Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Subjek: Bawang Merah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Sistem Upah Buruh Tani Bawang Merah Di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Dalam perspektif Ekonomi Islam

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini berjudul" Sistem Upah Buruh Tani Bawang Merah Di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Dalam perspektif Ekonomi Islam" yang di susun oleh Annisa Khairina,NIM 3221144, Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam Universitas Islam Negri (UIN)Sjech M.Djamil Djambek1448H/2026M. Pembahasan dalam skripsi ini di latar belakangi oleh bagaimana sistem upah buruh tani bawang merah yang diterapkan di Nagari Sungai nanam Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, bagaimana tinjauan Ekonomi Islam terhadap sistem upah buruh tani bawang merah di Nagari sungai nanam kecamatan lembah Gumanti kabupaten Solok dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sistem upah buruh tani bawang merah yanh diterapkan di Nagari sungai nanam kecamatan lembah Gumanti kabupaten Solok serta untuk mengetahui dan menganalisis Sistem Upah Buruh Tani Bawang Merah di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok Dalam Perspektif Ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi kepada informan kunci yaitu pemilik lahan, buruh tani, dan tokoh masyarakat.Sumber data terdiri dari data primer yang didapatkan langsung dari lapangan dan data sekunder berupa buku,jurnal,dan dokumen Teknik wawancara dilakukan melalui wawancara, observasi,dan dokumentasi di Nagari Sungai Nanam sebagai objek utama penelitian. Berdasarkan hasil penelitian mengenai sistem upah buruh tani bawang merah di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dalam perspektif ekonomi Islam, Sistem upah buruh tani bawang merah di Nagari Sungai Nanam menggunakan dua bentuk sistem pengupahan, yaitu sistem harian dan sistem borongan. Sistem harian umumnya diterapkan pada pekerjaan seperti penanaman, penyiangan, dan pemeliharaan tanaman, sedangkan sistem borongan digunakan pada pekerjaan tertentu seperti mencangkul dan pembuatan bedengan. Besaran upah yang diterima buruh tani berkisar antara Rp80.000 sampai Rp130.000 tergantung pada jenis pekerjaan, luas lahan yang dikerjakan, dan beban kerja yang dilakukan. Dari perspektif ekonomi Islam, sistem upah buruh tani bawang merah di Nagari Sungai Nanam telah sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi islam.kesepakatan secara lisan tidak sejalan dengan sistem ekonomi islam, menurut fiqih akad itu harus dicatatkan. Tujuannya agar tidak ada pihak yang dirugikan setelah akad.Menurut perspektif ekonomi Islam,perbedaan upah antara laki-laki dan perempuan apabila didasarkan pada perbedaan jenis pekerjaan.

12 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Praktik Jual Beli Bawang Merah Petani Berdasarkan Prespektif Etika Bisnis Syariah Di Nagari Pakan Rabaa Utara Duo Kabupaten Solok Selatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh M.Afdal Nazar Alfajri dengan NIM 3722211, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Mengangkat judul skripsi Praktik Jual Beli Bawang Merah Petani Di Lihat dari Prespektif Etika Bisnis Syariah Di Nagari Pakan Rabaa Utara Duo kabupaten Solok Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya persoalan dalam praktik jual beli bawang merah antara petani dan toke di Nagari Pakan Rabaa Utara Duo, di antaranya ketergantungan petani kepada toke yang melemahkan posisi tawar dalam penentuan harga, pengurangan berat timbangan sekitar 5–10 kilogram tanpa dasar pengukuran yang jelas, serta perubahan harga secara sepihak setelah kesepakatan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis praktik jual beli bawang merah petani tersebut ditinjau dari perspektif etika bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terdiri dari petani dan toke bawang merah di lokasi penelitian, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi petani, praktik jual beli telah mencerminkan penerapan nilai-nilai etika bisnis syariah, khususnya kejujuran (shiddiq) dan amanah, melalui keterbukaan menjelaskan kondisi barang dan upaya menjaga kepercayaan sebagai mitra dagang jangka panjang. Namun dari sisi toke, penerapan nilai kejujuran, keadilan ('adl), dan amanah belum sepenuhnya konsisten, terutama terkait kurang transparannya dasar pemotongan berat timbangan dan perubahan harga sepihak, yang berpotensi mengandung unsur tadlis dan merugikan petani. Dengan demikian, praktik jual beli bawang merah di Nagari Pakan Rabaa Utara Duo Kabupaten Solok Selatan belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip etika bisnis syariah, sehingga diperlukan perbaikan agar nilai kejujuran , keadilan, dan amanah dapat di terapkan secara lebih baik dalam transaksi antara petani dan toke.

9 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Strategi Pemasaran Bawang merah Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Studi Kasus di Riak Mas Sungai Nanam

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Vivi Aprilia Nim 3722183 yang berjudul “ Analisis Strategi Pemasaran Bawang Merah Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Studi Kasus Di Riak Mas Sungai Nanam”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Adapun yang melatarbelakangi penulis membahas penelitian ini adalah adanya penurunan volume penjualan bawang merah yang dialami oleh Riak Mas dalam beberapa tahun terakhir, tingginya tingkat persaingan usaha, kendala dalam proses distribusi yang menyebabkan kerusakan produk, serta keterbatasan tenaga kerja. Permasalahan ini menjadi perhatian penting karena strategi pemasaran yang tepat sangat dibutuhkan untuk mempertahankan keberlansungan usaha dan meningkatkan daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis startegi pemasaran yang diterapkan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan volume penualan bawang merah pada Usaha Dagang Riak Mas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Data yang diolah didapatkan dari dokumentasi Usaha Dagang Riak Mas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stategi pemasaran yang diterapkan oleh Usaha Dagang Riak Mas meliputi Bauran Pemasaran yang terdiri dari Produk (produk), Harga (price), Tempat (place), dan Promosi (promotion). Produk yang dipasarkan memiliki kualitas yang baik, harga ditetapkan sesuai kondisi pasar, distribusi dilakukan secara tidak lansung melainkan di kirim kekonsumen, serta promosi dilakukan memalui pesan singkat dan komunikasi lewat media social. Namun, penerapan startegi tersebut belum sepenuhnya optimal dalam meningkatkan volume penjualan karena masih terdapat beberapa kendala, yaitu kendala internal dan eksternal. Kendala internal seperti keterbatasan tenaga kerja, lemahnya sistem penanganan produk, sedangkan kendala ekternal yaitu persaingan yang ketat, kerusakan bawang merah selama proses pengiriman. Oleh karena itu,diperlukan penguatan straqtegi pemasaran yang lebih efektif,inovatif, dan efisien agar dapat meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan. Kata Kunci: Strategi Pemasaran, Bawang Merah, Volume Penjualan, Usaha Dagang Riak Mas.

9 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Pada Usahatani Bawang Merah di Nagari Paninggahan Dilihat Dari Prinsip Manajemen Risiko Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Nofriyanto, NIM 3722013 Program studi S1 Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko pada Usahatani Bawang Merah di Nagari Paninggahan Dilihat dari Prinsip Manajemen Risiko Syariah”. Usahatani bawang merah di Nagari Paninggahan merupakan salah satu kegiatan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat serta memiliki peranan penting dalam memperkuat perekonomian nagari. Namun, kondisi geografis Nagari Paninggahan yang berbukit dan dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu menyebabkan usahatani bawang merah menghadapi risiko yang cukup tinggi. Risiko tersebut meliputi ketidakpastian hasil produksi, fluktuasi harga, keterbatasan sumber daya manusia, serta pengelolaan keuangan petani, yang secara keseluruhan dapat mengganggu keberlanjutan dan kelangsungan usahatani bawang merah di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis risiko utama yang dihadapi petani dalam usahatani bawang merah serta strategi mitigasi risiko yang diterapkan oleh petani bawang merah di Nagari Paninggahan ditinjau dari prinsip manajemen risiko syariah. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi terhadap petani bawang merah dan pihak terkait di Nagari Paninggahan. Adapun analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Nagari Paninggahan menghadapi risiko produksi akibat cuaca dan hama, risiko harga karena fluktuasi saat panen, risiko sumber daya manusia terkait keterbatasan tenaga kerja dan kesehatan, serta risiko keuangan akibat keterbatasan modal. Petani mengatasi risiko tersebut melalui penggunaan varietas unggul, penyemprotan rutin, pengaturan waktu tanam dan pemupukan, penanaman bertahap, penerapan alat pelindung kerja, serta pemanfaatan modal dari hasil panen sebelumnya dan bantuan kerabat. Praktik mitigasi ini sejalan dengan prinsip manajemen risiko syariah seperti taqwa, keadilan, transparansi, serta menghindari riba, gharar, dan maisir, sehingga berpotensi meningkatkan keberlanjutan usahatani bawang merah.

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Dampak Fluktuasi Harga Input Pertanian Dalam Produksi Bawang Merah di Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok Menurut Manajemen Bisnis Syariah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi disusun oleh Putri Rahmadani dengan NIM. 3722107. Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Dengan Dosen Pembimbing Bapak Muhammad Rais, SE, ME. Penelitian ini megangkat judul “Dampak Fluktuasi Harga Input Pertanian Dalam Produksi Bawang Merah Di Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok. Menurut Manajemen Bisnis Syariah”. Sektor pertanian hortikultura, khususnya komoditas bawang merah, memiliki peran strategis dalam perekonomian dan peningkatan kesejahteraan petani. Namun, fluktuasi harga input pertanian seperti bibit, pupuk, pestisida, dan tenaga kerja menjadi permasalahan utama yang berdampak pada biaya produksi dan pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fluktuasi harga input pertanian terhadap produksi bawang merah di Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok ditinjau dari perspektif manajemen bisnis syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani bawang merah, kios pertanian, dan penyedia bibit, serta didukung oleh data sekunder dari instansi terkait. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fluktuasi harga input pertanian berdampak signifikan terhadap peningkatan biaya produksi, penggunaan input yang tidak optimal, serta variasi pendapatan dan laba bersih petani. Dari perspektif manajemen bisnis syariah, pengelolaan usaha tani bawang merah di Kecamatan Junjung Sirih telah berupaya menerapkan prinsip keadilan, kejujuran, dan keseimbangan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam efisiensi dan stabilitas usaha. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan biaya dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar usaha tani berjalan sesuai prinsip syariah dan meningkatkan kesejahteraan petani.

17 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pembiayaan murabahah dalam meningkatkan pendapatan petani bawang merah di nagari salimpat kecamatan lembah gumanti solok

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi dengan judul: “Peran Pembiayaan Murabahah Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Bawang Merah Di Nagari Salimpat Kecamatan Lembah Gumanti Solok (Studi Kasus Pada Nasabah Di Bank Nagari Unit Usaha Syariah Alahan Panjang)”. disusun oleh Abdul Hafizd Febriyan NIM 3321108. Skripsi mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang penelitian ini adalah adanya keterbatasan modal yang dialami oleh petani bawang merah serta ketidakefektifan dalam pengelolaan dana pembiayaan. Pembiayaan murabahah diharapkan mampu menjadi solusi bagi kebutuhan permodalan dan peningkatan produktivitas usaha tani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari pihak bank dan nasabah petani penerima pembiayaan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berperan signifikan dalam meningkatkan pendapatan petani bawang merah di Nagari Salimpat. Dari indikator peran: pertama, kebijakan tercermin pada akad yang jelas dan sesuai prinsip syariah, meskipun sebagian nasabah belum sepenuhnya memahami kewajiban penggunaan modal. Kedua, pelaksanaan terlihat dari konsistensi sebagian besar nasabah dalam mengelola modal, sehingga hasil panen meningkat. Ketiga, kualitas hasil menunjukkan tujuh dari sepuluh responden mengalami peningkatan pendapatan, sementara tiga responden mengalami penurunan akibat penggunaan dana yang tidak tepat atau faktor eksternal. Keempat, fungsi sosial tampak dari meningkatnya kesejahteraan rumah tangga, pendidikan anak, kepemilikan aset, serta berkurangnya ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi. Dalam perspektif perbankan syariah, pembiayaan murabahah tidak hanya berfungsi sebagai instrumen modal, tetapi juga implementasi maqashid syariah dalam menjaga harta dan meningkatkan kesejahteraan umat. Keberhasilan pembiayaan bergantung pada kedisiplinan nasabah serta pendampingan bank, sehingga murabahah berperan sebagai instrumen keuangan syariah sekaligus agen pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat petani.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS TRANSAKSI JUAL BELI BAWANG MERAH DENGAN SISTEM BERPANJAR MENURUT PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (STUDI KASUS NAGARI LOLO KECAMATAN PANTAI CERMIN KABUPATEN SOLOK)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skiripsi ini bejudul analisis transaksi jual beli bawang merah dengan sistem berpanjar menurut perspektif hukum ekonomi syariah (studi kasus nagari lolo kecematan pantai cermin kab. solok) yang ditulis oleh Fitri Halimah nim 1221014 program studi Hukum Ekonomi Syariah ( Muamalah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Skripsi ini ditulis karena adanya aktifitas jual beli yang terjadi di nagari lolo yang salah satunya pada jual beli bawang merah. Jual beli bawang merah di nagari lolo biasanya dilakukan dengan sistem berpanjar, yaitu toke memberikan uang panjar kepada petani pada saat akad transaksi telah disepakati, panjar yang diberikan berguna sebagai pengikat antara toke dan petani, sisa pembayaran dari panjar akan dibayarkan pada saat bawang merah dijemput oleh toke. Namun naik turun harga setelah akad transaksi sering menjadi permasalahan antara toke dan petani, pada saat harga turun toke meminta penurunan harga, jika petani tidak menyetujui toke akan memberikan paksaan secara tidak langsung dengan mengulur waktu penjemputan dan pembayaran, sehingga petani terpaksa menyetujui permintaan toke, namun pada saat harga naik toke tidak akan mau menaikkan harga yang telah disepakti Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung dilapangan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah para petani bawang merah dan para toke bawang merah sedangkan untuk sumber sekunder adalah tokoh ulama nagari, dan tokoh adat nagari lolo. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deduktif, deskriptif, induktif. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis teliti di nagai lolo jika dilihat dari pandangan fiqih muamalah ketika jual beli berpanjar dilaksanakan oleh toke dan petani dengan menepati janji janji, baik ketika harga naik maupun turun namun harga tetap dan tidak mempengaruhi akad maka hal ini tidak ada masalah dan sudah sesuai. Namun ketika akad jual beli panjar telah dilaksanakan dan setelah itu terjadi penurunan harga, lalu toke meminta penurunan harga jika petani tidak menyetujui lalu toke memberikan paksaan secara tidak langsung seperti mengulur waktu penjemputan dan pelunasan pembayaran yang mengakibatkan petani dengan terpaksa menyetujui penurunan harga yang telah disepakati, hal ini jika dilihat dari perspektif fiqih muamalah bertentangan dengan prinsip prinsip muamalah yaitu prinsip ridha antara kedua belah pihak ini.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

JUAL BELI BAWANG MERAH DENGAN SISTEM LANGKAH KAKI DI KENAGARIAN ALAHAN PANJANG PERSPEKTIF FIQIH MUAMALAH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul: Jual Beli Bawang Merah Dengan Sistem Langkah kaki di Kenagarian Alahan Panjang Perspektif Fiqih Muamalah Disusun oleh Aldizul Ihsan NIM 1220002, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. DjamilDjambek Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kebiasaan masyarakat di Nagari Alahan Panjang dalam melakukan jual beli bawang merah yaitu hanya dengan melangkahkan kaki, dengan cara tersebut transaksi sudah bisa di lakukan. Penelitian ini menggunakan metode pendekataan kualitatif, dikarenakan penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau status fenomena dalam masyarakat. Maka dengan pendekatan ini, peneliti mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang fenomena yang di teliti. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), yang bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pertama, implementasi dari praktek jual beli bawang merah dengan sistem taksiran adalah “sah” hal ini didasarkan pada teori fiqh yang mengatakan bahwa pokok dari perniagaan adalah saling rela. Antara pembeli dan penjual merasa tidak saling dirugikan dan menerima bentuk jual beli seperti itu. Kedua, Dalam teori muamalah segala sesuatu pada asalnya adalah boleh selama tidak ada dalil yang melarang perbuatan itu. Pada jual beli tersebut tidak ada dalil yang secara eksplisit melarang jual beli dengan menggunakan taksiran . Ketiga, jual beli tersebut merupakan kebiasaan atau (urf) yang shahih yang tidak bertentangan dengan ajaran agama dan akal normal manusia.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Forcesting Untuk Menentukan Permintaan Bawang Merah Di Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Berdasarkan Perspektif Bisnis Syariah

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skipsi Ini Disusun Oleh Utari Julia Nastra, NIM 3720023, Program Studi S1 Manajemen Bisnis Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Penerapan Forcesting Untuk Menentukan Permintaan Bawang Merah Di Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Berdasarkan Perspektif Bisnis Syariah” Penulisan ini dilatar belakangi oleh Rendahnya pendapatan petani bawang merah akibat turunnya harga bawang merah di Nagari Koto Gaek Guguk. Kapasitas penanaman bawang merah di Nagari koto Gaek Guguk hanya 3 kali berturut turut. Permintaan terhadap bawang merah di Nagari Koto Gaek Guguk yang tidak bisa dipenuhi oleh produksi bawang merah. Hal inilah menjadi tujuan temuan ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisa penerapan forcesting untuk menentukan permintaan bawang merah di nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, berdasarkan perspektif bisnis syariah. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisa data metode trend momen melalui strategi pengumpulan data dengan cara wawancaara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini Permintaan bawang merah di Nagari Koto Gaek Guguk terus meningkat tetapi tidak bisa diimbangi dengan produksi yang terus-menerus hal ini disebabkan karena bawang merah termasuk tanaman musiman. Hal ini dapat dibuktikan dengan data permintaan terhadap bawang merah di Kabupaten Solok tahun 2017 – 2023. Hasil analisis Data Permintaan Bawang Merah Di Nagari Koto Gaek Guguk 2017- 2023 dapat dihitung peramalan permintaan dengan menggunakan metode trend momen periode tahun 2024 adalah 269.445,8 ton tahun 2025 adalah 301.509,2 ton tahun 2026 adalah 333.572,6 ton tahun 2027 adalah 365.636 ton tahun 2028 adalah 365.636 ton. Berdasarkan perspektif bisnis syariah petani sudah memahami tentang bisnis halal dan haram, usaha yang dilakukan sudah sesuai dengan syariat dengan mencontohkan sifat-sifat nabi muhammad, dan tidak adanya melakukan praktik riba, gharar dan maysir. Kata kunci : Bawang merah, Peramalan, Permintaan,

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis mekanisme jual beli bawang merah dalam perspektif etika bisnis di pasar alahan panjang kec. Lembah gumanti solok

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi atas nama Anisa Restu Nim 3220054 dengan judul “Analisis Mekanisme Jual Beli Bawang Mearah Dalam Perspektif Etika Bisnis Islam di Pasar Alahan Panjang Kecamatan Lembah Guamanti Kabupaten solok”. dengan pembimbing ibu Rahmi, MA. Penelitian ini di latarbelakangi oleh beberapa penjual yang terlibat dalam praktik bawang merang dengan kualitas yang buruk seperti bawang yang tidak segar, dan beberapa penjual terlibat dalam pengambilan keuntungan yang tidak etis dan merugikan pihak lain. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui mekanisme jual beli bawang merah di Pasar Alahan Panjang dan untuk mengetahui pandangan etika bisnis islam terhadap jual beli bawang merah di Pasar Alahan panjang. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah penjual/pembeli bawang merah di Pasar Alahan Panjang. Yang menjadi objek penelitian ini adalah Mekanisme Jual Beli Bawang Merah Dalam Perspektif islam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sifat penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang merupakan suatu cara menggambarkan suatu peristiwa dalam bentuk kata-kata dan bahasa secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang ditelaah atau dikaji. Hasil peneltian bahwa jual beli yang dilakukan oleh pedagang di Pasar Alahan Panjng, secara umum para pedagang dalam melakukan jual beli dengan cara jual beli langsung (face to face).Dalam melaksanakan transaksi jual beli mereka menggunakan aturan yang telah diatur oleh agama Islam. Dan Pandangan etika bisnis Islam terhadap jual beli bawang merah di pasar Alahan panjang dapat disimpulkan bahwa perilaku pedagang di pasar Alaha Panjang dalam menejalankan bisnis atau berdagang sudah sesuai dengan Etika Bisnis Islam

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI BAWANG MERAH DI NAGARI SUNGAI JANIAH KABUPATEN SOLOK

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi dengan judul “Strategi Peningkatan Pendapatan Petani Bawang Merah Di Nagari Sungai Janiah Kabupaten Solok Dalam Perspektif Ekonomi Islam” yang disusun oleh Dela Suci Azzahra dengan NIM: 3219200. Mahasiswa Program Studi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Latar belakang pemilihan judul ini adalah permasalahan yang menjadi penghambat petani dalam meningkatkan pendapatan dalam usahatani bawang merah di nagari sungai janiah kabupaten solok. Namun dalam hal itu terdapat beberapa faktor penghambat petani dalam mengelola pertanian salah satunya adalah susahnya mengubah sistem pertanian kearah yang lebih modern dan petani masih menggunakan sistem kerja yang tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi peningkatan pendapatan petani bawang merah di Nagari Sungai Janiah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik analisis data menggunakan analisis SWOT. Tahapan yang dilakukan yaitu dengan mengidentifikasi faktor-faktor intenal dan eksternal melalui wawancara. Setelah itu dianalisis dengan menggunakan matrik IFE, Matrik EFE, Matrik SWOT, dan Analisis Tabel Bobot Skor. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat petani bawang merah yang ada di nagari sungai janiah, wali nagari sungai janiah dan dinas pertanian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT strategi yang paling tepat digunakan adalah strategi S-O (Strenghts- Opportunities) dengan nilai skor 5,27 menggunakan kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang eksternal yang ada yaitu: 1) Dengan adanya lokasi yang strategis dan dukungan masyarakat terhadap usahatani bawang merah dapat memaksimalkan pendapatan, 2) Memanfaatkan permintaan pasar yang tinggi sebagai usaha untuk meningkatkan pendapatan, 3) Mempertahankan kesuburan lahan dengan cara menggunakan pupuk organik dan menjaga kelestarian lingkungan

2 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pemahaman Masyarakat Mengenai Zakat Pertanian Bawang Merah (Studi Kasus Jorong Data Nagari Aie Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zakattmerupakan ibadahhdan kewajiban sosiallbagi para aghnia’ (hartawan) setelahhkekayaannya memenuhiinishab dannhaul. Diilingkungan masyarakattada banyakkpermasalahan yanggtimbulldan terjadi, ketidaksesuaiannantara teoriipraktek memberikanndampak, baikksecara induviduumaupun kelompok,tterutama padaapemahaman merekaaterhadap nilaiiprinsip sepertiireligiusitas dannsosial kemasyarakatannyang terussberkembang cepatt sebagai suatuunilai yang dinamikaasebagaiinilai modernitas, dalammkenyatan hiduppbermasyarakat. Khususnyaadi Jorong Data Nagari Aie Dinginddirasa masihhbelum adaakesadaran penuhhdalam hallmembayar zakatthasil pertanian. Masalah dalam penelitian iniiadalah : 1) Bagaimanaapemahaman masyarakat tentang zakattpertanian bawang merah di Jorong Data Nagari Aie Dingin? 2) Bagaimana peran Alim Ulama dalam meningkatkan kesadaran zakat pertanian bawang merah di Jorong Data Nagari Aie Dingin?. Penelitian ini mengunakan pendekatanddeskriptif kualitatif, adapunnjenis penelitiannyang digunakannadalah penelitiannempiris. Dalammmemperolehhdata penulissmengunakan metodeewawancara danndokumentasi dannanalisis yanggdigunakan adalahhanalisis kualitatif. Hasillpenelitian menunjukannbahwa : 1) Pemahaman masyarakat terhadap zakatthasillpertanian diiJorong DataaNagari AieeDingin KecamatannLembah GumantiiKabupaten Solokkmasih belumssesuai dengannajaran islam, dalammprakteknya, masyarakattmasih kuranggmengerti tentanggNishab, Kadar, Haul, Penerimaan Zakatnya. 2) Peran Alim Ulama dalam meningkatkan kesadaran zakat pertanian bawang merah di Jorong Data Nagari Aie Dingin masih belum terlaksana secara baik, dimana para Alim Ulama belum pernah melakukan sosialisasi atau penyuluhan terhadap zakat hasil pertanian.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS EFISIENSI BIAYA PENGUPAHAN BAWANG MERAH PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Kenagarian Air Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Salah satu tanaman dalam bidang pertanian yang mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah tanaman bawang merah terutama di Nagari Air Dingin Kec. Lembah Gumanti Kab. Solok. Usaha dalam meningkatkan produksi bawang merah harus kita barengi dengan peningkatan pendapatan petani, yang dapat menciptakan perluasan kesempatan kerja terhadap golongan masyarakat pada sektor pertanian. Lahan pertanian yang menjadi komoditas utama di Nagari Air Dingin adalah lahan persawahan padi serta perladangan bawang merah. Terlihat bahwa sebagian besar masyarakat Nagari Air Dingin hidup dari bekerja sebagai petani sebanyak 6.177 orang dari 10.770 jumlah penduduk masyarakat Nagari Air Dingin, tidak kalah penting adalah sebagian besar dari para petani tersebut adalah petani bawang merah yng bekerja pada bagian pemotongan akar&daun bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengupahan yang adil di bidang pemotongan akar&daun bawang merah serta untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang pemotongan akar&daun bawang merah di Kenagarian Air Dingin Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara secara langsung dengan 15 informan, dokumentasi serta observasi. Kemudian teknik analisa dan pengolahan data dilakukan dengan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data serta verifikasi data. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa belum efektifnya biaya-biaya produksi yang dikeluarkan para petani bawang merah, karena bisa dilihat dari banyaknya biaya-biaya yang dikeluarkan perharinya sampai bawang tersebut panen, dan hasil dari pekerjaan para pekerja pun tidak seimbang dengan hasil yang diterima para petani bawang sehingga hasil yang didapat lebih sedikit dari pada modal yang dikeluarkan dari pratanam sampai panen serta kinerja yang kurang baik, ini dibuktikan dengan pekerja yang melakukan tergesa-gesa dalam menyelesaikan pekerjaannya sehingga kualitas bawang tersebut tidak terjamin kualitasnya serta pengupahan dari pra tanam sampai pasca panen tersebut tidak bisa menutupi biaya produksi karena biaya produksi yang dikeluarkan cukup tinggi sedangkan harga bawang tidak stabil.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pertanian Bawang Merah Terhadap Pendapatan Petani di Nagari Sungai Nanam Kecanatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pertanian Bawang Merah Terhadap Pendapatan Petani di Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok”. Disusun oleh Mirna Aulia, NIM 3216002 mahasiswa Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini dilatar belakangi dengan terjadinya penurunan pendapatan petani bawang merah yang terjadi di Nagari Sungai Nanam Kecamatan lembah Gumanti Kabupaten Solok. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah pertanian bawamg merah berpengaruh terhadap pendapatan petani dan seberapa besar pengaruh pertanian bawang merah terhadap pendapatan petani di Nagari Sungai Nanam Kecamatan lembah Gumanti Kabupaten Solok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data kuesioner, observasi dan dokumentasi. Uji pra penelitian dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas dan linearitas. Sedangkan uji hipotesis menggunakan uji regresi linear sederhana, koefisien determinasi (R2), dan uji T. Hasil analisis data menunjukkan analisis regresi linear sederhana dengan persamaan Y= 24,303+0,558X. Nilai R Square sebesar 0,524 yang artinya pengaruh X secara simultan terhadap Y sebesar 25,4% sedangkan sisanya 74,6% dijelaskan oleh variabel lain di luar regresi. Artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan secara parsial antara pertanian bawang merah (X) terhadap pendapatan petani (Y). Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai signifikan sebesar 0,000 0,05 dan nilai t hitung 4.042 > 1,671.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail