Abstrak
Skripsi ini disusun oleh Yesi Afdani NIM 4618024, Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuludin Adab Dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi dengan judul “Solidaritas Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah di Lasi Mudo Kecematan Candung Kabupaten Agam” Studi ini mengaji bagaimana Solidaritas jamaah dalam memaknai kebersama dalam kegiatan suluk atau tarekat, kedua, bagaimana bentuk solidaritas dalam melaksanakan ajaran Tarekat Naqsyabandiyah, tujuan nya pertama, untuk mengetahui solidaritas jamaah dalam memaknai kebersamaan dalam kegitan suluk atau tarekat, kedua untuk mengetahui solidaritas dalam melaksanakan ajaran tarekat naqsyabandiyah. Penelitian ini menggunkan pendekatan lapangan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.menggunakan metode kualitatif dengan rancangan studdi deskriptif dengan melakukan wawancara sebagai teknik pengumpulan data, menafsirkan data, dan vesualisasi data.hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa tempat tarekat naqsyabndiyah di Lasi Muda, dibawa oleh tiga ulama besar yaitu, Syekh Damanhuri,Syekh Muhammad Zen dan Syekh H. Jamaah Ahmad. Bersuluk dilaksanakan pada bulan Ramadhan dan dalam bersuluk ada juga kebersamaanya, yaitu ketika berbuka puasa, sahur bersama sholat berjamaah dan ketika tawajjuh dalam bersuluk. Jamaah pun setiap melaksanakan sholat waktu, dan juga akan bertawajjuh bersama-sama dengan jamaah lainya yang di pimpin oleh mursyid, dalam bersuluk juga ada aturan makannya tidak makan yang berdarah atau berdaging, tidak boleh makan banyak,dan tidur lama. Dalam bersuluk tidak boleh banyak berbicara sama jamaah lainya kecuali sama mursyid kita. Dalam kegiatan suluk bentuk solidaritas sosial ada cuman sedikit sosialnya. Karena Suluk ini kita berfokus mengahadap Allah.