Abstrak
Penelitian ini di latar belakangi adanya pembacaan ayat-ayat al-Qur'an dalam tradisi Monamak kubua yang ada di Luhak Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu yang mana tradisi ini dilakukan pasca meninggalnya seseorang yang lebih dari seratus hari barulah tradisi ini diadakan di Luhak Kepenuhan yang di kenal dengan Monamak kubua atau meninggikan tanah yaitu dengan menggunakan batu putih dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Ayat-ayat Al-Qur'an yang dibacakan dalam tradisi Monamak kubua ini antara lain yaitu: Alfatihah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas, Al- Baqarah 1 s/d 5, Al-Baqarah 283-286, ayat kursi dan terakhir di akhiri dengan tahlil dan doa sebagai tanda usai pelaksanaan Monamak Kubua/ meninggikan tanah. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian Field Research (Penelitian lapangan) dan dengan menggunakan pendekatan living Qur'an. Dalam pengumpulan datan peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu, kegiatan tradisi Monamak, kubua ini ada di Luhak Kepenuhan sebenarnya juga tersebar di Rokan hulu yang nama biasanya disebutkan dengan Luhak nan limo termasuk lah salah satu di luhak kepenuhan ini sejarah tradisi Monamak kubua ini sebenarnya tradisi yang turun temurun dari pendahulu pendahulu dan di lestarikanlah sampai saat sekarang ini. Tradisi ini diawali dengan peletakkan batu putih oleh pucuk, tungkek, induk dan mato bawah poik dari lembaga adat setelah itu baru pihak kecamatan setelahnya barulah masyarakat yang hadir saat itu jika berkenan dalam peletakan batu tersebut biasanya di panggil dan meletakkan 5 atau 7 batu di atas kuburan tersebut sambil membaca doa ziarah kubur dan doa-doa untuk almarhum/almarhumah tersebut. Setelah batu tersebut di letakkan semua sudah selesai barulah dibuka dengan membacakan sholawat setalah itu barulah surah Al-Fatihah, Al-Ikhlash 3kali, Al- Falaq 3 kali, An-Nas 3 kali, Al-Baqarah 1-5, Al-Baqarah 283-286 dan terakhir doa- doa yang di panjatkan untuk almarhum tersebut.