Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ust

1.183 karya publik ditemukan.

2026: 352025: 502024: 522023: 392022: 562021: 392020: 392019: 482018: 2462017: 4042016: 1272015: 26

“Pengaruh Self Efficacy Terhadap Perencanaan Karir Siswa Jurusan Perkantoran di SMK N 2 Bukittinggi”.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Self Efficacy Terhadap Perencanaan Karir Siswa Jurusan Perkantoran di SMK N 2 Bukittinggi”, yang disusun oleh Nela Gustina. 2622104, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya kematangan perencanaan karier siswa. Kondisi tersebut ditandai dengan kurangnya penilaian diri, keterbatasan siswa dalam mengenali dan mengembangkan bakat serta minatnya. Selain itu, siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dan memilih pekerjaan yang relevan dengan potensi diri, serta belum mampu menyusun orientasi masa depan, termasuk menentukan langkah konkret setelah menyelesaikan pendidikan menengah kejuruan nantinya. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kurangnya keyakinan siswa terhadap kemampuan yang dimilikinya yang ditandai dengan siswa mudah putus asa, sering menunda tugas, kurangnya motivasi belajar, serta kesulitan beradaptasi di berbagai situasi sekolah memicu pikiran negatif terkait masa depan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy terhadap perencanaan karier siswa jurusan perkantoran di SMK N 2 Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuantitatif asosiatif. Populasi pada penelitian ini yaitu siswa jurusan perkantoran di SMK N 2 Bukittinggi, dengan jumlah sampel 104 orang peserta didik yang dipilih menggunakan teknik proporsional random sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket Self Efficacy dan Perencanaan Karir yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara self efficacy dan perencanaan karir siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 0,05. Nilai koefisien sebesar 0,765 menunjukkan bahwa setiap peningkatan self efficacy diikuti oleh peningkatan perencanaan karir. Artinya, semakin tinggi keyakinan siswa akan kemampuan dirinya, semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam perencanaan karir. Selanjutnya dilakukan uji koefisien determinasi dengan perolehan nilai koefisien determinasi sebesar 0,565. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kontribusi atau pengaruh self efficacy terhadap perencanaan karir adalah sebesar 56,5%. Secara keseluruhan, tingkat self efficacy dan perencanaan karir siswa berada pada kategori sedang.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS VIDEO ANIMASI UNTUK SD SWASTA SE BUKITTINGGI

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This thesis was written by Gustia Rahmat, Student ID 20124034, Department of Islamic Religious Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Education, State Islamic University (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, in 2026, with the title “Development of Animation-Based Video Learning Media for Islamic Religious Education in Private Elementary Schools Throughout Bukittinggi.” This study was motivated by the diversity of students’ learning styles, lessthan-innovative teaching methods, a learning approach that still seems traditional, and limited use of modern and interactive learning media. Therefore, the development of animated video-based Islamic Religious Education learning media was implemented as an alternative learning method. This study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) instructional design model. The research was conducted at SD Surya Kids Bukittinggi, involving fourth-grade students as the research participants. Data were collected through validation sheets, practicality questionnaires, classroom observations, and learning achievement tests (pretest and posttest). The data were analyzed using Aiken's V to assess content validity, percentage analysis to determine practicality, and a paired-samples t-test to evaluate the effectiveness of the developed learning media. The research results show that the animated video-based learning media developed meets the criteria for “highly valid” based on the subject matter expert’s assessment, with a score of 0.92 for the “highly valid” criterion, a score of 0.66 for the media criterion, and a score of 0.86 for the language criterion. Based on the results of the practicality test, teachers as users received a score of 0.94%. Based on the results of the learning evaluation administered to 21 students, scores ranged from 64 to 100. The control class, which also consisted of 27 students in this study, was also given a test as part of the learning evaluation. The results showed that the highest score obtained by a student was 100 and the lowest was 44, with an average score of 81.7. The research findings indicate that the use of animated video media can increase student engagement during the learning process by presenting material that integrates visual, audio, and animated elements, thereby facilitating the understanding of concepts in Islamic Religious Education.

Tradisi Badantam dalam Alek Perkawinan Perspektif 'Urf (Studi Kasus di Korong Pautan Kabau, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman)

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul “Tradisi Badantam dalam Alek Perkawinan Perspektif ‘Urf Studi Kasus di Korong Pautan Kabau, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman”, yang ditulis oleh Icha Agustin, Nim 1122053, Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tradisi badantam yang masih dilaksanakan dan dipertahankan oleh masyarakat di Korong Pautan Kabau, Nagari Sunua, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman dalam alek perkawinan. Tradisi badantam dilaksanakan satu atau dua hari setelah akad nikah, yaitu pada malam hari setelah salat Isya sekitar pukul 22.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh keluarga, sanak saudara, dan masyarakat. Mereka berkumpul sambil berbincang menunggu giliran untuk menyerahkan sumbangan berupa uang atau emas yang kemudian diumumkan secara terbuka, lalu diberikan kepada pihak yang menyelenggarakan alek perkawinan dengan tujuan membantu meringankan beban biaya alek perkawinan. Namun, tradisi badantam menarik untuk dikaji lebih lanjut dari perspektif 'urf guna mengetahui kedudukan dan status hukumnya dalam Islam, serta untuk melihat apakah tradisi tersebut sesuai dengan syariat atau justru mengandung unsur yang bertentangan dengan prinsip hukum Islam. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pelaksanaan tradisi badantam dalam alek perkawinan di Korong Pautan Kabau Nagari Sunua Kec. Nan Sabaris Kab. Padang Pariaman dan Bagaimana perspektif ‘urf terhadap pelaksanaan tradisi badantam dalam alek perkawinan di Korong Pautan Kabau Nagari Sunua Kec. Nan Sabaris Kab. Padang Pariaman. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data meliputi sumber data primer berupa hasil wawancara dan sumber data sekunder berupa studi kepustakaan. Metode pengumpulan data dengan Observasi, Wawancara dan Dokumentasi Dalam teknik analisa data penulis menyajikan data dalam bentuk deskriptif yaitu menggambarkan fakta-fakta dan data-data yang diperoleh dengan menggunakan kalimat dalam bentuk paragraf. Setelah itu baru dilakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi badantam merupakan budaya gotong royong yang berakar kuat pada nilai kebersamaan, solidaritas, dan tolongmenolong di masyarakat, yang mengemban prinsip adat barek samo dipikua ringan samo dijinjang (berat sama dipikul ringan sama dijinjing) untuk meredakan beban berat (baban barek singguluang batu) seperti pelaksanaan alek perkawinan yang memerlukan biaya besar, sehingga setidaknya ada uang untuk menyelenggarakan alek dengan membantu berupa dukungan uang, tenaga, atau barang. Perspektif ‘Urf terhadap tradisi badantam ini termasuk kepada ‘urf khash lagi shahih atau kebiasaan yang dilakukan didaerah tertentu pada waktu tertentu yaitu pada waktu alek perkawinan, kebiasaan yang dianggap sah karena tradisi badantam ini sudah dilakukan secara berulang-ulang, diterima oleh banyak orang, dan tidak bertentangan dengan dalil syara' dan hingga saat sekarang tradisi badantam masih dipertahankan.

Tinjauan Fatwa DSN-MUI No.75/DSN-MUI/VII/2009 (Tentang MLM) Terhadap Pembagian Bonus Pada Produk Moorlife

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Tinjauan Fatwa DSN-MUI No.75/DSN-MUI/VII/2009 Tentang Multi Level Marketing terhadap Pembagian Bonus pada Produk Moorlife”, yang ditulis oleh Tesa Gustina Putri, NIM 1222039, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah), Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya bisnis Multi Level Marketing (MLM) di Indonesia, salah satunya Moorlife yang menerapkan sistem penjualan langsung dengan pembagian bonus berdasarkan jenjang keanggotaan dan pengembangan jaringan. Sistem bonus yang diterapkan menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaiannya dengan prinsip syariah, khususnya berdasarkan Fatwa DSN-MUI No. 75/DSN-MUI/VII/2009 tentang Penjualan Langsung Berjenjang Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pembagian bonus pada Moorlife serta bagaimana tinjauan Fatwa DSN-MUI terhadap sistem tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif (Library Research) dengan pendekatan normatif empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari fatwa DSN-MUI, buku, jurnal, katalog Moorlife, serta hasil wawancara dengan anggota aktif Moorlife. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghubungkan praktik pembagian bonus Moorlife dengan ketentuan hukum ekonomi syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pembagian bonus Moorlife dilakukan melalui beberapa jenjang karir, yaitu Entrepreneur (EP), Entrepreneur Leader (EP-L), dan Entrepreneur Mastership (EP-M). Bonus diberikan berdasarkan penjualan produk, perekrutan anggota baru, serta pengembangan jaringan. Bentuk bonus yang diberikan meliputi bonus rekrutmen, personal sales, unit sales, leadership bonus, reward voucher, dan berbagai program penghargaan lainnya. Berdasarkan tinjauan Fatwa DSN-MUI No. 75/DSN-MUI/VII/2009, sistem pembagian bonus pada Moorlife pada dasarnya telah sesuai dengan prinsip syariah karena adanya objek transaksi yang nyata berupa produk halal, bonus diberikan berdasarkan hasil penjualan dan aktivitas kerja anggota, serta tidak semata-mata berasal dari perekrutan anggota baru. Selain itu, akad yang digunakan dalam praktik Moorlife juga mengandung unsur akad bai', ju'alah, dan wakalah bil ujrah yang diperbolehkan dalam Islam. Namun demikian, perusahaan tetap perlu menjaga transparansi dan keseimbangan sistem bonus agar tidak menimbulkan unsur gharar, dzulm, maupun praktik yang mendekati money game.

Hubungan Pemahaman Materi Menghindari Perilaku Tercela dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak dengan Sikap Tanggung Jawab Siswa di MAN 2 Bukittinggi

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Mustika Rahayu, Nim : 2122252. Hubungan Pemahaman Materi Menghindari Perilaku Tercela dalam Mata Pelajaran Akidah Akhlak dengan Sikap Tanggung Jawab Siswa di MAN 2 Bukittinggi. Skripsi Program Studi Pendidikan Agama Islam, Falkultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, 2026. Pemahaman materi menghindari perilaku tercela dalam mata pelajaran Akidah Akhlak merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk membentuk karakter dan akhlak mulia peserta didik. Peserta didik mampu menyadari perilaku tercela, serta mengamalkan sikap takwa, tanggung jawab dan beramar ma’ruf nahy munkar sebagai implementasi dari pemahaman tersebut. Akan tetapi penelitian ini di latar belakangi karena terdapat kesenjangan antara siswa dalam menunjukkan sikap tanggung jawab yang masih beragam, seperti siswa hanya mempelajari materi akidah akhlak hanya sebatas hafalan teori saja, tidak menyelesaikan tugas tepat waktu, dan masih ada siswa yang melimpahkan tugasnya kepada temannya padahal itu tugas kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman materi menghindari perilaku tercela dalam mata pelajaran akidah akhlak dengan sikap tanggung jawab siswa di MAN 2 Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini yaitu pemahaman materi menghindari perilaku tercela sebagai variabel X, dan sikap tanggung jawab siswa sebagai variabel Y. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas XI MAN 2 Bukittinggi dengan jumlah 356 siswa. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa. Siswa yang diambil menggunakan teknik Proportione Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrument tes dan instrument angket dengan skala likert. Teknik pengolahan dan analisis data menggunakan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman materi menghindari perilaku tercela siswa kelas XI MAN 2 Bukittinggi dikategorikan “baik” dengan hasil perhitungan rata-rata yaitu 83,75. Sedangkan sikap tanggung jawab siswa dapat disimpulkan memiliki rata-rata pencapaian 83,20 yakni berada pada rata-rata pencapaian 80-89 dan dikategorikan baik. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS 27 diperoleh nilai Pearson Correlation (r_{hitung}) sebesar 0,885. Jika dibandingkan nilai r_{hitung} dengan nilai r_{tabel}, dengan mengambil taraf signifikansi 5% (taraf kepercayaan 95%), atau 0,05 dengan N = 36 dan derajat kebebasan n-2 = (36-2), maka terdapat hasil r_{hitung} > r_{tabel} = 0,885 > 0,329. Dengan ini membuktikan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara pemahaman materi menghindari perilaku tercela dalam mata pelajaran akidah akhlak dengan sikap tanggung jawab siswa di MAN 2 Bukittinggi.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN WORD SQUARE TERHADAP MINAT BELAJAR PAI.BP SISWA DI SMPN 8 BUKITTINGGI

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “ Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Word Square Terhadap Minat Belajar Siswa di SMPN 8 Bukittinggi” yang disusun oleh Yorenza Agustin, Nim 2122292, Program Studi S1 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) , Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini kurangnya minat belajar siswa dalam mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti (PAI.BP). Penyebab rendahnya minat belajar siswa karena kurangnya perhatian saat pembelajaran berlangsung, siswa cenderung pasif, jarang bertanya atau menjawab, mudah bosan, serta kurang antusias dalam mengerjakan tugas dan guru masih dominan menggunakan metode ceramah, sehingga pembelajaran bersifat satu arah dan membuat siswa kurang terlibat secara aktif. Maka dari itu peneliti disini merekomendasikan penggunaan model pembelajaran Word Square. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan penerapan model pembelajaran word square terhadap minat belajar PAI.BP peserta didik kelas VII SMPN 8 Bukittinggi. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Metode eksperimen dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner ( Angket) dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa model pembelajaran word square berpengaruh terhadap minat belajar siswa. Berdasarkan uji non parametrik Mann-Whitney diperoleh nilai U= 172.0000 dan nilai Z= -4.123 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 Karena nilai signifikansi lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,0010,005 ) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen.

Efektivitas Permainan Pemukul Lalat terhadap Penguasaan Kosakata Siswa Kelas V SDN 02 Payakumbuh

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gusti Ranti (2319.020). "The Effectiveness of the Fly Swatter Game towards Students' Vocabulary Mastery at the Fifth Grade of SDN 02 Payakumbuh". A Thesis. English Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Advisor: Elsi Amiza, M.Pd. This research examined the effectiveness of the Fly Swatter Game on fifth-grade students' vocabulary mastery at SDN 02 Payakumbuh. This research was conducted to examine the effectiveness of the Fly Swatter Game in teaching vocabulary to the fifth-grade students of SDN 02 Payakumbuh. This study aimed to describe the effectiveness of the Fly Swatter Game towards students' vocabulary mastery compared with conventional teaching. A quantitative quasi-experimental approach was used, employing the Non-equivalent Control Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 53 students selected through purposive sampling: 27 students of class V.B as the experimental group and 26 students of class V.C as the control group. Data were collected using a 20-item multiple-choice vocabulary test, which was valid (content validity by expert judgement) and highly reliable (Cronbach's Alpha = 0.950). Data were analyzed using the Independent Samples t-Test after normality (Shapiro-Wilk) and homogeneity (Levene's) assumptions were met. Results showed the experimental group's mean score rose from 36.94 to 78.89 (a gain of 41.95 points), while the control group's rose only from 55.96 to 58.46 (2.50 points). The Independent Samples t-Test revealed a significant difference, t(51) = 3.72, p = .001 ( 0.05), so Ha was accepted. The experimental group's posttest mean was categorised as "Effective," compared to "Adequately Effective" for the control group. It is concluded that Fly Swatter Game is more effective than conventional teaching in improving vocabulary mastery, especially for students with initially low achievement. Keywords: Fly Swatter Game, Vocabulary Mastery, Effectiveness, Elementary School Students

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA KELAS VII MTSN 5 PASAMAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Surya Gustina / 2420089: “Pengaruh Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas VII Di MTsN 5 Pasaman” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yaitu rendahnya pemahaman konsep matematika siswa di kelas VII MTsN 5 Pasaman. Rendahnya pemahaman konsep siswa disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya adalah masih adanya kesulitan siswa dalam memahami konsep matematika. Selain itu, perbedaan kemampuan awal siswa, lemahnya kemampuan siswa dalam mengaplikasikan sebuah konsep, serta kebiasaan belajar yang belum optimal juga dapat memengaruhi hasil pemahaman konsepnya. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kemampuan pemahamahan konsep siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) lebih baik dari kemampuan pemahamahan konsep siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Comparison Design. Dengan desain penelitian membandingkan dua kelompok yang di ambil dari populasi yang sama. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsN 5 Pasaman. Teknik yang digunakan untuk memilih sampel yaitu dengan probability sampling. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas VII 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII 1 sebagai kelas kontrol. Data penelitian diperoleh dari hasil tes pemahaman konsep siswa. Dari hasil analisis tes pemahaman konsep matematis dengan menggunakan uji t dan software minitab dengan taraf nyata 𝛼 = 0,05 diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 2,2230 dan 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 2,00575995 dimana 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 > 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙. Sedangkan dengan menggunakan Software Minitab diperoleh 𝑃𝑉𝑎𝑙𝑢𝑒 = 0,030 yang artinya 𝑃−𝑉𝑎𝑙𝑢𝑒 < 𝛼 dengan taraf 𝛼 = 0,05, sehingga berdasarkan hasil tersebut tolak 𝐻0 dan terima 𝐻1. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) lebih baik dibandingkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dengan pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN 5 Pasaman.

PERANCANGAN APLIKASI POIN PELANGGARAN DAN PENGHARGAAN SISWA BERBASIS GAMIFIKASI DI SMK PEMBANGUNAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih digunakannya sistem pencatatan poin pelanggaran dan penghargaan siswa secara manual di SMK Pembangunan, yang menyebabkan inefisiensi administratif, keterlambatan rekapitulasi data, dan rendahnya motivasi intrinsik siswa. Berdasarkan data Tata Usaha bulan September 2025, sekitar 70% siswa masih melakukan pelanggaran tata tertib, menunjukkan perlunya pendekatan pembinaan yang lebih efektif dan menarik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang aplikasi berbasis web yang mengintegrasikan elemen gamifikasi untuk mendigitalisasi proses tersebut sekaligus meningkatkan keterlibatan dan kedisiplinan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan sistem System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall, yang meliputi tahap communication, planning, modeling, construction, dan Deployment. Aplikasi dikembangkan menggunakan Framework Laravel, basis data MySQL, dan Bootstrap. Elemen gamifikasi yang diterapkan terbatas pada poin, penghargaan (Reward), dan papan peringkat (Leaderboard) dengan sistem peringkat berdasarkan poin terendah. Pengujian produk meliputi uji validitas menggunakan koefisien Aiken’s V, uji praktikalitas menggunakan Fleiss’ Kappa, dan uji efektivitas menggunakan G-Score. Berdasarkan hasil penelitian, aplikasi yang dikembangkan dinyatakan valid dengan nilai rata-rata Aiken’s V 0,89, praktis dengan nilai rata-rata Fleiss’ Kappa 0,91, dan efektif dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dengan nilai G-Score rata-rata 0,81 dengan kategori tinggi. Maka penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi poin pelanggaran dan penghargaan berbasis gamifikasi ini layak digunakan sebagai solusi digital untuk meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi informasi, dan motivasi siswa dalam pembinaan kedisiplinan di SMK Pembangunan.

Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Ikan Kering di Nagari Air Bangis Kecamatan Sungai Beremas Kabupaten Pasaman Barat.

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Strategi Pengembangan Usaha Pengolahan Ikan Kering Menurut Ekonomi Islam di Nagari Air Bangis” yang disusun oleh Meri Gustiara dengan NIM 3222025, Mahasiswa Jurusan S1 Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Syech M. Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang tepat dalam meningkatkan pengembangan usaha pengolahan ikan kering di Nagari Air Bangis. Fokus penelitian diarahkan pada identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi pelaku usaha, serta merumuskan strategi pengembangan yang dapat meningkatkan pendapatan dan daya saing usaha. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi serta literatur pendukung. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis SWOT untuk memetakan kondisi usaha secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pengolahan ikan kering di Nagari Air Bangis memiliki potensi besar untuk terus berkembang, ditunjang oleh ketersediaan bahan baku, pengalaman pelaku usaha, serta tingginya permintaan pasar. Namun demikian, beberapa kendala masih dihadapi, seperti fluktuasi produksi, keterbatasan teknologi pengolahan, belum maksimalnya pemasaran, serta kurangnya inovasi produk. Berdasarkan analisis SWOT, strategi SO (Strength– Opportunities) menjadi strategi utama yang direkomendasikan, antara lain peningkatan efisiensi proses produksi, penerapan teknologi pengeringan yang lebih baik, peningkatan keterampilan pelaku usaha melalui pelatihan, dan perluasan jaringan pemasaran baik secara lokal maupun digital. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha pengolahan ikan kering di Nagari Air Bangis.

Aṯṯa'sir ṭarīqatu “al-‘aṣā an-nāṭiqah” (Talking Stick) ‘alā raghbati aṭ-ṭālib fī ta‘allumi al-lughah al-‘arabiyyah fī aṣ-ṣaff aṯ-ṯāmin fī al-madrasah al-mutawassiṭah al-islāmiyyah al-ḥukūmiyyah al-wāḥidah Indragiri Hilir

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

منخص البحث التعليم هو عملية تفاعل بين المتعلمين والمعلمين ومصادر التعلم في بيئة تعليمية، كما هو منصوص عليه في قانون نظام التربية الوطنية رقم ۲۰ لسنة ۲۰۰۳. يجب تخطيط عملية التعليم الفعالة وتنفيذها وتقييمها بشكل منهجي من أجل تحقيق الأهداف التعليمية على النحو الأمثل. ومن العوامل التي تؤثر في نجاحالتعليم هي الرغبة في التعلم، وهي دافع داخلي يولد شعوراً بالحب والاهتمام والمشاركة الفعالة في الأنشطة التعليمية دون إكراه. تتأثر الرغبة في التعلم بعوامل داخلية وخارجية تشمل العوامل الداخلية الجوانب النفسية مثل الاهتمام والراحة والميل إلى التعلم، والجوانب الفسيولوجية مثل الصحة ومشاركة الطلاب. أما العوامل الخارجية فتشمل دعم الأسرة، والمعلمين وبيئة التعلم، واستخدام طرق التدريس المناسبة. لذلك، فإن اختیار طرق تدريس مبتكرة وممتعة أمر ضروري لزيادة رغبة المتعلمين في التعلم. خلفية هذا البحث هي انخفاض الرغبة في تعلم اللغة العربية لدى طلاب الصف الثامن في المدرسة الثناوية الحكومية 1 إندراجيري هيلير. وهو ما يظهر من خلال قلة مشاركة الطلاب في العملية التعليمية، حيث أن استخدام طريقتي الإلقاء والمناقشة لم ينجح في رفع مستوى الرغبة في التعلم بشكل مثالي. ولذلك، أجري هذا البحث التجريبي لمعرفة أثر استراتيجية " العصا الناطقة (Talking Stick) " على الرغبة في تعلم اللغة العربية لدى الطلاب. أظهرت نتائج البحث أن استراتيجية "عصا التحدث لها تأثير معنوي على رغبة الطلاب ونتائج تعلمهم حيث ارتفع متوسط درجات الفصل التجريبي من ٧٨,٦٠ في الاختبار القبلي إلى ٩٢,٢٤ في الاختبار البعدي، بينما ارتفع متوسط الفصل الضابط من ٧٨,٤٢ إلى ٨٣,٣٤. وأظهرت نتائج بلغت )Sig. 2-tailed( أن قيمة الدلالة )Independent Samples t-test( اختبار مما يعني رفض الفرضية الصفرية (H) وقبول الفرضية البديلة (H) وبذلك، ثبتت فعالية استراتيجية عصا التحدث في زيادة الرغبة في تعلم اللغة العربية لدى طلاب الصف الثامن في المدرسة الثناوية الحكومية 1 إندراجيري هيلير. الكلمات المفتاحية : استراتيجية عصا التحدث الرغبة في التعلم تعليم اللغة العربية، نتائج التعلم، البحث التحريبي.

Analisis Implementasi Bauran Pemasaran Syariah pada Penginapan Shari-la Resort di Jorong Ketinggian Kenagarian Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Anjela Gustina dengan NIM 3722054 Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Implementasi Bauran Pemasaran Syariah pada Penginapan Shari-la Resort di Jorong Ketinggian Kenagarian Sarilamak Kabupaten 50 Kota.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya bauran pemasaran syariah dalam menghadapi persaingan industry penginapan di Kabupaten 50 Kota, khususnya pada Shari-la Resort yang memiliki potensi alam namun menghadapi tantangan lokasi dan keterbatasan sarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak implementasi bauran pemasaran syariah pada penginapan Shari-la Resort di Jorong Ketinggian Kenagarian Sarilamak Kabupaten 50 Kota. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif kualitatif. Sumber data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pemilik dan tiga orang karyawan Shari-la Resort. Kemudian data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Shari-la Resort telah menerapkan elemen bauran pemasaran syariah 9P yang terdiri dari, produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, bukti fisik, janji, dan kesabaran yang berlandaskan prinsip kejujuran, keadilan dan etika bisnis Islam, namun penerapannya belum berjalan secara optimal. Kendala utama yang dihadapi antara lain letak geografis penginapan Shari-la Resort yang berada diperbukitan dan tidak dijalan raya utama, belum maksimalnya inovasi dalam pemasaran Shari-la Resort,dan keterbatasan sarana dan prasarana yang ada.

Strategi Dakwah Penyuluh Agama Dalam Peningkatan Pemahaman Keagamaan Masyarakat Di Jorong Batang Silasiah Kabupaten Agam

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Skripsi yang berjudul “Strategi Dakwah Penyuluh Agama Dalam Peningkatan Pemahaman Keagamaan Masyarakat Di Jorong Batang Silasiah Kabupaten Agam.” Disusun oleh Donal Gusti Nim 4321031. Mahasiswa Progrm Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi (UIN Bukittinggi). Dakwah ialah suatu proses untuk memotivasi manusia supaya melakukan perbuatan yang baik dan menjauhi segala bentuk kemungkaran, demi meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Kesempurnaan agama Islam tercermin dari segala aspek kehidupan yang telah diatur secara lengkap dalam Al-Qur'an dan Hadis. Masalah yang dihadapi yaitu perbedaan budaya, variasi tingkat pendidikan, serta tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang agama. Selain itu, terdapat juga tantangan sosial kelompok tertentu yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat. Jenis penelitian yang diterapkan oleh peneliti merupakan penelitian kualitatif yang sering disebut dengan istilah naturalistic inquiry (ingkuiri alamiah). Penelitian ini memanfaatkan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif yang terdiri dari bahasa tertulis atau lisan dari individu dan aktor yang dapat diamati. Tujuan penelitian ini adalah untuk tidak menggunakan data numerik, karena bertujuan untuk memberikan gambaran tentang kondisi secara faktual serta memberikan penjelasan mengenai realitas yang ditemukan selma penelitian. Lokasi yang dipilih oleh penulis untuk penelitian adalah di jorong Batang Silasiah, Kabupaten Agam. Sumber data yang digunakan penulis mencakup sumber primer dan juga sumber sekunder, data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan Penyuluh Agama dan Masyarakat. Sedangkan data sekunder dikumpulkan dari buku, jurnal, serta dokumen dari Sekolah terkait dengan tema penelitian. Teknik yang diterapkan penulis untuk mengumpulkan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan penulis adalah reduksi data, penyajian data, serta pengampilan kesimpulan. Berdasarkan temuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis, terdapat 3 jenis pendekatan dalam strategi dakwah. Pertama adalah strategi Sentimetal (al-manhaj al-athifi) yang mengutaakan aspek perasaan dengan tujuan untuk menggerakkan hati orang lain. Yang kedua adalah strategi rasional (al-manhaj al-aqli) yaitu pendekatan dakwah dengan menyoroti aspek pemikiran rasional. Ketiga adalah strategi indrawi (al-manhaj al-hissy) yaitu pendekatan dakwah yang berfokus pada pemanfaatan pancaindra. Tentu saja terdapat berbagai tantanan dalam dakwah yang bisa muncul baik dari faktor internal maupun faktor eksternal. Tantangan internal adalah rintangan yang muncul dari diri da’i itu sendiri. Sedangkan tantangan eksternal adalah rintangan yang berasal dari luar diri da’i.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Perumahan Pada PT. Mandevilla Payakumbuh

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Vivi Gustri Wahyuni NIM 3722249 dengan judul skripsi “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Perumahan pada PT. Mandevilla Payakumbuh”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk, kepercayaan, dan green lifestyle menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan pembelian rumah pada PT. Mandevilla Payakumbuh. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada konsumen merasa ragu dalam membeli rumah yaitu kurangnya informasi yang transparan tentang pengembangan dan kualitas produk hal ini menyebabkan ketidakpastian yang berpotensi menurunkan kepercayaan konsumen, serta adanya konsumen yang menginginkan gaya hidup ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif, data ini tidak dikumpulkan dalam bentuk angka. Dengan sumber data dari data primer dan sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 6 orang konsumen PT. Mandevilla, yang kemudian menanyakan terkait kualitas produk, kepercayaan dan green lifestyle, dan hanya mengambil poin-poin penting yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk, kepercayaan, dan green lifestyle merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi dan menjadi pertimbangan konsumen dalam membuat keputusan pembelian rumah pada PT. Mandevilla Payakumbuh, kualitas yang baik membuat konsumen tertarik untuk melakukan pembelian rumah. Dengan adanya kepedulian, kejujuran serta pemahaman dari developer maka itu akan meningkatkan kepercayaan konsumen sehingga tertarik untuk melakukan pembelian. Rumah yang memiliki konsep hijau dan ramah lingkungan akan mampu meningkatkan kenyamanan hunian dan baik untuk kesehatan sehingga berpotensi untuk mendorong konsumen untuk melakukan pembelian rumah. Kesimpulan penelitian ini adalah kualitas produk, kepercayaan, dan green lifestyle merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk rumah. Developer lebih meningkatkan kualitas produknya, kejujuran dan kepedulian agar konsumen merasa puas dengan pembelian yang dilakukannya.

Teachers' Strategies in Teaching Vocabulary for Young Learners in Elementary School of Ampek Angkek District

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT Gusti Rahmi Putri: 2319074, “Difficulties and Strategies Used by English Teachers in Teaching Vocabulary to Young Learners in Ampek Angkek District”, 2025. This research was motivated by the observation that English teachers in several elementary schools in Ampek Angkek experienced various difficulties in teaching vocabulary to young learners. Although English will become a compulsory subject at the elementary level starting in 2026, some schools have already begun implementing it, yet teachers still struggle to provide effective instruction. Students often showed limited focus during lessons, had difficulty understanding new words, and required more engaging activities to maintain their attention. In addition, teachers faced obstacles in selecting appropriate materials, using media that matched learning objectives, managing classroom activities, and assessing vocabulary learning effectively. These issues emphasized the need to understand teachers’ real classroom difficulties and the strategies they applied to handle them. Therefore, this study aimed to identify the difficulties teachers encountered and the strategies they used in teaching vocabulary at the elementary school level. This research used a qualitative case study design and was conducted in three elementary schools in Ampek Angkek District, namely SDN 13 Parit Putus, SDN 08 Bonjo Alam, and SDN 17 Bonjo Alam. The informants consisted of three English teachers who were actively teaching vocabulary to young learners. Data were collected through classroom observations and semi-structured interviews. The data were analyzed through Miles and Huberman model, which includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing. This procedure helped the researcher to systematically interpret teachers’ difficulties and strategies based on indicators of materials, media, activities, and assessment. Based on the results of the research, it was found that teachers experienced difficulties in four areas: (1) selecting and adapting vocabulary materials according to students’ proficiency levels; (2) using media effectively due to limited technological facilities; (3) maintaining students’ focus and managing activities during vocabulary lessons; and (4) designing assessments suitable for young learners. To address these difficulties, teachers implemented several strategies, such as simplifying materials, incorporating visual aids and real objects, using songs and games to increase engagement, providing repeated practice, and applying simple oral and written assessments. These strategies were helpful in improving students’ participation and understanding, even though the teachers still faced limitations in facilities and time allocation.

Methods of Group Exercise Instruction

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

In the constantly evolving world of fitness and exercise, it is challenging to become—and remain—an effective group exercise instructor. Methods of Group Exercise Instruction, Fourth Edition With Online Video, offers expert guidance in a variety of group exercise formats so current and aspiring instructors can hone their skills and create demand for their services. The authors—who have dozens of years of experience—thoroughly explain group exercise training principles, correction and progression techniques, and safety tips. They also have taught this course within a university setting. This research-based text will enhance the skills of group exercise leaders and prepare them to lead more dynamic, safe, and effective classes for clients of differing ages, abilities, and interests. Methods of Group Exercise Instruction, Fourth Edition, goes beyond theory to help fitness instructors and managers understand the why behind class and program design, the proper way to cue participants, and the variety of modalities they can use in their teaching. Revised and reorganized based on current industry best practices, this edition includes the following: Over 100 minutes of online video demonstrating warm-ups, routines, drills, and 15 new class formats A new chapter dedicated specifically to instructing older adults New coverage of high-intensity interval training (HIIT) Two additional sample class plans for featured group exercise formats The text also features a number of additional learning aids to help readers retain and apply the content. Pro Tips offer insights and expertise from industry veterans; boxes and sidebars highlight important topics, research findings, and technique and safety checks; practice drills offer opportunities to apply the information; and evaluation forms are provided to self-assess teaching success. Methods of Group Exercise Instruction, Fourth Edition, will prepare any group fitness instructor for a successful career. Students will gain a strong foundation to earn their group fitness certification, and veteran instructors will be able to refine their skills to increase their marketability and success.

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu bimbingan dan konseling. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu bimbingan konseling dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah ilmu dasar-dasar bimbingan dan konseling dan juga dapat menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari pengantar dan kosep dasar bimbingan dan konseling, sejarah bimbingan dan konseling, landasan bimbingan dan konseling, fungsi dan pendekatan bimbingan dan konseling, prinsip-prinsip bimbingan dan konseling, jenis-jenis layanan bimbingan dan konseling. Selain itu materi mengenai kualifikasi dan kompetensi konselor dan problematika dalam pelayanan bimbingan konseling juga di bahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.