Abstrak
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukan beberapa masalah yang dihadapi oleh siswa yaitu minat belajar yang kurang baik seperti tingkat keaktifan pada siswa disaat proses pembelajaran dan rendahnya ketertarikan siswa pada pembelajaran SKI. Siswa merasakan dalam pembelajaran tersebut tidak adanya gairah atau rasa tertarik seperti ditandai siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran berlangsung dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran SKI ini pun juga menurun. Dengan kondisi tersebut membuat siswa cepat bosan dan tidak tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Akibatnya timbul kesulitan yang mempengaruhi tujuan dari pembelajaran yang akan dicapai tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan strategi pembelajaran dan media pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII di MTsN 1 Bukittinggi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif bersifat korelasi. Populasi adalah semua siswa kelas VIII yang dengan jumlah 347 siswa tersebar pada 11 kelas. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dengan menggunakan jenis Simple Random Sampling, dan didapatkan jumlah sampel penelitian sebanyak 78 siswa. Data dikumpulkan melalui angket, observasi dan dokumentasi dianalisis dengan uji normalitas, uji linearitas, analisis korelasi ganda, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan strategi pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII di MTsN 1 Kota Bukittinggi dan hubungan media pembelajaran terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VIII di MTsN 1 Kota Bukittinggi, yang dibuktikan dengan hasil uji korelasi Pearson Product Moment pada hubungan strategi pembelajaran terhadap minat belajar dengan nilai korelasi Pearson yaitu 0,382 dan nilai signifikan 0,0010,05. Sedangkan hasil uji korelasi Pearson pada hubungan media pembelajaran terhadap minat belajar yaitu 0,236 dengan nilai signifikan 0,038 0,05. Berdasarkan nilai tersebut dapat diketahui bahwa hubungan antara strategi pembelajaran terhadap minat belajar saling berhubungan dan hubungan antara media pembelajaran terhadap minat belajar saling berhubungan, sehingga Ha diterima.