Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

34 hasil
Subjek: Bank Syariah Indonesia
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penyebab Pembiayaan Mikro Bermasalah pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Padang Pariaman dalam Perspektif Maqasid Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini ditulis oleh Femilidya Rusita dengan NIM 3322130 yang berjudul “ANALISIS PENYEBAB PEMBIAYAAN MIKRO BERMASALAH PADA BANK SYARIAH INDONESIA KANTOR CABANG PEMBANTU PADANG PARIAMAN”. Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Pembiayaan mikro merupakan salah satu produk pembiayaan yang berperan dalam mendukung perkembangan UMKM. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat risiko pembiayaan bermasalah yang dapat memengaruhi kualitas pembiayaan dan kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya pembiayaan mikro bermasalah pada BSI KCP Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 8 orang yang terdiri atas 1 BM, 1 MRM TL, 3 RSE, dan 3 nasabah pembiayaan mikro bermasalah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab pembiayaan mikro bermasalah di BSI KCP Padang Pariaman meliputi character, capacity, dan condition of economy berdasarkan prinsip 5C, serta penyalahgunaan dana pembiayaan berdasarkan teori asimetri informasi. Faktor tersebut ditunjukkan oleh karakter nasabah yang kurang baik, menurunnya kemampuan usaha dan kemampuan membayar, kondisi ekonomi yang memengaruhi kelangsungan usaha, serta penggunaan dana pembiayaan yang tidak sesuai dengan tujuan awal. Oleh karena itu, penerapan analisis pembiayaan yang optimal serta pengawasan terhadap penggunaan dana pembiayaan perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko pembiayaan bermasalah.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah Indonsia (BSI) Melalui Pendekatan Model Common Size Financial statements

