Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2020Versi 1

Tradisi Bakawua Masyarakat Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Sejarah Peradaban Islam•8 dilihat · 5 unduhan

Abstrak

ABSTRAK Skripsi ini berjudul Tradisi Bakawua di Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya (Tinjauan Historis Sosiologis). Ditulis oleh Doni Afrizal NIM 4415023 Jurusan Sejarah Peradaban Islam (SPI) Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi. Latar belakang penelitian membahas tentang tradisi bakawua di Nagari Siguntur Kabupaten Dharmasraya. Tradisi bakawua merupakan kepercayaan turun-temurun dari nenek moyang, disaat bala (masalah) telah datang masyarakat Sigunturmelakukan bakawua dengan tujuan untuk mendapatkan jalan obat dan jalan keluar dari masalah yang di alami oleh masyarakat Siguntur. Pada saat sekarang ini di zaman daerah modrenisasi, masyarakat Siguntur masih melakukan tradisi bakawua karena merupakan tradisi yang mempunyai arti penting dalam kehidupan bermasyrakat yang telah termasuk kedalam pemakaian adat istiadat masyarakat nagari Siguntur. Rumusan penelitian ini adalah bagaimana bentuk tradisi bakawua msyarakat Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Data diperoleh dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi setelah itu dikumpulkan. Selanjutnya dilanjutkan dengan teknik analisis data selanjutnya menginterprestasikan yang bertujuan menafsirkan fakta-fakta yang ditemukan dilapangan, kemudian dipaparkan dalambentuk karya ilmiah. Hasil dari penelitian ini yaitu menjelaskan tentang bagaimana bentuk pelakasanaan tradisi bakawua msyarakat Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, yang menjelaskan tentang sejarah tradisi bakawua yang berawal dari sebuah mimpi yang datang kepada salah seorang warga masyarakat Siguntur pada zaman dahulunya. Mimpi tersebut menunjukan bahwa dilingkungan masyarakat Siguntur telah didatangi oleh bala (masalah). Baik itu masalah kesehatan maupun maslah dalam kehidupan bermasyarakat. Tradisi bakawua ini memiliki arti penting bagi masyarakay Siguntur karena telah termasuk dalam pemakain adat istiadat yang mempunyai nilai-nilai budaya yang harus di lestarikan dan di jaga oleh masyarakat Siguntur. Faktor pendorong masyarakat Siguntur melakukan tradisi bakawua ini yaitiu karena tradisi bakwua ini tidak ada ulama yang mengatakan larangan untuk pelaksanaan tradisi bakawua yang dilakukan oelh masyarakat Siguntur serta tradisi bkawua ini memiliki nilai sosial yang mengeratkan hubungan silaturrahim antara masyarakat.

Kata kunci

Tradisi,Bakawua,Masyarakat Nagari Siguntur

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Tradisi Bakawua Masyarakat Nagari Siguntur Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya2020 · oai:ais:skripsi:6194

Publikasi terkait