Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Bullying Verbal Dalam Al-Qur’an Menurut Mufasir Nusantara

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•7 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

Mila Anggraini, NIM 4122018, judul skripsi: “Bullying Verbal Dalam Al-Qur’an Menurut Mufasir Nusantara”. Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi 2026. Maraknya fenomena bullying verbal di berbagai lingkungan, termasuk di media sosial (cyberbulllying), yang tidak hanya merugikan korban secara prikologis tetapi juga bertentangan dengan nilai-nilai etika dalam Islam. Al-Qur’an telah mengatur larangan terhadap berbagai bentuk perundungan verbal, meskipun istilah bullying tidak disebutkan secara langsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran ayat-ayat al-Qur’an yang terkait dengan bullying verbal dalm tiga kitab tafsir Nusantara, “Tafsīr al-Miṣbāḥ, Tafsīr al-Azhar, dan al-Qur’ān al-Majīd” serta mengkaji solusi yang ditawarkan al-Qur’an terhadap fenomena bullying di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan metode tematik (mawḍū‘ī). data dikumpulkan dari ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan bullying verbal, khususnya Q.S al-Hujurat: 11, al-Humazah: 1. Al-Mu’minun: 110, dan at-Taubah: 64 dan 79, serta penafsiran dari ketiga kitab tafsir tersebut. Analisis dilakukan dengan langkah-langkah tematik yang meliputi pengumpulan ayat, klasifikasi makna dan penafsiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga mufassir sepakat bahwa bullying verbal dalam bentuk mengolok-olok (al-Sukhriyah), mencela (al-lamz), mengejek (istahzā’), dan memberi julukan buruk merupakan perilaku tercela yang bertentangan dengan akhlak Islam dan dapat merusak hubungan sosial. Quraish Shihab menekankan aspek linguistik dan pencegahan konflik sosial, Hamka lebih menonjolkan dimensi akhlak dan introspeksi diri, dan Hasbi Ash-Shiddieqy menekankan aspek hukum dan balasan Ilahi. Dari analisis ayat-ayat tersebut, al-Qur’an menawarkan solusi untuk pelaku maupun korban, antara lain: meningkatkan ketakwaan Q.S al-A’raf: 201. Menggunakan kata-kata yang baik Q.S al-Isra’: 53, memanggil dengan panggilan yang baik Q.S Luqman:13, serta menanamkan kesabaran bagi korban Q.S al-Muzammil: 10 dan al-Furqan: 63.

Kata kunci

Al-Qur’an, akhlak, Bullying verbal, Solusi al-Qur’an, Tafsir Nusantara

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Bullying Verbal Dalam Al-Qur’an Menurut Mufasir Nusantara2026 · oai:ais:skripsi:19466

Publikasi terkait