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan aset dan dana pihak ketiga (DPK) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) pasca-merger mengalami peningkatan yang signifikan, namun belum sepenuhnya diikuti oleh pertumbuhan profitabilitas yang stabil. Kondisi ini menunjukkan perlunya analisis yang lebih komprehensif untuk menggambarkan struktur keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan BSI periode 2021–2024 menggunakan metode Common Size Financial Statements. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi yang diperoleh dari laporan tahunan BSI. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis dengan mengubah setiap pos laporan keuangan menjadi persentase dari total aset pada neraca dan total pendapatan pada laporan laba rugi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur aset BSI didominasi oleh piutang murabahah dan pembiayaan berbasis bagi hasil, sementara proporsi pembiayaan mudharabah meningkat dan investasi surat berharga menurun. Pendapatan utama masih berasal dari kegiatan pembiayaan, sedangkan beban operasional menjadi komponen biaya terbesar. Secara keseluruhan, kinerja keuangan BSI tergolong baik dengan pertumbuhan aset, DPK, dan laba bersih, meskipun efisiensi operasional masih perlu ditingkatkan guna mendukung kinerja yang lebih stabil dan berkelanjutan.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Dampak Sistem Antrian Digital Berbasis Queuing Theory Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus : Bank Syariah Indonesia KCP Painan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Sistem Antrian Digital Berbasis Queuing Theory Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Pada Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus : Bank Syariah Indonesia KCP Painan)), disusun oleh Husniyah Khairaty (3322102). Mahasiswa Jurusan S1 Perbankan Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi karena minimnya minat masyarakat untuk membuka rekening di BSI KCP Painan disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan promosi mengenai layanan digital sehingga calon nasabah belum memahami keuntungan dan kemudahan yang ditawarkan oleh bank tersebut. Faktor lokasi dan kondisi sosial budaya konservatif di Painan turut memengaruhi rendahnya jumlah nasabah aktif meskipun layanan di kantor cabang sebenarnya mampu melayani lebih banyak nasabah tanpa antrean yang lama. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa analisis dampak sistem antrian digital berbasis queuing theory dalam meningkatkan jumlah nasabah pada bank syariah indonesia. untuk mengetahui dan menganalisa hambatan analisis dampak sistem antrian digital berbasis queuing theory dalam meningkatkan jumlah nasabah pada bank syariah indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pendekatan tersebut memungkinkan pengumpulan data secara mendalam serta kontekstual dari subjek studi. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, catatan lapangan yang cermat, serta dokumen pendukung yang relevan. Data tersebut kemudian dianalisis secara sistematis untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif dan terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan unggul dari customer service (CS) dan teller di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Syariah Indonesia Painan memainkan peran krusial dalam mempertahankan kepuasan nasabah di tengah persaingan perbankan yang semakin sengit. CS menerapkan pendekatan adaptif seperti mengarahkan transaksi sederhana ke aplikasi BYOND guna mempersingkat waktu tunggu, proses pembukaan rekening berdasarkan SLA yang mencakup tahap daring diikuti verifikasi langsung, serta evaluasi pinjaman melalui dokumen esensial seperti KTP asli (NPWP bersifat opsional). Antrean di teller mencapai puncak pada pagi hari hingga pukul 11.30 serta awal bulan, kemudian mereda pada siang hingga sore hari dengan waktu penanganan rata-rata 3-10 menit sesuai tingkat kerumitan transaksi, seperti setoran atau penarikan tunai dalam jumlah besar maupun transfer antarbank.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS RESPON MAHASISWA PERBANKAN SYARIAH ANGKATAN 2022 PADA KERENTANAN SERANGAN CYBER PRODUK-PRODUK PERBANKAN SYARIAH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan perbankan syariah menuju sistem yang elbih modern dan efisien. Namun, perkembangan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya ancaman serangan cyber yang berpotensi mengganggu keamanan sistem, kerahasiaan dta, srta menurunkan kepercayaan nasabah. Salah satu kasus yang menjadi perhatian masyarakat adalah serangan ransomware yang menimpa Bank Syariah Indonesia (BSI) pada tahun 2023. Peristiwa tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari nasabah, termasuk mahasiswa Perbankan Syariah yang memiliki pengetahuan mengenai industri perbankan sekaligus merupakan pengguna aktif layanan perbankan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon mahasiswa Perbankan Syariah angkatan 2022 UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi terhadap kerentanan serngan cyber pada produk-produk perbankan syariah yang meliputi respon kognitif, afektif, dan konatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan studi kasus. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa Perbankan Syariah angkatan 2022 yang menggunakan layanan perbankan syariah dan mengetahui kasus serangan siber pada Bank Syariah Indonesia. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon kognitif mahasiswa tergolong baik, ditandai dengan pemahaman mengenai bentuk, penyebab, dan risiko serangan siber terhadap layanan perbankan syariah. Respon afektif menunjukkan munculnya rasa khawatir dan menurunnya tingkat kepercayaan terhadap keamanan layanan digital setelah terjadinya kasus serangan siber, meskipun sebagian besar informan masih memiliki keyakinan bahwa Bank Syariah Indonesia mampu memperbaiki sistem keamanannya. Sementara itu, respon konatif memperlihatkan bahwa informan cenderung meningkatkan kewaspadaan dalam menggunakan layanan digital, seperti mengganti kata sandi secara berkala, mengaktifkan fitur keamanan tambahan, lebih berhati-hati terhadap tautan mencurigakan, serta tetap menggunakan layanan perbankan syariah dengan memperhatikan aspek keamanan transaksi.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh ATM dan Mobile Banking terhadap Kepuasan Nasabah Pengguna Layanan Digital Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa program studi Perbankan Syariah Angkatan 2022)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Pengaruh Self Service Technology Terhadap Kepuasan Nasabah Pengguna Layanan Digital Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Angkatan 2022 UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi)" disusun oleh Rindi Antika Tanjung NIM 3322048 jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi layanan perbankan, termasuk perbankan syariah melalui penerapan Self Service Technology (SST) seperti Automatic Teller Machine (ATM) dan mobile banking/Byond. Penerapan layanan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transaksi serta kepuasan nasabah, namun dalam praktiknya masih terdapat berbagai kendala teknis yang memengaruhi pengalaman pengguna, khususnya di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 75 responden mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Angkatan 2022 UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji (parsial), dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Automatic Teller Machine (X) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah (Y) dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 0,05 dan nilai t hitung sebesar 2,621 > t tabel 1,666. Variabel Mobile Banking/Byond (X2) juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05 dan nilai t hitung sebesar 4,000 t tabel 1,666. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan nilai F hitung sebesar 77,337 > F tabel 2,34 dengan nilai signifikansi 0,0000,05, yang berarti layanan ATM dan mobile banking/Byond berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Persamaan regresi linier berganda yang diperoleh adalah Y6,235+0,345X1+0,347X2+c. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan Self Service Technology secara langsung mampu meningkatkan kepuasan mahasiswa sebagai pengguna layanan digital Bank Syariah Indonesia

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Praktik Pembiayaan Mikro Syariah di Bank Syariah Indonesia dan Implikasinya terhadap Pengembangan UMKM ( Studi Perspektif Pengusaha Mikro di Sibolga)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul "Analisis Praktik Pembiayaan Mikro Syariah di Bank Syariah Indonesia dan Implikasinya dalam Pengembangan UMKM (Studi Perspektif Pengusaha Mikro di Sibolga)" yang ditulis oleh Nurainun Nasution, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran UMKM sebagai penggerak perekonomian masyarakat serta masih adanya berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM, khususnya dalam memperoleh akses permodalan. Kehadiran pembiayaan mikro syariah melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) diharapkan dapat menjadi solusi dalam mendukung pengembangan usaha mikro. Namun, masih terdapat kesenjangan antara konsep ideal pembiayaan syariah dengan praktik yang terjadi di lapangan sehingga perlu dilakukan kajian lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik pembiayaan mikro syariah yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia KC Sibolga serta menganalisis kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam dan implikasinya dalam pengembangan UMKM dari perspektif pengusaha mikro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pembiayaan mikro syariah di BSI KC Sibolga telah dilaksanakan melalui penggunaan akad murabahah, mudharabah, dan musyarakah dengan prosedur pembiayaan yang sistematis mulai dari pengajuan hingga monitoring. Praktik pembiayaan tersebut pada umumnya telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, meskipun dalam implementasinya masih ditemukan beberapa kendala. Pembiayaan mikro syariah memberikan implikasi positif dalam pengembangan UMKM, antara lain meningkatkan kapasitas usaha, pendapatan, dan kesejahteraan pelaku usaha serta membuka peluang kerja baru. Namun demikian, rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan kemampuan manajerial, dan kondisi usaha yang belum stabil masih menjadi tantangan dalam optimalisasi pembiayaan mikro syariah.

5 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Optimalisasi Penyaluran Dana Zakat Melalui Bank Syariah Indonesia Untuk Pemberdayaan Masyarakat Di Nagari Batu Banyak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Optimalisasi Pelayanan Penyaluran Dana Zakat melalui Bank Syariah Indonesia untuk Pemberdayaan Masyarakat di Nagari Batu Banyak” ini ditulis oleh Gina Safitri NIM 3322004. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak Bank Syariah Indonesia dan pelaku UMKM terkait, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi penyaluran dana zakat melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) di Nagari Batu Banyak belum berjalan maksimal. Tingkat kesadaran dan pemahaman masyarakat masih belum merata, sehingga sebagian masyarakat masih memilih menyalurkan zakat secara langsung. Kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat di perbankan syariah juga masih rendah akibat kurangnya transparansi dan informasi. Selain itu, keterbatasan akses layanan, baik dari segi jarak maupun fasilitas digital, menjadi hambatan utama dalam penyaluran zakat dan pemberdayaan masyarakat. Kondisi ini menyebabkan potensi zakat belum dimanfaatkan secara optimal, sehingga diperlukan peningkatan sosialisasi, transparansi, dan perluasan akses layanan agar penyaluran zakat dapat lebih efektif dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

9 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Cicilan Emas (Cilem) di Bank Syariah Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tiarani Mustika, 2026. Analisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Cicilan Emas (Cilem) Di Bank Syariah Indonesia Terhadap Minat Masyarakat Menjadi Nasabah. Skripsi Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang tepat untuk pemasaran produk cicilan emas(CILEM) dan strategi apa yang tepat untuk meningkatkan minat Masyarakat menjadi nasabah cicilan emas di BSI KCP Pasaman Lubuk Sikaping.Strategi pemasaran cicilan emas bisa Melalui pendekatan bauran pemasaran (marketing mix) yang mencakup aspek produk (product), harga (price), tempat (place), dan promosi (promotion). Penelitian ini menggunakan penedekatan Kualitatif dengan Teknik pengumpulan data yaitu Wawancara mendalam, Observasi Lansung dan Dokumentasi. Data yang digunakan yaitu Reduksi Data dan Penyajian data. Penelitian ini mencakup beberapa informan seperti Pawning, CS(Customer service),dan Marketing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara.Hal ini terlihat dari beberapa strategi yang digunakan oleh pihak bank, seperti promosi melalui media sosial, pendekatan langsung (door to door), personal selling, serta edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat investasi emas syariah.

8 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektifitas Penerapan M-Banking Dalam Meningkatkan Minat Bertransaksi Pada Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Nasabah Bank Syariah Indonesia KCP Payakumbuh)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yulifo Santri, NIM 3320200 dengan judul skripsi "Efektivitas Penerapan M-Banking Dalam Meningkatkan Minat Bertransaksi Pada Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus Nasabah Bank Syariah Indonesia Kcp Payakumbuh)" pada Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech Muhammad Djamil Djambek tahun 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan layanan mobile banking (M-Banking) dalam meningkatkan minat bertransaksi pada nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan yang cepat, praktis, dan sesuai dengan prinsip syariah di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan nasabah BSI KCP Payakumbuh yang menggunakan layanan M-Banking, serta observasi terhadap praktik penggunaan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Dokumentasi dan catatan lapangan juga digunakan untuk memperkuat temuan penelitian. Kesimpulan penelitian mengenai penerapan M-Banking di Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Payakumbuh dapat dirangkum bahwa layanan ini terbukti cukup efektif dalam meningkatkan minat bertransaksi nasabah karena memberikan kemudahan akses, efisiensi waktu, dan fleksibilitas dalam berbagai transaksi. Sistem M-Banking juga dinilai mendukung kebutuhan nasabah dengan cepat dan praktis, serta memiliki fitur keamanan seperti PIN, sidik jari, kode OTP, dan notifikasi transaksi yang menambah rasa aman dan kepercayaan. Sementara itu, tingkat pemahaman nasabah berada pada kategori cukup, dengan fokus pada fitur dasar yang sering digunakan, sehingga diperlukan sosialisasi dan edukasi lebih lanjut agar nasabah dapat memanfaatkan seluruh fitur M-Banking secara optimal dan meningkatkan kepercayaan dalam penggunaannya..

8 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Green Banking pada Bank Syariah Indonesia dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Febi Ariska dengan NIM 3322083 pada Program Studi Strata-1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini berjudul “Implementasi Green Banking pada Bank Syariah Indonesia dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk implementasi green banking yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) serta mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian SDGs 13 (Aksi Iklim) pada tahun 2024, sekaligus mengidentifikasi risiko yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko perubahan iklim di Indonesia yang masih terlihat pada tahun 2024, ditandai dengan tingginya frekuensi bencana hidrometeorologi. Kondisi tersebut menegaskan bahwa upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk sektor keuangan. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memiliki peran strategis dalam mendukung aksi iklim melalui penerapan green banking yang mencakup pembiayaan berkelanjutan dan transformasi digital layanan perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan kepustakaan yang bersumber dari laporan tahunan, sustainability report Bank Syariah Indonesia, serta dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan keuangan berkelanjutan. Analisis data dilakukan secara induktif untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai implementasi green banking BSI dan keterkaitannya dengan SDGs 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024 Bank Syariah Indonesia telah menerapkan green banking secara terintegrasi melalui pengendalian emisi karbon, digitalisasi layanan perbankan untuk mengurangi penggunaan kertas, penerapan konsep green building, pelaksanaan program green reward, praktik reuse, recycle, dan refurbish, serta pengembangan pembiayaan dan investasi berwawasan lingkungan. Implementasi tersebut menunjukkan bahwa green banking telah menjadi bagian dari strategi kelembagaan dalam mendukung pencapaian SDGs 13. Namun demikian, penerapannya juga menghadapi risiko iklim yang berpotensi memengaruhi risiko kredit, operasional, dan reputasi bank. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian green banking serta mendukung penguatan kebijakan keuangan berkelanjutan.

7 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Implementasi Mitigasi Resiko dalam Penyaluran Dana KUR Tahun 2024 (Studi Kasus : BSI KCP Bukittinggi Pasar Aur)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Implementasi Mitigasi Resiko dalam Penyaluran Dana KUR Tahun 2024. (Studi Kasus : BSI KCP Bukittinggi Pasar Aur)”, di tulis oleh Dwi Yulia dengan NIM 3322344. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan salah satu upaya strategis perbankan dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, dalam praktiknya penyaluran pembiayaan KUR tidak terlepas dari berbagai resiko, terutama resiko gagal bayar yang dipengaruhi oleh kondisi usaha nasabah, rendahnya literasi keuangan syariah, serta penggunaan dana yang belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi mitigasi resiko dalam penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Syariah Indonesia KCP Bukittinggi Pasar Aur, serta mengidentifikasi tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung di BSI KCP Bukittinggi Pasar Aur untuk mengamati proses penyaluran pembiayaan KUR, mulai dari tahap pengajuan, analisis pembiayaan, akad, hingga monitoring pasca pencairan dana. Wawancara dilakukan secara mendalam dan terstruktur kepada pihak internal bank yang terlibat langsung dalam pengelolaan pembiayaan KUR, seperti pimpinan kantor cabang pembantu dan petugas marketing mikro, guna memperoleh informasi terkait kebijakan, prosedur, serta strategi mitigasi risiko yang diterapkan. Selain itu, wawancara juga dilakukan kepada nasabah penerima pembiayaan KUR untuk menggali pemahaman mereka mengenai penggunaan dana, kewajiban pembayaran, serta kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui bahwa Bank Syariah Indonesia KCP Bukittinggi Pasar Aur telah menerapkan berbagai strategi mitigasi resiko, seperti analisis kelayakan pembiayaan dengan prinsip kehati-hatian (5C), verifikasi data nasabah, monitoring pasca pencairan, serta pendekatan komunikasi intensif terhadap nasabah pembiayaan bermasalah. Namun, implementasi mitigasi resiko tersebut belum sepenuhnya optimal karena masih ditemui kendala, seperti keterbatasan pengawasan penggunaan dana dan faktor eksternal yang memengaruhi kemampuan bayar nasabah.

8 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kinerja Keuangan Bank Muamalat Dan BSI Periode 2022-2024 (Berdasarkan Rasio Keuangan: ROA, ROE, CAR, NPF/NPL, dan BOPO)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji serta membandingkan kinerja keuangan Bank Muamalat Indonesia (BMI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) selama periode 2022–2024. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis deskriptif komparatif. Penilaian kinerja keuangan kedua bank dilakukan melalui beberapa indikator, yaitu Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Financing/Loan (NPF/NPL), serta rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Data penelitian bersumber dari laporan keuangan tahunan masing-masing bank pada periode yang diteliti. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan Bank Syariah Indonesia (BSI) memiliki kinerja keuangan yang relatif lebih baik dibandingkan Bank Muamalat Indonesia, terutama dari sisi profitabilitas dan efisiensi operasional yang tercermin pada rasio ROA, ROE, dan BOPO. Namun demikian, kedua bank sama-sama menunjukkan kondisi yang cukup sehat dari aspek permodalan (CAR) dan tingkat risiko pembiayaan (NPF). Perbedaan kinerja tersebut dipengaruhi oleh skala bisnis, struktur modal, serta strategi pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh masing-masing bank. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak manajemen serta sebagai referensi dalam pengembangan perbankan syariah di Indonesia.

12 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Mitigasi Risiko Pada Pembiayaan KUR Bank Syariah Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk risiko yang dihadapi dalam pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Syariah Indonesia (BSI), menjelaskan strategi mitigasi yang diterapkan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap keberlanjutan usaha mikro dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Latar belakang penelitian ini didasari oleh fenomena transformasi digital dalam industri perbankan syariah yang, di satu sisi, meningkatkan efisiensi pembiayaan, namun di sisi lain menimbulkan tantangan baru terkait risiko operasional, risiko kredit, dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis, dengan data sekunder yang diperoleh melalui laporan tahunan BSI, regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta literatur akademik terkait manajemen risiko perbankan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan KUR BSI menghadapi empat jenis risiko utama, yaitu risiko kredit, risiko operasional, risiko moral hazard, dan risiko usaha. Strategi mitigasi risiko dilakukan secara komprehensif melalui tiga tahap, yaitu pra-penyaluran, selama pembiayaan, dan pasca-penyaluran, dengan penerapan analisis kelayakan berbasis karakter dan prinsip syariah, implementasi sistem digital i-Kurma serta Early Warning System, dan pembinaan pasca-pembiayaan melalui kerja sama dengan Askrindo Syariah dan Jamkrindo Syariah sebagai bentuk risk sharing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi mitigasi risiko tersebut efektif menurunkan rasio Non-Performing Financing (NPF) dari 3,21% pada tahun 2020 menjadi 1,98% pada tahun 2024. Penerapan mitigasi berbasis syariah ini tidak hanya menjaga stabilitas keuangan bank, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan usaha mikro, peningkatan literasi keuangan, serta penguatan nilai-nilai maqaṣid al-syariah dalam kegiatan pembiayaan di Bank Syariah Indonesia.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Dampak Penyaluran Pembiayaan Akad Mudharabah Bank Syariah Indonesia dalam Mengembangkan Usaha Petani Tomat Jorong Tanjung Balau, Nagari Pauh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Dampak Penyaluran Pembiayaan Akad Mudharabah Bank Syariah Indonesia dalam Mengembangkan Usaha Pertanian. (Studi Kasus : Petani Tomat, Jorong Tanjung Balau, Nagari Pauh)”, di tulis oleh Dian Rahmadani dengan NIM 3322338. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya Keterbatasan modal masih menjadi permasalahan utama yang dihadapi petani dalam mengembangkan usaha pertanian, termasuk petani tomat di Nagari Pauh, Jorong Tanjung Balau, yang menyebabkan petani kesulitan dalam memenuhi kebutuhan produksi, seperti pembelian benih unggul, pupuk, pestisida, serta biaya tenaga kerja, sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas dan kualitas hasil panen. Perbankan syariah melalui pembiayaan berbasis akad mudharabah diharapkan mampu menjadi solusi permodalan yang adil dan sesuai dengan karakteristik usaha pertanian, karena mengedepankan prinsip bagi hasil, sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan dampak penyaluran pembiayaan akad mudharabah terhadap perkembangan usaha pertanian petani tomat, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan pembiayaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini dipilih karena mampu menggali makna, pengalaman, dan pandangan subjek penelitian secara mendalam mengenai penyaluran pembiayaan akad mudharabah serta dampaknya terhadap perkembangan usaha pertanian. Dalam penelitian ini, informan utama adalah para petani tomat yang telah menerima pembiayaan akad mudharabah dari Bank Syariah Indonesia KCP Pasar Aur. Jumlah informan sebanyak 10 orang petani yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria Petani yang Pernah menerima pembiayaan melalui akad mudharabah; Bersedia memberikan informasi terkait penggunaan dana dan perkembangan usahanya. Berdasarkan Hasil penelitian dapat diketahui bahwa penyaluran pembiayaan akad mudharabah berperan penting dalam mendukung perkembangan usaha pertanian. Pembiayaan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas usaha petani yang mampu mengelola dana secara produktif. Adanya kemampuan sebagian petani untuk memperluas lahan tanam, meningkatkan intensitas perawatan tanaman, serta menambah jumlah tenaga kerja yang digunakan selama proses produksi, serta adanya Dampak positif dari pembiayaan tersebut juga terlihat pada aspek sosial ekonomi petani dengan meningkatnya pendapatan, petani menjadi lebih percaya diri dalam menjalankan usaha pertanian dan lebih termotivasi untuk mempertahankan bahkan mengembangkan usahanya di masa mendatang. Meskipun pemanfaatan pembiayaan belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala dalam mengelola dana pembiayaan tersebut.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi Digitalisasi Perbannkan Syariah Melalui Byond By Bsi Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah (Studi Kasus Di Kantor Bsi KCP Pangkalan )

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Analisis Strategi Digitalisasi Perbankan Syariah Melalui Byond by BSI Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah ( Studi Kasus di BSI KCP Pangkalan Tanjung Pati )” yang disusun oleh Tiara. Nim 3322036. Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembagan teknologi digital yang semakin pesat serta tuntutan indsutri perbankan untuk memberikan layanan yang cepat, mudah, dan efisien. Digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi perbankan sayriah agar mampu bersaing dengan bank konvensional dan meningkan loyalitas nasabah. Meskipun BSI telah meluncurkan aplikasi Byond by BSI sebagai super app perbankan syariah, pada kenyataannya masih ditemukan kesenjangan antara potensi fitur yang tersedia dengan tingkat pemanfaatan yang digunakan oleh nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi perbankan syariah melalui Byond by BSI dalam meningkatkan loyalitas nasabah di Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pangkalan Tanjung Pati. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi dengan melibatkan pihak internak BSI KCP Pangakaalan Tanjung Pati dan pihak eksternal nasabah aktif yang menggunakan aplikasi Byond by BSI. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digitalisasi BSI KCP Pangkalan Tanjung Pati melalui Byond by BSI dalam meningkatkan loyalitas nasabah telah dilakukan yang dimulai dari adaptasi teknologi yang dilakukan bank, inovasi layanan dan berkolaborasi dengan fintech dan strategi ini selalu mengintegrasikan nilai-nilai syariah di setiap fitur. Pemanfaatan aplikasi Byond by BSI masih dominan dalam penggunaan fitur dasar seperti fitur transfer, pembelian dan pembayaran sedangkan fitur lainnya belum dimanfaatkan secara optimal. Adapun faktor efektivitas Byond by BSI dalam meningkatkan loyalitas nasabah yaitu kulitas layanan digital, kemudahan dalam penggunaan, serta strategi edukasi dan promosi yang dilakukan oleh pihak bank.

7 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kepuasan Nasabah Non-Muslim Pada Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Sibolga

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah nasabah non-Muslim pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Sibolga yang mencapai 45% dari total nasabah. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena adanya pandangan umum bahwa perbankan syariah hanya diperuntukkan bagi masyarakat Muslim. Namun, masih ditemukan beberapa keluhan dari nasabah non-Muslim, seperti keterbatasan fasilitas ATM, kendala sistem transaksi, serta kurangnya pemahaman terhadap aplikasi Byond by BSI. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan nasabah non-Muslim terhadap pelayanan di BSI Kantor Cabang Sibolga.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 60 orang nasabah non-Muslim. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan (SERVQUAL) yaitu bukti fisik (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy).Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasa puas terhadap layanan BSI KC Sibolga, dengan rincian 23 responden sangat puas, 17 puas, 10 kurang puas, dan 10 sangat tidak puas. Faktor yang paling memuaskan adalah sikap ramah dan profesional pegawai serta penerapan nilai-nilai syariah dalam pelayanan. Adapun aspek yang masih perlu ditingkatkan meliputi ketersediaan fasilitas ATM, perbaikan sistem digital, dan edukasi produk syariah.Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelayanan BSI KC Sibolga secara umum sudah baik dan memuaskan bagi nasabah non-Muslim. Pihak bank disarankan untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui survei kepuasan berkala dan penguatan pemahaman masyarakat terhadap prinsip perbankan syariah.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus: Karyawan BSI KC Imam Bonjol Padang)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus: Karyawan BSI KC Imam Bonjol Padang)”. Disusun Oleh Fani Rahma Syaputri Nim 3621011, Program Studi S-1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (Uin) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan stres kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Imam Bonjol Padang, dengan latar belakang tantangan kinerja yang dipengaruhi oleh pengelolaan emosi dan tingkat stres kerja di tengah pesatnya perkembangan sektor perbankan syariah. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan dari 30 karyawan sebagai sampel, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), serta analisis regresi linear berganda untuk menguji hipotesis secara parsial (Uji t) dan simultan (Uji F). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional (X1) berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y), mengindikasikan peningkatan kinerja seiring dengan tingginya kecerdasan emosional. Sebaliknya, stres kerja (X2) berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan (Y), menunjukkan penurunan kinerja akibat peningkatan stres kerja. Lebih lanjut, kecerdasan emosional (X1) dan stres kerja (X2) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Y), dengan kedua variabel ini secara kolektif mampu menjelaskan 97.2% variasi kinerja karyawan. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa baik kecerdasan emosional maupun stres kerja adalah faktor fundamental yang secara signifikan memengaruhi kinerja karyawan di PT. Bank Syariah Indonesia KC Imam Bonjol Padang, sehingga optimalisasi pengelolaan kedua aspek ini sangat krusial untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas organisasi.

6 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis manajemen risiko penyaluran pembiayaan mikro pada bank syariah indonesia KC sibolga

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini di tulis oleh Iin Agustina Simatupang NIM 3321310 dengan judul “Analisis Manajemen Risiko Penyaluran Pembiayaan Mikro Pada Bank Syariah Indonesia Kc Sibolga”. Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menganalisis penerapan manajemen risiko dalam penyaluran pembiayaan mikro pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Sibolga. Pembiayaan mikro ditujukan untuk pelaku usaha mikro yang memiliki keterbatasan modal dan agunan, namun berperan penting dalam perekonomian daerah. Risiko seperti kredit, operasional, dan pasar dapat mengganggu stabilitas keuangan bank jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif, dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pembiayaan mikro tahun 2021–2023. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Landasan teori mengacu pada konsep manajemen risiko Herman Darmawi yang mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko, serta prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition) sebagai acuan kelayakan pembiayaan. Prinsip kehati-hatian, menghindari gharar, dan menjaga keadilan menjadi dasar etis dalam pengelolaan risiko. Hasil penelitian menunjukkan penerapan manajemen risiko melalui identifikasi risiko (analisis 5C dan survei usaha), pengukuran kapasitas usaha dan agunan, mitigasi melalui pendekatan preventif-edukatif, serta monitoring kolektabilitas angsuran. Data memperlihatkan pembiayaan mikro meningkat dari Rp18,96 miliar (2021) menjadi Rp51,48 miliar (2023), dengan penurunan NPF dari 25% menjadi 11,5%. Kesimpulannya, manajemen risiko yang sistematis dan sesuai prinsip syariah efektif meningkatkan kualitas pembiayaan serta menekan pembiayaan bermasalah. Disarankan peningkatan literasi keuangan syariah bagi UMKM dan digitalisasi monitoring risiko.

11 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI BRAND IMAGE BANK SYARIAH INDONESIA PADA MASYARAKAT JORONG 1 GARAGAHAN KECAMATAN LUBUK BASUNG KABUPATEN AGAM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Yona Rahmadani Fitri NIM 3321149, Program Studi S1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Dengan Judul “Persepsi Brand Image Bank Syariah Indonesia Pada Masyarakat Jorong 1 Garagahan Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam”. Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya rasa ingin tahu masyarakat tentang Bank Syariah Indonesia (BSI) dan niat untuk pembelian pada produk atau menggunakan layanan perbankan syariah , serta kurangnya minat untuk menjadi nasabah pada bank syariah indonesia dimana hal tersebut disebabkan karena masih kurangnya pemahaman masyarakat terhadap brand image bank syariah Indonesia yang menimbulkan kurangnya niat masyarakat untuk menjadi nasabah pada Bank Syariah Indonesia, dengan itu belum diketahui sejauh mana brand image Bank Syariah Indonesia memebentuk niat beli masyarakat sebagai calon nasabah terhadap Bank Syariah Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Analisis Brand Image Bank Syariah Indonesia Terhadap Purchase Intention Pada Masyarakat. Brand Image bank syariah merupakan persepsi atau gambaran yang terbentuk di pikiran masyarakat terhadap identitas, nilai, dan layanan yang ditawarkan oleh bank syariah, berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Dengan teknis analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa persepsi masyarakat terhadap brand image Bank Syariah Indonesia yang belum sebagai nasabah mereka hannya mempunyai pemahaman luar saja, yang hanya menyamakan bank syariah dengan bank konvensional yang menggunakan bunga. Ada pun pemahaman yang dimiliki oleh masyarakat yang sebagai nasabah pada bank syariah, pengalaman mereka gambarkan terdapat pengakuan yang dipaparkan menunjukkan Bank Syariah Indonesia memiliki kopetensi layanan yang berkualitas, rasa nyaman, aman dalam berinteraksi yang merupakan pencapain bagi bank syariah bahwasanya sudah mencapai tujuan dari Lembaga keuangan syariah. Pada brand image Bank Syariah Indonesia memiliki pengaruh signifikan terhadap niat beli masyarakat, ketika sikap dan norma subjektif didukung oleh edukasi yang tepat dan pengalaman positif dari nasabah lainnya. Oleh karena itu, strategi peningkatan pemahaman masyarakat tentang prinsip syariah dan brand image harus ditingkatkan untuk memperluas basis nasabah.

10 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis pelaporan corporate social responsibility perbankan syariah dalam perspektif syariah enterprise theory (studi kasus laporan tahunan bank syariah indonesia 2021-2023)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Bunga Ari Setiyani, dengan NIM 3321221 Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan Judul "Analisis Pelaporan Corporate Social Responsibility Perbankan Syariah dalam Perspektif Syariah Enterprise Theory (Studi Kasus: Bank Syariah Indonesia 2021-2023)". Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaporan Corporate Social Responsibility (CSR) pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dalam perspektif Syariah Enterprise Theory (SET) pada periode 2021-2023. CSR pada perbankan syariah tidak hanya mencakup tanggung jawab sosial ekonomi tetapi juga akuntabilitas vertikal pada Allah SWT, horizontal kepada manusia (stakeholders), serta tanggung jawab terhadap lingkungan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi dokumentasi melalui analisis laporan tahunan resmi BSI. Penelitian ini mengkaji bagaimana nilai-nilai maqashid syariah dan prinsip-prinsip Syariah Enterprise Theory diintegrasikan dalam pelaporan CSR melalui program-program sosial, pemberdayaan ekonomi umat, dan pelestarian lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaporan CSR BSI sudah mencerminkan karakteristik SET, meskipun terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat terutama pemerataan program ke wilayah pedesaan dan kelompok rentan. Studi ini berkontribusi pada pengembangan literatur akuntansi syariah, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi penguatan praktik pelaporan CSR pada perbankan syariah agar lebih selaras dengan prinsip keadilan, amanah, dan tanggung jawab sosial yang komprehensif. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat mendorong BSI dan lembaga perbankan syariah lainnya untuk semakin konsisten menerapkan Syariah Enterprise Theory dalam praktik CSR sehingga dapat mendukung terwujudnya tujuan maqashid syariah secara berkelanjutan.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail