Abstrak
ABSTRAK PROSEDUR PENGUMPULAN DAN PENYALURAN ZAKAT DI BAZNAS KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Oleh: RINO SETIAWAN Tugas Akhir ini berjudul Prosedur Pengumpulan Dan Penyaluran Zakat Di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lima Puluh Kota, pengumpulan dan penyaluran zakat merupakan fungsi dan indikator utama dari sebuah Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), baik sebagai sebuah badan atau lembaga maupun sebagai alat untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana prosedur pengumpulan dan penyaluran zakat di BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana prosedur pengumpulan dan penyaluran zakat yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi sedangkan Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisa data deskriptif kualitatif, data dianalisis dengan cara menggambarkan bagaimana Program Pengumpulan dan Penyaluran Zakat Di BAZNAS Kabupaten Lima puluh Kota. Hasil penelitian terlihat bahwa prosedur pengumpulan dan penyaluran zakat yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota masih belum efektif, hal ini dapat dilihat dari program pengumpulan zakat yang sebagian besar bersumber dari zakat profesi ASN di PEMKAB Lima Puluh Kota, dimana gaji para ASN langsung dipotong setiap bulannya oleh bendahara gaji sesuai dengan kemauan ASN tersebut, padahal telah ada aturan dari KEMENAG bahwanya besarnya Zakat Profesi sebesar 2,5% dari gaji setiap bulannya. Sedangkan dari program penyaluran zakat yang diterapkan BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki lima program yaitu: Lima Puluh Kota Religi, Lima Puluh Kota Sejahtera, Lima Puluh Kota Cerdas, Lima Puluh Kota Sehat dan Lima Puluh Kota Peduli, namun dari belum optimalnya pengumpulan zakat juga berdampak dengan belum optimalnya penyaluran program zakat oleh BAZNAS Kabupaten Lima Puluh Kota.