Abstrak
ABSTRAK Ali Nursaad, 2022. “Tradisi Pembacaan Surah Yasin Pada Upacara Kematian Studi Living Qur’an di Jorong Padang Ambacang, Limapuluh kota”. Tradisi Yasinan merupakan suatu kegiatan ritual budaya agama yang senantiasa dilestarikan oleh masyarakat Jorong Padang Ambacang. Tradisi Pembacaan surah Yasin pada peringatan kematian sudah dilakukan semenjak kampung tersebut ada dan sudah diwariskan secara turun temurun sampai sekarang ini. pembacaan yasin pada upacara kematian merupakan ibadah amaliah yang dilakukan secara berjamaah yang bertujuan mengharap ridho dari Allah Swt. Untuk mendalami kajian living Quran surat Yasin yang diterapkan di jorong padang ambacang, peneliti membatasi skripsi ini pada tiga poin pembahasan yaitu: praktik pembacaan surah yasin, manfaat dan nilai positif, serta makna yang terkandung dalam tradisi yasin pada upacara kematian. Adapun rumusan masalah skripsi in adalah (1) Bagaimana praktik pembacaan surah yasin pada upacara kematian di jorong padang ambacang?(2) Apa manfaat dan nilai positif diadakannya tradisi yasinan pada upacara kematian di jorong padang ambacang? (3) Bagaimana Makna Pembacaan Surah Yasin Pada Upacara Kematian Terhadap Masyarakat Jorong Padang Ambacang? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengambil data dari masyarakat jorong padang ambacang (kelompok yasin, tokoh agama, masyarakat jorong padang ambacang) sebagaiobjek penelitian. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui tiga teknik tersebut peneliti menganalisis data-data yang dibutuhkan. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan peneliti menemukan tiga poin permasalahan utama yaitu; (1) Praktik pembacaan surah yasin dimulai dengan membacakan ta'audz dan basmallah, kemudian membaca kalimat istighfar, tawasul dan al-fatihah 3x, kemudian membaca yasin dengan pengulangan ayat pertama 7x, ayat 38 diulang 14x, ayat 58 diulang 16x, ayat 81 diulang 3x. (2) Makna tradisi pembacaan Yasin mengenai makna yang terkandung dalam tradisi pembacaanYasin. Adapun makna yang dimaksud meliputi tiga makna,, yakni makna religius,makna sosial dan makna ekonomi. Kata kunci : Tradisi, Pembacaan Yasin, Upacara Kematian, Padang Ambacang, Living Qur’an.