Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NURJANI ASMARA

1 karya publik ditemukan.

2023: 1

ANALISIS EFISIENSI BIAYA PENGUPAHAN BAWANG MERAH PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Kasus Kenagarian Air Dingin Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok)

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Salah satu tanaman dalam bidang pertanian yang mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah tanaman bawang merah terutama di Nagari Air Dingin Kec. Lembah Gumanti Kab. Solok. Usaha dalam meningkatkan produksi bawang merah harus kita barengi dengan peningkatan pendapatan petani, yang dapat menciptakan perluasan kesempatan kerja terhadap golongan masyarakat pada sektor pertanian. Lahan pertanian yang menjadi komoditas utama di Nagari Air Dingin adalah lahan persawahan padi serta perladangan bawang merah. Terlihat bahwa sebagian besar masyarakat Nagari Air Dingin hidup dari bekerja sebagai petani sebanyak 6.177 orang dari 10.770 jumlah penduduk masyarakat Nagari Air Dingin, tidak kalah penting adalah sebagian besar dari para petani tersebut adalah petani bawang merah yng bekerja pada bagian pemotongan akar&daun bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengupahan yang adil di bidang pemotongan akar&daun bawang merah serta untuk mengetahui pemahaman masyarakat tentang pemotongan akar&daun bawang merah di Kenagarian Air Dingin Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara secara langsung dengan 15 informan, dokumentasi serta observasi. Kemudian teknik analisa dan pengolahan data dilakukan dengan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data serta verifikasi data. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa belum efektifnya biaya-biaya produksi yang dikeluarkan para petani bawang merah, karena bisa dilihat dari banyaknya biaya-biaya yang dikeluarkan perharinya sampai bawang tersebut panen, dan hasil dari pekerjaan para pekerja pun tidak seimbang dengan hasil yang diterima para petani bawang sehingga hasil yang didapat lebih sedikit dari pada modal yang dikeluarkan dari pratanam sampai panen serta kinerja yang kurang baik, ini dibuktikan dengan pekerja yang melakukan tergesa-gesa dalam menyelesaikan pekerjaannya sehingga kualitas bawang tersebut tidak terjamin kualitasnya serta pengupahan dari pra tanam sampai pasca panen tersebut tidak bisa menutupi biaya produksi karena biaya produksi yang dikeluarkan cukup tinggi sedangkan harga bawang tidak stabil.