Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

25 hasil
Subjek: Solidaritas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Model Komunikasi Organisasi dalam Memperkuat Solidaritas Organik pada Ikatan Mahasiswa Solok Selatan Bukittinggi (IMA SOLSEL BKT)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi atas nama VIKA DESNINDA SARI, NIM 4322027, yang berjudul “MODEL KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MEMPERKUAT SOLIDARITAS ORGANIK PADA IKATAN MAHASISWA SOLOK SELATAN BUKITTINGGI (IMA SOLSEL BKT)”, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam berada di bawah naungan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Penelitian ini menjelaskan model komunikasi organisasi dalam memperkuat solidaritas organik di lingkungan Ikatan Mahasiswa Solok Selatan Bukittinggi (IMA SOLSEL BKT). Solidaritas organik, yang dicirikan oleh adanya pembagian tugas, saling ketergantungan antarindividu, serta hubungan sosial yang kompleks, menjadi elemen krusial dalam menjaga keberlangsungan organisasi mahasiswa berbasis kedaerahan. Penelitian ini mempergunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang dilaksanakan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi terhadap pengurus maupun anggota organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya model komunikasi yang diterapkan dalam organisasi tersebut berjalan secara efektif dalam mendukung koordinasi, mempererat hubungan antaranggota, serta meningkatkan solidaritas di lingkungan organisasi IMA SOLSEL BKT yang bersifat partisipatif, transparan, dan berlandaskan nilai kekeluargaan. Komunikasi horizontal antaranggota mampu meningkatkan kepercayaan serta partisipasi aktif, sedangkan komunikasi vertikal yang bersifat fleksibel mendukung koordinasi yang efektif tanpa menciptakan kesenjangan hierarkis. Selain itu, pemanfaatan media digital seperti WhatsApp dan media sosial berperan penting dalam meningkatkan intensitas komunikasi dan mempercepat distribusi informasi. Temuan juga mengungkapkan bahwasanya efektivitas komunikasi organisasi dalam memperkuat solidaritas organik dipengaruhi oleh kepemimpinan yang inklusif, budaya organisasi yang adaptif, serta komitmen anggota terhadap tujuan bersama. Model komunikasi yang terbentuk tidak hanya berperan sebagai sarana pertukaran informasi, melainkan juga menjadi elemen penting dalam membangun identitas bersama serta memperkuat hubungan sosial antaranggota organisasi di tengah adanya keberagaman. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwasanya model komunikasi organisasi yang adaptif dan terintegrasi terbukti memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas organik di IMA SOLSEL BKT, serta dapat dijadikan referensi bagi organisasi mahasiswa lainnya dalam mengelola dinamika internal secara efektif.

7 dilihat · 8 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penyelesaian Konflik Tanah Pusako Kaum Suku Bendang dan Penguatan Solidaritas pada Suku Bendang di Jorong Tiakar Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Dinamika Konflik Tanah Pusako dan Penguatan Solidaritas Suku: Studi Kasus pada Suku Bendang di Jorong Tiakar Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota.” Yang disusun oleh Gita Wardani Nim 4622013 pada Program Studi Sosiologi Agama (SA), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya konflik tanah pusako pada Suku Bendang di Jorong Tiakar Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota yang disebabkan oleh penjualan tanah pusako tanpa persetujuan anggota kaum. Konflik tersebut tidak hanya memengaruhi hubungan antaranggota suku, tetapi juga berdampak pada perubahan kepemimpinan adat dan kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika konflik tanah pusako serta menganalisis penguatan solidaritas suku setelah konflik diselesaikan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian ditentukan secara purposive, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara yang dilakukan pada tanggal 29 Mei sampai 15 Juni 2026, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tanah pusako bermula dari tindakan seorang mamak yang menjual tanah pusako tanpa persetujuan kaum karena tidak memiliki keturunan perempuan. Konflik kemudian diselesaikan melalui musyawarah adat yang menghasilkan keputusan pencabutan gelar mamak dan pengangkatan mamak baru sebagai bentuk penegakan aturan adat. Setelah konflik diselesaikan, solidaritas Suku Bendang mengalami penguatan yang ditandai dengan meningkatnya komunikasi, kepedulian antaranggota suku, serta terlaksananya berbagai kegiatan bersama, seperti pengajian, musyawarah, dan makan bersama. Berdasarkan teori konflik Lewis A. Coser, konflik dalam penelitian ini merupakan konflik realistis yang pada akhirnya memberikan dampak positif berupa penguatan solidaritas dan keutuhan sosial dalam masyarakat adat.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Solidaritas antar Umat Beragama di Desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Siska Nila Putri, NIM 4620012, Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Solidaritas antar Umat Beragama di Desa Pulai Payung Kecamatan Ipuh Kabupaten Muko-Muko Provinsi Bengkulu” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat kultural dengan berbeda keyakinan untuk mencegah konflik sosial. Di tengah maraknya konflik yang mengatasnamakan agama, di Desa Pulai Payung dapat mencegah konflik itu dan dapat menjalankan aktivitas dengan damai dan penuh solidaritas. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini diantaranya bagaimana bentuk-bentuk solidaritas antar umat beragama di Desa Pulai Payung, dan apa saja faktor yang membentuk dan memperkuat solidaritas di Desa Pulai Payung, serta bagaimana solidaritas di Desa Pulai Payung dianalisis dalam bentuk perspektif Emile Durkheim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualititaf deskriftif yang akan menyajikan data sesuai yang ada di lapangan, informan dalam penelitian ini yaitu terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemerintahan setempat. Untuk metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode deskriptif dan penjelasan, untuk medapatkan hasil yang maksimal. Hasil penelitian ini ditemukan adanya bentuk-bentuk solidaritas yaitu saling menjaga kerukunan, kerja sama dan gotong royong, serta adanya aturan dari adat istiadat dan pemerintahan desa. Adapun faktor yang membentuk dan memperkuat solidaritas tersebut adalah faktor kultural yaitu kesadaran setiap individu, dan faktor struktural yaitu peran tokoh masyarakat (tokoh adat) dan tokoh agama, serta peran pemerintahan.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pembinaan Akhlak Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan Dalam Menumbuhkan Sikap Solidaritas Di SDN 12 Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Silpa Amini NIM. 2122453, Skripsi “Pembinaan Akhlak Melalui Ekstrakurikuler Keagamaan Dalam Menumbuhkan Sikap Solidaritas Di SDN 12 Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi 2026 M/447 H. Pembinaan akhlak peserta didik merupakan aspek penting dalam pendidikan, terutama dalam menumbuhkan sikap solidaritas di lingkungan sekolah dasar. Fenomena degradasi moral dan melemahnya kepedulian sosial di kalangan peserta didik menunjukkan perlunya upaya pembinaan akhlak yang berkelanjutan dan terprogram. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai akhlak yang ditanamkan serta mendeskripsikan pelaksanaan pembinaan akhlak melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam menumbuhkan sikap solidaritas peserta didik Di SDN 12 Lembah Melintang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian meliputi guru pembina ekstrakurikuler keagamaan, guru PAI dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler keagamaan berupa pembelajaran Al-Qur’an seperti tadarus Al-Qur’an, tahfiz, tilawah, baca tulis Al-Qur’an, berperan dalam menanamkan nilai-nilai akhlak seperti kepedulian, tolong-menolong, kebersamaan, dan empati. Dengan demikian, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dapat menjadi sarana efektif dalam membina akhlak peserta didik serta menumbuhkan sikap solidaritas di lingkungan sekolah

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Solidaritas Sosial Perempuan Petani Dalam Kegiatan Keagamaan Jorong Kayu Tanduak Nagari Aia Angek

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Solidaritas sosial merupakan konsep penting dalam sosiologi yang menjelaskan ikatan antarindividu dalam menjaga keteraturan dan keharmonisan kehidupan sosial. Menurut Émile Durkheim, solidaritas sosial terbagi atas solidaritas mekanik dan solidaritas organik, di mana solidaritas mekanik umumnya berkembang dalam masyarakat pedesaan yang relatif homogen. Dalam masyarakat agraris, perempuan petani memiliki peran signifikan baik dalam aktivitas pertanian maupun kehidupan sosial, meskipun sering berada pada posisi yang kurang mendapatkan pengakuan setara. Namun, dalam kegiatan sosial-keagamaan, perempuan petani berperan penting dalam menjaga dan memperkuat hubungan sosial. Kegiatan keagamaan berfungsi tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai media interaksi sosial dan pembentukan nilai bersama yang memperkuat kesadaran kolektif. Di Jorong Kayu Tanduak, Nagari Aia Angek, partisipasi aktif perempuan petani dalam kegiatan keagamaan menunjukkan adanya solidaritas sosial yang kuat, yang terbentuk melalui kesamaan nilai, norma, dan pengalaman hidup, serta mencerminkan karakter solidaritas mekanik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk memahami secara mendalam bentuk dan faktor-faktor solidaritas sosial perempuan petani dalam kegiatan keagamaan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan perempuan petani sebagai informan utama serta tokoh masyarakat sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi sumber dan teknik. Pendekatan metodologis ini dinilai efektif dalam menggambarkan realitas sosial secara komprehensif sesuai dengan konteks lokal masyarakat yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa .Solidaritas sosial perempuan petani dalam kegiatan keagamaan di Jorong Kayu Tanduak cenderung berbentuk solidaritas mekanik, yang didasarkan pada kesamaan nilai keagamaan, norma sosial, dan kesamaan peran sebagai petani. Kegiatan keagamaan seperti pengajian, yasinan, dan peringatan hari besar Islam menjadi sarana penting dalam mempererat hubungan sosial, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk solidaritas sosial yang terbangun di kalangan perempuan petani dalam kegiatan keagamaan di Jorong Kayu Tanduak tergolong ke dalam solidaritas mekanik. Solidaritas ini terbentuk karena adanya kesamaan nilai, norma, kepercayaan agama, dan latar belakang kehidupan sosial yang relatif homogen. Kesamaan tersebut tercermin dalam keterlibatan aktif perempuan petani pada kegiatan keagamaan seperti pengajian, yasinan, majelis taklim, serta peringatan hari-hari besar Islam. Faktor-faktor yang memengaruhi terbentuknya solidaritas sosial tersebut meliputi faktor agama, budaya, dan ekonomi. Solidaritas sosial yang terjalin berperan penting dalam menjaga keharmonisan dan kohesi sosial di kalangan perempuan petani.

2 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Solidaritas Yayasan Gerakan Jum'at Bersedekah Berkah di Kota Duri

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Ocs Relly Yantika dengan NIM 4620010 Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi dengan judul “Solidaritas Yayasan Gerakan Jum’at Bersedekah Berkah Di Kota Duri”. Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi dengan keprihatinan pengurus pada kondisi masyarakat kaum dhuafa dan fakir miskin khususnya di kota Duri yang membutuhkan uluran tangan dari kaum yang mampu, oleh karena itu pada tanggal 12 Juli 2019 terbentuknya suatu gerakan Jum’at bersedekah berkah, gerakan ini berangkat dari kekompakan dan niat tulus dari ibu-ibu di kota Duri untuk membantu sesama. Pada tahun 2020 gerakan sosial ini dijadikan yayasan agar legal dan berbadan hukum. Yayasan di kota Duri yang bernama Yayasan Gerakan Jum’at Bersedekah Berkah, terbentuknya anggota pengurus karena gerakan sosial tersebut dan membuat individu lain termotivasi untuk ikut dalam gerakan soisal tersebut. Awalnya hanya satu individu yang menggerakkan dan melakukan gerakan sosial untuk membentuk solidaritas khususnya pada anggota pengurus yayasan. Yayasan Gerakan Jum’at Bersedekah Berkah ini merupakan lembaga sosial yang berkomitmen untuk melakukan gerakan sosial bagi masyarakat kota Duri. Solidaritas antara pengurus yayasan menjadi faktor kunci dan yang paling utama dalam efektivitas yayasan. Maka tujuan penelitian ini ingin mencaritahu lebih dalam yaitu bagaimana Solidaritas Yayasan Gerakan Jum’at Bersedekah Berkah Di Kota Duri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data dilakukan dengan perpanjang pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Informan yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik snowball sampling. Hasil dari penelitian ini pada Yayasan Gerakan Jum’at Bersedekah Berkah dalam membentuk solidaritas dalam anggota pengurus yayasan yaitu dengan melakukan upaya-upaya seperti, mengadakan rapat rutin, iuran anggota, mengadakan pengajian khusus pengurus, acara bersama anggota pengurus yayasan, pembagian kerja yang dinamis, membangun identitas bersama, partisispasi aktif, pengambilan keputusan, komunikasi terbuka dan transparan, dan kegiatan sosial dan kebersamaan. Yayasan gerakan Jum’at bersedekah berkah ini dapat memberikan dampak posistif terhadap masyarakat dan anggota pengurus yayasan gerakan Jum’at bersedekah berkah.

4 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Perangkat Badan Musyawarah (BAMUS) dalam Mewujudkan Solidaritas Masyarakat Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Strategi Perangkat Badan Musyawarah (BAMUS) dalam Mewujudkan Solidaritas Masyarakat Nagari Koto Tuo Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam” yang ditulis oleh Yolla Triane, NIM. 4620005 pada Program Studi Sosiologi Agama (SA), Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), Universitas Islam Negri Sjech M. Djamil Djambek (UIN-SMDD) Bukittinggi. Penelitian skripsi ini mengemukakan dua hal yaitu bagaimana strategi perangkat Badan Musyawarah (BAMUS) dalam mewujudkan solidaritas masyarakat dan bagaimana pengaruh dari strategi BAMUS terhadap kehidupan masyarakat Nagari Koto Tuo. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi perangkat BAMUS dalam mewujudkan solidaritas masyarakat dan pengaruh dari strategi BAMUS dalam kehidupan masyarakat Nagari Koto Tuo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui strategi BAMUS dalam mewujudkan solidaritas masyarakat Nagari Koto Tuo. Sumber data dalam penelitian ini melalui wawancara dengan memilih informan menggunakan purposive sampling, observasi dan dokumentasi. Metode analisis dari penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menemukan bahwa strategi dari BAMUS dalam mewujudkan solidaritas masyarakat Nagari Koto Tuo ada dua cara. Pertama melalui Peraturan Nagari (PERNA) tentang Keamanan dan Ketertiban dan yang kedua melalui PERNA Gotong Royong. Dalam PERNA tentang Keamanan dan Ketertiban Mayarakat ini BAMUS mewujudkan solidaritas masyarakat melalui kerja sama, tidak hanya bekerja sama dengan Wali Nagari saja tetapi dalam pelaksanaan PERNA ini ada pihak yang terlibat seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN), Parik Paga Nagari, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (BHABINKAMTIBNAS), Bintara Pembina Desa (BABINAS), serta seluruh masyarakat Nagari Koto Tuo. Pada PERNA Gotong Royong BAMUS mewujudkan solidaritas masyarakat melalui gotong royong yang bertujuan untuk meningkatkan solidaritas masyarakat, agar masyarakat dapat berinteraksi serta menumbuhkan rasa sosial masyarakat Nagari Koto Tuo. Kedua PERNA ini dapat mengintegrasikan masyarakat Nagari Koto Tuo sehingga dari integrasi tersebut dapat mewujudkan solidaritas sosial pada masyarakat Nagari Koto Tuo.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Terhadap Solidaritas Siswa Di SMKN 2 Payakumbuh

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Role Playing Terhadap Solidaritas Siswa di SMKN 2 Payakumbuh, yang ditulis oleh Wizri Naita Nim 2618.082, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukitinggi tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan, yaitu kurangnya solidaritas dan kekompakan siswa di kelas Teknik Permesinan. Hal ini bisa terlihat pada saat siswa belajar praktek. Biasanya siswa akan dibagi dalam beberapa kelompok untuk melakukan kegiatan praktek, tetapi hanya beberapa orang didalam kelompok tersebut yang benar-benar mengerjakan, sedangkan sebagian lainnya hanya melihat tanpa ikut membantu. Pelaksanaan konseling kelompok dilakukan ketika ada siswa yang memiliki kasus yang sama dan pelaksanaan konseling kelompok tersebut tidak dilakukan dengan terstruktur, misalnya ada 3 orang siswa yang memiliki kasus merokok maka ketiga siswa tersebut langsung diberikan konseling kelompok. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa kendala, seperti jam BK yang tidak ada dan untuk penerapannya sendiri juga sulit untuk dilakukan di sekolah tersebut. tujuan penelitian penulis yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh konseling kelompok dengan teknik role playing terhadap solidaritas siswa di SMKN 2 Payakumbuh. Penelitian ini tergolong pada penelitian kuantitatif eksperimen yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengetahui akibat yang ditimbulkan dari suatu perlakuan yang diberikan secara sengaja oleh penulis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TPM SMKN 2 Payakumbuh yang berjumlah 94 orang. Sampel penelitian ini sejumlah 8 orang siswa yang di ambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan intrumen skala likert, sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji Wilcxon dengan bantuan SPSS 20. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat peneliti simpulkan bahwa, hasil pre-test dengan jumlah sampel 8 orang siswa sebelum diberikan perlakuan (pretest) konseling kelompok dengan teknik role playing, meannya adalah 98,38 dan hasil post-testnya adalah 135,75. Dari hasil tersebut, maka terdapat perbedaan antara nilai pre-test dan post-test, hal ini didukung dengan bukti uji hipotesis pre-test dan post-test nilai Z hitung sebesar -2,521 dan hasil asymp sig (2-tailed) diperoleh nilai sebesar (0, 012) yang berarti lebih kecil alpha (0,05). Maka dapat dikatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak sehingga ada perbedaan antara pretest dan post-test yang telah diberikan kepada siswa SMKN 2 Payakumbuh, artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari konseling kelompok dengan teknik role playing terhadap solidaritas siswa di SMKN 2 Payakumbuh

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Pini Sepuh dalam Menjaga Solidaritas Umat Beragama di Jorong Purwajaya Nagari Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “ Peran Pini Sepuh Dalam Menjaga Solidaritas Umat Beragama Di Jorong Purwajaya Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota” yang ditulis oleh Nasir Akbar dengan nim 4620062. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adan dan Dakwah, Univertistas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukitinggi. Penelitian skripsi ini dilatarbelangi oleh adanya solidaritas umat beragama di Jorong Purwajaya yang di rawat dan dijaga oleh pini sepuh. Solidaritas antar umat beragama di jorong purwajaya terjalin dengan baik dan rasa saling memiliki antar sesama sangat kuat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara dan didukung oleh metode observasi lapangan. Lokasi penelitian ini di Jorong Purwajaya, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Dalam pengumpulan data ini yang menjadi informan kunci adalah masyarakat yang terhimpun dalam kepengurusan pini sepuh. dalam penelitian ini yang menjadi inorman pendukung adalah masyarakat yang tinggal di Jorong Purwajaya. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa pini sepuh memilki peran vital dalam menjaga solidaritas umat beragama di Jorong Purwajaya, karena pini sepuh adalah orang yang dihormati dan didengar di tengah masyaarakat sehingga aturan dan kebijkan yang dibuat dapat berjalan dengan baik di tengah masyarakat. meskipun aga tiga agama yaitu: Islam, Khatolik dan Propestan dan tiga etnis yaitu Jawa, Minangkabau dan Batak tetapi masyarakat Purwajaya memilki rasa saling memiliki yang tinggi antar sesama.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Kesenian Tambua Tansa dalam Mempererat Solidaritas Sosial di Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesenian lokal tambua tansa yang ada di Nagari maninjau yang merupakan salah satu bentuk kearifan lokal yang dimiliki oleh nagari maninjau, yang tidak terdapat di daerah lain yang menjadikannya unik dan berbeda jika di bandingkan dengan kesenian yang ada di daerah lain serta mampu bertahan di tengah arus globalisasi, karean merupakan pertunjukkan kuno yang masih ditampilkan hingga saat ini. Penelitian ini mengguanakn metode penelitian dekriptif kulitatif, yaitu sebuah penelitian yang menjelaskan fakta dalam bentuk kata bukan angka. Dalam penelitian menjelaskan tentang Peran Kesenian Tambua Tansa Dalam Mempererat Solidaritas Sosial Di Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Informan dalam penelitian ini yaitu Pengelola Kesenian, Niniak Mamak, Pemain Tambua dan Pemain Tansa. dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi yang berkaitan dengan gambaran umum Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam. Data yang diperoleh dalam penelitian di oleh dengan teknik analisis data. Hasil penelitian menujukkan bahwa kesenian tambua tansa berperan dalam mempererat solidaritas sosial, solidaritas antara pemain tambua tansa mapun solidaritas masyarakat, hal ini dapat terlihat dalam gotong royong dan kerjasama yang ditimbulkan oleh kesenian tambua tansa terlihat dalam permainan tambua tansa terdapat pembagian peran bagi masing-masing pemain, ada pemain yang berperan sebagai pemain tambua (gendang) komposisi ini menunjukkan tambua menjadi alat yang digunakan untuk mendampingi tansa, masing-masing pemain tidak bisa memainkan tambua secara serampangan. Pedoman tambua tetap merujuk pada tansa. Selanjutnya dapat terlihat dalam menjalin silahturahmi, kesenian tambua tansa mampu mengumpulkan pemain yang awalnya belum tergabung dalam grup kesenian tambua tansa. Kesenian tambua tansa dapat digunakan sebagai alat untuk memanggil masyarakat untuk berkumpul, dengan berkumpulnya masyarakat tentunya juga akan menciptakan hubungan yang akrab.

2 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

SOLIDARITAS ANTAR UMAT BERAGAMA ISLAM DAN BUDHA DI DESA PASIR JAYA KECAMATAN RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Solidaritas Antar Umat Beragama Islam da Budha di Desa Pasir Jaya Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu” karya yang ditulis atas nama Yeni Amilia Eka Sari Nim. 4619002 Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.Solidaritas sosial yang terjalin di Desa Pasir Jaya Kecamatan Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu dapat menumbuhkan kebersamaan yang baik demi mencapai tujuan yang sama dan menumbuhakan rasa simpati terhadap individu atau kelompok tertentu. Adapun fokus masalah yang ada dipenelitian ini adalah bagaimana faktor-faktor yang mempengaruhi solidaritas sosial dan bagaimana bentuk-bentuk solidaritas yang dilakukan oleh masyarakat yang beragama Islam dan Budha. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang diperoleh menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun dalam analisis data yang diguanakan yaitu data reduction, display, verifikasi. Agar memperoleh data yang valid penelitian ini memperpanjang waktu dilapangan dan tringulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pertama, faktor yang pengaruhi solidaritas sosial antar umat beragama yang ada di Desa Pasir Jaya. Kedua bentuk-bentuk yang mempengaruhi solidaritas sosial antar umat beragama di Desa Pasir Jaya, ada pun contoh dari bentu-bentuk solidaritas yang terjalin di desa tersebut yaitu gotong-royong,dan kerja sama yang bertujuan untuk mempererat hubungan sesama.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Tradisi Alek Bakajang Untuk Mempererat Solidaritas Pemuda Nagari Gunung Malintang Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Tradisi Alek Bakajang Untuk Mempererat Solidaritas Pemuda di Nagari Gunung Malintang Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten Lima Puluh Kota” yang disusun oleh Refni Mayang Sari NIM 4619058 Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjach M. Djamil Djambek Bukittinggi. Bakajang merupakan salah satu tradisi Nagari Gunung Malintang yang sudah turun temurun dari nenek moyang. Kajang merupakan alat transportasi dimasalalu yang digunakan oleh 4 suku dari candi muara takus menuju nagari gunung malintang yang melintasi sungai batang mahat. Tradisi Alek Bakajang merupakan tradisi yang turu temurun dilakukan oleh masyarakat gunung malintang dan juga merupakan satu-satunya tradisi sampan yang dibentuk menyerupai kapal pesiar hanya ada di nagari Gunung . Metode penelitian yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang menyajikan data sesuai yang ada dilapangan dengan menggunakan informan penelitian proposive sampling dengan informan tokoh adat, tokoh bundo kanduang, dan tokoh masyarakat, pemerintah serta masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teknik Obervasi, wawancara dan teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bagaimana tradisi alek bakajang dapat mempererat solidaritas pemuda Gunung Malintang, dengan kerjasama atau gotong royong antar pemuda dan adanya rasa saling tolong menolong yang dilakukan pemuda dalam pembuatan kajang dan pelaksanaan tradisi alek bakajang, serta rasa saling peduli satu sama lain dengan demikian kerjasama,tolong menolong yang sering dilakukan dapat munculah kepedulian masyarakat dan terkusus kepada pemuna nagari Gunung Malintang..

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Majelis Ta'lim Nurul Muslimat sebagai Pembangun Solidaritas pada Perempuan di Cumateh Jorong V Sungai Jariang Kenagarian Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Agustia Rini Putri NIM 4618053, Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan judul “Majelis Ta’lim Nurul Muslimat sebagai Pembangun Solidaritas Perempuan di Cumateh Jorong V Sungai Jariang Kenagarian Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam”. Latar belakang penelitian ini dilakukan yaitu banyaknya masyarakat perempuan yang ada di Cumateh tetapi mereka banyak yang tidak saling kenal mengenal dan kurangnya solidaritas, kemudian dengan adanya kegiatan Majelis Ta’lim maka masyarakat yang tadinya tidak saling kenal mengenal menjadi lebih dekat dan terbangunnya solidaritas. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Majelis Ta’lim dalam membangun solidaritas perempuan di Cumateh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yaitu metode penelitian yang memiliki tujuan untuk menjabarkan informasi dan menyajikannya apa adanya sesuai dengan fakta yang didapat di lapangan, informasi tersebut diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Cumateh Jorong V Sungai Jariang Kenagarian Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam. Dalam penelitian ini yang menjadi informan yaitu Ketua Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, Wakil Ketua Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, Sekretaris Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, dan Anggota Majelis Ta’lim Nurul Muslimat, serta salah satu ustadz yang memberikan pengajian di Majelis Ta’lim Nurul Muslimat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa cara Majelis Ta’lim dalam membangun solidaritas masyarakat perempuan di Cumateh yaitu dengan berbagai kegiatan dalam Majelis Ta’lim, yaitu pengajian mingguan, acara-acara peringatan keagamaan seperti Maulid Nabi Muhammad SAW., dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

4 dilihat · 8 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EKSISTENSI MAJELIS TAKLIM SAKATO DALAM MEMBANGUN SOLIDARITAS SOSIAL DI JORONG BASO KANAGARIAN TABEK PANJANG KECAMATAN BASO

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul : “Eksistensi Majelis Taklim Sakato Dalam Membangun Solidaritas Di Jorong Baso Kanagarian Tabek Panjang Kecamatan Baso” yang disusun oleh Nina Wati, dengan NIM : 4617.049 Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Sjech Muhammad Djamil Djambek (UIN SMDD) Bukittinggi. Penelitian skripsi ini dilatar belakangi karena melihat kondisi masyarakat di Jorong Baso yang minim terhadap ilmu agama dan kurangnya rasa kebersamaan dari masyarakat didaerah ini. Kurangnya rasa solidaritas yang dimiliki oleh masyarakat di daerah ini membuat salah satu warga di daerah ini untum menciptakan suatu organisasi Majelis Taklim Sakato. Sejak terbentuknya organisasi majelis taklim ini maka sudah banyak terlihat segala bentuk kegiatan yang mencerminkan serta bentuk dari solidaritas yang terjalin antar masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana bentuk kegiatan serta bagai mana bentuk dari solidaritas yang dilakukan oleh majelis taklim Sakato di Jorong Baso Kanagarian Tababek Panjang Kecamatan Baso. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Informen dalam penelitian ini terdiri dari informen pelaku ialah anggota majelis taklim sakato, serta informen pengamat ialah masyarakat yang pernah dibantu oleh anggota majelis taklim Sakato. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan, metode keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan dan triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anggota majelis taklim Sakato merupakan suatu kegiatan yang sangat mencerminkan suatu solidaritas sosial. Kegiatan rutin yang dilakukan oleh anggota majelis taklim Sakato berupa pengumpulan dana duka, melayat dan yasinan di rumah duka, menjenguk orang sakit, serta menyalurkan bantuan kepada kaum duafa. Dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh majelis taklim Sakato ini maka terciptalah suatu bentuk solidaritas, bentuk solidaritas yang diciptakan oleh majelis taklim tersebut berupa memiliki rasa kepedulian antar sesama, kerja sama, gotong royong dan rasa ingin tolong-menolong antar masyarakat.

3 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Solidaritas jamaah tarekat Naqsyabandiyah di lasi mudo Kec candung Kab agam

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini disusun oleh Yesi Afdani NIM 4618024, Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuludin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi dengan judul “Solidaritas Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Lasi Mudo Kecematan Candung Kabupaten Agam” Studi ini mengaji bagaimana Solidaritas jamaah dalam memaknai kebersama dalam kegiatan suluk atau tarekat, kedua, bagaimana bentuk solidaritas dalam melaksanakan ajaran Tarekat Naqsyabandiyah, tujuan nya pertama, untuk mengetahui solidaritas jamaah dalam memaknai kebersamaan dalam kegitan suluk atau tarekat, kedua untuk mengetahui solidaritas dalam melaksanakan ajaran tarekat naqsyabandiyah. Penelitian ini menggunkan pendekatan lapangan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studdi deskriptif dengan melakukan wawancara sebagai teknik pengumpulan data, menafsirkan data, dan vesualisasi data.hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tempat tarekat naqsyabndiyah di Lasi Muda, dibawa oleh tiga ulama besar yaitu, Syekh Damanhuri,Syekh Muhammad Zen dan Syekh H. Jamaah Ahmad. Bersuluk dilaksanakan pada bulan Ramadhan dan dalam bersuluk ada juga kebersamaanya, yaitu ketika berbuka puasa, sahur bersama sholat berjamaah dan ketika tawajjuh dalam bersuluk. Jamaah pun setiap melaksanakan sholat waktu, dan juga akan bertawajjuh bersama-sama dengan jamaah lainya yang di pimpin oleh mursyid, dalam bersuluk juga ada aturan makannya tidak makan yang berdarah atau berdaging, tidak boleh makan banyak,dan tidur lama. Dalam bersuluk tidak boleh banyak berbicara sama jamaah lainya kecuali sama mursyid kita. Dalam kegiatan suluk bentuk solidaritas sosial ada cuman sedikit sosialnya. Karena Suluk ini kita berfokus mengahadap Allah.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Gerakan Subuh Berjamaah Dalam Meningkatkan Solidaritas Masyarakat Muslim Di Nagari Suayan Tinggi Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi ini disusun oleh Wahyuni Fitri Ilahi, NIM 4618054. Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi dengan judul “Gerakan Subuh Berjamaah Dalam Meningkatkan Solidaritas Masyarakat Muslim di Nagari Suayan Kecamatan Akabiluru Kab. Lima Puluh Kota”. Penelitian ini dilatar belakangi adanya Gerakan Subuh Berjamaah yang dilaksanakan satu kali dalam dua minggu secara rutin seputar Nagari Suayan dan satu Mushola yang membawa perubahan pada kebangkitan jamaah salat subuh. Gerakan subuh ini terbentuk karena melihat kondisi masjid yang sepi pada saat waktu salat subuh. Pada saat pelaksanaan salat subuh berjamaaah terdapat beberapa kegiatan ibadah diantaranya di mulai dari salat subuh berjamaah, zikir, doa, ceramah agama, dan sarapan pagi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informan dalam penelitian ini ada 4 orang penggerak subuh berjamaah, 3 orang jamaah subuh, dan 4 orang pemuda-pemudi pengikut subuh berjamaah di Nagari Suayan Kec.Akabiluru Kab.Lima Puluh Kota menggunakan teknik pengumplan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa tujuan dilaksanakan program kegiatan subuh berjamaah dan proses terjadinya solidaritas masyarakat muslim di Nagari Suayan Kec.Akabiluru Kab.Lima Puluh Kota. Tujuan dari dilaksanakan program kegiatan subuh berjamaah yaitu memakmurkan masjid dengan memanfaatkan masjid untuk membangun kesadaran masyarakat dalam kegiatan meramaikan masjid, serta memperkuat rasa solidaritas antara sesama masyarakat terutama seputar Nagari Suayan sekaligus menggerakkan generasi muda-mudi untuk kembali cinta dan kompak untuk meramaikan masjid dalam hal kegiatan keagamaan. Strategi yang digunakan gerakan pemuda subuh dalam menggerakkan salat subuh berjamaah diantaranya, dengan melalui memasang spanduk dan brosur untuk mengetahaui jadwal kapan akan dilaksanakannya subuh berjamaah seputar Nagari Suayan Kec.Akabiluru Kab. Lima Puluh Kota.

3 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Majelis Taklim Dalam Memperkuat Solidaritas Perempuan Di Nagari Tandikat Kabupaten Padang Pariaman

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul "Peran Majelis Taklim Dalam Memperkuat Solidaritas Perempuan Di Nagarai Tandikat Kabupaten Padang Pariaman" Yang disusun oleh Alvina Anggraini dengan Nim 4616056 Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah di (IAIN) Bukittinggi. Majelis taklim Nurul Huda yaitu sebuah pengajian yang diselenggarakan oleh kaum perempuan yang bertujuan untuk menambah ilmu keagamaan. Majelis taklim Nurul Huda ini terletak di Korong Tungka Kecamatan Patamuan di Kenagarian Tandikat Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang bagaimana solidaritas perempuan di majelis taklim Nurul Huda di Korong Tungka Kenagarian Tandikat Kabupaten Padang Pariaman. Lokasi penelitiannya yaitu di Majelis Taklim Nurul Huda Korong Tungka Kecamatan Patamuan Nagari Tandikat Kabupaten Padang Pariaman. Sasaran wawancaranya adalah ketua majelis taklim Nurul Huda, sekretaris majelis taklim Nurul Huda, bendahara majelis taklim Nurul Huda, dan anggota jama'ah majelis taklim Nurul Huda. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Yaitu dengan memilih, menyajikan, menganalisis, mempelajari, menyusun, dan memeriksa keabsahan data dan membuat kesimpulan dari data tersebut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran majelis taklim dalam memperkuat solidaritas perempuan tercakup beberapa faktor yang memperkuat solidaritas yaitu kesadaran kolektif, lingkungan, dan keluarga. Dan bentuk solidaritas perempuan yang terjadi di majelis taklim Nurul Huda yaitu saling tolong menolong, interaksi dalam bentuk kerjasama, dan menjalin silaturahmi. Keberadaan perempuan di majelis taklim Nurul Huda adalah meningkatkan kemampuan perempuan untuk memperoleh ilmu keagamaan melalui majelis taklim, dan dalam bidang sosial perempuan di majelis taklim Nurul Huda sangat kuat salam solidritas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

TRADISI POLOKAN SEBELUM PUASA RAMADHAN SEBAGAI MEDIA SOLIDARITAS DI JORONG TARATAK KENAGARIAN KUBANG KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN 50 KOTA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas Nama Tesi Prima NIM. 4617010. Berjudul “TRADISI POLOKAN SEBELUM PUASA RAMADHAN SEBAGAI MEDIA SOLIDARITAS DI JORONG TARATAK KENAGARIAN KUBANG KECAMATAN GUGUAK KABUPATEN 50 KOTA” 2021. Masyarakat di setiap daerah memiliki beragama kebudayaan dan adat istiadat yang telah ada sejak lama. Pada dasarnya solidaritas dapat mucul apabila terjalin sebuah interaksi dan proses komunikasi yang baik dan lancar. Solidaritas dalam sebuah tradisi sangat di perlukan kerja sama antar warga dan kelompok masyarakat. solidaritas yang terlahir dalam sebuah tradisi meliputi adanya rasa jiwa manusia mewujudkan kaidah nilai-nilai kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses pelaksanaan tradisi polokan dan tradisi polokan dalam menciptakan ikatan solidaritas di Jorong Taratak Kenagarian Kubang Kecamatan Guguak Kabupaten 50 Kota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menekankan pada aspek kedalaman informasi yang diperoleh melalui wawancara yang didukung pula dengan metode observasi lapangan. Dalam pengumpulan data penelitian ini yang menjadi informen kunci yaitu masyarakat pelaksana tradisi polokan dan informen pendukung yaitu tamu yang datang dalam tradisi polokan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pelaksanaan tradisi Polokan berbeda-beda hal tersebut sesuai dengan kemampuan masyarakat yang hendak melaksanakannya. Tradisi ini menunjukkan sikap saling kebersamaan dan memaafkan. Bahkan sesama warga masyarakat saling membantu saat menyiapkan segala sesuatu yang hendak di sajikan pada saat pelaksanaan tradisi polokan dan ikut hadir untuk mengikuti tradisi tersebut. Pada saat itu dapat terlihat bagaimana ikatan antar masyarakat dapat terjalin dengan baik. Kata Kunci: Tradisi Polokan, Puasa Ramadhan, Solidaritas, Media

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

SOLIDARITAS MASYARAKAT MELAYU DENGAN MASYARAKAT MANDAILING DI UJUNG GADING KECAMATAN LEMBAH MELINTANG KABUPATEN PASAMAN BARAT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Skripsi atas Nama Nurul Fadila NIM. 4617003 Berjudul : Solidaritas Masyarakat Melayu Dengan Masyarakat Mandailing Di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Program studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi, 2021. Solidaritas adalah rasa kesetiakawanan antar anggota suatu kelompok masyarakat, dimana setiap anggota kelompok saling memiliki perasaan moral, kepercayaan yang di anut bersama yang diperkuat dengan perasaan emosional dan membuat masyarakat saling ketergantungan satu sama lain. Dan solidaritas terbentuk karena adanya interaksi yang baik antar setiap masyarakat, serta masyarakat berinteraksi dengan menggunakan bahasa mereka masing-masing dan saling memahami bahasa yang digunakan. dalam hal pekerjaan dimana pemegang kekuasaan paling banyak adalah masyarakat Melayu dan oleh karena itu masyarakat Mandailing merasa kurang suka melihat masyarakat Melayu dan kebanyakkan yang menjadi pengusaha itupun masyarakat Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana solidaritas masyarakat Melayu dengan masyarakat Mandailing di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang menekankan pada aspek kedalaman informasi yang di peroleh melalui wawancara dan di dukung pula oleh metode observasi lapangan. Dalam mengumpulkan data penelitian ini yang menjadi informan yaitu Jorong Pasar Lama, Masyarakat Melayu, Masyarakat Mandailing, Pengusaha dan Pekerja/ Karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas masyarakat yang ada di Ujung Gading Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat sangat erat, saling tolong menolong, saling membantu dan sangat solid, serta memiliki rasa kekerabatan yang sangat tinggi. Hubungan yang terjalin dalam masyarakat yang ada di Ujung Gading sangat harmonis, dimana masyarakat saling tolong menolong dan dapat bekerjasama. Serta solidaritas ini terbentuk karena adanya interaksi yang baik dan kepercayaan yang diperkuat dengan perasaan emosional. Bentuk solidaritas yang ada dalam masyarakat adalah solidaritas Mekanik. Dimana dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari masyarakat harus bekerja dan saling memiliki ketergantungan satu sama lain karena masyarakat itu adalah makhluk sosial dan membutuhkan masyarakat lainnya. Kata kunci: Solidaritas, Masyarakat Melayu, Masyarakat Mandailing

12 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FUNGSI SOSIAL PENGAJIAN DALAM MEMPERKUAT SOLIDARITAS MASYARAKAT BATANG TOMAN JORONG SIMPANG EMPAT KABUPATEN PASAMAN BARAT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Karya ilmiah dalam bentuk skripsi yang berjudul “Fungsi Sosial Pengajian Dalam Memperkuat Solidaritas Masyarakat Batang Toman Jorong Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat” karya yang ditulis oleh Fajar Ramadhan, NIM 4617.028. Jurusan Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana pengajian bergilir membentuk solidaritas Batang Toman Jorong Simpang Empat dan mengemukakan fungsi sosial pengajian bergilir dalam memperkuat solidaritas masyarakat Batang Toman Jorong Simpang Empat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi gambaran sistematis, factual dan akurat mengenai fenomena yang sedang diselidiki. Adapun teknik pengumpulan datanya yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rutinitas pengajian yang dilakukan secara bergilir dalam waktu satu kali dalam dua minggu membentuk sikap solidaritas bersama serta mempererat hubungan antar individu di dalam kehidupan masyarakat Batang Toman. Pengajian bergilir dapat meningkatkan solidaritas melalui tema pengajian yang diberikan oleh ustad penceramah.

4 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail