ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini atas nama Dinda Yulia Zalni dengan NIM 2422077. Dengan judul “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelass XI SMA Negeri 1 Sungai Pua” Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan yang diamati pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Sungai Pua di keaktifan belajar siswa dikelas masih rendah pembelajaran berpusat pada guru, dan model pembelajaran yang belum mampu dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay terhadap keaktifan belajar siswa kelas XI Adi SMA Negeri 1 Sungai Pua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental tipe The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri Sungai Pua. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling yang dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, uji homogen dan uji kesamaan rata-rata pada populasi. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI F3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI F2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket keaktifan belajar matematika siswa. Data dikumpulkan melalui instrumen angket keaktifan belajar yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis statistic uji-t, dimana data tersebut sebelumnya sudah diuji normalitas dan uji homogenitas nya.. Hasil dari analisis angket keaktifan belajar matematika siswa dengan uji-t diperoleh t_hitung = 5,949 dan t_tabel=1,673 dan menggunakan SPSS diperoleh P_value=0,000, karena t_hitung>t_tabel serta P_valueα=0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay berpengaruh signifikan terhadap keaktifan belajar matematika siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sungai Pua.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Inel, NIM 2122026. "Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay (CRH) terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran PAI BP di SMPN 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman". Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Tahun 2026. Penerapan model pembelajaran yang efektif dan menyenangkan merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model Course Review Horay (CRH). Model ini merupakan model pembelajaran kooperatif yang menekankan kerja sama kelompok, keaktifan siswa, serta suasana belajar yang meriah melalui permainan edukatif. Dengan model Course Review Horay (CRH), siswa dapat belajar bersama kelompoknya, berdiskusi, berkompetisi secara sehat, serta lebih termotivasi dalam mengikuti pembelajaran sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Course Review Horay (CRH). (2) Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman yang berjumlah 236 siswa. Desain penelitian menggunakan dua kelas, yaitu kelas VII.A sebagai kelas kontrol dan kelas VII.B sebagai kelas eksperimen. Jumlah sampel penelitian sebanyak 60 siswa kelas VII. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, validitas, reabilitas, dan uji hipotesis dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 49,90 dan meningkat menjadi 77,47 pada posttest. Sementara itu, nilai rata-rata pretest kelas kontrol sebesar 45,57 dan meningkat menjadi 57,97 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran PAI BP di SMPN 1 Tigo Nagari Kabupaten Pasaman. Kata Kunci: Course Review Horay, Hasil Belajar, PAI BP, Model Pembelajaran Kooperatif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Skripsi ini atas nama Ewi Nurdiana dengan NIM 2021084 yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Course Review Horay (CRH) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru”
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di kelas XI SMA Negeri 1 Akabiuru yaitu kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah, pembelajaran masih berpusat pada guru, dan model pembelajaran yang digunakan guru belum efektif dalam pembelajaran. Hal ini diduga oleh model pembelajaran yang belum mampu dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menerapkan model pembelajaran Course Review Horay (CRH). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan peneitian The Static Grup Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru. Pengemabilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa XI.F3 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI.F2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa tes uraian. Data yang diperoleh dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Dimana data tersebut yang sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas.
Berdasarkan hasil analisis data tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan uji-t di peroleh dan dan menggunakan Software Minitab diperoleh Karena serta maka dapat disimpukan bahwa model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI SMA Negeri 1 Akabiluru.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi karena rendahnya motivasi belajar matematika siswa. Dari hasil observasi dan wawancara yang diperoleh, menggunakan indikator motivasi belajar menurut Hamzah B. Uno menduga bahwa motivasi belajar matematika siswa kelas X SMK Negeri 3 Payakumbuh cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) terhadap motivasi belajar matematika siswa di kelas X di SMK Negeri 3 Payakumbuh. Hipotesis dalam penelitian ini adalah " Terdapat Pengaruh Signifikan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay (CRH) Terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa Kelas X Di SMK Negeri 3 Payakumbuh” Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen, dengan rancangan one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Jurusan Kecantikan di SMK Negeri 3 Payakumbuh Tahun Ajaran 2024/ 2025. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini simple random sampling. sampel dalam penelitian ini kelas X Spa & Beauty sebagai kelas eksperimen. Data penelitiannya diperoleh dari angket pretest dan postest motivasi belajar matematika siswa. Teknik analisis data pada hasil angket motivasi dan hasil belajar matematika siswa dengan menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh t hitung >t tabel , yaitu t hitung = 4,119 dan t tabel= 2,040 pada taraf nyata alpha =0,05 dengan df = 31. Dan untuk hasil uji hipotesis dengan SPSS diperoleh bahwa Sig > 0,05 , berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berbunyi ‟Terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa sebelum dan sesudah diberikan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH)”. Jadi dapatkan disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas X di SMK Negeri 3 Payakumbuh.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fany Anggia Febriani, NIM : 2121306, Judul Skripsi “ Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay Terhadap Keaktifan Siswa Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Di MAN 2 Bukittinggi”. Pada Penelitian ini dilatarbelakangi oleh oleh pentingnya keaktifan peserta didik ketika proses pembelajaran berlangsung. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keaktifan belajar peserta didik adalah model pembelajaran. Model pembelajaran akan membuat peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran salah satunya adalah model pembelajaran course review horay. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe course review horay terhadap keaktifan siswa pada pembelajaran akidah akhlak di MAN 2 Bukittinggi, dimana ditemukan beberapa permasalahan ketika dilakukannya observasi awal yang dilakukan oleh peneliti diantaranya yaitu pembelajaran masih berpusat pada guru, guru belum menggunakan model pembelajaran yang bervariasi, terdapat peserta didik yang masih kurang aktif dalam proses pembelajaran dan siswa merasa bosan dalam mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan mengambil dua kelas yang dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini bersifat kuantitatif eksperimen dengan memberikan post-test kepada peserta didik di kedua kelas tersebut yang berjumlah 60 peserta didik. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling yaitu metode sampling acak sederhana. Instrument yang digunakan untuk penggumpulan data berupa kuesioner keaktifan belajar peserta didik. Teknik analisis data menggunakan uji Normalitas, Homogenitas dan dilanjutkan dengan uji Hipotesis. Hasil analisis dan pembahasan dari data penelitian diperoleh nilai sig (2- tailed) yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran kooperatif tipe course review horay terhadap keaktifa siswa pada pembelajaran akidah akhlak di MAN 2 Bukittinggi tahun ajaran 2024/2025. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis yang telah dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol maka didapatkan hasil rata-rata kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol yaitu 76,07 > 70,57 dan data sig nya yaitu 0,006< 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran kooperatif tipe course review horay terhadap keaktifa siswa pada pembelajaran akidah akhlak di MAN 2 Bukittinggi. Kata Kunci : Model Pembelajaran Course Review Horay, Keaktifan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research related to the course schedule (Morning and afternoon) on students’ English achievement. According to some experts, studying in the morning is more effective than in the afternoon. However, based on the fact found in SMP N 12 Solok Selatan in seventh grade, it showed that average score students' English achievements were almost same between students who studied English in the morning and afternoon. Therefore, the researcher wants to find out the factors causing why there was no difference in students' English achievement results between morning and afternoon classes. The design of this research was qualitative descriptive. The instruments of this research were observation and interviews. The informants of this research were seventh grade in SMPN 12 Solok Selatan, VII-B who studied English in the morning, VII-A who studied in the afternoon, then many students and an English teacher were interviewed to supporting data to strengthen the observation results and also as complementary data that cannot be seen during the observation process. To analyze the data, the researcher used the theory of Miles, Huberman, and Saldana Based on research results, both from observations and interviews, the factors that make students’ English achievement the same between classes that study in the morning and afternoon were external factors, namely teacher and lesson standard. The teacher’s treatment and the way she taught was the same to all students, but when the teacher taught in the afternoon the teacher carried out several activities that made students re-focused and enthusiastic in learning. Besides that, lesson standard was also the one of factor that made students’ English achievement in the morning and afternoon class were same, lesson standard related to the way of teacher taught. In conclusion, how the teachers taught both in the way they present the material and their creativity in creating learning condition that still conducive at all times, and also how the teacher’s attitude to students can influence students achievement in learning.