Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Analisis Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Pada Usahatani Bawang Merah di Nagari Paninggahan Dilihat Dari Prinsip Manajemen Risiko Syariah

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Manajemen Bisnis Syariah•7 dilihat · 4 unduhan

Abstrak

Skripsi ini disusun oleh Nofriyanto, NIM 3722013 Program studi S1 Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Analisis Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko pada Usahatani Bawang Merah di Nagari Paninggahan Dilihat dari Prinsip Manajemen Risiko Syariah”. Usahatani bawang merah di Nagari Paninggahan merupakan salah satu kegiatan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat serta memiliki peranan penting dalam memperkuat perekonomian nagari. Namun, kondisi geografis Nagari Paninggahan yang berbukit dan dipengaruhi oleh faktor cuaca yang tidak menentu menyebabkan usahatani bawang merah menghadapi risiko yang cukup tinggi. Risiko tersebut meliputi ketidakpastian hasil produksi, fluktuasi harga, keterbatasan sumber daya manusia, serta pengelolaan keuangan petani, yang secara keseluruhan dapat mengganggu keberlanjutan dan kelangsungan usahatani bawang merah di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis risiko utama yang dihadapi petani dalam usahatani bawang merah serta strategi mitigasi risiko yang diterapkan oleh petani bawang merah di Nagari Paninggahan ditinjau dari prinsip manajemen risiko syariah. Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi terhadap petani bawang merah dan pihak terkait di Nagari Paninggahan. Adapun analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan kesimpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani bawang merah di Nagari Paninggahan menghadapi risiko produksi akibat cuaca dan hama, risiko harga karena fluktuasi saat panen, risiko sumber daya manusia terkait keterbatasan tenaga kerja dan kesehatan, serta risiko keuangan akibat keterbatasan modal. Petani mengatasi risiko tersebut melalui penggunaan varietas unggul, penyemprotan rutin, pengaturan waktu tanam dan pemupukan, penanaman bertahap, penerapan alat pelindung kerja, serta pemanfaatan modal dari hasil panen sebelumnya dan bantuan kerabat. Praktik mitigasi ini sejalan dengan prinsip manajemen risiko syariah seperti taqwa, keadilan, transparansi, serta menghindari riba, gharar, dan maisir, sehingga berpotensi meningkatkan keberlanjutan usahatani bawang merah.

Kata kunci

Usahatani bawang Merah, Prinsip Manajemen Risiko Syariah, Strategi Mitigasi Risiko.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Analisis Risiko dan Strategi Mitigasi Risiko Pada Usahatani Bawang Merah di Nagari Paninggahan Dilihat Dari Prinsip Manajemen Risiko Syariah2026 · oai:ais:skripsi:19433