Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Studi Living Qur’an terhadap Tradisi Yasinan Ibu-Ibu setelah Salat Jumat di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Al Qur'an dan Tafsir•6 dilihat · 2 unduhan

Abstrak

Penelitian ini berjudul “Studi Living Qur’an terhadap Tradisi Yasinan Ibu-Ibu Setelah Salat Jumat di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tradisi yasinan yang dilaksanakan secara rutin oleh ibu-ibu setiap selesai Salat Jumat sebagai bentuk pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi aktivitas ibadah, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial dan keagamaan yang mencerminkan praktik living Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan tradisi yasinan ibu-ibu setelah Salat Jumat di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX; dan (2) menganalisis resepsi jamaah terhadap tradisi yasinan tersebut dalam perspektif living Qur’an. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas ketua yasinan, tokoh agama, serta anggota jamaah yasinan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi yasinan ibu-ibu setelah Salat Jumat telah berlangsung secara turun-temurun dan dilaksanakan secara rutin dengan rangkaian kegiatan berupa pembukaan, pembacaan Surah Yasin, doa bersama, tausiah singkat, serta silaturahmi antarsesama jamaah. Dalam perspektif living Qur’an, tradisi ini memperlihatkan adanya resepsi eksegesis, yaitu Surah Yasin dipahami sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt., memohon keberkahan, dan mendoakan kaum muslimin, khususnya yang telah meninggal dunia. Selain itu, terdapat resepsi fungsional yang menunjukkan bahwa tradisi yasinan berfungsi sebagai media mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan spiritualitas, serta menjadi sarana pembinaan keagamaan bagi kaum perempuan. Dengan demikian, tradisi yasinan merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Nagari Koto Bangun.

Kata kunci

Living Qur’an, Tradisi Yasinan, Resepsi Al-Qur’an, Surah Yasin, Nagari Koto Bangun.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Studi Living Qur’an terhadap Tradisi Yasinan Ibu-Ibu setelah Salat Jumat di Nagari Koto Bangun Kecamatan Kapur IX2026 · oai:ais:skripsi:21704

Publikasi terkait