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas VIII SMP N 2 Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, Tahun Pelajaran 2022/2023. Hal ini terlihat dari rata-rata persentase hasil belajar matematika peserta didik yang masih rendah yaitu 76% yang tidak mencapai KKM pada saat Ujian Tengah Semester (UTS) semester I. Hal ini disebabkan model pembelajaran yang kurang bervariasi sehingga banyak peserta didik yang tidak memberikan respon pada saat proses pembelajaran berlangsung. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti melakukan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Course Review Horay. Adapun rumusan masalahnya yaitu Apakah hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) lebih baik dari pada hasil belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP N 2 Sorkam Tahun Pelajaran 2022/2023 ?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) lebih baik daripada hasil belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMP N 2 Sorkam Tahun Pelajaran 2022/2023. Hipotesis dalam penelitian ini sendiri adalah “Hasil belajar matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) lebih baik daripada hasil belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP N 2 Sorkam Tahun Pelajaran 2022/2023”. Jenis penelitian ini adalah Pra-eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparation Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP N 2 Sorkam Tahun Pelajaran 2022/2023. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dengan terlebih dahulu dilakukan uji normalitas, homogenitas, dan kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen dan peserta diddik kelas VIII-B sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar diperoleh dari tes hasil belajar matematika peserta didik. Dari hasil analisis penelitian pada tes akhir menggunakan uji-t, diperoleh thitung=1,743 dan ttabel=1,68. Karena thitung>ttabel berarti H0 ditolak pada taraf nyata α=0,05, serta dengan menggunakan software minitab diperoleh Pvalue= 0,039 yang artinya Pvalue . Jadi dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa “Hasil belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay (CRH) lebih baik dari pada hasil belajar matematika peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional pada kelas VIII SMP N 2 Sorkam Tahun Pelajaran 2022/2023.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research was due to discover the and analyze the difficulties that students find in the learning-intensive course at the first semester students of State Islamic Institute of Bukittinggi Academic Years 2019/2020. There, it was found some problems, they said that they do not have enough ability to learn the intensive course. the students said that they had difficulty in understanding structure and even though it has been explained many times. They said that in an intensive course, the lecturer often re-explains the material because not all students understand. This problem makes the lecturer does not have enough time in delivering news of materials. Some students said that they did not understand learning English because they had less vocabulary in English and less motivation. In addition, they said learning grammar which consists of sixteen tenses is confusing. While they are still confused about the basic tense (present, past, future), now they have to learn any other structures in the English language. This though makes them have less motivation in learning grammar, especially tenses This research used a descriptive qualitative research design. It has the purpose to describe the learning problem that students’ had. The informants of this research are first semester students at English Department (PBI) year 2019. There are four classes on the first semester students of Islamic states of Bukittinggi (IAIN). The researcher uses purposive sampling as a sampling technique, and the sample was 71 students of first semester students. It was concluded that half of the informants (57,49%) still feel difficult in English language learning even after taking the intensive course. Furthermore, unknown pronunciation and accent still make most of them feel difficult in the listening process. Most of the informants feel difficult to speak since they do not know what to say or they have limited ideas of the topic that were being spoken which made them rather quiet or just only speak a little. Most of the informants feel difficult in reading because of limited vocabulary they possess, unfamiliar topics, different text levels, and they cannot or lack strategy in remembering the important information about the text they just read. Lastly, grammar, conjunction, and vocabulary are the most things that complicated the informants in writing.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Melisa Renosari, 2315038, “Analysis of Discourse Markers Used in Writing at Fifth Semester Students of English Education Section” a thesis, State Islamic Institute Bukittinggi, 2020 This research was conducted because of problems found in the field; more than half of students still do not use discourse markers to connect ideas in writing. The purpose of this study is to find out the kind of discourse marker students used in writing and the problems students had in using discourse markers. This research used quantitative descriptive as research method. The population in this study was 121 students in the fifth semester of the English Language Study Program at IAIN Bukittinggi and used random sampling as a research sampling technique. In addition, data analysis was done by analyzing data, percentage and making conclusions. The study found that the kind of discourse marker commonly used by students was elaborative marker and adversative marker was 62,5%, while the least used was causal inferential marker was 37,5%. Then, the problem of students in using discourse marker is overuse and nonequivalent exchange.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Husnul Hifzhi/2414.023/2019: Judul Skripsi: Aktivitas Belajar Dan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Revew Horay di Kelas VII MTsN 7 Agam Tahun Pelajaran 2018/2019 Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar dan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa terhadap masalah yang diberikan dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari rata-rata persentase hasil kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas VII MTsN 7 Agam pada ulangan harian I berada pada kategori rendah dibawah nilai (55), yakni berkisar 59,38% sampai dengan 64,82%. Hal ini diduga karena oleh pembelajaran yang masih bersifat pasif dan kurang beragam, dimana proses pembelajaran didominasi oleh guru. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah apakah aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Course Revew Horray lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 7 Agam Tahun Pelajaran 2018/2019?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Course Revew Horray lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 7 Agam Tahun Pelajaran 2018/2019. Hipotesis dalam penelitian ini adalah “ aktivitas belajar dan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Course Revew Horray lebih baik dari pada pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 7 Agam Tahun Pelajaran 2018/2019”. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 7 Agam. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian pemahaman konsep matematika siswa diperoleh dari nilai tes akhir. Berdasarkan analisis data diperoleh thitung=2,68 dan ttabel=1,67 pada taraf nyata α=0,05.Karena 2,68>1,67 berarti H_0 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa “aktiviras belajar dan pemahaman konsep matematika siwa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Course Revw Horray lebih baik daripada pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 7 Agam Tahun Pelajaran 2018/2019”.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Putri Nofriyanti, 2315032, “Needs Analysis for Conducting Intensive Course Program at English Education Section of State Islamic Institute of Bukittinggi.” a thesis, State Islamic Institute of Bukittinggi, 2019 The research was due to several problems found in the field; the needs analysis which has been conducted is not maximal yet. Another problem related to the indication two main problems in the implementation of IC program which are books and lack of team teaching members. In other words, there were still several problems. The aim of this research is to find out the students needs in learning basic English through IC program. This research was used mixed method (quantitative and qualitative) as the method of this research. The quantitative data are the main data of this research and the qualitative data are as the supporting data. The population was collected from 206 students at third and fifth semester of English Education Study Program of IAIN Bukittinggi and used total sampling technique. In distributing the data, the research used google form and only 37 respondents who gave the feedback to the questionnaire distributed through google form. The qualitative data are gotten from 5 lecturers as the interviewee. Additionally, to analyze the data, the researcher identified the respondents answer and was strengthen by qualitative data and after that made a conclusion. The finding of this research reveals that students’ necessities (76.75%) which means that the students agree that they need the fours skills and three components in English, students’ lack, 42.17% of students who are lacks in English competence specifically on grammar, pronunciation, vocabulary, speaking and writing, next the students’ want, 84.97% students want a flexible program which can improve their English ability, a program which have an outdoor activity, and the book which consists their own culture. Thus, students’ assessment in IC program were still a debatable topic among lecturer and it still need further revision in order to meet the students’ need, 68% of students agree that the assessment in IC program their grade which was written in their score reflected their comprehension, IC book, 73.72% of students agree that it has already fulfilled the students’ need but it still need improvement in order to serve best material to the students.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK WARISKI, NIM 2514.103 dengan skripsi yang berjudul PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE COURSE REVIEW HORAY(CRH) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) di SMAN 1 X KOTO dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) tahun 2018 . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar TIK siswa kelas X di SMA negeri X Koto. Hal ini terlihat dari nilai ulangan MID semester siswa masih ada yang di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditetapkan oleh sekolah. Diantara penyebabnya adalah model yang digunakan oleh guru masih berupa model konvensional. Dimana guru menjadi satu – satunya sumber belajar dan siswa hanya mengikuti instruksi dari guru tersebut sehingga menyebabkan siswa pasif dalam proses pembelajaran, siswa lebih banyak menunggu sajian dari guru. Kondisi ini akan mengakibatkan sulit tercapainya tujuan pendidikan yang mengharapkan siswa secara aktif mengembangkan potensi dirinya dan memiliki hasil belajar yang memuaskan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar TIK adalah dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Course Review Horay lebih baik daripada yang menggunakan pembelajaran konvensional. Sedangkan hipotesis dalam penelitian ini adalah hasil belajar TIK. siswa yang menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Course Review Horay lebih baik dari hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang kuantitatif yang bersifat eksperimen dengan populasi seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 X KOTO tahun pelajaran 2017 / 2018 yang terdiri dari 4 lokal dan diambil 2 lokal dengan menggunakan teknik Random Sampling untuk dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas X 2 sebagai kelas eksperimen yang terdiri dari 20 siswa dan X4 sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 22 siswa Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajar berupa soal tes sebanyak 10 soal yang telah diuji cobakan. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari uji t dengan menggunakan data nilai akhir siswa. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil tes akhir siswa dengan menggunakan model pembelajaran Koperatif tipe Couse Review Horay (82,40) lebih tinggi dari pada pembelajaran konvensional (74,00). Setelah dilakukan uji t pada taraf siginifikan 0,05, didapat thitung= 2,6639 dan ttabel = 1,68 (thitung > ttabel) maka hipotesis diterima. Dari analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dengan pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran TIK kelas X di SMA Negeri X KOTO.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT LINDRA WATI. 2313047. “The Comparison of English Achievement between Students who Took English Course at School and out of School (A Case Study in the Seventh Grade Students of 299 MTs N Ganting Padang Panjang)”, Thesis of Department of English Education, Faculty of Tarbiyah and Teachers Training, Islamic Studies (IAIN) Bukittinggi 2018/2019. This study was done because the researcher found several problems that were faced by the seventh grade of MTs N Ganting Padang Panjang on academic year 2017/2018 about some of the students’ English achievement still under defined criterion level (KKM) even though they have taken English course at school and out of school. This research was mixing methods between quantitative method and qualitative method or causal comparative research. The samples were taken from students of class 7.A-7.H of MTs N Ganting Padang Panjang 299 which located in the Jalan Ganting Bukit Surungan. The data were collected from interview and documentation. Researcher used interview and documentation to get the data. The types of interview were semi-structure interview. Meanwhile the document used in this research was students’ English achievement score, and to know the comparison of not researcher used formula and to know what is cause of English achievement difference between students who took English course at school and out of school. The result showed that t-result is 2.791, means that > = 2.791 > 2.0244 in significance level 5%, so in this level (hypothesis alternative) is accepted and (Null hypothesis) is rejected, means that there is significance difference of English achievement between students who took English course at school and out of school. Then, the second of hypothesis was that is 2.791, means that > = 2.791 > 2.021 in significance level 5% means that there is of English achievement between students who took English course out of school better than English course at school. Another, the cause differences of English achievement between students who took English course at school and out of school was related to aspect: teaching techniques used by teacher, instructional media used by teacher, the total of meetings and duration of study for every meeting. Keywords: English Course, Students’ English Achievement.
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan