinerja pengumpulan dana ZIS di Baznas Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan metode penelitian kualitatif, dimana penelitian ini akan mendeskripsikan strategi optimalisasi kinerja unit pengumpulan zakat dalam pengumpulan dana zakat, infaq, dan shadaqah dengan mengambil studi kasus di Badan Amil Zakat Kota Bukittinggi. Data dalam penelitian diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi mendalam dari informan.Dalam pengelohan data, penulis memberikan pemaparan gambaran situasi yang diteliti dengan menggunakan analisis SWOT, EFAS, IFAS, Matriks SWOT, dan Tabel Bobot Skor. Setelah penulis melakukan penelitian maka dapat disimpulkan bahwa strategi kinerja optimalisasi UPZ dalam pengumpulan dana ZIS di Baznas Kota Bukittinggi. Hal ini dapat dinilai berdasarkan perolehan hasil tabel bobot skor yaitu terdapat strategi S-O sebesar 2,75. W-O sebesar 2,28. S-T sebesar 2,55. Dan W-T sebesar 2,08. Maka strategi kekuatan (strenght) ditambahkan dengan peluang (opportunities) jumlahnya adalah 2,75. Jika dianalisis lagi bahwa rating lebih dari 2,5 memperoleh nilai baik.

9 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi pengumpulan Dana Zakat Pada Muzakki di BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus BAZNAS KABUPATEN PASAMAN BARAT)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Strategi Pengumpulan Dana Zakat Pada Muzakki Di Baznas Kabupaten Pasaman Barat Di Masa Pandemi Covid-19 ( Studi Kasus BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat)”. Di susun oleh Srivatul Aini , Nim 3318105 Mahasiswa Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri ( IAIN) Bukittinggi. Pembahasan ini dilatarbelakangi dengan adanya saat sekarang ini dunia sedang di serang oleh pandemi virus Covid-19 yang menyebabkan banyaknya aktivitas yang tidak bisa terlaksana secara maksimal, salah satunya aktivitas seperti pasar yang menyebabkan berkurangnya pendapatan sehingga berkurang pula penghasilan muzakki. Pada BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat saat masa pandemi Covid-19 memiliki pola perubahan pengumpulan (fundraising) zakat dari masa sebelum terjadinya pandemi. Dalam hal penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif, maka penulis berusaha mencari informan atau narasumber yang terkait dengan masalah penelitian. Adapun informan atau narasumber yang dijadikan sumber data penelitian pada penulisan ini adalah Ketua BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat dan Staff BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat. Untuk mendapatkan data dan bahan dalam penelitian ini, penulis langsung turun kelapangan agar memperoleh data yang dibutuhkan dengan cara mewawancarai pihak BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang pertama Strategi pengumpulan zakat pada BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat di tengah pandemi Covid-19 yaitu menentukan segmen dan target muzakki,penyiapan sumber daya, membangun sistem komunikasi, dan menyusun dan melakukan pelayanan. Kedua kendala pengumpulan zakat pada BAZNAS Kabupaten Pasaman Barat di tengah pandemi Covid-19 yaitu pembatasan untuk bertemu dengan muzaki dan donatur, dan tidak terlaksananya pelayanan dan pengumpulan zakat via conter zakat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIFITAS PENGUMPULAN ZAKAT PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA OLEH UNIT PENGUMPULAN ZAKAT DI KEMENTERIAN AGAMA KOTA PADANG PANJANG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul: “Efektivitas Pengumpulan Zakat Profesi Aparatur Sipil Negara oleh Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di Kementerian Agama Kota Padang Panjang ” disusun oleh Intan Canel Natasya NIM 3317080. Skripsi mahasiswa Program Studi S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil penelitian pendahuluan pada (UPZ) dikementerian Agama Kota Padang Panjang. Pada penelitian tersebut didapati bahwa kurangnya kesadaran Aparatur Sipil Negara untuk membayar zakat dan kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh UPZ. Hal ini dibuktikan dengan perkembangan jumlah dana zakat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir mengalami fluktuasi. Penelitian merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan : 1. Dari hasil sosialisasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama Kota Padang Panjang untuk meningkatkan kesadaran ASN Kota Padang Panjang dalam membayar zakat, sudah muncul benih-benih kesadaran ASN membayar zakat. 2. Strategi untuk meningkatkan sosialisasi ada dua cara yaitu sosialisasi tatap muka maupun tidak langsung atau bisa dikatakan sosialisasi melalaui media social. 3. UPZ di Kementerian Agama Kota Padang Panjang belum sepenuhnya efektif dalam meningkatkan jumlah zakat profesi. Terbukti dari hasil penelitian menunjukan bahwa pengurus UPZ di Kementerian Agama Kota Panjang masih banyak berdiam diri tanpa membuat kegiatan atau rencana yang akan berpengaruh terhadap hasil penghimpunan zakat profesi.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

efektivitas kinerja lembaga badan amil zakat nasional dalam mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat Studi kasus badan amil zakat nasional kabupaten pasaman

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Efektivitas Kinerja Lembaga Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam Mengumpulkan dan Menyalurkan Dana Zakat”yang disusun oleh MIFFAH RIZKI YANDRA, NIM 3315.239, Jurusan Perbankan Syariah (S1) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap kinerja Baznas di Kabupaten Pasaman apakah sudah efektif/ belum efektif dalam mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat di Kabupaten Pasaman. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket/kuesioner, observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah menggunakan statistik deskriptif, yang artinya statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi Berdasarkan hasil penelitian tentangEfektivitas Kinerja Lembaga Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam Mengumpulkan dan Menyalurkan Dana Zakat di Kabupaten Pasaman secara umum berada pada kategori Setuju dengan Persentase 63,64% dan Kinerja Baznas di Kabupaten Pasaman berada pada kategori Sangat Setuju dengan Pesentase 54,55% selanjutnya Pengumpulan dana zakat di kabupaten Pasaman berada pada kategori Setuju dengan Persentase 81,82% lalu untuk Penyaluran dana zakat berada pada kategori Sangat Setuju dengan Persentase 63,64%. Kata Kunci : Kinerja, Pengumpulan, dan Penyaluran

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pelaksanaan Pengumpulan Zakat Pada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar (Implementasi UU No. 23 Tahun 2011)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Tesis ini berjudul : “Optimalisasi Pengelolaan Zakat Bidang Pengumpulan Zakat pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar (Implementasi Undang-undang Nomor 23 Tahun 2011)”. Tesis ini ditulis oleh Syukri Rahmi, NIM. 101.16.007. Program Studi Hukum Islam Pascasarjana IAIN Bukittinggi Tahun 1441 H / 2019 M. Tujuan dari penelitian ini adalah menjawab pertanyaan tentang bagaimana implementasi dari optimalisasi penelolaan zakat bidang pengumpulan Zakat pada BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, apa saja kendala optimalisasi kinerja Unit Pengumpul Zakat, dan bagaimana analisis performance kinerja Unit Pengumpul Zakat BAZNAS Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang penulis adalah Implementasi Optimalisasi kinerja UPZ yang dilakukan BAZNAS Tanah da tar pada tahun 2015 sampai dengan 2017 secara kuantitas mengalami penurunan pada jumlah penghimpunan. Kinerja UPZ BAZNAS Kabupaten Tanah Datar dinilai belum optimal. Hal tersebut terlihat pada pengumpulan dana zakat pada 2018 yang juga mengalami penurunan. Setiap kegiatan pasti memiliki faktor penghambat, termasuk pada optimalisasi kinerja UPZ yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Tanah Datar yang memiliki beberapa faktor penghambat, diantaranya (a) Adanya Pergantian Sumber Daya Manusia. (b) Lingkungan Kerja Yang Kurang Mendukung. Berdasarkan Analisis Performance, kinerja UPZ BAZNAS Kabupaten Tanah Datar belum mencapai hasil yang optimal. Hal tersebut dapat diketahui dengan beberapa faktor yang ada pada Analisis Performance, diantaranya: (a) Kemampuan (Ability) Pengurus UPZ masing-masing berasal dari latar belakang yang berbeda, sehingga dari segi kemampuan, khususnya dalam keterampilan menjelaskan tentang zakat, infaq, dan shadaqah memiliki perbedaan. Di antara mereka ada yang mampu menjelaskan dengan baik, ada juga yang tidak mampu menjelaskan dengan baik. (b) Usaha (Effort) Disiplin dari beberapa UPZ BAZNAS Kabupaten Tanah Datar belum dapat dijalankan. (c) Dukungan (Support) Seluruh UPZ mendapatkan dukungan penuh dari BAZNAS Tanah Datar. Pengembangan dan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan ketrampilan dan kemampuan pengurus UPZ untuk menjelaskan dan menghitung dana zakat yang dikeluarkan oleh muzakki.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN TERHADAP TINGKAT PENGUMPULAN DANA ZAKAT PADA BAZNAS KOTA BUKITTINGGI

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Akuntabilitas Dan Transparansi Pelaporan Keuangan Terhadap Tingkat Pengumpulan Dana Zakat pada BAZNAS Kota Bukittinggi” yang disusun oleh Nanda Kurnia Putra, Nim 3315.388, jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Akuntabilitas dan Transparansi Pelaporan Keuangan Terhadap Tingkat Pengumpulan Dana Zakat pada BAZNAS Kota Bukittinggi. Metode pengumpulan data melalui survey dan mengedarkan kuisioner, dengan sampel 30 responden. Metodologi penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang lebih menekankan pada aspek pengukuran secara objektif terhadap fenomena sosial. populasi dalam penelitian ini adalah muzakki dan pegawai BAZNAS Kota Bukittinggi sebanyak 42 responden dan sampel sebanyak 30 orang responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah menggunakan persamaan Slovin. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan alat bantu spss versi 21.0. Hasil penelitian yang dilkukan pada BAZNAS Kota Bukittinggi dapat dikemukakan persamaan Regresi Berganda Y = 4,740 – 0,112X1 + 0,836X2 + e dari persamaan tersebut dapat disimpulkan bahwa : (a) Tidak ada pengaruh yang signifikan antara Akuntabilitas terhadap Tingkat Pengumpulan Dana Zakat, dibuktikan dengan tingkat signifikan (0,382 > 0,05). (b) Terdapat pengaruh yang signifikan antara variable Transparansi terhadap Tingkat Pengumpulan Dana Zakat, dibuktikan dengan tingkat siginifikan (0,000 0,05). (c). Sedangkan secara simultan (Uji F) terdapat pengaruh yang signifikan antara Akuntabilitas dan Transparansi dengan tingkat pengumpulan dana Zakat pada BAZNAS Kota Bukittinggi dengan tingkat siginifikan (0,000 0,05. Kontribusi variabel antara Akuntabilitas dan Transparansi dengan tingkat pengumpulan dana Zakat pada BAZNAS Kota Bukittinggi adalah sebesar 0,736 atau 73,6% sedangkan sisanya 26,4% dipengaruhi oleh variable lain di luar penelitian ini.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENERAPAN KMA NOMOR 118 TAHUN 2014 DAN PSAK NOMOR 109 DALAM PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN ZAKAT PADA BAZNAS KAB. AGAM

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Analisis Penerapan KMA Nomor 118 Tahun 2014 dan PSAK Nomor 109 dalam Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat pada Baznas Agam Provinsi Sumatra Barat”. Disusun oleh Asma Roza. Nim 3315.362. Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan KMA Nomor 118 Tahun 2014 dan PSAK Nomor 109 dalam pengumpulan dan pendistribusian zakat pada Baznas Agam Provinsi Sumatra Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang mengguankan metode kualitatif. Dan dalam penelitian ini bersifat deskriptif atau mengambarkan dengan data berupa kejadian, peristiwa, fenomena dan kemudian dibentuk dalam kalimat analisis dan bukan dengan angka statistik. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan KMA Nomor 118 Tahun 2014 dan PSAK Nomor 109 pada Baznas Agam berdampak positif karena dapat dilaksanakan secara professional dan transparan melalaui kerja sama antara pihak BAZNAS dan instansi-instansi baik pemerintah maupun non-pemerintah untuk membentuk Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) dan setiap transaksi dilakukan pencatatan menggunakan aplikasi akutansi digital yang disebut SIMBA serta dilakukan pencatatan secara manual ke dalam jurnal dan buku besar untuk memudahkan proses pelaporan berkala kepada pihak-pihak terkait. Penghimpunan Zakat dilakukan melalui dua cara yaitu penghimpunan secara regular dan secara mandiri. Dan penyalurannya dilakukan melalui tiga cara yaitu pertama melalui proposal atau secara langsung ke kantor BAZNAS Agam, keduan melalui informasi dari survey internal maupun laporan masyarakat dan ketiga melalui kedaruratan (emergensi). Proses penyalurkannya melakui bidang ekonomi (pemberdayaan) umat, bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang sosial (Agam peduli) dan dibidang dakwah (sosialisasi/pembinaan). Dari proses yang telah dilakukan oleh Baznas Agam menunjukan adanya keterbukaan (Transparancy), adanya Akuntabilitas (Accountability), adanya kewajaran dan keadilan (Fairness), adanya kepatuhan Syariah (Syariah Compliance). Sehingga kinerja pengelolaan zakat menjadi lebih ideal dan tercermin dilakukan secara bersama-sama demi terciptanya kesejahteraan masyarakat. Kata Kunci : Penerapan KMA Nomor 118 Tahun 2014 dan PSAK Nomor 109, Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Pengumpulan dan Pendistribusian Dana Zakat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mustahik pada BAZNAS Kota Bukittinggi

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul STRATEGI PENGUMPULAN DAN PENDISTRIBUSIAN DANA ZAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK PADA BAZNAS KOTA BUKITTINGGI yang disusun oleh Elfika Sari NIM. 3315.375, Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Negeri Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Tujuan dari penelitian ini secara keseluruhan adalah untuk mengetahui strategi apa yang dipakai BAZNAS ( Badan Amil Zakat Nasional ) Kota Bukittinggi dalam mengumpulkan dan mendistribusian dana zakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mustahik. Latar belakang pemilihan judul ini adalah karena masih banyak dari masyarakat Kota Bukittinggi yang menyalurkan zakat secara langsung dan tidak menyalurkan melalui lembaga resmi pengumpulan zakat seperti BAZNAS. Penelitian ini berupaya menjelaskan apa saja strategi BAZNAS dalam mengatasi permasalahan masyarakat yang berasumsi lebih cepat dan tampak memberikan zakat kepada mustahiknya secara langsung. Penelitian ini juga membahas strategi BAZNAS pada pendistribusian dana zakat dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana peneliti mengumpulkan objek penelitian berdasarkan fakta yang ada di lapangan, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian mengetahui strategi yang digunakan BAZNAS Kota Bukittinggi dalam mengumpulkan dana zakat, melalui sosialisasi zakat dalam bentuk di media cetak dan media sosial seperti baliho, spanduk, tabloid, radio, dan lain lain agar potensi zakat yang ada di Kota Bukittinggi terkumpul secara keseluruhan dan BAZNAS membentuk team relawan dan team survei ke lapangan agar masyarakat bisa memahami lembaga BAZNAS itu sendiri. Sedangkan strategi yang digunakan oleh BAZNAS dalam mendistribusikan dana zakat dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik yaitu Bukittinggi taqwa, Bukittinggi cerdas, Bukittinggi peduli dan Bukittinggi makmur.

3 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENGUMPULAN DAN PENGELOLAAN ZAKAT USAHA DAGANG OLEH BAZNAS KOTA PADANG PANJANG

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Watni Putri, NIM.3314.348 yang berjudul “Strategi Pengumpulan dan Pengelolaan Zakat Usaha Dagang oleh BAZNAS Kota Padang Panjang.” Jurusan Perbankan Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Yang menjadi rumusan masalah pada skripsi ini adalah bagaimana strategi yang dilakukan BAZNAS Kota Padang Panjang dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat usaha dagang, serta mengetahui kendala yang dihadapi. Adapun yang menjadi motivasi penulis dalam membahas masalah ini dilatarbelakangi oleh zakat yang terhimpun dari muzakki berprofesi sebagai pedagang masih rendah persentasenya dibandingkan zakat lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan penulis menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Penulis menggunakan data yang bersumber dari data primer dan data skunder, data primer yaitu sumber data yang penulis peroleh secara langsung dari narasumber melalui wawancara (interview) serta dari observasi lapangan dengan mengajukan beberapa pertanyaan wawancara berkaitan dengan masalah yang penulis bahas yaitu mengenai pengumpulan dan pegelolaan zakat usaha dagang. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh secara tidak langsung dari hasil studi perpustakaan sumbernya berupa buku-buku, catatan, dan dengan mengumpulkan dokumen-dokumen yang ada di BAZNAS Kota Padang Panjang sedangkan informan dalam penelitian ini adalah Kepala dan Staf Kantor BAZNAS Kota Padang Panjang. Hasil penelitian strategi pengumpulan dan pengelolaan zakat usaha dagang yang diterapkan oleh BAZNAS Kota Padang Panjang ini menyimpulkan bahwa(1) Strategi pengumpulan zakat usaha dagang yaitu menghimbau paramuzakki melalui media elektronik (radio), kerjasama dengan ustad pada saat khutbah jum’at untuk memberikan tema khutbah mengenai pembayaran zakat usaha dagang melalui BAZNAS Kota Padang Panjang dan himbauan langsung kepada muzakki dengan cara mendatangi toko dari simuzakki. (2) Sedangkan dalam pengelolaan pihak BAZNAS Kota Padang Panjang menerapkan strategi seperti perencanaan (Planning), pengorganisasian (Organizing), pengarahan (Directing), dan pengawasan (Controlling). Dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat usaha dagang ada beberapa factor kendala internal dan eksternal yang dihadapi BAZNAS Kota Padang Panjang antara lain: kendala internal yaitu masyarakat masih cendrung membayarkan zakatnya secara langsung kemustahiq, masyarakat (pedagang) Kota Padang Panjang tidak semua berasal dari Kota Padang Panjang. Sedangkan kendala eksternalnya yaitu rendahnya potensi SDM yang dimiliki mustahiq, sebagian besarusaha yang ditekuni oleh para mustahiq adalah usaha yang sulit untuk dikembangkan, serta dana zakat yang disalurkan untuk modal usaha tidak bisa berkembang karena mustahiq yang menerima zakat berstatus single parent yang mau tidak mauberusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Prosedur Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PROSEDUR PENGUMPULAN DAN PENYALURAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Oleh: RINO SETIAWAN Tugas Akhir ini berjudul Prosedur Pengumpulan Dan Penyaluran Zakat Di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota, pengumpulan dan penyaluran zakat merupakan fungsi dan indikator utama dari sebuah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), baik sebagai sebuah badan atau lembaga maupun sebagai alat untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana prosedur pengumpulan dan penyaluran zakat di BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana prosedur pengumpulan dan penyaluran zakat yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi sedangkan Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa data deskriptif kualitatif, data dianalisis dengan cara menggambarkan bagaimana Program Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Di BAZNAS Kabupaten Lima puluh Kota. Hasil penelitian terlihat bahwa prosedur pengumpulan dan penyaluran zakat yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota masih belum efektif, hal ini dapat dilihat dari program pengumpulan zakat yang sebagian besar bersumber dari zakat profesi ASN di PEMKAB Lima Puluh Kota, dimana gaji para ASN langsung dipotong setiap bulannya oleh bendahara gaji sesuai dengan kemauan ASN tersebut, padahal telah ada aturan dari KEMENAG bahwanya besarnya Zakat Profesi sebesar 2,5% dari gaji setiap bulannya. Sedangkan dari program penyaluran zakat yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki lima program yaitu: Lima Puluh Kota Religi, Lima Puluh Kota Sejahtera, Lima Puluh Kota Cerdas, Lima Puluh Kota Sehat dan Lima Puluh Kota Peduli, namun dari belum optimalnya pengumpulan zakat juga berdampak dengan belum optimalnya penyaluran program zakat oleh BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota.

4 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail