Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

FEBI ARISKA

1 karya publik ditemukan.

2026: 1

Implementasi Green Banking pada Bank Syariah Indonesia dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Febi Ariska dengan NIM 3322083 pada Program Studi Strata-1 Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech. M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini berjudul “Implementasi Green Banking pada Bank Syariah Indonesia dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk implementasi green banking yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) serta mengkaji kontribusinya terhadap pencapaian SDGs 13 (Aksi Iklim) pada tahun 2024, sekaligus mengidentifikasi risiko yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko perubahan iklim di Indonesia yang masih terlihat pada tahun 2024, ditandai dengan tingginya frekuensi bencana hidrometeorologi. Kondisi tersebut menegaskan bahwa upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim memerlukan dukungan lintas sektor, termasuk sektor keuangan. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI memiliki peran strategis dalam mendukung aksi iklim melalui penerapan green banking yang mencakup pembiayaan berkelanjutan dan transformasi digital layanan perbankan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan kepustakaan yang bersumber dari laporan tahunan, sustainability report Bank Syariah Indonesia, serta dokumen pendukung lainnya yang relevan dengan keuangan berkelanjutan. Analisis data dilakukan secara induktif untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai implementasi green banking BSI dan keterkaitannya dengan SDGs 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024 Bank Syariah Indonesia telah menerapkan green banking secara terintegrasi melalui pengendalian emisi karbon, digitalisasi layanan perbankan untuk mengurangi penggunaan kertas, penerapan konsep green building, pelaksanaan program green reward, praktik reuse, recycle, dan refurbish, serta pengembangan pembiayaan dan investasi berwawasan lingkungan. Implementasi tersebut menunjukkan bahwa green banking telah menjadi bagian dari strategi kelembagaan dalam mendukung pencapaian SDGs 13. Namun demikian, penerapannya juga menghadapi risiko iklim yang berpotensi memengaruhi risiko kredit, operasional, dan reputasi bank. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian green banking serta mendukung penguatan kebijakan keuangan berkelanjutan.